Home Blog Page 762

SKF Dorong Komitmen Pemerintah Prioritaskan Pengobatan Kanker pada Anak

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para pengurus dan relawan Smiling Kids Foundation (SKF) berbagi keceriaan dengan membagikan makan siang kepada anak-anak penderita kanker dampingan SKF yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan, Senin (19/2/2024). Kegiatan ini digelar SKF dalam rangka memperingati International Childhood Cancer Day atau Hari Kanker Anak Sedunia setiap tanggal 15 Februari.

“Setiap tahunnya Smiling Kids Foundation selalu memperingati momen ini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat tentang tantangan yang dihadapi anak-anak penderita kanker. Sekaligus meningkatkan kesadaran, dukungan, dan perhatian, terhadap anak-anak yang terkena kanker di seluruh dunia,” kata Ketua SKF Jenny Ong kepada wartawan.

Dikatakan Jenny, di Indonesia, peringatan Hari Kanker Anak Sedunia terasa sangat penting khususnya bagi Smiling Kids Foundation, mengingat masih banyaknya kasus kanker pada anak yang membutuhkan perhatian lebih dari semua pihak. Baik itu pemerintah, masyarakat dan juga keluarga.

Di tahun 2024, sebut Jenny, perayaan ini mengangkat tema yang penting untuk meningkatkan pemahaman dan dukungan terhadap anak-anak yang terkena kanker, “Equal Access to Care”. “Dengan kata lain, kampanye tahun ini akan dituju untuk para petinggi pemerintahan agar mendengar lebih jauh tentang persoalan kanker yang tidak pernah habis,” ujarnya.

Selain itu, sebut Jenny, peringatan tahun ini juga mendorong pemerintah untuk berkomitmen memprioritaskan pengobatan kanker, menciptakan strategi inovatif yang dirancang untuk menghadapi kesenjangan untuk mencapai dunia yang adil dan bebas kanker. “Maksud tema kali ini, setiap anak berhak mendapatkan hak yg sama dalam mengakses fasilitas kesehatan di mana pun mereka berada, serta tidak ada lagi batasan dalam pengobatan kanker anak” tegas Jenny.

Dengan adanya Hari Kanker Sedunia ini, Jenny pun berharap bisa memberi semangat pada pasien kanker untuk terus hidup sehat dan yakin akan kesembuhan. “Sementara, bagi orang lainnya diharapkan bisa membuka mata untuk mulai melakukan gaya hidup sehat,” pungkasnya. (adz)

Mikail T Parlindungan Purba Pimpin Perolehan Suara Sementara Dapil 3 DPRD Sumut

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Caleg Partai Golkar Mikail T Parlindungan Purba memimpin sementara perolehan suara tertinggi untuk DPRD Sumatera Utara dari daerah pemilihan (Dapil) 3. Perolehan suara pria yang akrab dipanggil Ucok Purba itu sebanyak 8.362 suara, berdasarkan real count KPU tertanggal 17 Febuari 2024 dengan total suara masuk 35,06 persen, yang terdiri dari 2.147 TPS dari total 6.123 TPS.

Saat ini, Mikail T Parlindungan Purba menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Deliserdang. Di Pemilu 2024 ini, untuk pertama kalinya Ucok Purba diikutsertakan Partai Golkar sebagai Caleg DPRD Sumut di Dapil 3 yang meliputi Kabupaten Deliserdang dengan kuota 12 kursi.

Sementara di bawah Mikail T Parlindungan Purba, ada nama Anita Lubis dari Partai Demokrat dengan perolehan suara sebanyak 6.757 suara. Anita Lubis merupakan istri dari mantan Bupati Deliserdang (Alm) Amri Tambunan. Bagi Anita Lubis, ini merupakan periode ketiga baginya.

Sedangkan di bawah Anita Lubis, membuntuti Kiki Handoko Sembiring dari Partai Gerindra dengan perolehan suara sebanyak 5.553 suara. Kiki Handoko adalah mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Sumut yang diberhentikan karena tersangkut kasus hukum pada 2020 lalu. Kiki kemudian digantikan oleh Sutarto yang juga Sekretaris DPD PDIP Sumut. Pada Pemilu kali ini, perolehan suara Sutarto masih jauh dari harapan.

Sementara di posisi keempat, ada Caleg dari PAN, Hendra Cipta dengan perolehan sebanyak 4.209 suara, yang dibuntuti Muhammad Subandi (Gerindra) sebanyak 4.177 suara, Riri Stephanie Siregar (Hanura) sebanyak 4.139 suara.

