29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 771

Pengungsi Rohingya Kesulitan Air Bersih

PENGUNGSI: Para pengungsi rohingnya di Pantai Mercusuar, Dusun XV, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, kesulitan mendapatkan air bersih.

LABUHAN DELI, SUMUTPOS.CO- Para pengungsi Rohingnya yang terdampar di Pantai Mercusuar, Dusun XV, Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, pada Minggu lalu kesulitan mendapatkan air bersih.

Protection Associate United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Oktina Hafanti, mengatakan kondisi di sana bisa dibilang sangat memprihatinkan. Air bersih tidak ada, pasokan makanan harus dibantu dari desa-desa sekitar seperti Desa Kwala Besar, Langkat.

“Kemudian sumber air seperti sumur bor pun tidak ada, jadi kondisinya saat ini masih sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Lanjut Oktina, jika pihaknya saat ini mencoba untuk berkoordinasi kepada pemerintah untuk mendapatkan bantuan kepada para pengungsi Rohingya.

“Kami memohon kepada pemerintah untuk sesegera mungkin dan setidaknya mendapatkan akses bantuan kepada mereka itu bisa cepat,” ujarnya.

Kemudian, Oktina mengatakan bahwa pihaknya sudah berada di lokasi pengungsian sejak hari pertama. Ia juga bersyukur pihak pemerintah turut menolong para pengungsi.

“Kami dari UNHCR sudah ada sejak hari pertama UNHCR sudah ada di tempat dan kami juga support makanan, Alhamdulillah dibantu oleh Pemkab Deliserdang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, jadi memang kita ikut saja dengan pemerintah,” ucapnya.

Oktina menyebut, bahwa saat ini tercatat ada 83 pengungsi yang sudah memiliki kartu UNHCR. Namun, pihaknya akan melakukan pendataan lanjutan terhadap para pengungsi.

“Dari data kami yang sudah ada kartu itu 83 orang, tapi tentu saja harus kami registrasi sedetail mungkin cuma karena keterbatasan akses kesana, maka kita melakukan Pre-registrasi dulu nanti kami akan segera melakukan registrasi lanjutan,” ucapnya. (mag-1/ram)

Kadishub akan Copot Spanduk Tarif Parkir Baru

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sosialisasi Perda Kota Medan terkait penyesuaian tarif parkir yang tampak dilakukan melalui spanduk-spanduk yang terpasang pada beberapa titik di Kota Medan, ditanggapi Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis.

Iswar mengatakan, pihaknya akan meminta agar spanduk-spanduk tersebut dapat segera diturunkan.

“Saya sudah cek semua kemarin, ternyata spanduk-spanduk ini dibuat oleh para pengawas kita di lapangan. Saya sampaikan itu kemarin Perdanya boleh disosialisasikan, tapi bukan untuk diberlakukan. Untuk itu spanduknya akan kita minta untuk diturunkan,” ucap Iswar, Jumat (5/1/2024).

Iswar pun mengaku tidak menyalahkan pihak pengawas yang memasang spanduk tersebut. Sebaliknya, ia berterimakasih karena para pengawas di lapangan telah berinisiatif untuk turut menyosialisasikan Perda tersebut.

“Berarti mereka (pengawas) ini peduli terhadap perda yang akan datang. Hanya saja mungkin kebijakan mereka masih ada sedikit mis (kekeliruan), sebab secara teknis (Perdanya) belum diberlakukan. Perdanya memang sudah disahkan, tetapi itu ada petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah kota terkait kapan itu akan diberlakukan,” ujarnya.

Iswar menjelaskan, untuk menerapkan Perda tersebut, pihaknya membutuhkan juknis berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) dari Wali Kota Medan. Artinya selama Perwal tersebut belum diterbitkan, maka kenaikan tarif parkir tersebut belum bisa diberlakukan.

“Memang ada perda kita yang baru sebagaimana disampaikan pak wali kemarin, ada perda kita yang akan berlaku 2024 termasuk saya sampaikan tadi di dalamnya ada soal (sanksi) derek, termasuk juga ada tentang (sanksi) kenaikan tarif parkir. Tetapi kapan ini dilaksanakan? Itu kita menunggu petunjuk berupa SK wali kota (Perwal) sebagai juknis. Sementara sampai hari ini belum ada juknisnya, termasuk kapan mulai diberlakukan dan lain-lain,” katanya.

