31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 783

Program HK Peduli Pendidikan dan Sosial Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 Miliar

Program HK Peduli Pendidikan dan Sosial Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 Miliar.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di penghujung tahun 2023, PT Hutama Karya (Persero), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk HK Peduli Pendidikan dan Sosial telah menyalurkan berbagai bantuan berupa infrastruktur, penunjang kegiatan belajar mengajar, sarana prasarana umum (sarpras) serta bingkisan Natal untuk masyarakat dan komunitas di 8 wilayah di Indonesia.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa sepanjang bulan Desember ini, pemberian bantuan utamanya dilakukan ke wilayah yang berada di sekitar unit bisnis perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat sehingga seluruh bantuan yang diberikan pun disesuaikan
dengan kebutuhan masing-masing.

“Dengan total senilai Rp 1 Miliar, bantuan mencakup pembangunan ruang kelas, gedung serba guna hingga pembagian sembako ini, dapat dimanfaatkan sekurangnya bagi 500 siswa yang tersebar di beberapa wilayah dan diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan, kesejahteraan masyarakat serta memberikan makna positif yang berkelanjutan,” kata Tjahjo, dalam keterangannya, Jumat (29/12).

Bantuan berupa infrastruktur pendidikan diberikan kepada Pondok Pesantren Al Quran Nurul Amanah, Yayasan Nurul Ikhlas Kedaung dan MI Hidayatullah Athfal Serua di Depok, kemudian untuk bantuan kelengkapan belajar mengajar diberikan kepada PAUD Mawar di Cijantung, Jakarta
Timur serta Yayasan TKIT Generasi Emas di Bekasi yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala Unit TJSL Hutama Karya, Agus Kosasih pada Jumat (22/12) lalu.

Selain itu, bantuan sarpras umum berupa infocus, speaker wireless dan perbaikan bangunan kesekretariatan diberikan kepada LSM Kemilau Cahaya Bangsa di Jakarta Timur, Karang Taruna Saguh Jaya di Yogyakarta serta pemberian paket sembako untuk masyarakat Bantul melalui Pondok Pesantren Darul Ulum.

Kemudian dalam rangka merayakan hari Natal, Hutama Karya berkolaborasi dengan Persekutuan Karyawan Kristen dan Katolik Hutama Karya (PK3HK) membagikan sejumlah bantuan berupa bingkisan sembako, paket perlengkapan sekolah serta kebutuhan sehari-hari lainnya secara serentak pada tanggal 15 hingga 21 Desember 2023.

Bertajuk Bahagia Bersama Natal, bantuan diberikan kepada masyarakat di Desa Marbun Tonga Dolok, Humbang Hasundutan di Sumatera Utara, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia di Yogyakarta, Yayasan Difabel Agape Ministry di Jakarta, Panti Asuhan Don Bosco di Surabaya serta
Yayasan Sayap Kasih di Sulawesi Utara.

Di sisi lain, Ketua PK3HK, Michael AP Rumenser sangat mengapresiasi atas kolaborasi bersama Unit TJSL Hutama Karya dalam membagikan bingkisan yang telah menjadi agenda rutin tahunan sebagai rangkaian perayaan Natal.

“Saya mewakili karyawan PK3HK merasa sangat bahagia atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan kami harapkan seluruh bantuan yang telah disalurkan bisa menjadi berkat dalam merayakan Natal dengan penuh suka cita,” ujar Michael.

Seluruh rangkaian program TJSL Hutama Karya tahun 2023 telah sesuai dengan ISO:26000 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yaitu Pilar Pembangunan Sosial No.2 Tanpa Kelaparan, No.4 Pendidikan yang Berkualitas serta Pilar Pembangunan Ekonomi No.9 Industri Inovasi dan Infrastruktur.(gus)

Hidayatullah Ajak Umat Islam Tolak Money Politic pada Pemilu 2024

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Hidayatullah SE mengajak Umat Islam menolak money politic pada Pemilu 2024. Ajakan ini disampaikan Hidayatullah pada seminar bertajuk “Peran Politik Ummat Islam pada Pemilu 2024” yang digelar di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, Rabu (27/12). Seminar ini terselenggara atas kerjasama Hidayatullah dengan MUI Kota Medan.