Selanjutnya ada Yantoni Purba (Gerindra) sebanyak 4.017 suara, Ir Henry Dumanter (PDIP) sebanyak 4.007 suara, Hariyanto (PKS) sebanyak 3.852 suara. Dan Hendra Sucipto Sembiring (Hanura) sebanyak 3.298, Andika Kesuma Sitepu (Nasdem) sebanyak 3.257 suara, serta Kharudin (PKS) sebanyak 2.944 suara. (btr)

USU Pamerkan 9 Aplikasi di Peluncuran USU Kampus Digital

LAUNCHING: Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin melaunching USU Kampus Digital.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin S.Sos., M.Si., melaunching USU Kampus Digital dalam tiga tahun kepemimpinannya dengan memperkenalkan 9 aplikasi yang dimiliki untuk memudahkan layanan tri dharma di USU.

Acara itu, sendiri turut dirangkai dengan kegiatan olahraga lari dalam tema ‘USU Run Bareng Rektor’ yang dimulai dari pelataran Auditorium USU dan berakhir di Gedung Pancasila, Sabtu (17/2/2024).

Rektor USU menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru besar, dosen, dan pimpinan satuan kerja yang telah bekerja keras dengan ikhlas dan tulus selama tiga tahun kepemimpinannya di USU, dalam merealisasikan cita-cita bersama.

Melalui kegiatan ini, Muryanto berharap para mahasiswa, semakin termotivasi untuk mengikuti program-program yang mendukung mereka dalam menghadapi dunia kerja.

“Terima kasih sampai, dengan 3 tahun ini selama saya memimpin Universitas Sumatera Utara para guru besar, dosen, dan para pimpinan satuan kerja yang bekerja secara ikhlas dan tulus,” ungkap Prof. Muryanto, dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Rektor USU menyampaikan bahwa untuk menciptakan kebersamaan, tidak selalu harus melalui kegiatan formal. Kegiatan yang bersifat menyenangkan namun tetap menyampaikan pesan dapat memperkuat motivasi dan semangat, baik bagi mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Rektor juga mencatat bahwa kegiatan ini, dapat menciptakan suasana yang lebih santai dan menghilangkan sekat antara mahasiswa dan rektor.

“Untuk menciptakan kebersamaan bisa juga melalui kegiatan yang funny. Karena sering mahasiswa ketemu rektor takut, jadi kegiatan ini dapat menghilangkan sekat itu,” jelas Prof. Muryanto.

Ketua Senat Akademik USU Prof. Dr. Suwarto, SH, MH menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir terjadi perkembangan positif, khususnya pada tahun 2023 dengan melantik lebih banyak guru besar. Peningkatan jumlah guru besar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja akademik USU yang sedang menuju menjadi World Class University.

“Para Guru besar diharapkan dapat meningkatkan jalinan kerja sama USU dengan para Profesor yang ada di luar negeri untuk melaksanakan joint research, joint teaching, dan yang lainnya,” harap Prof. Suwarto.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Guru Besar (DGB) USU, Prof. Dr. dr. Thamrin Tanjung Sp.OG(K) menyampaikan bahwa sejak 2021-2024, terjadi kemajuan pesat yang telah dilakukan oleh Rektor USU dan jajarannya. Kemajuan tersebut terutama terlihat dalam penempatan kerja, peningkatan kualitas dosen, dan perkembangan proses belajar mengajar. Selama periode tersebut, universitas juga berhasil menerbitkan 10.000 karya ilmiah.

“Harapannya mahasiswa menghasilkan karya ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal Internasional, juga laboratorium dapat lebih dikembangkan untuk mendukung kemajuan dosen dan mahasiswa,” tutur Prof. Thamrin.

Adapun 9 daftar aplikasi yang diciptakan dalam tiga tahun kepemimpinan Rektor Prof. Muryanto Amin di antaranya Sistem Informasi Kertas Kerja RKA yang menjadi sistem pendukung Rencana Kerja Anggaran USU setiap satuan kerja.

Konten Web USU yang memberikan informasi secara efektif kepada publik melalui platform web sebagai sarana edukasi.

Layanan Administrasi Universitas (LARAS) yang mewujudkan program kerja Rektor melalui Direktorat Digitalisasi dan Integrasi Sistem Bersama Biro Sumber Daya Manusia.

Manajemen Evaluasi Kinerja Aparatur (MEKAR) USU yang digunakan untuk mencatat perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan umpan balik dari kinerja seorang pegawai dalam satu periode penilaian.

Sistem Informasi Layanan Administrasi (SILA) https://tiket.usu.ac.id/ yang mengedepankan kecepatan layanan dan keakuratan output.

Sistem informasi pendampingan penulisan karya ilmiah dan pengusulan hak kekayaan intelektual (SILIPIHKI) dikembangkan untuk mengakomodir kebutuhan pendampingan penulisan karya ilmiah.

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) USU yang dirancang untuk dapat menjamin mutu gelar akademik yang diberikan.

Forum Informasi dan Komunikasi Akademik (FIONA) yang menjadi Forum Diskusi Digital (E-Forum) berbasis website.