Oleh sebab itu, Iswar pun menegaskan kepada setiap Juru Parkir (Jukir) di Kota Medan untuk tetap memberlakukan tarif parkir yang lama, yakni Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat.

“Untuk jukir, jangan coba-coba minta retribusi parkir dengan tarif yang disebut-sebut tadi, yaitu Rp3.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat. Sebab tarif itu belum berlaku, dan belum tahu kapan akan berlaku. Kepada masyarakat, silakan tetap membayar retribusi parkir sesuai yang berlaku saat ini, yakni Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp3.000 untuk kendaraan roda empat,” tegasnya.

Iswar menuturkan, sejatinya tarif parkir tepi jalan di Kota Medan memang terbilang kecil sebagai kota besar. Pasalnya, kota-kota besar lainnya di Indonesia seperti Bandung, Surabaya, dan Semarang telah menetapkan tarif parkir sebesar Rp5.000 untuk kendaraan roda empat. Sementara, tarif parkir roda empat di Kota Medan masih di angka Rp3.000.

“Tapi Bapak Wali Kota Medan juga bukan hanya berpikir dari sisi pendapatan, melainkan juga dari sisi inflasi. Jadi kami pikir ini pasti akan ada nanti kebijakan berikutnya, perda yang yang sudah disahkan hari ini akan ada juknisnya, termasuk terkait kapan mulai diberlakukan. Setelah (juknis) itu keluar, barulah Dinas Perhubungan akan melakukan sosialisasi kembali,” tuturnya.

Terkait adanya sejumlah masukan agar kenaikan tarif parkir sebaiknya hanya diberlakukan di tengah kota atau di kawasan-kawasan inti pemerintahan dan pertokoan serta pusat perbelanjaan, Iswar mengaku bahwa Pemko Medan akan mempertimbangkan masukan tersebut.

“Tentu masukan seperti itu sangat kita butuhkan untuk dipertimbangkan. Intinya, hari ini dan kedepannya Pemerintah Kota Medan akan memberikan yang terbaik buat masyarakat Kota Medan,” tegasnya.
(map/ram)

PGN Raih Penghargaan Sebagai Badan Usaha Niaga Terbaik di Indonesia

PENGHARGAAN: Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta menerima penghargaan sebagai Badan Usaha Niaga Terbaik dianugerahkan kepada PGN pada malam puncak penghargaan BPH Migas 2023 pada Jumat (29/12/2023) lalu.

BOGOR, SUMUTPOS.CO – Pencapaian kinerja dan konsistensi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (“PGN”) dalam menjalankan usaha niaga gas bumi selama ini memberikan hasil positif di penghujung tahun 2023. Predikat sebagai Badan Usaha Niaga Terbaik dianugerahkan kepada PGN pada malam puncak penghargaan BPH Migas 2023 pada Jumat (29/12/2023) lalu.

Penghargaan ini diberikan karena berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan oleh BPH Migas dengan parameter seperti ketepatan waktu dalam hal pembayaran dan pelaporan usaha, kepatuhan izin usaha, besaran iuran dan kerjasama yang baik dalam melaksanakan peran sebagai pelaku usaha terhadap regulator. Hal ini menunjukkan komitmen PGN dalam melaksanakan komersialisasi usahanya tetap mengikuti aturan tata kelola yang berlaku dan bersikap kooperatif dengan stakeholdernya.

Kemudian dari BPH Migas juga memberikan apresiasi kepada PGN sebagai Badan Usaha Pendukung Jargas RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional). Sebagaimana telah ditetapkan Pemerintah bahwa pembangunan jargas atau jaringan gas kota merupakan bagian rencana strategis nasional dalam mendorong pemanfaatan gas bumi di Indonesia khususnya sektor rumah tangga. Hal ini bertujuan untuk mendukung Pemerintah dalam meringankan beban subsidi di APBN.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPH Migas atas apresiasi yang diberikan malam ini. PGN dan BPH Migas adalah mitra kerja yang berjalan bersama dalam mendukung realisasi penyaluran gas bumi di Indonesia. Semoga kerjasama ini dapat terus berkesinambungan dan semakin baik lagi ke depannya dalam rangka mewujudkan komersialisasi dan infrastruktur gas bumi nasional yang handal.” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi Harry Budi Sidharta.

