28 C
Medan
Wednesday, January 14, 2026
Home Blog Page 690

JPU Ajukan Banding Vonis15 Tahun Penjara Pengendali Sabu dari Lapas

PUTUSAN: Terdakwa M Dian Alfanur Matondang alias Komar alias Uncu saat mendengar vonis dari majelis hakim PN Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Terdakwa M Dian Alfanur Matondang alias Komar alias Uncu divonis 15 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Binjai, Kamis (11/1/2024). Karenanya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Binjai menyatakan banding atas putusan tersebut.

Terdakwa didakwa sebagai pengendali sabu dari balik bilik penjara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, diadili oleh mantan Ketua PN Binjai, Fauzi. Karena Fauzi pindah tugas, sidang dengan agenda pembacaan putusan dipimpin Hakim Ketua Mukhtar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting sudah mengetahui hasil putusan tersebut. “Kami banding,” kata Adre menanggapi putusan yang dijatuhi majelis hakim, Minggu (14/1/2024).

Alasan Tim JPU banding, ujar Adre, karena putusan yang dijatuhi majelis hakim ringan atau jauh di bawah tuntutan. Menurut dia, memori banding sudah dimasukkan Tim JPU ke PN Binjai.

“Memori banding sudah kami masukkan. Ya rendah itu putusannya,” kata Adre.

Terpisah, Humas PN Binjai, Wira Indra Bangsa membenarkan, pihaknya sudah menjatuhi vonis terhadap terdakwa M Dian Alfanur Matondang alias Komar alias Uncu. “Ya, 15 tahun denda Rp1 miliar subsider 3 bulan,” kata Wira ketika dikonfirmasi.

Dalam amar putusan majelis hakim, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak turut serta menjadi perantara jual beli narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana dalam dakwaan pertama. Atas hal ini, terdakwa divonis dengan pidana penjara 15 tahun dan denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan.

Majelis hakim PN Binjai juga memerintahkan terdakwa tetap ditahan. Dalam amar tuntutan JPU, terdakwa dinyatakan telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat (1) KUHP. Karena itu, terdakwa dijatuhkan pidana dengan hukuman mati.

Sebelumnya dakwaan JPU, terdakwa Dian Alfanur Matondang alias Uncu alias Komar mulanya menghubungi terdakwa M Sulaiman alias Isu (dilakukan penuntutan terpisah) melalui sambungan telepon selular, Jum’at (14/4/2023). Dalam komunikasi mereka, terdakwa memerintahkan kepada terdakwa M Sulaiman untuk menjemput sabu ke Aceh dan diantar ke Medan.

Kemudian pada Sabtu (15/4/2023), Terdakwa menyuruh Sulaiman untuk mengganti nomor HP. Sekitar pukul 10.00 WIB, Sulaiman berangkat ke Idie Rayeuk, Aceh Timur untuk menjemput narkotika jenis sabu seberat 4 kg dan dijanjikan upah Rp10 juta.

Sulaiman berangkat dengan menggunakan angkutan umum. Sesampainya di sana, Sulaiman menerima 1 tas warna abu-abu berisikan 4 bungkus narkotika tersebut dari anggota terdakwa yang bernama Agam.

Setelah menerimanya, Sulaiman berangkat ke Medan dengan menumpangi angkutan umum. Dalam perjalanan, terdakwa menghubungi Agus Salam Ginting (dilakukan penuntutan terpisah) sembari berujar bahwa Sulaiman datang dari Aceh bawa sabu dan turun di Securai, Kecamatan Babalan.

Singkat cerita, Sulaiman kemudian bertemu dengan Agus dan menyerahkan tas berisikan sabu tersebut. BNNP Sumut pun kemudian mengamankan keduanya saat penyerahan tas berisikan barang bukti.

