27 C
Medan
Tuesday, January 13, 2026
Home Blog Page 686

Puluhan Emak-emak di Paya Pasir Marelan Hadang Truk Kontainer

HADANG: Emak-emak di Paya Pasir Medan Marelan saat menghadang truk trailler. yang mengangkut barang material file Kontruksi jembatan dari PT Jaya Beton Indonesia, Sabtu (13/01/2024), Sore.ihsan/sumutpos.

SUMUTPOS.CO – Puluhan Emak emak dan Warga lingkungan I Kelurahan Labuhan Deli dan Lingkungan 5 Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan menghadang beberapa truk trailler yang mengangkut barang material file Kontruksi jembatan dari PT Jaya Beton Indonesia, Sabtu (13/1).

Unjuk rasa yang didominasi emak-emak itu melakukan aksi unjuk rasanya dengan cara duduk di tengah jalan sambil memegang payung dengan tujuan agar permohonannya diterima oleh pihak Pemko Medan.

Amnah (72 ), warga lingkungan 5 Kelurahan Paya Pasir, mengatakan, bangunan rumahnya banyak yang retak-retak akibat jalan yang di lewati oleh truk trailler yang mengangkut barang-barang baik dari gudang dan juga barang barang dari PT Jaya Beton yang cukup besar tonasenya.

Sementara sebelum ini juga sudah ada larangan pembatasan jumlah angkutan yang dibuat oleh Dishub Kota Medan tertera 8 ton yang bisa keluar dari Jalan Take Naka Marelan Ini.

Kapolsek Medan Labuhan AKP.Panggil Sarianto Simbolon ketiak dikonfirmasi mengatakan, tentang adanya tiga unit truck pengangkut barang berupa file jembatan dari PT Jaya beton Indonesia yang tidak bisa lewat atau keluar, yang dihadang oleh emak-emak dan warga masyarakat, pihaknya aakn berkordinasi bersama Babinkantibmas. (mag-1/ila)

Jumlah Penumpang di Terminal Amplas Meningkat

TERMINAL AMPLAS: Suasana di dalam Terminal Amplas, Minggu (14/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Kepala Terminal Amplas, Bambang Joko Susilo mengungkapkan, pasca diterapkannya peraturan terkait tidak lagi diperbolehkan menaikkan dan menurunkan penumpang di pool-pool, jumlah penumpang di Terminal Amplas mulai meningkat.

“Sudah mulai ramai karena sudah disediakan loket serta jadwal keberangkatan bus. Karena penerapannya masih baru dan masih dilakukan penataan sehingga belum bisa mengharapkan peningkatan penumpang dengan jumlah yang signifikan.

“Harapan kita bagi pool-pool agar dapat mempergunakan terminal dengan sebaiknya, agar aturan pemerintah dapat diterapkan dengan baik serta masyarakat Medan jadi lebih mengetahui serta lebih nyaman,” harapnya.

Adapun sesuai data, jumlah bus yang berangkat sejak Sabtu-Minggu, 13-14 Januari 2024, sejak Pukul 07.00 WIB-07.00 WIB esok harinya (per 24 jam), sebanyak 57 bus (AKAP dam AKDP) yang keluar masuk terminal, dengan jumlah penumpang sebanyak 852 orang. Sedangkan kedatangan 9 unit bus, dengan jumlah penumpang 103 orang.

“Ini lebih banyak dibandingkan sebelum diterapkan peraturan, yakni pada 9 Januari 2024, hanya 33 unit keberangkatan, dengan jumlah penumpang 626 orang, dan 8 unit bus kedatangan, dengan jumlah penumpang 120 orang,” pungkas Bambang.

Sementara ituy, perusahaan bus merasa keberatan atas larangan menurunkan dan menaikkan penumpang di Jalan Sisingamangaraja Medan. Untuk itu, mereka tetap melakukan aktivitas tersebut, seperti PT Raja Perdana Inti (RAPI) masih menaikkan dan menurunkan penumpang di pool miliknya.

Mandor PT RAPI Transport, Slamet Simarmata mengatakan, peraturan Pemerintah terkait tidak lagi membolehkan menaikkan dan menurunkan penumpang di pool-pool sesungguhnya sudah diketahui oleh pihaknya. Petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) juga sudah datang memberikan imbauan.