Hingga saat ini, PGN telah mengelola 834.165 Sambungan Rumah (“SR”) yang tersebar di 73 kota/ kabupaten. Sumber pendanaan pembangunan jargas ini terdiri atas dana APBN Pemerintah dan dana internal PGN. Di tahun 2024 ini, PGN tetap konsisten dengan komitmennya untuk melaksanakan penugasan yang diberikan Pemerintah dalam membangun jargas menuju target 2,5 juta SR.

Selain itu juga dalam kesempatan yang sama, PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Transportasi Gas Indonesia (Transgasindo) sebagai anak usaha dari PGN turut menerima penghargaan dalam kategori Badan Usaha Pengangkutan Gas Bumi melalui Pipa Terbaik dengan peringkat masing-masing secara urutan menempati posisi pertama dan kedua.

Atas pencapaian ini maka PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berharap akan terus diberikan kepercayaan oleh para stakeholdernya dalam melaksanakan peran sebagai penyedia utama gas bumi nasional di masyarakat. Kemudian juga bentuk kerjasama yang saling bermanfaat dan mendukung dapat terwujud lebih luas lagi sehingga PGN bisa berperan aktif mendukung peningkatan daya saing industri dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (rel/ram)

Berkomitmen Hadir dan Berkontribusi untuk Masyarakat, Pertamina Salurkan Bantuan ke 22 Panti Asuhan

SANTUNAN: Pertamina Sumbagut Salurkan Santunan ke 22 Panti Asuhan di Lima Provinsi.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyalurkan bantuan kepada 22 panti asuhan di sekitar wilayah operasional, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Kegiatan ini, sebagai bentuk semangat kepedulian dan tanggung jawab sosial.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan, santunan ini merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga untuk memberikan dukungan konkret kepada anak-anak yang membutuhkan, terutama di tengah-tengah suasana akhir tahun yang penuh kehangatan.

“Kami sangat bersyukur dapat berbagi kebahagian dengan anak-anak yatim piatu di 22 panti asuhan yang berlokasi di wilayah operasional perusahan baik itu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau,” ucap Satria, dalam keterangannya, Jumat (5/1/2024).

Dalam kesempatan berbagi di penghujung tahun ini, kata Satria, juga merupakan ungkapan syukur atas dukungan serta sinergi dari stakeholder dan masyarakat sehingga Pertamina Patra Niaga dapat menyalurkan energi hingga pelosok negeri.

“Kami berharap santunan yang diberikan oleh Pertamina Patra Niaga ini, dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya. Kami terus berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi kepada masyarakat, semoga tahun 2024 menjadi tahun yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, santunan ini diserahkan secara simbolis oleh Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar dan diterima langsung oleh perwakilan anak yatim piatu dan pengurus panti asuhan bertempat di Fuel Terminal (FT) Medan Group dan FT Pematang Siantar beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Thabita Care, Sarah Silaban menyampaikan apresiasi atas komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan. Ia berterima kasih atas uluran tangan Pertamina yang telah memberikan santunan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Pertamina kepada Panti Asuhan Thabita Care. Semakin berlimpahlah berkat Tuhan buat Pertamina, semakin jaya dan sukses para pekerjanya dan semua diberkati Tuhan,” kata Sarah.(gus/ram)

Parkir Sembarangan, Puluhan Mobil Diberi Sanksi Penggembosan Ban

BAN: Pegawai Dishub Medan melakukan pengeboran ban pada mobil yang parkir sembarangan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali gencar melakukan patroli penertiban parkir kendaraan di sejumlah ruas jalan di Kota Medan, Jumat (5/1/2024). Hasilnya, puluhan kendaraan roda empat masih ditemukan melakukan pelanggaran parkir.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis menjelaskan, adapun jenis pelanggaran parkir yang banyak ditemukan dari hasil patroli tersebut, yakni parkir kendaraan di atas trotoar, parkir berlapis, hingga parkir di tempat kawasan ‘dilarang parkir’.