Terakhir, Sistem Informasi Penatakelolaan Aset Tetap dan Logistik Terintegrasi (SI-KALISTA) kalista.usu.ac.id yang menjadi pencatatan, pendistribusian, pemeliharaan, penghapusan hingga pelaporan terkait seluruh aset yang berada di lingkungan USU.(gus/ram)

LAUNCHING: Rektor USU Prof. Dr. Muryanto Amin melaunching USU Kampus Digital.(ist/SUMUT POS)

Siap Berikan Pelatihan Jurnalistik di Kampus, Universitas Panca Budi Sambut Baik Kehadiran PFI Medan

Ketua dan pengurus PFI Medan bersama Rektor 2 Universitas Panca Budi, Hasrul Azwar Hasibuan SE, MM yang didampingi Kepala Biro Kerjasama Protokoler dan Humas, Dewi Nurmasari Pane, SE.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan kembali menjalin silaturahmi di berbagai universitas. Kali ini PFI Medan berkunjung ke Universitas Panca Budi, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (19/2).

Ketua PFI Medan Riski Cahyadi mengatakan, program kepengurusan baru ini mengedepankan silaturahmi dan kolaborasi dengan seluruh instansi di Sumatera Utara (Sumut). Segala urusan jurnalistik mulai dari menulis berita, peliputan, fotografi, dan video, mampu dilakukan oleh anggota di PFI Medan.

“Kita sudah tercatat sebagai organisasi pers yang mendapat verifikasi dari dewan pers. Seluruh anggota di dalamnya bekerja di media lokal, nasional hingga ke media mancanegara,” ucapnya usai audiensi dengan Rektor 2 Universitas Panca Budi.

Riski mengklaim PFI Medan bersedia membantu segala hal yang berurusan dengan kerja jurnalistik di lingkungan Universitas Panca Budi. Seperti memberikan pelatihan kehumasan dan memproduksi berita hingga produk jurnalistik lainnya.

Sementara itu, Rektor 2 Universitas Panca Budi, Hasrul Azwar Hasibuan SE, MM menyambut baik pertemuan silaturahmi dengan PFI Medan. Karena, Universitas Panca Budi membutuhkan tenaga kehumasan yang handal.

“Humas akan menjadi corong untuk bicara Pancabudi, dengan harapan Universitas Pancabudi bisa menjadi kampus terbaik di Sumatera Utara khususnya,” ucap Hasrul didampingi Kepala Biro-Biro Kerjasama Protokoler dan Humas, Dewi Nurmasari Pane, SE., MM dan Kepala Urusan Humas dan Promosi Hamsa Aulia Pohan S.M.

Hasrul menyebutkan, kemungkinan pelatihan kehumasan yang segera digelar bisa melibatkan banyak pihak. Termasuk dosen dan terutama para mahasiswa.

Tujuannya tentu untuk membentuk dan menghasilkan sumber daya manusia yang handal dan paham tentang ilmu kehumasan serta teknik dasar penulisan berita.

“Saya rasa ada sekitar 20-30 peserta yang bisa ambil bagian dalam pelatihan kehumasan nanti,” kata Hasrul. (rel/tri)

Pengamat Politik Melihat Edy, Ijeck dan Bobby Miliki Kans Besar untuk Diusung

Pengamat Politik dari Universitas UINSU, Faisal Riza.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pasca Pemilu tahun 2024, Partai politik akan kembali membangun koalisi dan strategi menghadapi Pilkada serentak tahun 2024. Sesuai dengan jadwal akan berlangsung pada November 2024.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU), Faisal Riza mengungkapkan masing-masing partai politik di tingkat Provinsi Sumut dan Kabupaten/Kota mengamankan suara, untuk berkoalisi dan dapat mengusung calon Kepala Daerah.

Faisal Riza mengatakan termasuk Partai Golkar kantongi suara terbanyak sementara di DPRD Sumut ini. Dapat mengamankan suara agar dapat mengusung sendiri atau berkoalisi di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut tahun 2024.

“Emang nanti efeknya ke sana kan (Pilgub Sumut 2024), tergantung nanti keputusannya,” sebut Faisal Riza saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (19/2/2024).

Faisal Riza mengatakan jangan sampai dengan memperoleh suara terbanyak, Partai Golkar tidak mengusung dari kader sendiri. Malah melirik sosok Calon Gubernur Sumut dari luar partai politik atau non kader.

“Jangan-jangan Golkar nanti meski menang Pemilu, tapi tidak ada calon, yang lain nantinya,” jelas Faisal Riza.

Apa lagi, antara Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sama-sama mendapatkan mandat bakal diusung oleh Partai Golkar di Pilkada Sumut 2024. Jadi, kondisi ini tidak membuat aman posisi pria yang akrab disapa dengan Ijeck selaku kader.