Namun, pihaknya tetap melakukan aktivitas tersebut. Hal itu dikarenakan berbagai alasan yang membuatnya merasa berat untuk mrngikuti aturan pemerintah tersebut.

“Aturan pemerintah memang harus diikuti, tapi timbal baliknya juga haruslah kita dapat. Bukan kita tidak mau mengikuti. Jangan hanya disuruh tetapi efek sampingnya tidak dipikirkan,” katanya kepada Sumut Pos saat ditemui di pool PT RAPI tersebut.

Menurutnya, jalan raya persimpangan menuju Terminal Amplas Medan terlalu sempit, bahkan menuju terminal dan keluar dari sana bisa memakan waktu setengah jam, dan belum tentu mendapat hasil yang baik.

“Bus kita kan besar, jalannya kecil, tiba di persimpangan macet, banyak angkutan kota (angkot), sehingga sangat tidak efisien. Belum lagi jika tersenggol siapa yang disalahkan atau dirugikan, terus jika akhirnya adu fisik bagaimana?” keluhnya.

Ia juga berharap, agar jalan yang menuju Patumbak agar sebaiknya ditutup saja, sehingga tidak membuat kemacetan di bawah fly over itu. “Jadi bagusnya berputar saja ke Jalan Amplas. Kemudian pulau-pulau di tengah jalan itu apa fungsinya, bagusan ditutup dan dijadikan jalan saja, biar tidak macet,” pintanya.

Dijelaskannya, hari ini (Minggu, Red) sejak pagi hingga sore hari, sudah 10 bus yang berangkat dengan jumlah penumpang sedikitnya 200 orang. (dwi/ila)

Syarmadani Tekankan 3 Hal Penting dalam Kendalikan Inflasi

PIMPIN: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani, saat memimpin high level meeting bersama OPD terkait dan Forkopimda Tebingtinggi.Istimewa.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani memimpin High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Mawar, Gedung Balai Kota Tebingtinggi, Jalan Sutomo Tebingtinggi, Jumat (12/1) lalu. Dalam rapat itu, dia menekankan tiga hal penting dalam pengendalian inflasi daerah.

Pertama, kenaikan harga komoditas bahan pokok tidak cukup hanya sifatnya melaporkan, tapi juga harus menjelaskan, dan ada analisis. Kedua, dalam pemberian bantuan pangan, agar pihak terkait melakukan intervensi.

“Mengintervensi, menginformasikan, sehingga terjadi update, siapa yang lebih berhak menerima bantuan pangan. Sehingga tidak terpaku mati dengan data yang ada sebelumnya,” ungkap Syarmadani.

Yang ketiga, lanjut Syarmadani, terkait kegiatan yang telah dilakukan, agar diinformasikan, dan dilaporkan kepada leading sector. Hal ini menurutnya, sebagai upaya monitoring dan mengantisipasi.

“Di 2023 lalu, kita semua sudah bergerak, berkolaborasi. Kabar baiknya, terima kasih kepada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, kita meraih penghargaan nasional kategori penginputan terbaik Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) dari Kementerian Perdagangan. Alhamdulillah,” tuturnya.

Sebelumnya, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Tebingtinggi, Nasrullah menyampaikan, dalam pengendalian inflasi daerah, harus memperhatikan beberapa hal, yakni melakukan gerakan tanam, dan pendistribusian bantuan kepada keluarga penerima manfaat agar tepat sasaran. Selanjutnya, kampanyekan tidak boros pangan, melakukan rekonsiliasi data, melakukan gerakan stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta gerakan pangan lokal.

Sementara, dalam pemaparan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM, yang disampaikan Kabid Perdagangan, Rosmawati Purba, per 11 januari 2024, harga barang kebutuhan pokok untuk beras premium Rp14.500 per kilogram, beras medium Rp14.000, gula pasir Rp16.852, minyak goreng premium Rp18.000 per liter, minyak goreng curah Rp12.358.