“Sama seperti kemarin dan hari-hari sebelumnya, hari ini kita kembali melakukan penertiban parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Medan. Personel kita terus berpatroli, penertiban kita lakukan terhadap semua pelanggaran, dan kita masih menemukan banyaknya pelanggaran seperti parkir di atas trotoar, parkir berlapis, hingga parkir di kawasan dilarang parkir,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis kepada Sumut Pos, Jumat (5/1/2024).

Alhasil, Dishub Medan pun menegakkan aturan dengan melakukan penindakan berupa penggembosan ban terhadap puluhan mobil yang melakukan pelanggaran parkir tersebut.

“Kita ambil tindakan tegas, puluhan mobil yang melanggar aturan parkir itu kita gemboskan bannya,” tegas Iswar.

Dijelaskan Iswar, pada patroli tersebut, pihaknya masih menemukan mobil yang terparkir di atas trotoar pada ruas Jalan Pemuda, Jalan Balaikota, dan sejumlah ruas jalan lainnya. Sementara untuk parkir berlapis, Dishub Medan menemukan sejumlah pelanggaran di kawasan Jalan Masjid dan sejumlah ruas jalan lainnya.

“Dan untuk kendaraan yang parkir di kawasan ‘dilarang parkir’, kita banyak menemukannya di Jalan Imam Bonjol, tepatnya di depan kantor DPRD Sumut dan sejumlah ruas jalan lainnya. Semua kendaraan yang terjaring tersebut kita lakukan penggembosan ban,” jelasnya.

Dipastikan Iswar, penertiban parkir kendaraan tersebut merupakan upaya Pemko Medan dalam menegakkan aturan yang berlaku.

“Sesuai arahan Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution, kita akan terus menertibkan seluruh kendaraan yang masih melakukan pelanggaran parkir di setiap ruas jalan di Kota Medan. Kita pastikan penertiban bukan hanya dilakukan di ruas-ruas jalan tertentu, dan kita juga memastikan tidak ada nilai tendensius dalam setiap penindakan yang kita lakukan,” terangnya.

Terkhusus untuk yang masih memarkirkan kendaraannya di atas trotoar, sambung Iswar, pihaknya terus menegaskan bahwa trotoar bukan lahan parkir, melainkan fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat untuk mengakomodir pejalan kaki.

“Alhamdulillah penertiban yang kita lakukan hari ini berjalan lancar, para pengendara yang melanggar aturan parkir bersikap kooperatif. Kita berharap kedepannya para pengendara di Kota Medan dapat semakin tertib dalam berkendara, terkhusus dalam memarkirkan kendaraannya,” pungkasnya.
(map/ram)

PT Industri Nabati Lestari Gelar Pasar Murah di 5 Kabupaten/Kota

PT Industri Nabati Lestari bersama Disperindag Pemprov Sumut saat menggelar pasar murah minyak goreng. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Industri Nabati Lestari bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Disperindag Pemprov Sumut) menggelar pasar murah minyak goreng di lima Kabupaten/Kota di Sumut.

Hal itu dikatakan Pelaksana Even Pasar Murah, Norman Alita didampingi Perwakilan PT Industri Nabati Lestari, Hendra Syaputra, Jumat (5/1).

Adapun, jelas Norman, lima Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran pasar murah itu, yakni Kabupaten Simalungun, Kota Pematangsiantar, Kota Tebingtinggi, Kota Medan dan Kabupaten Tobasamosir, pada periode Oktober-Desember 2023.

“Minyak goreng yang dijual, adalah merk INL ukuran 900ml dengan harga Rp14.000 per pcs. Setiap pembelian 2 pcs mendapatkan gimik berupa sabun cuci piring. Selain itu juga menjual minyak goreng merk Salvaco, dengan harga ukuran 1 liter Rp16.000 per pcs,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, lanjutnya, ratusan warga antusias membeli minyak goreng Merk INL dan Salvaco. Dengan diselenggarakan pasar murah minyak goreng ini diharapkan dapat membantu kebutuhan masyarakat terutama memenuhi kebutuhan minyak goreng yang kaya vitamin dan gizi.

Minyak goreng INL dan Salvaco, sambungnya, terbuat dari buah sawit berkualitas hasil filtarisasi ganda yang menghasilkan minyak goreng berkualitas baik untuk kesehatan dan membantu menurunkan kolesterol dalam darah.