Tak puas atas penangkapan keduanya, BNNP Sumut melakukan pengembangan hingga akhirnya membongkar jaringan sabu dari balik Lapas Binjai. Terdakwa Dian Alfanur Matondang didakwakan primair pasal 114 ayat (2) UU No 35/2009 tentang Narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsidair pasal 112 ayat (2) UU No 35/2009 tentang Narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ted)

Komisioner KPID Sumut Sosialisasikan Literasi Siaran Sehat Ibu-ibu Aisyiyah Ranting Padangbulan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara (KPID Sumut) mensosialisasikan literasi siaran sehat. Sosialisasi itu dilakukan oleh Komisioner KPID Sumut, Ayu Kesuma Ningtyas kepada ibu-ibu Aisyiyah Ranting Padang Bulan di Masjid Taqwa Muhammadiyah, Padang Bulan, Medan, Sabtu (13/1/2024).

Ayu menjelaskan kepada ibu-ibu pengajian Aisyiyah tersebut, bahwa posisi KPI sebagai lembaga yang salah satu tugasnya melakukan pengawasan siaran. Oleh karena itu, ia melakukan sosialisasi literasi penyiaran sehat.

“Ayo, ibu-ibu ajak anak-anak, cucu dan keluarga lainnya untuk menonton siaran sehat,” kata Ayu.

Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sumut itu menjelaskan siaran sehat merupakan hak masyarakat. Dengan adanya pemberitaan dan informasi yang berimbang akan menciptakan harmonisasi dalam masyarakat.

Ayu juga menjelaskan kewenangan lembaga yang ia duduki itu sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 tentang Penyiaran, pihaknya telah berupaya untuk menciptakan sajian siaran yang menyehatkan dan upaya penciptaan penyiaran yang sehat itu memerlukan peran serta masyarakat.

Ayu juga menjelaskan terkait artis Ivan Gunawan di acara Brownies yang ditegur oleh KPI merupakan bagian dari pengawasan KPI terhadap isi siaran yang ditayangkan televisi.

Komisioner KPID Sumut itu juga menjelaskan maraknya berita bohong atau hoaks di tengah gempuran kemudahan akses teknologi informasi di setiap lini masyarakat termasuk kalangan emak-emak. Oleh karena itu, ia juga mengingatkan emak-emak jangan sampai terpancing ikut menyebarkan hoaks.

“Jangan mudah terpancing oleh berita hoaks dan marilah kita bijak bermedia sosial. Jadikan media sosial ini atau ingatkan keluarga kita untuk memanfaatkan akses itu dengan baik dan benar sehingga apa yang kita lakukan di medsos itu menjadi nilai-nilai keberkahan,” tutur Ayu lagi.

Di akhir acara sosialisasi itu, Ayu juga memberikan paket sembako kepada para lansia. Ia mengajak para lansia tetap semangat dan terus melakukan aktivitas yang sehat termasuk menonton siaran yang berkualitas. (map)

Imigrasi Belawan Gelar Pelayanan Pasport Simpatik

WAWANCARA: Petugas Imigrasi Kelas ll TPI Belawan saat melaksanakan wawancara kepada pemohon pasport Simpatik.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut Hari Bhakti Imigrasi ke 74 Tahun 2024, Kantor Imigrasi Kelas ll TPI Belawan menggelar pelayanan pasport Simpatik di kantornya, Jalan Serma Hanafiah, Kelurahan Belawan l, Kecamatan Medan Belawan, Sabtu (12/01/2024)

Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 6,13 dan 20 Januari 2024. Dengan pelayanan Pasport Simpatik, masyarakat Kota Medan khususnya Medan Utara dapat membuat pasport di akhir pekan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas ll Belawan Ridha Sah Putra yang diwakili Humas Ardian P.Putro mengatakan, tersedia kuota sebanyak 25 orang pemohon untuk setiap harinya baik itu untuk pasport elektronik maupun non elektronik dan untuk antriannya secara walk-in, jadi masyarakat bisa datang langsung tanpa melalui pendaftaran pada aplikasi M-Pasport.

“Sabtu yang lalu telah dilaksanakan pelayanan pasport Simpatik yang pertama. Jenis pelayanan diberikan adalah permohonan pasport baru dan penggantian pasport bukan karena rusak,hilang atau perubahan data,” ujar ujar Ardian.

Masyarakat cukup antusias mengikuti program pasport Simpatik ini. Pasport Simpatik ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin membuat di akhir pekan atau hari libur.