Selanjutnya, tepung terigu Segitiga Biru Rp11.273 per kilogram, tepung terigu Cakra Kembar Rp12.516, daging sapi Rp129.609 per kilogram, daging ayam broiler Rp22.783, daging ayam kampung Rp57.642, telur ayam ras Rp25.994 per papan, telur ayam kampung Rp53.250, dan minyak goreng Minyakita Rp14.000 per liter, dan kebutuhan lainnya.

Dinas Ketapang dan Pertanian, dalam paparan yang disampaikan Ari Murti Purba, menuturkan, secara umum konsumsi kecukupan Kota Tebingtinggi dalam kondisi cukup aman. Dilanjutkan dengan pemaparan dan penyampaian saran masukan dari Perum Bulog, Kadin, Kantor Perwakilan BI Cabang Sumut, Dinas Sosial, BPS, Polres, dan Koramil 13 Tebingtinggi. (ian/saz)

Kapolres Labuhanbatu Gelar Coffee Morning, Bangun Sinergi dengan Insan Pers

PIMPIN: Kapolres Tebingtinggi AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon memimpin sertijab dan pelantikan kepada lima pejabat di jajaran hukum Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau, menggelar coffee morning bersama ratusan insan pers di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara (Labura). Acara ini berlangsung di Cafe Kesan, Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (12/1), sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam sambutannya, Bernhard memulai dengan menyampaikan profil diri, keluarga, serta pengalaman tugas sebelum menjabat Kapolres Labuhanbatu. Kemudian dia menjelaskan tujuan kegiatan ini, yakni sebagai wujud saling kenal dan meningkatkan silaturahim serta kemitraan antara Polres Labuhanbatu dengan para jurnalis.

Bernhard juga mengajak untuk saling mengingatkan dan menghargai, serta terbuka untuk ditegur jika terdapat kata atau perbuatan yang kurang berkenan.

“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergitas antara Polres Labuhanbatu dengan media,” ungkap Bernhard.

Sejumlah pejabat utama Polres Labuhanbatu turut hadir dalam acara ini, seperti Kabag Sumda, Kabagren, Kabaglog, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kasat Shabara, Kasi Humas, dan Kasi Propam, bersama dengan seluruh personel Polres Labuhanbatu.

Dalam kesempatan itu, Bernhard juga menyampaikan pesan tentang tanggung jawab bersama, terkait isu narkoba. Dan mengajak semua pihak untuk peduli, demi menjaga kondusivitas Kamtibmas. Dalam konteks Pemilu, dia mengingatkan, untuk menjaga kerukunan, meskipun pilihan politik berbeda, dan dapat menyelesaikan masalah melalui musyawarah. (fdh/saz)

PDAM Tirta Deli Diharapkan Jadi Perusahaan Unggul dan Profesional

ARAHAN: Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, menyampaikan arahan, saat menghadiri Silaturahim Keluarga Besar PDAM Tirta Deli, Kabupaten Deliserdang, di Uncle Sam’s, Lubukpakam, baru-baru ini.

SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar, menghadiri Silaturahim Keluarga Besar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Deli, Kabupaten Deliserdang, di Uncle Sam’s, Lubukpakam, baru-baru ini.

Dalam arahannya, Ali menyampaikan, PDAM Tirta Deli merupakan satu perusahaan daerah yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Deliserdang. Karena itu, diharapkan agar Direksi PDAM Tirta Deli beserta jajaran, bisa lebih meningkatkan pelayanan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara optimal.

“Dengan kerja keras dan komitmen seluruh jajaran PDAM Tirta Deli, saya yakin perusahaan ini dapat menjadi perusahaan yang unggul dan profesional,” ungkap Ali.

Ali juga mengajak Direksi PDAM Tirta Deli beserta jajaran, untuk terus meningkatkan kinerja.

“Jika terdapat kekurangan, mari sama-sama dibenahi. Jika sudah baik, mari dipertahankan. Kuasai peraturan perundang-undangan. Hindari perbuatan melanggar hukum. Bangun dan jagalah terus kekompakan dan kebersamaan di antara kita. Terlebih, dalam waktu dekat, tepatnya pada 14 Februari nanti, kita akan melaksanakan pemilihan presiden, wakil presiden, serta legislatif,” ajaknya.