“Ada banyak sekali kandungan yang terdapat di dalam Minyak Goreng INL dan Salvaco, yaitu asam lemak omega-6, asam lemak omega-9, dan vitamin A. Di mana beberapa kandungan tersebut akan memberikan manfaat yang besar. Dengan menggunakan produk Salvaco dapat juga menciptakan pengalaman memasak yang istimewa ketika digunakan, serta memberikan kesehatan bagi penggunannya,” tandasnya. (dwi)

Warga Medan Antusias Gunakan Bus Listrik di Kota Medan

ANTUSIAS: Warga Medan antusias saat naik bus listrik Kota Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kota Medan tampak begitu antusias dalam menggunakan bus listrik yang baru diresmikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution pada Kamis (4/1/2024).

Pantauan Sumut Pos di halte keberangkatan komplek J-City, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Jumat (5/1/2024) Pukul 09.00 WIB, warga Kota Medan tampak antre dan menunggu di halte hasil kolaborasi Pemko Medan dengan pengelola komplek J-City tersebut.

“Saya nunggu dari jam 9 kurang tadi bang, karena kan kalau sesuai jadwal bus listriknya ada yang berangkat jam 09.15. Saya nunggu itulah,” ucap salah seorang penumpang, Rudi kepada Sumut Pos, Jumat (5/1/2024).

Rudi mengatakan, dirinya merupakan seorang pekerja di salah satu mal di Kota Medan yang dilintasi bus listrik Kota Medan.

“Alhamdulillah, sekarang bisa gratis untuk berangkat dan pulang kerja. Jadi hemat ongkos kan, uangnya bisa untuk keperluan yang lain,” ujar warga Jalan Pintu Air IV tersebut.

Rudi pun mengaku memilih untuk menunggu bus listrik di halte keberangkatan J-City dan bukan di halte Jalan Jamin Ginting.

“Takutnya kalau nunggu di sana, busnya sudah penuh dari sini (J-City). Jadi saya memilih nunggu disini aja, tadi saya minta diantara adek saya kesini naik kereta (sepeda motor). Kan dekat juga dari rumah saya kesini,” katanya.

Rudi pun mengaku belum pernah menumpangi bus listrik sebelumnya. Ia juga mengaku tak sabar untuk merasakan sensasi menumpangi bus listrik untuk pertama kalinya.

“Kalau yang saya baca di berita-berita katanya enak, gak bising mesin busnya. Senyap lah katanya, nyaman. Inilah mau kita coba. Kalau betul kan enak kali itu. Sudah lah nyaman, gratis pula,” tuturnya.

Rudi pun berharap keberadaan bus listrik di Kota Medan bisa terus dipertahankan, bahkan dikembangkan. Dengan harapan, akan lebih banyak warga Kota Medan yang merasakan manfaat dari layanan bus listrik gratis sehingga mau beralih dari kendaraan pribadi.

“Biar nggak macet juga kan. Sekarang ini banyak kali yang naik kereta, naik mobil pribadi. Kalau beralih ke kendaraan umum kayak gini kan setidaknya bisa mengurangi kemacetan,” pungkasnya.

Pantauan Sumut Pos, warga lainnya juga tampak antusias untuk ingin merasakan sensasi menumpangi bus listrik. Seperti halnya Hamida, warga Medan Johor itu mengaku rela antri hanya untuk merasakan menumpangi bus listrik gratis tersebut.

“Semalam sebenarnya mau kesini pas launching, tapi katanya rame kali. Hari inilah mau kami coba, enak katanya naik bus listrik,” ungkapnya.
(map/ram)

KPU Kota Tebingtinggi Kembali Masukan Nama Caleg PKS yang Sempat Dicoret

SAMPAIKAN: Ketua KPU Kota Tebingtinggi Emil Sofyan ketika memberikan keterangan diruang kerjanya.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebingtinggi sempat mencoret Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atas nama Muheri karena masih aktif menjadi tenaga ahli DPRD Sumatera Utara.

Setelah mediasi, KPU Tebingtinggi kembali memasukkan namanya dalam Daftar Calon Tetap (DCT) dengan daerah pemilihan Kecamatan Bajenis dan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

Ketua KPU Kota Tebingtinggi Emil Sofyan membenarkan bahwa Calon Legislatif PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Padang Hulu Bajenis sempat dicoret dari DCT karena diduga masih aktif sebagai tenaga ahli DPRD Sumut.