“Bagi masyarakat yang mungkin terkendala waktu untuk melakukan permohonan pasport dihari kerja bisa mengikuti pelayanan pasport Simpatik ini. Semoga pelayanan pasport Simpatik ini dapat membantu dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan keimigrasian,” pungkasnya.(mag-1/han)

Pengamat Nilai Prabowo Rawan Ditinggal Pemilih

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Citra yang dibangun calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, sebagai pribadi yang ‘gemoy’ perlahan luntur pascadebat ketiga yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (7/1/2024) pekan lalu. Hal tersebut tampak saat Prabowo Subianto melanjutkan agenda kampanye ke Pekanbaru, Provinsi Riau, dua hari setelah agenda debat tersebut.

Di depan para pendukungnya, emosi Ketua Umum Partai Gerindra itu meledak karena tak terima saat debat ketiga, ada capres lain menyajikan data yang salah tentang dirinya. Prabowo lalu melontarkan kata ‘goblok’ dan ‘tolol’ menyentil ke capres tersebut sambil meluruskan data yang benar.

Pengamat Politik, Hendri Satrio mengatakan, citra gemoy yang dibangun tim Prabowo hanya topeng belaka. Menurutnya, saat ini masyarakat sudah melihat bahwa mantan Danjen Kopassus itu emosian.

“Begitu kemudian rakyat menyadari bahwa gemoy adalah hanya citra saja, hanya topeng saja, dan masyarakat bisa melihat aslinya dia sering emosi,” kata Hendri saat dihubungi wartawan, Jumat (12/1/2024).

Dosen Universitas Paramadina itu mengatakan, Prabowo juga terlampau percaya diri akan menang di Pilpres 2024, membuat dirinya merasa di atas angin. Menurutnya, Prabowo juga nampaknya ingin sekali menunjukkan siapa dirinya di depan para pendukung.

“Karena dia merasa menjadi penguasa ya, dia merasa bisa melakukan apa saja dan mengatakan apa saja. Nah, itu juga menurut saya kenapa kemudian letupan emosi itu sering keluar,” ucap Hendri.

“Tapi kalau blunder terus bisa saja ditinggalkan oleh pemilihnya dan kalah duluan di putaran pertama,” tandasnya. (bbs/adz)

KPU Kabupaten Nias Selatan Gelar Sosialisasi PKPU Nomor 25 Tahun 2023

PEMBUKAAN: Ketua KPU Nias Selatan, Benimeritus Halawa pada saat membuka kegiatan sosialisasi PKPU nomor 25 tahun 2023, Sabtu (13/1/2024).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan menggelar sosialisasi PKPU nomor 25 Tahun 2023 tentang pemungutan dan penghitungan suara pemilihan umum di Hotel Yonnas Teluk Dalam Jalan Pasir Putih Kelurahan Pasar Teluk Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (13/1/2024).

Pada kegiatan sosialisasi tersebut turut hadir Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Nias Selatan, Sekretaris beserta staf, perwakilan Kejari Nisel, perwakilan Polres Nisel, dan Ketua Partai Politik.

Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan, Benimeritus Halawa dalam kata pembukaan menyampaikan bahwa KPU RI telah menetapkan pada tanggal 18 Desember Tahun 2023 sebagai dasar dalam kegiatan penghitungan dan pemungutan suara pada pemilu terlebih Pemilu tahun 2024 ini tentu bergeser dari PKPU yang telah ditetapkan oleh KPU RI maka KPU berkeinginan membuat situasi melakukan simulasi baik kepada stakeholder Pemilu baik kepada pimpinan partai politik .

“Kepada seluruh para undangan kami, baik dari pimpinan partai politik, terlebih-lebih insan pers dan LSM yang telah hadir supaya dapat berkontribusi nyata dalam kegiatan sosialisasi ini apa yang disosialisasikan dapat disebarluaskan di tengah masyarakat,” harap Benimeritus.

Lebih lanjut, Ketua KPU Kabupaten Nias Selatan menyampaikan bahwa terdapat 1 TPS khusus yang ada di Kabupaten Nias Selatan yakni terletak di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Teluk Dalam.

