26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 69

Audisi Forsa Idol IV Kota Medan Sukses Digelar, Jadi Ajang Penyaluran Bakat Anak Muda dan Pelestarian Karya Rhoma Irama

Ketua DPW Forsa Sumut Burhanuddin Sitepu bersama para pemenang pada audisi Forsa Idol IV Kota Medan yang digelar di Sekretariat DPW Forsa Sumut, Jalan TB Simatupang, Minggu (28/12).
Ketua DPW Forsa Sumut Burhanuddin Sitepu bersama para pemenang pada audisi Forsa Idol IV Kota Medan yang digelar di Sekretariat DPW Forsa Sumut, Jalan TB Simatupang, Minggu (28/12).

MEDAN, SumutPos.co- Audisi Forsa Idol IV Tingkat Kota Medan Tahun 2025 sukses digelar di Sekretariat DPW Forsa Sumut, Jalan TB Simatupang No 137 Medan, Minggu (28/12/2025). Ajang pencarian bakat bergengsi ini merupakan agenda tahunan yang digelar Forsa sebagai bentuk komitmen organisasi dalam mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus melestarikan seni musik dangdut sebagai bagian dari budaya populer masyarakat.

Kegiatan berlangsung semarak dengan hadirnya peserta, pendukung, dan jajaran pengurus DPW Forsa Sumut serta DPC Forsa Medan yang ikut menyaksikan langsung talenta-talenta baru dari berbagai kecamatan di Kota Medan ini.

Ketua DPW Forsa Sumut, Burhanuddin Sitepu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada panitia dan jajaran DPC Forsa Kota Medan yang telah bekerja keras menyiapkan event ini. Apalagi, sebagian dari pengurus dan anggota Forsa Medan ada yang terdampak musibah banjir pada akhir November lalu.

Menurut Burhanuddin, Forsa Idol bukan sekadar kontes tarik suara, melainkan juga wadah pembinaan mental, karakter, dan kepercayaan diri bagi anak muda. “Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti Forsa Idol. Selain memperkuat silaturahmi, ajang ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berani, percaya diri, dan berprestasi. Ini sejalan dengan komitmen Forsa dalam pembinaan potensi pemuda,” ujar Burhanuddin.

Mantan anggota DPRD Kota Medan tiga periode ini juga menjelaskan, Forsa Idol merupakan wahana penting yang berfungsi sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang musik dangdut. “Ajang ini sekaligus menjadi pelestari karya cipta Bang Haji Rhoma Irama yang bernuansa religi,” katanya.

Sementara Sekretaris DPW Forsa Sumut Eko Blangkon mengatakan, setiap DPC Forsa se-Sumatera Utara bakal melaksanakan audisi serupa. Dari masing-masing DPC, akan dijaring tiga orang pemenang untuk mengikuti ajang Forsa Idol di tingkat wilayah Provinsi Sumatera Utara yang akan dilaksanakan pada 18 Januari 2026 “Pemenangnya akan diberangkatkan ke Jakarta menjadi Duta Forsa Sumut di ajang Grand Final Forsa Idol yang akan bersaing dengan utusan Forsa seluruh Indonesia,” kata Eko Blangkon.

Ketua DPC Forsa Kota medan Kholil Azis yang didampingi Sekretaris Cabang Hendrawan dan pengurus lainnya, mengucapkan terima kasih kepada DPW Forsa Sumut yang selalu mendukung seluruh program kerja DPC Forsa Kota Medan sampai dititik ini. “Semoga tahun depan kami bisa melaksanakan mandiri dari pengalaman ini, mengingat kami DPC Forsa Kota Medan baru 2 bulan terbentuk,” ujarnya.