Di sisi lain, Ijeck berjuang keras bersama jajarannya membawa Partai Golkar memenangkan Pemilu 2024 di Sumut. Namun, hasil perjuangan tersebut, akan dinikmati menantu Presiden RI, Joko Widodo untuk maju sebagai Cagub Sumut nantinya.

“Bang Ijeck agak riskan juga dia, karena ada Bobby juga disitu (bakal diusung) karena direkomendasi dan mendapat mandat,” ucap Faisal Riza.

Ditambah lagi, Bobby Nasution sudah mendapatkan restu akan diusung di Pilgub Sumut 2024, oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Hal ini, membuat kans besar suami Kahiyang Ayu itu maju di Pilkada Sumut.

Lanjut Faisal Riza, mengungkapkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) berhasil mengantarkan kemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres tahun 2024. Kemungkinan besar KIM tetap berkoalisi untuk membangun kekuasaan dimasing-masing daerah. Nah, disini akan diuntungkan Bobby Nasution kembali.

“Sangat memungkinkan, tapi mungkin trennya akan berubah. Misalnya begini, Koalisi 02 itu, akan menyusun koalisinya sampai ke bawah kemungkinan,” kata Faisal Riza.

Dengan kekuatan lampu hijau dari tiga partai besar dan ditambah lagi, abang ipar Bobby Nasution, Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, membuat Wali Kota Medan itu, melenggang mulus maju di Pilgub Sumut.

“Tapi, dinamika daerah ini beda-beda. Karena, akan dibutuhkan koalisi yang lain, sangat mungkinkan,” jelas Faisal Riza.

Faisal Riza mengatakan Edy Rahmayadi memiliki kans besar diusung NasDem, PKS dan PKB di Pilgub Sumut kembali. Karena, berkontribusi pada pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menjadi Ketua TPD Amin Sumut.

Tapi, Faisal Riza mengatakan semua itu, sangat dinamis. Karena, dipusat berkoalisi tapi di Pilkada serentak bergabung dengan partai politik lain. Sehingga belum bisa diprediksikan secara keseluruhan.

“Karena posisi di daerah, bisa dipindahkan untuk kepentingan partai politik nasional. Katakanlah NasDem, PKS dan PKB mendukung Edy, tapi belum menyatakan secara resmi. Karena dinamis, yang jauh bisa dekat, yang dekat bisa menjauh,” jelas Faisal Riza.

Faisal Riza mengatakan meski November 2024, berlangsung Pilkada serentak. Masih ada kekuatan kekuasaan dan politik dapat dikendalikan oleh Jokowi. Tapi, begitu juga Prabowo katakan sebagai Presiden terpilih, juga berkeinginan yang sama.

“Saya melihat pasti ada perubahan, ada patron perubahan dan pergeseran dari Jokowi ke Prabowo. Meski Jokowi masih Presiden saat itu, tapi pasti ada perkembangan dinamika politik di dalamnya,” ucapnya kembali.(gus/ram)

Kemenangan Prabowo-Gibran di Sumut Bukti Ade Jona Mampu Manfaatkan Semua Potensi

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Dr Fakhrur Rozi MIKom menyorot kinerja TKD Prabowo-Gibran di Sumut. Menurutnya, Ketua TKD Ade Jona mampu mengelola dan mengonsolidasi semua potensi yang dimiliki TKD untuk mendorong kerja-kerja elektoral Prabowo-Gibran di Sumut.

Dalam pengamatan, komunikasi yang terjadi di TKD Prabowo-Gibran Sumut relatif baik. Ade Jona yang politisi Partai Gerindra dibantu oleh jajaran seperti Wakil Ketua TKD yang merupakan sekretaris partai pengusung di tingkat provinsi seperti Datuk Ilhamsyah (Partai Golkar), Sugiat Santoto (Partai Gerindra), Hendra Cipta (PAN) hingga Timbas Tarigan (Partai Gelora), dan Yudha Johansyah (Partai Demokrat) bekerja efektif.

“Saya melihatnya komunikasi di TKD cukup kondusif. Sehingga ini juga mampu mendorong kerja-kerja TKD di Sumut jadi positif yang dapat dilihat dari hasilnya,” kata Fakhrur Rozi, Minggu (18/2/2024).

Menurutnya, dalam organisasi seperti TKD yang berisikan politisi-politisi dari beragam partai pengusung, komunikasi yang baik dari Ketua TKD Ade Jona tentu memberikan dampak signifikan dalam kerja-kerja elektoral Prabowo-Gibran di Sumut. Sebab, selain partai politik ada relawan-relawan yang turut dikonsolidasikan.

“Karena mengelaborasi kepentingan bersama dari banyak pihak seperti tim kampanye itu cukup rumit. Tentu dengan hasil elektoral yang diperoleh, bisa dikatakan komunikasi yang baik itu terjadi di TKD Prabowo-Gibran dengan Ade Jona sebagai pimpinannya,” ujarnya.