“Kami dari KPU Kabupaten Nias Selatan sudah berkoordinasi dan pada kesempatan berikutnya nanti tentunya sesuai dengan juga hasil koordinasi bersama dengan Kalapas bahwa KPU akan melakukan sosialisasi penghitungan suara juga, maka pada kesempatan ini kami berharap supaya kita para hadirin dapat mengikuti dengan seksama dengan menyimak dan dapat mentransfer kepada masyarakat, sahabat, dan kepada keluarga,” imbuhnya.

Sementara, dalam kata sambutan Kasi intelijen Kejaksaan Negeri Nias Selatan mewakili Forkompinda menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh KPU Kabupaten Nias Selatan karena terus melakukan upaya-upaya termasuk sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini yaitu sosialisasi peraturan KPU nomor 25 tahun 2023 tentang pemungutan dan perhitungan suara dalam Pemilihan Umum tahun 2024 ini.

“Jadi, ini sangat penting karena selama dalam proses pemungutan dan perhitungan suara tentu ada hal-hal yang harus dan perlu kita ketahui baik itu kita sebagai peserta atau siapapun kita yang diundang bisa membawa manfaat kepada kita sekalian,” ujar Hironimus Tafanao.

Tidak lupa juga Kasi intelijen Kejari Nias Selatan mengajak para undangan yang hadir pada kegiatan sosialisasi PKPU tersebut untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pemilu aman, demokrasi sejuk, dan damai serta mentaati semua peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Marilah kita memastikan diri dan orang-orang yang kita kenal telah terdaftar sebagai pemilih dan mempunyai hak pilih untuk pelaksanaan Pemilu tahun 2024 ini karena suara masyarakat satu suara pun menentukan arah bangsa dan negara kita ini dan juga akan menentukan keterwakilan kita di legislatif,” ujarnya.

Selanjutnya, diharapkan peserta pemilu yang cerdas, integritas yang bijak dan mari pandai menggunakan media sosial dengan baik dan jangan mudah terprovokasi oleh itu isu yang mengandung saran atau berita hoax yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.

“Mari sama-sama menolak dan melawan segala bentuk politik uang, black campaign fitnah politik, SARA dan pelanggaran-pelanggaran hukum lainnya, tentu semuanya ini adalah demi mewujudkan Pemilu tahun 2024 yang berkualitas, jangan juga menggunakan fasilitas negara untuk menguntungkan bagi calon tertentu dan merugikan bagi calon tertentu, jangan juga kita menggunakan fasilitas umum sebagai tempat kita berkampanye sebagai tempat kita melaksanakan serangkaian pelaksanaan kampanye atau memperkenalkan diri,” harapnya.

Diharapkan juga dapat meningkatkan solidaritas antar warga, antar sesama serta menyampaikan informasi atau laporan apabila menemukan kecurangan-kecurangan ataupun pelanggaran-pelanggaran yang ditemukan di lapangan untuk dilaporkan kepada Bawaslu, aparat penegak hukum bahkan kepada KPU itu sendiri atau mewujudkan citra diri.

“Mari kita wujudkan pelaksanaan Pemilu di tahun 2024 di kampung kita Nias Selatan ini yang aman, damai, tertib, jujur, dan adil sehingga statemen kita masyarakat Nias Selatan dalam hal pelaksanaan pemilu di luar sana itu selalu mengatakan kita adalah daerah zona rawan,” tutupnya. (mag-8/ram)

Yamaha LEXi LX 155 Diluncurkan, Skutik Berkarakter Simpel dan Praktis

DILUNCURKAN: Yamaha LEXi LX 155 resmi diluncurkan awal2024. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk mengawali tahun 2024, Yamaha merilis model teranyar, LEXi LX 155 di Jakarta, Jumat (12/1/2024). Mengusung konsep ‘Simple but MAXi’, LEXi LX 155 hadir untuk menjawab keinginan konsumen yang membutuhkan motor kelas premium.