Adapun pemenang pada Forsa Idol IV Kota Medan kali ini adalah, Juara 1 diraih Ayuf Al Fais, Juara 2 Sadam Husein, dan Juara 3 Fitri Nur Husni

Selain dihadiri Ketua DPW Forsa Sumut Burhanuddin Sitepu SH dan Sekretaris Wilayah Eko Blangkon, audisi Forsa Idol Kota Medan ini juga dihadiri unsur pengurus DPW Forsa Sumut diantaranya Waka II Engkus Kusdinar dan Bendahara Wartini. (adz)

Tifatul Sembiring Salut terhadap Jiwa Patriotisme Para Relawan Kemanusiaan

MEDAN, SumutPos.co – Musibah banjir dan longsor yang menimpa Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, mendapat perhatian serius dari Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring. Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku salut dengan jiwa patriotisme para relawan yang berjibaku membantu para korban.

“Jiwa  patriotisme relawan patut diacungi jempol. Mereka tinggalkan pekerjaan sejenak untuk bantu para saudaranya yang tertimpa musibah. Ini luar biasa,” kata Tifatul ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Grandhika, Jalan DR Mansyur Medan, Senin (15/12) malam.

Tifatul mengatakan, relawan bahkan ada yang berjalan kaki sampai puluhan kilometer demi mengantar bantuan kepada para korban banjir yang ada di Aceh. “Mereka rela meninggalkan anak istri demi panggilan kemanusiaan. Ini adalah bentuk cinta tanah air, yaitu rela berkorban harta maupun jiwa, selaras dengan implementasi cinta NKRI,” sebut Menteri Kominfo era SBY ini.

Kader senior PKS ini juga menambahkan l, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bukan hanya sebatas teori, tapi juga harus dijaga dan dirawat dari tangan tangan jahil dalam maupun luar negeri. “Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tentu kerja kita harus ekstra untuk menjaganya,” sebut Tifatul.

Dia juga mengajak seluruh elemen bangsa turut hadir membantu saudara-saudara kita yang terdampak, bisa dengan materi, tenaga dan doa. “Intinya kita harus bergandengan tangan, bekerja sama untuk bangkit lagi,” ujarnya.

Dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, Tifatul menjabarkan apa saja poin-poin penting yang terkandung di dalam 4 Pilar tersebut. Yakni Pancasila sebagai dasar Negara. Undang Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR. Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (adz)

Gotong Royong Pascabencana, Telkomsel dan Kementerian Komdigi Perkuat Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Aceh

Aceh Tamiang, sumutpos.co – Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terus memperkuat kolaborasi dan semangat gotong royong dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Aceh. Melalui sinergi ini, berbagai bantuan kemanusiaan kembali disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak melewati masa pemulihan agar dapat segera bangkit dan beraktivitas.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi antara Telkomsel dan pemerintah merupakan bentuk komitmen bersama untuk hadir mendampingi masyarakat di masa sulit.

“Pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama dan kepedulian lintas pihak. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komdigi, Telkomsel berupaya memastikan masyarakat Aceh mendapatkan dukungan yang menyeluruh—baik dari sisi kemanusiaan maupun kebutuhan dasar—agar dapat kembali beraktivitas secara bertahap,” ujar Nugroho.

Bantuan yang diserahkan dalam kolaborasi ini meliputi 30 unit tenda, 20 unit Portable MCK, ratusan unit handphone, ratusan Al-Qur’an, mukena, jilbab, serta dukungan penyewaan alat berat beserta operatornya untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Samsat Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang dengan melibatkan pemerintah daerah dan relawan setempat.
Nugroho menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian dukungan berkelanjutan Telkomsel di wilayah terdampak bencana. “Sebelumnya, Telkomsel juga telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta berbagai bantuan logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu mempercepat proses pemulihan,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

“Kami mengapresiasi langkah Telkomsel yang selalu hadir mendampingi masyarakat di saat-saat sulit. Pemerintah melalui Kementerian Komdigi telah mengerahkan berbagai upaya untuk memastikan komunikasi tetap berjalan, distribusi bantuan lancar, dan pemulihan berlangsung cepat. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir bersama BUMN untuk memberikan perlindungan dan dukungan bagi masyarakat terdampak,” ungkap Meutya Hafid.