Rozi berharap, pasca Pemilu 2024 ini, potensi yang ada di TKD Prabowo-Gibran Sumut dapat dikembangkan dalam tahap selanjutnya, yakni memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Sumut ke depan.

“Tentu harus ada kesadaran bersama, bahwa kebersamaan mereka jangan hanya berhenti pada kepentingan di Pemilu 2024, tapi keberlanjutan setelahnya. Sebab masyarakat butuh pembangunan yang terus membaik di Sumatera Utara,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik dari USU, Indra Fauzan menambahkan, dalam kemenangan Prabowo-Gibran di Sumut tentunya tidak hanya bisa dilihat dari satu aspek saja. Banyak hal yang bisa dilihat, selain isu, program, framing media dan image kandidat.

“Yang cukup penting adalah peran tim kampanye daerah, peran Ketua TKD Sumut, Ade Jona cukup signifikan dalam menerjemahkan strategi pemenangan pasangan Prabowo-Gibran,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai salah satu tokoh muda yang mungkin namanya baru muncul berapa tahun belakangan ini dan langsung melejit, memangku tanggung jawab besar sebagai Ketua TKD Sumut, baginya adalah langkah besar dalam karir politik beliau.

“Sebagai representasi anak muda yang cukup berpengaruh, saya rasa Ade Jona mampu memberi warna baru dalam politik sekarang ini. Jadi, kepemimpinan beliau dalam memimpin tim besar yang dilengkapi tokoh-tokoh politik di Sumut merupakan langkah yang tepat dan tentunya mendapat hasil yang memuaskan. Walaupun mungkin ada kekurangan. Tapi, itu bisa tertutupi dengan kemenangan Prabowo-Gibran, di Sumut khususnya,” pungkasnya. (dwi/ram)

PGN Jawab Tantangan Optimasi Utilisasi Gas Bumi di Masa Transisi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina terus mendukung peningkatan utilisasi gas bumi dan sinergi pengelolaan seluruh rantai bisnis gas bumi dari hulu hingga hilir di masa transisi energi dengan misi “Connecting Clean Energy for Sustainable Growth”.

Untuk menjawab tantangan tersebut PGN menerapkan prinsip kesetimbangan dari Tiga Pilar (Trilema) Energi, sekaligus agar upaya optimalisasi utilisasi gas bumi tersebut dapat terealisasi di lapangan dan peran gas bumi sebagai energi transisi menuju target Net Zero Emission tahun 2060 dapat diwujudkan.

Trilema Energi meliputi Energy Security (Secure& reliable), Energy Equity (Affordable& Available), dan Environmental Sustainability (Green& Clean).

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, menjelaskan bahwa dalam upaya menjaga Energy Security, PGN optimis dapat berperan secara aktif dalam mempertahankan ketahanan energi, terutama dalam pemanfaatan gas bumi. Dengan memiliki jaringan infrastruktur gas bumi seluas lebih dari 31 ribu km dan 4 terminal LNG, PGN memegang peran penting sebagai pengelola jaringan infrastruktur gas bumi terbesar di Indonesia. Jaringan ini diharapkan dapat menjamin pasokan gas bumi yang handal dan terkoneksi di berbagai wilayah Indonesia. Ke depan, PGN melihat adanya potensi pasokan yang cukup besar di berbagai wilayah, termasuk Sumatera Bagian Utara, Sulawesi, Kalimantan Timur, dan Papua.

“PGN menjaga agar pasokan energi dalam negeri yang didistribusikan dapat menjangkau wilayah yang luas namun dengan layanan yang efektif dan efisien. PGN juga akan terus mengembangkan infrastruktur energi untuk memenuhi kebutuhan masa kini dan masa depan, dimana dari potensi pasokan gas bumi mendatang didominasi oleh jenis Liquified Natural Gas (LNG),” ujar Rosa, Minggu (18/2/2024).

Pada prinsip Energy Equity, PGN berupaya menciptakan kemudahan akses dan keterjangkauan pasokan gas bumi untuk masyarakat dengan harga yang terjangkau. Jika dibandingkan dengan energi lainnya, harga gas bumi relative lebih terjangkau. PGN menyediakan gas bumi dengan layanan berkisar USD6 – 13,87 per MMBTU. Harga tersebut masih dibawah RON 90 (Pertalite) sebesar USD17,3, LPG – 12 KG sebesar USD26,20, dan HSD sebesar USD41,18.

Environmental Sustainability, PGN mencermati target penurunan emisi saat ini dan masa depan yang menjadi perhatian dunia. Maka PGN ingin menciptakan pemanfaatan energi gas bumi, termasuk LNG, sebagai pilihan utama. Mengingat gas bumi merupakan energi yang relative lebih ramah lingkungan dengan tingkat emisi karbon paling rendah dibandingkan dengan batu bara dan fossil fuel lainnya. Emisi karbon gas bumi sebesar 59 KG CO2 per MMBTU, jauh lebih rendah dari LPG (66 KG CO2 per MMBTU), Gasoline (72 KG CO2 per MMBTU), Petroleum (77 KG CO2 per MMBTU) dan Batu Bara (98 KG CO2 per MMBTU).