Dengan performa MAXimal serta karakter simpel dan praktis, generasi terbaru LEXi ini dapat menjadi matik pilihan masyarakat Indonesia yang sporty, aktif dan menyukai gaya hidup modern.

”Hari ini kami meluncurkan produk terbaru LEXi LX 155 Series, yang tidak hanya semakin memperkuat kategori MAXi Yamaha, tetapi juga memberikan opsi pilihan yang lebih beragam kepada konsumen pecinta skutik premium di tanah air,” ungkap Dyonisius Beti, President Director & CEO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dala pers rilisnya, Sabtu (13/1/2024).

LEXi LX 155 Series ini dihadirkan untuk para pengendara aktif yang ingin memiliki skutik premium yang simpel dan praktis untuk dikendarai sehari-hari, namun tetap punya performa maksimal dari segi mesin, fitur, maupun kenyamanan berkendara. Itulah sebabnya, model baru ini disebut ‘Simple but MAXI’.

LEXi LX 155 dilengkapi dengan mesin Blue Core 155 cc generasi terbaru. Sentuhan pembaharuan tersebut dapat dilihat pada design camshaft, piston dan head serta jalur oli, sehingga menghasilkan performa lebih baik karena minim gesekan serta vibrasi.

Mesin terbaru pada LEXi LX 155 menghasilkan tenaga maksimum sebesar 11.3 kW/8000 rpm dan torsi maksimum sebesar 14.2 Nm/6500 rpm. Selain itu, mesin LEXi LX 155 juga telah berteknologi VVA (Variable Valve Actuation), SOHC, 4 valve dan liquid cooled.

Pada mesin produk teranyar Yamaha ini sudah disematkan Stop & Start System yang berfungsi mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu saat motor sedang berhenti. Selain itu terdapat Smart Motor Generator berfungsi membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Istimewanya untuk LEXi LX 155 Connected ABS memiliki sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) untuk mengoptimalkan pengereman saat berkendara dan semakin nyaman dikendarai.

Selain dibekali dengan mesin baru, LEXi LX 155 mempunyai keunggulan yang merupakan ciri khas LEXi yaitu flat footboard yang memudahkan pengguna mengakses ruang kaki saat berkendara. Kenyamanan posisi berkendara juga didukung ruang kaki lega dan desain jok baru yang lebih rendah dan ramping sehingga lebih nyaman dikendarai sendiri maupun berboncengan, layak jadi pilihan untuk penggunaan sehari-hari.

Pada bagian kaki-kaki, motor ini dilengkapi dengan Sub-Tank Suspension untuk peredaman yang lebih optimal sehingga turut mendukung performa berkendara yang lebih nyaman di berbagai kondisi jalan. Kenyamanan mengendarai LEXi LX 155 semakin bertambah karena memiliki ban lebar tubeless dengan ukuran ban depan 90/90 – 14”, ban belakang 100/90 – 14”.

Kualitas skutik anyar ini semakin dapat diandalkan karena memiliki bobot teringan di kategori MAXi Yamaha dengan berat isi 116-118 kg. Hal ini mendukung kelincahan saat dikendarai dan memudahkan ketika diparkir.

Selain itu terdapat Handlebar Switch Control dengan desain baru, fitur ini berfungsi memudahkan untuk merubah informasi dan pengaturan pada speedometer dengan tombol pengatur ada di handle sebelah kiri. Tak ketinggalan, untuk mendukung kelancaran komunikasi biker LEXi LX 155 disematkan electric power socket yang bermanfaat untuk mengisi daya gadget.

Yamaha juga menyediakan teknologi modern pada LEXi LX 155, diantaranya pengendara dapat menggunakan Smart Key System, yaitu sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyless) dilengkapi fitur Answer Back System yang memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Dan termasuk untuk memenuhi kebutuhan konsumen di era modern yang selalu up to date, biker dapat terkoneksi dengan motor melalui aplikasi Y-Connect. Dengan menginstal aplikasi Y-Connect dan menghubungkan smartphone ke S-CCU motor, pengguna dapat menerima berbagai informasi bermanfaat.