“Berdasarkan keputusan mediasi atas permohonan penyelesaian sengketa proses Pemilu yang dimohonkan DPD PKS di Bawaslu Kota Tebingtinggi menghasilkan beberapa kesepakatan sehingga akhirnya Muheri dapat kembali dimasukan ke DCT,” bilang Emil.

Dijelaskan Emil, sempat berproses mediasi dengan hasilnya sepakat dan KPU Kota Tebingtinggi juga telah menerima Surat Keputusan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor : 142/KS/2023 tentang Pemberhentian Tenaga Ahli Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2023 tertanggal 3 Desember 2023.

Usai mendapatkan hasil putusan mediasi, ungkap Emil, KPU Kota Tebingtinggi juga telah mengeluarkan surat Keputusan KPU Tebingtinggi Nomor : 9 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas keputusan KPU Tebingtinggi nomor 284 tahun 2023 tentang DCT Anggota DPRD Kota Tebingtinggi dalam Pemilu 2024.

“Berdasarkan surat Keputusan tersebut, Muheri kembali dimasukan ke DCT untuk Pemilu 2024,” bilang Emil. (ian/ram)

Dukung Pertumbuhan Bisnis, Upbit Indonesia Umumkan COO Baru

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– Upbit, bursa perdagangan aset digital resmi di Indonesia, mengumumkan penunjukkan Resna Raniadi sebagai Chief Operating Officer (COO) yang baru sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan struktur organisasi dan memperkuat tim kepemimpinannya. Resna Raniadi telah bergabung bersama Upbit sejak awal masuk ke Indonesia di tahun 2018 dan mengawali perjalanan karier yang penuh tantangan.

Perjalanan Resna Raniadi diawali sebagai Head of Business Development hingga Oktober 2020 dan melanjutkan perjalanannya menjadi VP of Operations selama 3 tahun terakhir hingga Desember 2023. Kini, Resna Raniadi mendapatkan tantangan baru sebagai Chief Operating Officer (COO) pada awal tahun 2024. Selama 5 tahun terakhir Resna berperan aktif dalam pertumbuhan Upbit Indonesia hingga menjadi salah satu bursa perdagangan aset digital terbesar di Indonesia.

Penunjukkan Chief Operating Officer (COO) yang baru ini mencerminkan komitmen Upbit Indonesia untuk mengembangkan bakat internal dan memberikan penghargaan kepada individu yang telah berkontribusi secara signifikan terhadap kesuksesan perusahaan. Upbit yakin bahwa dengan level kepemimpinan yang diperkuat, perusahaan mampu mencapai pencapaian yang lebih besar di industri kripto Indonesia dan terus tumbuh di masa mendatang.

”Kami sangat senang menyambut COO yang baru. Kenaikan jabatan ini mencerminkan pencapaian individu dan komitmen kami untuk membangun tim yang kuat dan berkinerja tinggi. Dengan adanya kepemimpinan baru ini, kami harapkan Upbit Indonesia dapat terus menghadapi tantangan dan membuka berbagai peluang besar di Industri Blockchain Indonesia,” kata Putra Nugraha, Presiden Direktur Upbit Indonesia.

Menurut Putra Nugraha, sebagai COO Upbit Indonesia yang baru, Resna Raniadi akan mengawasi operasional internal dan memiliki fokus pada pelaksanaan segala rencana bisnis perusahaan, memonitor, mengawal dan mengawasi output dari keputusan perusahaan. ”Konsentrasi lainnya adalah menjalin hubungan dengan eksternal yang mencakup memperkuat hubungan dengan stakeholders,” jelasnya.

Resna Raniadi, Chief Operating Officer Upbit Indonesia mengatakan, dirinya berkomitmen untuk membawa Upbit Indonesia ke arah yang lebih baik, memperkuat struktur secara internal sehingga dapat memberikan layanan terbaik untuk pengguna. “Selain itu, berkontribusi dalam memastikan setiap langkah yang diambil Upbit Indonesia akan membawa manfaat positif bagi perusahaan dan mendukung perkembangan ekosistem blockchain di Indonesia,” tandas Resna Raniadi. (adz)