Menurut Rosa, optimalisasi utilisasi gas bumi di masa transisi energi penting untuk ketahanan energi. Produksi minyak terus menurun, gas pipa juga terus menurun, sementara konsumsi energi dari hari ke hari semakin meningkat yang akhirnya berpotensi berdampak terhadap peningkatan impor dan defisit neraca perdagangan. Maka dari itu, perlu utilisasi sumber energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan dan impor BBM.

Gas bumi dapat menjadi solusi alternatif energi, lantaran cadangan gas bumi di Indonesia dan dunia lebih banyak dari cadangan minyak.

“Dari aspek keekonomian akan lebih menguntungkan. Selain itu, perencanaan utilisasinya dalam lebih jangka panjang menjadi penting untuk dilaksanakan. Kami tidak bisa berjalan sendiri sebagai badan usaha di sektor midstream dan downstream. Perlu sinergi dan komunikasi yang intensif serta gotong royong seluruh stakeholder untuk muara layanan masyarakat akan layanan energi yang transparan dan andal,” ujar Rosa.

Dengan jumlah sumber gas yang melimpah, selain dapat disalurkan ke sektor pelanggan eksisting yang sudah dilayani seperti Kelistrikan, Industri, Transportasi darat, UMKM, Komersial dan Rumah Tangga, pemanfaatannya gas bumi dapat diperluas ke pengguna gas yang kebutuhannya dalam jumlah besar seperti sea & land logistics transportation, refineries, lifting oil, dan power generation. Diharapkan dengan perluasan dan peningkatan volume utilisasi gas bumi domestik, maka multiplier effect yang dirasakan oleh masyarakat dan negara juga akan semakin optimum.

“Sinergi antara pemerintah dan badan usaha migas memiliki andil yang sangat krusial, agar rantai pengelolaan pemanfaatan gas bumi secara berkelanjutan dan memberi dampak yang positif dalam jangka panjang,” tutup Rosa. (rel/ram)

Konsern Pelayanan Kanker, RS Murni Teguh akan Kembangkan Lab Genomic

BERSAMA: Presiden Direktur PT. Murni Sadar. Tbk, Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT, FISQua bersama Ketua Panitia Kampanye World Cancer Day MTMH dr. Vito Filbert Jayalie, Sp.Onk.Rad, M.M dan narasumber dr. Hadi Marzuki, SpKN-TMK dan dr. Selvi Nafianti, M.Ked (Ped), Sp.A (K).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr dr Mutiara, MHA, MKT, FISQua menyatakan komitmen dan dukungannya dalam pelayanan kanker, khususnya di dalam negeri, agar mampu bersaing dengan layanan luar negeri.

Dukungan sumber daya manusia dan fasilitas yang lengkap, kata Mutiara, diharapkan RS Murni Teguh dan seluruh RS Cabang yang tersebar di pulau Jawa, Bali dan Sumatera dapat memberikan layanan kanker yang komprehensif dan bermutu.

“Dengan fokus pada layanan unggulan kami yaitu pelayanan penanganan kanker, RS Murni Teguh menawarkan akses kepada beragam dokter spesialis kanker, mulai dari ahli onkologi anak hingga pakar dalam bidang kedokteran nuklir,” ujarnya dalam Seminar Awam Edukasi Kanker yang diselenggarakan Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) Medan di Auditorium Lantai VIII, Sabtu (17/2). Seminar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia.

Dengan demikian, lanjutnya, masyarakat khususnya peserta seminar akan memiliki kesempatan untuk memahami peran setiap spesialis dalam perawatan kanker dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam perjalanan penyembuhan pasien. “RS Murni Teguh juga menawarkan berbagai layanan tatalaksana kanker, termasuk kemoterapi, pembedahan, dan radioterapi. Dengan menyediakan pilihan perawatan yang komprehensif, kami berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik kepada setiap pasien dengan pendekatan yang holistik dan terkini,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan, RS Murni Teguh ke depannya akan mengembangkan lab genomic yang akan berfungsi sebagai precision medicine terutama untuk penyakit kanker.

Wakil Direktur dr Bangbang Buhari, MKM, FISQua RS Murni Teguh mengatakan, RS Murni Teguh juga menawarkan layanan vaksinasi yang terbukti efektif dalam mencegah jenis kanker tertentu.

Seperti, vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks dan vaksinasi hepatitis B untuk mencegah kanker hati. Melalui upaya ini, rumah sakit berusaha untuk mengurangi beban penyakit kanker dalam masyarakat.