Diantaranya memperoleh informasi mengenai rekomendasi perawatan motor, konsumsi BBM, lokasi parkir terakhir, notifikasi malfungsi, notifikasi pesan dan telfon masuk yang tampil pada speedometer, ranking berkendara terkait jarak tempuh (mileage) dan konsumsi bensin (eco point), riding log atau histori perjalanan serta Revs Dashboard berpenampilan atraktif.

Yamaha menyediakan LEXi LX 155 dalam tiga varian yaitu LEXi LX 155 Connected ABS dengan warna Magma Black, sedangkan LEXi LX 155 S Version mempunyai tiga warna yakni Magma Black, Elixir Dark Silver dan Matte Red, serta LEXi LX 155 dengan warna Metallic Black, Matte Grey dan Metallic Red. (dek)

PRIMA Dukung Prabowo-Gibran, Target Menang Satu Putaran di Pilpres 2024

Ketua PRIMA, Joko Irawan bersama pengurus PRIMA, saat menyampaikan deklarasi dukungan kepada Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Relawan Prabowo-Gibran Indonesia Maju (PRIMA) mendeklarasikan mendukung Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran, di Pilpres tahun 2024. PRIMA mengusung target kemenangan satu putaran dan mengedepankan edukasi politik kepada masyarakat ‘Pemilu Tanpa Fitnah’.

Ketua Relawan PRIMA, Joko Irawan menegaskan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi berseliwerannya berita fitnah (Hoaks) khususnya di Media Sosial terkait Pemilihan Presiden 2024 nanti.

“Kita disini selain bertekad, memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran juga ingin memberikan edukasi tentang bahayanya berita fitnah di Pilpres 2024 nanti,” sebut Joko, dalam sela-sela acara deklarasi dukungan Prabowo-Gibran, di Kota Medan, Sabtu (13/1).

Joko mengungkapkan dengan ketegasan serta kemampuan memimpin yang dimiliki pasangan Prabowo-Gibran, membuat pasangan yang diusung Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PDI, Partai Gelora dan Partai Prima ini sangat diyakini bisa membawa Indonesia unggul di masa mendatang.

“Untuk itu kita di Relawan PRIMA siap memberikan pemahaman kepada para pemilih, khususnya generasi muda akan bahayanya berita Hoaks yang saat ini banyak menghiasi platform media sosial untuk menyudutkan pasangan-pasangan yang berkontestasi di Pilpres 2014 nanti,” tuturnya.

Joko juga mengajak baik pengurus maupun anggota Relawan PRIMA untuk bersama-sama memenangkan pasangan Prabowo-Gibran dengan mengedepankan cara-cara santun, beretika dan tak termakan berita hoaks.

“Relawan PRIMA.. Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran!,” pintanya.

Sementara itu, Penasehat Relawan PRIMA, H. Abdul Rasyid menjelaskan bahwa Prabowo Subianto yang saat ini tercatat sebagai Menteri Pertahanan RI, merupakan sosok ideal sebagai pemimpin Indonesia periode mendatang.

“Jika kita riset, keluarga Pak Prabowo adalah sosok yang menjadi pelopor kebangkitan ekonomi sejak masa Orde Lama. Kakek beliau Margono Djojohadikoesoemo adalah salah satu ekonon pendiri Bank Nasional Indonesia, sedangkan ayahnya, Soemitro Djojohadikoesoemo adalah salah seorang begawan ekonomi yang dimiliki Indonesia. Dengan kata lain, menilik latar belakang keluarga, Pak Prabowo ini adalah sosok yang sangat mumpuni di bidang ekonomi dan juga militer,” jelasnya.

Selain itu, Rasyid yang juga pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dan juga Caleg DPRD Sumut untuk Dapil Medan B, mengatakan, meskipun masih berusia muda, Gibran Rakabuming Raka adalah sosok pemimpin ideal yang disukai oleh generasi muda, khususnya golongan Millenial dan Gen-Z, karena di masa kepemimpinannya sebagai Walikota Solo mampu memberikan banyak ruang bagi generasi muda untuk berkarya.