Selain bantuan fisik, Telkomsel juga memastikan ketersediaan jaringan komunikasi di wilayah terdampak agar proses koordinasi evakuasi dan distribusi bantuan berjalan lancar. Sebelumnya, Telkomsel telah menyalurkan bantuan air bersih, genset, serta logistik kebutuhan dasar untuk mendukung masyarakat dan menjaga keberlangsungan aktivitas di lapangan.

Kolaborasi Telkomsel dan Komdigi ini menegaskan komitmen bersama dalam menghadirkan kehadiran negara dan BUMN di tengah masyarakat, khususnya pada saat-saat paling menantang. Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan setiap dukungan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan. (rel)

Tifatul Sebut Seorang Ibu Banyak Ajarkan tentang Implementasi Bhineka Tunggal Ika

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Peran seorang ibu sangat besar dalam menanamkan dan mengajarkan arti Bhineka Tunggal Ika kepada kita semua. Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk saling menghargai dan menghormati, walaupun berbeda agama dan suku.

“Ibu menjadi sekolah pertama yang mengajarkan kita pentingnya arti sopan santun, tepo seliro dalam berinteraksi, baik itu di dalam rumah maupun di luar rumah yang muaranya tentu saja  pengaplikasian nilai Bhineka Tunggal Ika, berbeda tapi tetap satu,” kata Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring ketika menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Gajah Mada Medan, Senin siang (15/5).

Kader senior PKS ini uga mengajak para peserta sosialisasi untuk selalu berbakti kepada ibu dan ayah. “Jasa mereka sangat besar. Bukan hanya untuk kita, tapi juga kepada bangsa dan negara ini. Sempatkan untuk selalu berkunjung ke rumah mereka atau minimal telpon mereka,” imbau Tifatul.

Adapun peserta sosialisasi 4 pilar MPR RI berasal dari para tokoh pemuda yang ada di Kota Medan. Salah seorang peserta mengaku senang bisa bersilaturahmi langsung dengan wakil rakyatnya. “Senang bisa bersilaturahmi dengan pak Tifatul, biasanya hanya bisa bertemu di media sosial saja, tapi hari ini bisa langsung bertemu,” ujar salah seorang peserta.

Pada Sosialisasi 4 pilar MPR RI ini, Tifatul menjabarkan tentang poin-poin penting yang terkandung di dalamnya, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR.
Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (adz)

Gelar Perayaan Natal, Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School Harapkan Lulusannya Jadi Generasi Unggul

LANGKAT, SumutPos.co – Perayaan Natal Sekolah Hagai Hot Tio School (HHTS) yang digelar di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berlangsung meriah dan penuh makna. Acara ini dihadiri lebih dari 1.000 warga dari berbagai latar belakang suku, ras, dan agama.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir, di antaranya Camat Gebang Syofian Tarigan SSos., MAP, Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo, Danramil Gebang Kapten Inf Joko, serta Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir Harimau Putih yang diwakili Letda Sinaga.

Perayaan Natal Sekolah HHTS tahun ini mengusung tema “Cinta tanpa Syarat” yang diwujudkan secara nyata oleh pihak sekolah melalui kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat tanpa persyaratan apa pun. Kegiatan ini menjadi simbol nilai kasih yang inklusif dan universal.

Dalam acara tersebut, baik Camat Gebang, Kapolsek, Danramil, serta perwakilan TNI AL menyampaikan komitmen mereka untuk menawarkan diri dan siap terlibat dalam pembinaan karakter anak-anak Hagai Hot Tio School. Pembinaan tersebut diarahkan agar para siswa memiliki karakter kuat, mampu bersaing di kancah internasional, dan kelak menjadi generasi unggul yang membanggakan bangsa.

Menariknya, Hagai Hot Tio School merupakan sekolah yang baru berdiri dan belum genap berusia satu tahun, namun telah menerapkan kebijakan pendidikan tanpa pungutan biaya sama sekali. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari SPP, buku, hingga biaya lain yang mungkin timbul, sepenuhnya ditanggung oleh yayasan.