“Kami percaya bahwa pencegahan adalah kunci untuk mengurangi angka kematian akibat kanker. Dengan menyediakan layanan skrining dan vaksinasi, kami berkomitmen untuk memberikan upaya terbaik kami dalam memerangi kanker sejak dini dan melindungi masyarakat dari risiko yang dapat dicegah,” ujar Bangbang Buhari.

Sedangkan dr Juliana Gozali, MKM memeparkan, yang sedang konsern dengan Management Training di RS MTMH di cancer centre ini adalah genomic telah menjadi tulang punggung dari revolusi precision medicine, memberikan wawasan mendalam yang memungkinkan pendekatan yang lebih dipersonalisasi dalam pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit.

“Dengan terus berkembangnya penelitian dan teknologi genomik, kita dapat mengharapkan kemajuan lebih lanjut dalam kedokteran yang tidak hanya meningkatkan hasil kesehatan tetapi juga menawarkan perawatan yang lebih disesuaikan dan berorientasi pada pasien,” kata dr Juliana.

Genomik, dengan potensinya yang luas, kata Juliana, terus menjanjikan era baru dalam kedokteran di mana setiap pasien menerima perawatan yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan unik mereka.

“Dengan memanfaatkan informasi genetik, precision medicine memungkinkan para dokter untuk menentukan perawatan yang paling efektif, mengurangi risiko efek samping, dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” ungkapnya.

Kemajuan ini, katanya, tidak hanya membawa manfaat bagi pasien tetapi juga bagi sistem kesehatan secara keseluruhan, dengan potensi untuk membuat perawatan kesehatan lebih efisien dan efektif biaya. Dengan identifikasi dini risiko penyakit dan intervensi yang disesuaikan, precision medicine dapat mengurangi beban penyakit kronis dan meningkatkan pencegahan penyakit.

Namun, penerapan luas precision medicine juga menimbulkan tantangan, termasuk masalah privasi data, aksesibilitas terapi yang disesuaikan, dan kebutuhan akan pendidikan kesehatan yang lebih baik bagi pasien dan profesional kesehatan. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan kolaborasi antara peneliti, praktisi kesehatan, pembuat kebijakan, dan masyarakat.

“Di masa depan, dengan penelitian yang berkelanjutan dan inovasi teknologi, genomik dalam precision medicine berpotensi untuk tidak hanya mengubah cara kita mengobati penyakit tetapi juga bagaimana kita memahami kesehatan dan penyakit pada level yang paling fundamental,” bebernya.

Hal ini, lanjutnya, adalah perjalanan menuju era baru dalam kedokteran, di mana setiap individu dapat menikmati perawatan yang benar-benar pribadi, didasarkan pada bukti genetik unik mereka, untuk hasil kesehatan yang optimal.

Kanker Tiroid

Dalam paparannya, dr. Hadi Marzuki menyampaikan tentang pencegahan dan deteksi dini kanker tiroid. Kanker tiroid adalah kanker yang menyerang kelenjar tiroid akibat adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali pada kelenjar tiroid. Kondisi ini kerap dialami oleh wanita.

“Data dari WHO (World Health Organization) pada 2020, kasus kanker tiroid mencapai 586.202 kasus baru. Kasus ini lebih sering ditemukan pada wanita, 3 kali lebih sering dibanding laki-laki dan lebih sering didiagnosis pada usia lebih muda dibandingkan kanker lainnya, rerata usia 51 tahun,” ungkapnya.

Disebutkannya, belum diketahui penyebab pasti kanker tiroid. Namun, kanker ini terjadi akibat adanya perubahan DNA pada sel tiroid. Sel-sel tersebut tumbuh dan berlipat ganda dengan cepat. “Lalu membentuk massa yang kita sebut dengan tumor, selanjutnya menyebar ke kelenjar getah bening/organ lain seperti paru dan tulang,” imbuhnya.

Begitupun, sambung dr. Hadi, ada beberapa faktor risiko kanker tiroid. Diantaranya faktor genetik, usia, paparan radiasi dan jenis kelamin perempuan.“Walaupun dapat menyerang semua usia, kanker Ini lebih banyak terjadi pada wanita usia 40-50 tahun dan pria berusia 60-70an. Kemudian, mereka yang sering kena paparan radiasi dari radioterapi sekitar kepala, leher dan dada, dapat merusak DNA sel sehingga bisa meningkatkan risiko penyakit kanker ini. Lalu kenapa perempuan? dikarenakan kelenjar tiroid pada perempuan bekerja lebih keras saat mereka hamil, melahirkan, dan menyusui,” jelas Hadi.

Dia juga meminta masyarakat untuk bisa deteksi dini kanker tiroid tersebut dengan mengenali tanda dan gejalanya, yakni benjolan di leher dengan peningkatan ukuran, perubahan suara menjadi serak, sulit menelan / bernapas, batuk terus-menerus tanpa gejala flu dan dapat disertai nyeri di leher/ tenggorokan, dan kadang sampai ke telinga.