Hidayatullah memaparkan, berdasarkan informasi yang ia terima, sekitar 63% masyarakat Indonesia terlibat money politic pada Pemilu 2019 lalu. “Itulah makanya sekarang kita mendapatkan pemimpin yang tidak pro kepada rakyat. Sekarang semua mahal, telur mahal, tepung mahal, beras mahal. Maka dari itu, saya pribadi mengajak hadirin yang hadir untuk menolak money politic pada Pemilu 2024 nanti,” kata Hidayatullah yang juga tokoh ekonomi Syariah Sumatera Utara ini.

Lebih lanjut dikatakannya, sudah sepatutnya umat Islam berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum mendatang dan memilih pemimpin yang berkomitmen pada nilai-nilai keadilan, kebersamaan, dan kesejahteraan umat. “Dengan jumlah umat Islam yang mayoritas dan sumber daya manusia yang mumpuni, seharusnya peran Umat Islam dalam perhelatan Pemilu tahun depan lebih besar,” ujarnya.

Politisi senior PKS Sumatera Utara ini berharap, dengan adanya seminar ini dapat menjadi wahana untuk saling bertukar ide, pengalaman, dan pandangan terkait peran strategis Ummat Islam dalam pembentukan kebijakan publik.
“Selain itu diharapkan seminar ini dapat menciptakan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kontribusi Umat Islam dalam membangun tatanan politik yang inklusif dan berkeadilan,” harapnya.

Selain Hidayatullah, hadir juga sebagai pembicara pada seminar itu Ketua MUI Kota Medan H Hasan Matsum MAg, tokoh ulama Sumatera Utara KH Zulfikar Hajar Lc, dan akademisi DR Anang Azhar MA. Peserta yang hadir pada seminar kali ini berasal dari sejumlah ormas Islam yang ada di Kota Medan seperti NU, Al Ittihadiyah, IMAM, Syarikat Islam, PERSIS, JPRMI, BKPRMI, IKADI, FOSIL, KOMDAM, FODIUM, FIB, KAHMI, FORMAT, AL Hidayah, PUI, FUI, Salimah, Nasyiah Aisyiyah dan AMTIIB. (adz)

Kunker Ke Nias Selatan, Kapolda Sumut Cek Pos Pengamanan Nataru

PANTAU: Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat cek pos pengamanan Nataru, Kamis (28/12/2023).

NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SIK melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Nias Selatan, Kamis (28/12/2023). Dalam kunker tersebut, Kapoldasu mengecek pos pengamanan dan pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2023.

Kedatangan Kapolda Sumut disambut baik oleh Kapolres Nias Selatan AKBP Boney Wahyu Wicaksono, S.I.K dan Forkompinda.

Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kesungguhan personel dalam melaksanakan tugas pengamanan kamtibmas Nataru 2023.

“Saya salut atas kesiapsiagaan personel gabungan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru baru di Nisel, dimana hadirnya pos pengamanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjalin kedekatan dengan masyarakat khususnya di tempat-tempat ramai yang dikunjungi sebagai tempat wisata seperti pantai. Saya berharap pos pengamanan ini benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menerima pelayanan pengamanan dari Polri,” ujar Agung.

Selanjutnya, Ia juga mengapresiasi pos pengamanan dan pelayanan Polres Nias Selatan yang telah siap menyambut Ops Lilin Toba 2023, dimana telah dipersiapkan dengan baik, dan merupakan standar yang baik untuk diadopsi di seluruh Polres jajaran yang sudah dikunjungi.

Kapoldasu menekankan pentingnya penerapan tindakan Preventif, Represif, dan Penegakan Hukum dalam menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat. Kemudian pentingnya mengurangi potensi ancaman dan mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi, seperti daerah rawan banjir. Tak hanya itu, ia mengarahkan evaluasi harian terhadap kegiatan di posko pelayanan untuk memantau dan meningkatkan kinerja personel.

Selain itu, untuk menekan angka kriminalitas dan memberikan kenyamanan bagi mereka yang ingin berwisata saat liburan, pihak kepolisian berencana menempatkan personel di tempat-tempat wisata, khususnya wisata pantai.