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Deli, M Topan Sahroni mengakui, pihaknya belum optimal dalam melayani masyarakat. Banyak kendala dan hambatan yang dihadapi, terutama masalah peralatan yang sudah termakan usia.

“Namun, Pemkab Deliserdang memberi dukungan luar biasa, baik infrastruktur maupun penyertaan modal ke Tirta Deli,” akunya.

Untuk ke depan, dia mengaku memiliki tekad dan tujuan agar PDAM Tirta Deli lebih baik, dan menginginkan seluruh jajaran selalu bisa bersatu.

“Tidak terkotak-kotak (blok-blok), karena kita adalah keluarga besar. Mari satukan visi dan misi, kita harus memberikan pelayanan cepat, tanggap, untuk ke depannya, demi mendukung pelayanan yang betul-betul prima bagi masyarakat,” pungkas Topan. (btr/saz)

Toyota Innova Kontra Kereta Api, Satu Orang Tewas, Satu Luka Berat

KECELAKAAN: Mobil Toyota Innova Reborn, BK 1476 NA, ringsek usai mengalami kecelakaan lalu lintas dengan Kereta Api Datuk Blambangan di Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Minggu (14/1).

SUMUTPOS.CO – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan kereta api dan satu unit mobil Toyota Innova Reborn di pintu perlintasan tanpa palang Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Minggu (14/1) siang, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan seorang korban mengalami luka berat.

Adapun kereta api yang terlibat, yakni Kereta Api Datuk Blambangan, jurusan Kota Tebingtinggi-Kuala Tanjung. Sementara dua korban kecelakaan, yakni Angelina (16), warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai (meninggal), dan sopir, Evan Wijaya (16), warga Jalan Syech Beringin, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi. Diketahui, Angelina meninggal dunia di lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Dan kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto, dalam keterangannya, menjelaskan, sebelumnya satu unit mobil Toyota Innova Reborn berwarna abu-abu dengan nomor polisi BK 1476 NA, melintas di jalur rel kereta api dari arah Bagelen menuju Jalan Syech Beringin, Kota Tebingtinggi.

Saat melintas, diduga Evan yang duduk di kursi pengemudi alias sopir, tak melihat maupun mendengar adanya kereta api yang sedang melaju dari arah Kota Tebingtinggi menuju Lalang (Tanjung Gading).

“Dapat dijelaskan, perlintasan kereta api tersebut sama sekali tidak memiliki palang pintu. Sebelum kejadian, masyarakat sekitar sempat mengingatkan kepada pengemudi untuk tidak melintas, namun kemungkinan pengemudi tidak mendengarnya,” ungkap Agus.

Menurut Agus, akibat dari kejadian tersebut, mobil terseret sejauh 400 meter dari jalur lintasan kereta api. Dan berhenti tepat di Jalan Abdul Hamid, Gang Pesantren, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

“Pengemudi Evan saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan kondisinya mengalami luka berat. Sedangkan penumpang, Angelina, meninggal dunia di lokasi kejadian. Kasus kecelakaan itu, sudah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Tebingtinggi,” pungkasnya. (ian/saz)

Rutan Kabanjahe Tandatangani Komitmen Zona Integritas

KARO, SUMUTPOS.CO – Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Kabanjahe Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara melaksanakan pencanangan Zona Integritas.

Hal itu dilakukan dalam langkah strategis menuju birokrasi yang bersih. Gerakan itu juga bertujuan membangun budaya kerja antikorupsi dan meningkatkan pelayanan publik di instansi pemerintah.

Chandra Syahputra Tarigan SHMH selaku penanggung jawab Rutan Kelas IIB Kabanjahe mengatakan pelaksanaan penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan zona integritas yang diikuti oleh Pejabat Tinggi Pratama dan seluruh kepala satuan kerja di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara dilaksanakan di Hotel Mariana, Kamis (11/1). “ Ini merupakan bagian dari tahap akhir pembangunan jangka menengah nasional,” terangnya.

Dalam arahannya Kakanwil Kemenkumham Sumut, Mhd Jahari Sitepu SH Msi menyampaikan Tahun 2024 menjadi tahun krusial.