“Solo itu merupakan salah satu kota besar di Indonesia, dengan usia yang masih muda, Mas Gibran mampu membangun Solo menjadi kota yang berkembang dan modern sekarang ini. Untuk itu, kami berkeyakinan jika pasangan Prabow-Gibran bisa menang satu putaran di Pilpres 2024 nanti,” pungkas.

Kegiatan Deklarasi Relawan PRIMA ini sendiri diawali doa yang dibacakan, Ustadz Bahadur Sinaga, dilanjutkan dengan pembacaan naskah deklarasi yang disampaikan Bendahara Relawan PRIMA, Johannes Hutabarat dan dilanjutkan dengan pengukuhan serta deklarasi Relawan PRIMA oleh penasehat Relawan PRIMA, Abdul Rasyid dan Syaiful Anwar Lubis.(rel)

Prabowo Tipikal Pemimpin Tegas, Bukan Cuma Retorika

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo menilai Prabowo Subianto merupakan sosok yang kerja cepat dan tegas. Hal ini dilihat dari beberapa tugas penting yang pernah diembannya tuntas dan hasil memuaskan.

Menurut Ade Jona, Prabowo tipikal orang yang tidak terlalu banyak bicara dan beretorika. Beliau memiliki langsung aksi nyata setiap tugas diberikan. Namun, meskipun tidak pandai merangkai kata menjadi kalimat indah tidak bisa dijadikan penilaian secara utuh atas kapastias atau kemampuan Prabowo dalam memimpin bangsa ini.

“Tidak seharusnya Pak Prabowo dinilai hanya melalui gaya berbicara. Banyak faktor lain yang bisa menjadi penilaian yang dapat menggambarkan seberapa besar kapasitas Pak Prabowo dalam memimpin bangsa ini,” tegasnya, Sabtu (13/1/2024).

Pria yang menjadi Caleg DPR RI Dapil Sumut 1 nomor urut 2 dari Partai Gerindra ini menjelaskan, dengan latar belakang militer, tentunya akan lebih memberikan kepastian dalam memimpin Indonesia. Kemampuan berbicara memang dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah seorang tokoh memiliki kemampuan atau tidak dalam memimpin negara, terutama dalam berdiplomasi. Akan tetapi, tidak bisa langsung dijadikan tolak ukur ataupun patokan.

“Prabowo sendiri selama ini telah banyak bekerjasama dengan negara-negara lain, melalui jabatan Menhan yang dia emban. Maka dari itu, seharusnya publik tidak perlu takut mengenai hal tersebut. Prabowo, adalah orang yang tegas, bukan keras,” katanya.

Sebelumnya, saat berkampanye di Bengkulu, Prabowo secara terbuka
mengakui keterbatasannya dalam berbicara. Dirinya acapkali diingatkan untuk bersikap sopan dalam berbicara.

“Memang, saya kurang pandai bicara, saya mengerti. Memang ada yang mengatakan saya bisanya hanya joget saja,” ucap Prabowo dengan jujur.

Pernyataan Prabowo tersebut tentunya menyoroti kesadaran dirinya terhadap keterbatasan komunikasinya. Hal ini sejalan dengan pesan-pesan yang sering diterimanya untuk menjaga sikap dan berbicara dengan lebih hati-hati serta menghindari emosi di dalam setiap pernyataan yang ia lontarkan. Walau demikian, Prabowo menegaskan bahwa gaya berbicaranya selalu mengikuti prinsip kejujuran dan ketulusan. Gaya bicara yang terlihat frontal memang telah menjadi ciri khas dirinya.

“Saudara-saudara, ada yang bilang ke saya, Prabowo hati-hati bicaranya ,jangan emosi. Nanti terpancing. Bicaranya harus sopan-sopan. Saya memang dari dulu bicaranya apa adanya,” ungkapnya, bercerita pada masyarakat yang hadir. (dwi/ram)

Rakernas Kejaksaan RI 2024, Kejati Sumut Peringkat I Satker Berkinerja Terbaik Bidang Pidsus

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mendapat peringkat 1 dalam Satuan Kerja (Satker) berkinerja baik bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), yang disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Dr Febrie Adriansyah pada hari kedua Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Republik Indonesia di Bogor, Selasa (9/1/2024).