“Nah, pertumbuhan sel ini sangat cepat, maka pengobatannya harus dioperasi dan kemoterapi ataupun radioterapi tergantung stadium kanker dan kondisi pasien,” katanya.

Kanker Darah

Sedangkan pembicara lainnya, dr. Selvi Nafianti, M.Ked (Ped), Sp.A (K) memaparkan tentang kanker darah pada anak.“Di Indonesia angka kematian akibat kanker anak mencapai hampir 50 – 60% karena umumnya penderita datang terlambat dan sudah dalam fase lanjut atau stadium lanjut akibat gejala kanker yang sulit terdeteksi,” imbuhnya.

Begitu pun, dr. Selvi meminta masyarakat untuk waspada jika anak mengalami demam berulang atau lama tanpa penyebab yang jelas, penurunan berat badan tanpa diketahui sebabnya, nafsu makan menurun, sering sakit kepala dan muntah, mata terlihat juling (tanda khas), gangguan penglihatan, adanya benjolan yang tidak seharusnya di dalam tubuh, pucat, lebam-lebam, perdarahan, nyeri sendi, kesulitan bergerak.

“Pengobatan kanker itu radioterapi, kemoterapi, dan transplantasi. Dalam hal ini diperlukan peran keluarga Memperhatikan cara berkomunikasi dengan anak Mendampingi anak saat menjalani pengobatan Tidak membatasi aktivitas anak Meminta bantuan dokter jika anak enggan menjalani pengobatan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kampanye World Cancer Day MTMH dr. Vito Filbert Jayalie, Sp.Onk.Rad, M.M mengatakan, seminar awam edukasi kanker ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit kanker.

“Hari Kanker Sedunia merupakan inisiatif global yang dipimpin oleh Union for International Cancer Control (UICC), dengan tujuan meningkatkan kesadaran di seluruh dunia, berbagi pengetahuan, dan mendorong tindakan pribadi, ataupun kolektif. Jadi acara ini memiliki tujuan yang sama dengan UICC yaitu untuk memberikan informasi penting seputar pencegahan, deteksi dini, dan perawatan kanker kepada masyarakat umum,” tuturnya.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yakni dr. Hadi Marzuki, SpKN-TMK dan dr. Selvi Nafianti, M.Ked (Ped), Sp.A (K). (ila)

Ashari Tambunan Dominasi Suara DPR RI Sumut 1 di Sergai

Caleg DPR RI Sumut 1, H. Azhari Tambunan bersama Caleg dari partai PKB dapil 1 Deli Serdang Purwaningrum. ( fad )

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Ashari Tambunan berhasil memimpin perolehan suara sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah pemilihan Sumatera Utara I, yang meliputi Kota Medan, Deli Serdang, Sergai, dan Tebingtinggi,” kata Tim pemenangan Ashari Tambunan, Julyadi Pulungan kepada wartawan , Minggu (18/2).

Mantan Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan berpeluang besar melenggang ke Senayan. Ayah dari Wabup Sergai Adlin Tambunan ini meraih suara cukup besar di Kabupaten Serdang Bedagai.

Dari situs info publik pemilu2024.kpu.go.id Minggu (18/2) sekitar pukul 11:00 WIB. Ashari Tambunan nomor urut 1 unggul dengan jumlah suara 24.806. sedangkan rekan separtai cukup jauh seperti Suryani Paskah, SSos 5.143 suara, Syahrianto SH hanya 4.442 suara, Rania Adiba Daposang 6.069 suara.

Begitu juga Mikhael Benyamin Sinaga 4.574 suara, Burhanuddin 3.486 suara, Mulyadi Hartono 3.175 suara, Robah Mahzuni, S.I.Kom 4.917 suara, Ivana 3.589 suara dan Tommy Tantawi Tan 4.165 suara. Hingga jumlah suara sah PKB 5.550 dan jumlah suara sah partai politik dan calon 31.382.

Julyadi Pulungan selaku tim pemenangan Ashari Tambunan mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan pilihanan masyarakat kepada Ashari Tambunan. Tim lanjut Jul Pulungan, masih terus mengawal jumlah suara Ashari Tambunan melalui tahapan tahapan pleno disetiap kecamatan yang sudah mulai dilaksanakan.

” Dari rekapan pleno dan C1 Ashari Tambunan raihan suara Pribadi berkisar 130 ribu, namun kita tetap menunggu keputusan final KPU” papar Jul Pulungan.

Selain Deli Serdang, Sergai dan Tebingtinggi jumlah suara dari Kota Medan juga sangat membantu, caleg Kota Medan dari PKB juga bertandem dengan Ashari Tambunan.

” Insya Allah Ashari Tambunan mewakili PKB Dapil Sumut 1 ke Senayan, mohon doanya kepada seluruh masyarakat,”papar Jul Pulungan. (fad /azw)