“Hari ini merupakan tonggak awal bagi kita dalam mewujudkan 6 area perubahan untuk memperkuat integritas di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara,” katanya. (deo/azw)

Bupati Simalungun Resmikan Kantor Camat Purba

TALI ASIH: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyerahkan tali asih di sela-sela acara peresmian Kantor Camat Purba di Lapangan GKPS Tiga Runggu, Sabtu (13/1).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menggelar syukuran Tahun Baru 2024 bersama masyarakat yang dirangkai dengan peresmian Kantor Camat Purba, di Lapangan GKPS Tiga Runggu, Sabtu (13/1).

Syukuran Tahun Baru tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Wakil Bupati H Zonny Waldi, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Hadrianus Yossy, Kapolres AKBP Choky Sentosa Meliala dan Wakil Ketua DPRD Samrin S Girsang.

Selain itu, tampak juga hadir Sekda Esron Sinaga bersama para pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas dilingkungan Pemkab Simalungun, Ketua TP PKK Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga, Ketua DWP Ny Bernadetta Esron Sinaga, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Mengawali sambutannya Bupati Simalungun mengucapkan selamat Tahun Baru 2024, sembari menyampaikan semoga Tahun 2024 lebih baik dari tahun sebelumnya.

Selanjutnya bupati menyampaikan tentang pembangunan Kantor Camat Purba. Dikatakan, Kantor Camat Purba sudah berdiri sekitar 50 tahun lebih. Oleh karena itu, diharapkan dengan dibangunnya kantor camat ini kiranya dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, guna mendukung visi misi ‘Rakyat Harus Sejahtera’.

Kepada masyarakat, bupati mengajak masyarakat bersama-sama, bergandengan tangan membangun Kabupaten Simalungun, dan menjaga apa yang sudah di bangun pemerintah, sehingga lebih bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. “Saya mau program pemerintah bisa kita sama-sama mendukung, karena pemerintah juga harus memikirkan untuk masa depan generasi kita. Harus bersatu kita dalam membangun Kabupaten Simalungun,” ujar bupati. (mag-7/azw)

Tingkatkan Kenyamanan Konsumen, Mitsubishi Fuso Relokasi Dealer 3S di Bukittinggi

RELOKASI: Pucuk pimpinan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) saat konferensi media terkait relokasi dealer 3S (Sales, Service, Spare Part) di Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar) (11/1).

SUMUTPOS.CO – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia merelokasi dealer 3S (Sales, Service, Spare Part) PT. Dipo Internasional Pahala Otomotif (PT. DIPO) Bukit Tinggi, Sumatera Barat (Sumbar), (11/1). Relokasi ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada konsumen khususnya di daerah Bukittinggi.

Kehadiran dealer ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan potensi permintaan kendaraan niaga dan layanan purna jual dari Mitsubishi Fuso khususnya di area Bukittinggi yang memiliki potensi pasar yang besar dari sektor perdangangan, transportasi dan pergudangan, pariwisata. Didukung juga dari area sekitar Bukittinggi seperti Agam, Payakumbuh 50 kota dan Tanah Datar yang memiliki potensi dari sektor pertanian, perikanan dan peternakan.

Dealer PT. DIPO Bukittinggi sebelumnya terletak di Jalan Bypass Aur Kuning, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Boleh, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Selanjutnya direlokasi ke Jalan Bypass, Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, dengan Kode Pos 26137.

Lokasi dealer yang baru merupakan area yang strategis, karena dekat dengan persimpangan jalan dari dan menuju rute Pasaman-Medan dan rute Payakumbuh-Pekanbaru dimana menjadi rute perlintasan kendaraan sehingga mudah dijangkau oleh konsumen yang berada di Bukittinggi.

Di lokasi yang baru ini dealer PT. DIPO Bukittinggi memiliki luas lahan keseluruhan 3.167 m2 dengan luas bangunan 1.931 m2 yang menjadikan dealer ini tempat yang nyaman bagi konsumen melakukan observasi dan perawatan truk Mitsubishi Fuso. Konsumen dapat melakukan aktifitas pembelian unit di showroom area dengan luas 462 m2 yang telah dilengkapi dengan Kids Zone, Sales Counter, Parts Counter, CS Counter, Parts Display, Internet/Wi-Fi, Meja Negosiasi, Unit Display, LED TV. Semua fasilitas ini menambah kenyamanan konsumen saat melakukan negoisasi dan menunggu unit saat melakukan perawatan.