Selain Kajati Sumut Idianto, hadir juga secara langsung Aspidmil Kol Chk Makmur Surbakti serta Aspidum Luhur Istighfar dan kegiatan Rakernas telah ditutup, Jumat (12/1/2024) di Hotel Aston, Sentul Bogor, Jawa Barat.

Sedangkan peringkat 2 diduduki Kejati Sulawesi Selatan disusul Kejati Sumatera Selatan di urutan 3.

Kejati Sumut di bawah kepemimpinan Idianto dan jajaran tersebar di 28 Kejaksaan Negeri (Kejari) dan 9 Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari), masih terus berjibaku dalam pemberantasan korupsi.

Kajati Idianto melalui Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A Tarigan dalam siaran persnya, siang tadi menginformasikan bahwa beberapa waktu lalu Aspidsus Dr Iwan Ginting pada acara Rakerda telah menguraikan capaian kinerja untuk bidang Pidsus, Kejati Sumut telah meningkatkan pengusutan dugaan korupsi sebanyak 131 perkara, dari tahap penyelidikan (lid) ke penyidikan (dik).

Lengkapnya adalah sebanyak 131 perkara dugaan korupsi ditingkatkan ke tahap penyidikan, 194 perkara tahap penuntutan dan 142 lainnya sudah dieksekusi. Dari jumlah perkara tersebut, yang ditangani penyidik Kejati Sumut penyidikan 24 perkara dan tahap penuntutan 24 perkara. Pemulihan atau rehabilitasi uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara mencapai Rp36.079.686.091.

Sebanyak 105 perkara tipikor dilimpahkan Kejati Sumut dan jajaran ke Pengadilan Tipikor Medan periode tahun 2022. Sementara hingga 9 Desember 2023 bertepatan dengan peringatan Hakordia, sebanyak 145 terdakwa diadili di Pengadilan Tipikor Medan. Artinya mengalami peningkatan nyaris 50 persen.

Para terdakwanya masih berkutat pada penyalahgunaan dana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Pidana Militer (Pidmil) Kejatisu telah menahan 3 tersangka Dugaan korupsi eradikasi lahan PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU) dengan kerugian keuangan negara Rp50,4 miliar dana dana beasiswa program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Pada wilayah kerja kejari menemukan dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Masalah pertanahan di Kabupaten Samosir.

“Penindakan akan memberikan efek jera, pencegahan akan memberikan efek keselamatan. Apabila keduanya berjalan bersama, niscaya masalah korupsi akan mendapat solusi. ” paparnya.

Yos A Tarigan menambahkan, semoga dengan penghargaan yang diterima, Kejati Sumut dan seluruh jajaran tetap berkomitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan yang berlaku serta tetap profesional dalam upaya penegakan hukum di wilayah hukum Kejati Sumut. (rel/sih)

Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana di Paluta, BKKBN Sebutkan Ciri Anak Stunting

STUNTING: H. Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR RI hadir pada acara sosialisasi program Bangga Kencana di Padang Lawas Utara.

PALUTA, SUMUTPOS.CO – Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) milik BKKBN RI, kini dikemas dalam istilah baru, yaitu Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau disingkat Bangga Kencana. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Untuk mendukung kegiatan tersebut dilakukan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting berlangsung di Cafe Bambu Jalan Baru Aek Godang, Desa Janji Manahan, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Sabtu (13/1/2024).

BKKBN Provinsi Sumut yang diwakili Syamsurizal Lubis sebagai penata KKB Ahli Madya turut serta dalam upaya mendekatkan Program Bangga Kencana dengan masyarakat dan menghadirkan peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dalam mencegah terjadinya anak Stunting di tengah keluarga Indonesia.

“Dan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga, remaja dan masyarakat terhadap Program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting,” ungkapnya.

H. Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR RI menyatakan kegiatan ini untuk membuat para keluarga mengerti bahwa anak stunting bukan hanya kurus, tetapi pendek dan lainnya.

“Acara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para ibu tentang ciri- ciri anak stunting,” ujarnya. (rel/ram)