Pembina dan Pendiri Yayasan Hagai Hot Tio School Allen Hagai Nababan menjelaskan, konsep pendidikan gratis ini lahir dari motivasi dan cita-cita kedua orang tuanya yang telah almarhum. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan baginya untuk menciptakan mimpi dan harapan baru bagi anak-anak di Kecamatan Gebang.

“Harapan kami, ke depan Hagai Hot Tio School dapat berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional, dengan penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin, tanpa meninggalkan nilai karakter, kasih, dan kebhinekaan,” ujar Allen.

“Hagai Hot Tio School berdiri untuk bangsa ini. Kami menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Selama saya masih muda dan masih memiliki tenaga serta kemampuan berpikir, saya akan terus menyusun strategi, mencari rezeki, dan mengabdikan hasilnya untuk memajukan bangsa Indonesia, dimulai dari pendidikan yang baik,” lanjut Allen.

Hal senada dilontarkan Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School Robert Nababan yang menegaskan, pendirian HHTS merupakan bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara. Ia menegaskan, keberadaan Hagai Hot Tio School juga dimaksudkan sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab besar mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

“Hagai Hot Tio School hadir untuk membantu pemerintah dalam tanggung jawabnya mendidik generasi-generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global,” tegasnya. (rel/adz)

Apresiasi Medan Walker Fun Walk, M Nuh: Kalau Kita Sehat Insyaa Allah Masa Depan Baik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Medan Walker Fun Walk yang digelar di Jalan Sei Padang, Minggu pagi (28/12). Kegiatan ini diikuti kurang lebih 200 peserta dari berbagai komunitas jalan yang ada di Kota Medan.

Menurut Nuh, dirinya akan mewadahi dan mendukung terus kegiatan seperti ini.
“Semoga dengan makin semaraknya kegiatan yang semacam ini, generasi muda kita akan memiliki raga yang sehat dan produktif tentunya. Kalau kita sehat, Insyaa Allah masa depan kita juga akan ikutan baik,” kata Nuh.

Senator asal Sumatera Utara ini menambahkan, dengan membiasakan hidup sehat, seperti rajin berolah raga, bisa menghindari kita dari hal-hal yang merusak seperti narkoba yang saat ini masih merajalela. “Tentunya dengan generasi yang sehat, baik secara raga dan jiwa, maka Indonesia emas tahun 2045 bisa terwujud, Insyaa Allah,” ujar Nuh.

Ia juga mengajak para peserta Medan Walker Fun Walk untuk selalu mendoakan para korban banjir yang meninggal dunia pada musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. “Yang takdirnya gugur mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan yang selamat diberi kesabaran dan kekuatan,” harap Nuh.

Fun Walk yang digagas oleh komunitas Medan Walker mengambil tema “Langkah Sehat Bumi Terawat”. Panitia menyiapkan banyak door prize untuk para peserta seperti dua unit sepeda sport, dispenser, rice cooker, t shirt, dan lainnya. Dengan rute yang ditempuh sejauh 3,2 km. (adz)

Tifatul Ajak Warga Konsisten Amalkan Nilai-nilai Pancasila

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pancasila sebagai dasar negara adalah warisan dari buah pemikiran para founding father kita. Nilai-nilai sakral yang terkandung di dalamnya harus dapat diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu disampaikan Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring saat menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Masjid Al Mukhlisin, Percut Seituan, Deliserdang, Senin Pagi (15/12). Politisi senior PKS ini menyebutkan, saat ini bangsa ini sedang diuji dengan bencana alam berupa banjir bandang dan longsor. Banyak masyarakat yang membantu dengan harta dan tenaga.

“Mereka bahu-membahu bergandengan tangan bersama TNI, Polri, BNPB dan Basarnas, turun langsung ke lapangan membantu saudara-saudara kita. Ini contoh dari pengamalan Pancasila, Sila Ketiga Persatuan Indonesia,” sebut Tifatul.