Konsumen juga dapat melakukan perawatan kendaraan di area workshop yang memiliki luas 702 m2, dilengkapi dengan 5 (lima) stall yang mampu menampung 10 (sepuluh) unit truk per hari dan 1 buah Truck Pit. Di dalam area workshop juga dilengkapi fasilitas Car Washing, Internet/Wi-Fi, Snack Corner Waiting Room yang luas terbagi 2 ruangan (Smoking & No Smoking). Ruang tunggu yang luas dengan pemandangan perbukitan dan lereng Marapi memanjakan mata konsumen yang sedang melakukan perawatan truk. Mobile Workshop Service juga tersedia yang siap melayani konsumen melakukan perawatan dan perbaikan langsung di area operasional.

Aji Jaya, selaku Sales and Marketing Director PT. KTB mengatakan, relokasi dealer ini dilakukan dari tempat sebelumnya ke tempat baru yang lebih luas sehingga dapat memaksimalkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan konsumen. “Kehadiran dealer ini merupakan salah satu usaha kami untuk memudahkan konsumen mendapatkan produk unggulan dan layanan purna jual yang prima dari Mitsubishi Fuso,” kata Aji Jaya. (map/tri)

Butuh Penanganan Secara Nasional, Penanganan ODOL Jadi Dituntaskan Bersama

net TRUK: Sejumlah truk bermuatan penuh saat melintasi jalan raya.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Permasalahan Over Dimension Overload (ODOL) butuh penanganan berkesinambungan, tidak bisa dituntaskan sekaligus. Pemberlakukan Zero ODOL dinilai juga tidak bisa hanya terfokus di daerah-daerah tertentu saja, tapi harus secara nasional.

“Masalah ODOL tidak bisa dituntaskan seketika. Artinya, tidak bisa ditentukan waktunya harus mulai besok atau tanggal 1 Februari atau tahun sekian. Selain itu, seluruh Indonesia juga arus comply,” ujar Ivan Kamadjaja, Ketua Komite Perhubungan Darat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta.

Menurutnya, untuk menangani permasalahan ODOL bukan merupakan pekerjaan yang mudah. “Saat beli truknya saja harus indent, nggak available. Belum lagi desain dan teknologi masing-masing truknya juga berbeda-beda. Truk untuk mengangkut semen, baja, kelapa sawit, air, dan lain-lain itu nggak sama, harus dibuatkan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ucapnya.

Belum lagi yang terkait dengan stakeholdernya yang hampir semua mengaku berkontribusi terhadap ODOL. Hal itu diakui para stakeholder dalam beberapa kali rapat yang diadakan Kementerian Perhubungan (kemenhub) dengan para stakeholder.

“Karena begitu complicated-nya masalah ODOL ini, kalau hanya satu saja misalnya hanya pengusaha truknya saja atau pemilik barang saja atau karoseri saja yang mau comply, Zero ODOL nggak akan jalan,” ucapnya.

Dia mengusulkan agar semua permasalahan tersebut harus diselesaikan terlebih dahulu, baik itu yang ada di instansi perhubungan, PU, dan kepolisian. Sedang untuk industrinya, dia mengusulkan agar penerapan Zero ODOL ini dilakukan secara bertahap.

Sebelumnya, Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Prof. Ir. Wimpy Santosa, Ph.D., IPU, mengatakan harus ada kesepakatan politik dari stakeholders terkait dalam memutuskan kebijakan Zero ODOL. Hal itu disebabkan karena masalah ODOL itu tidak hanya terkait dengan jalan saja.

“Jadi, kalau saya melihat ini harus ada kesepakatan politik dari stakeholder yang terkait,” ujarnya.

Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan juga mengakui pemberantasan ODOL bukan perkara mudah dan untuk menyelesaikannya harus melibatkan semua stakeholder terkait. (jpc/tri)