“Dengan konsisten menjalankan nilai Pancasila, maka kehidupan bermasyarakat sebagai sebuah negara besar akan lebih harmonis dan langgeng,” imbuhnya.

Menteri Kominfo era Presiden SBY ini juga mengajak kepada konstituennya untuk selalu berprasangka baik kepada Allah SWT atas kejadian bencana banjir dan tanah longsor pada akhir November lalu. “Mari kita semua selalu meminta kekuatan dan keikhlasan atas bencana ini. Semoga ada hikmahnya bagi kita semua,” ajak Tifatul.

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini dihadiri majelis-majelis taklim yang ada di Deliserdang. Salah seorang ustazah mengaku sangat senang mengikuti Sosialisasi tersebut. “Karena, selain mendapatkan ilmu agama, kami juga mendapatkan ilmu bernegara,” katanya.

Dalam sosialisasi 4 pilar MPR RI ini, Tifatul menjabarkan tentang point-point penting yang terkandung di dalamnya yaitu, Pancasila sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR. Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. (rel/adz)

Seluruh Aceh Kembali Terhubung, Telkomsel Rampungkan Pemulihan di 289 Kecamatan

Banda Aceh, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi telah tuntas di seluruh 289 kecamatan yang tersebar di Provinsi Aceh pascabencana. Dengan capaian ini, seluruh wilayah kecamatan di Aceh kini kembali terlayani jaringan Telkomsel.

Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, menjadi kecamatan terakhir dari total 289 kecamatan di Aceh yang jaringan Telkomselnya berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi. Pemulihan di wilayah tersebut sempat menghadapi tantangan akses dan keterbatasan infrastruktur pendukung, namun berhasil diselesaikan melalui upaya percepatan yang berkelanjutan.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A.

Wibowo, menyampaikan bahwa tuntasnya pemulihan di seluruh kecamatan Aceh merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi intensif tim Telkomsel di lapangan.

“Pulihnya jaringan Telkomsel di seluruh 289 kecamatan di Aceh, termasuk Kecamatan Syiah Utama sebagai wilayah terakhir, menjadi tonggak penting dalam proses pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses komunikasi,” ujar Nugroho.

Proses pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui mobilisasi personel teknis, penguatan infrastruktur jaringan, penyediaan sumber catu daya alternatif, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan kembali beroperasi secara aman dan berkelanjutan.

“Kami memahami bahwa komunikasi adalah kebutuhan vital, terutama setelah bencana. Telkomsel akan terus memantau kualitas jaringan dan memastikan layanan tetap optimal agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dan terhubung dengan lancar,” tambah Nugroho.

Dengan tuntasnya pemulihan jaringan di seluruh wilayah Aceh, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak. (rel)

Kajari Medan Dipromosikan jadi Kabag TU Kejagung

Kajari Medan, Fajar Syah Putra (kiri) mendapat promosi jabatan di Kejagung RI. (Ist)
Kajari Medan, Fajar Syah Putra (kiri) mendapat promosi jabatan di Kejagung RI. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Fajar Syah Putra, mendapat promosi jabatan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Ia dipercaya menduduki jabatan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) dan Pengelolaan Pengamanan dan Pengawalan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) Kejagung.

Promosi tersebut tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-IV-1734/C/12/2025 tanggal 24 Desember 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI, yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan.

“Benar, saya mendapat amanah untuk bertugas di Kejaksaan Agung. Mohon doa dan dukungannya,” ujarnya, Jumat (26/12).

Dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers yang selama ini bersinergi dengan Kejari Medan, khususnya Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sumatera Utara. “Terima kasih atas dukungan dan sinergi rekan-rekan wartawan yang tergabung di Forwakum,” kata Fajar.

Seiring promosi tersebut, jabatan Kajari Medan selanjutnya akan dijabat oleh Ridwan Sujana Angsar. Ridwan sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung.

Terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Medan Dapot Dariarma, mengatakan mutasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan penguatan kinerja institusi Kejaksaan Republik Indonesia. (map/ila)