“Penting untuk memastikan bahwa petugas dilengkapi oleh logistik dan alat pengamanannya, dan saya hadir untuk menyemangati supaya personel tidak merasa bosan saat bekerja dan mampu bekerja dengan baik, dan masyarakat juga bisa merasakan bahwa negara hadir dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” tutupnya.

Dalam kunker tersebut, Kapolda Sumut dan Kapolres Nisel serta unsur Forkompinda melaksanakan rapat koordinasi bersama Komisioner Bawaslu dan KPU Nias Selatan, dalam rangka cipta kondisi dan mitigasi situasi menjelang pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan yang ada di Kabupaten Nias Selatan. (mag-8/ram)

108 Calon PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi, Ikuti Ujian CAT Tahap II

PPIH: Calon PPIH Kloter dan Arab Saudi yang mengikuti CAT, foto bersama dengan pimpinan Kemenag Sumut. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 108 Calon Petugas Penyelenggara Ibada Haji (PPIH) kloter dan PPIH Arab Saudi, mengikuti ujian CAT tahap II di Medan, Kamis (28/12/2023).

Acara tersebut dibuka Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H Ahmad Qosbi, didampingi Kabag TU, H Muhammad Yunus, Kabid Haji dan Umroh, H Zulfan Efendi, Katim Humas data dan informasi, Mulia Banurea dan perwakilan dari Direktorat Jenderal Kemenag RI, H Arif Nurowi.

“Seleksi CAT tahap II adalah lanjutan seleksi CAT tahap I yang dilaksanakan di Kemenag kabupaten/ kota. Selanjutnya, hasil seleksi CAT dari masing-masing Kemenag Kab/ Kota, berhak mengikutu CAT tahap II tingkat Provinsi Sumatera Utara,” kata Qosbi.

Pada peserta ujian, Qosbi mengingatkan agar cermat dan teliti membaca soal dan menjawabnya. Karena ketidak cermatan dalam membaca dan menjawab soal akan berdampak pada hasil atau nilai yang diperoleh.

“Baca soal dengan teliti dan cermat serta berikan jawaban atas pertanyaan dengan baik,” ucapnya.

Qosbi juga mengingatkan, agar peserta percaya pada diri dan kemampuan sendiri, karena nilai yang diperoleh dan hasil yang didapat murni hasil kerja kita sendiri.

“Jawaplah setiap item pertanyaan dengan baik dan selanjutnya bermohonlah kepada Allah SWT agar diberikan-Nya yang terbaik,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia Dr H Torang Rambe MAg mengatan, peserta yang mengikuti ujian CAT tahap II ini berjumlah 108 orang peserta. (man)

Polresta Deliserdang Gelar Tes Urine Terhadap Sopir Angkutan Umum di Terminal Lubukpakam

TES: Sopir memberikan sampel tes urine kepada petugas.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Polresta Deliserdang mengelar tes urine kepada sopir angkutan umum yang melintas dari Terminal Lubukpakam, Kamis (28/12/2023).

Satu persatu sopir angkutan umum yang melintas diberhentikan oleh personel Polresta Deliserdang. Setiap sopir diberi sebuah wadah yang terbuat dari plastik untuk diambil sampel urinenya. Selanjutnya, Sat Narkoba Polresta Deliserdang melakukan pengecekan sampel urine. Tak membutuhkan waktu berapa lama, hasil tes diketahui. Dari 9 sampel urine yang diambil, semuanya dinyatakan negatif.

Menurut, Kapolresta Deliserdang AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, SIK melalui Kasat Res Narkoba Polresta Deliserdang Kompol Sebastian R.S. Saragih, SIK, mengatakan tujuan dilakukanya tes urine terhadap pengemudi angkutan umum yang melintas dari terminal Lubukpakam untuk mengetahui apakah ada para sopir mengkonsumsi obat obatan terlarang atau narkoba saat mengendarai angkutanya.

“Tes urine terhadap sopir dilakukan untuk mengantisipasi apakah ada sopir mengendarai kendaraan dalam pengaruh narkoba. Selain itu kita yakinkan dan memastikan agar perjalan mereka benar – benar selamat sampai tujuan,” ucap Kompol Sebastian.

Kompol Sebastian menyebutkan ada sebanyak 9 sopir yang mengikuti tes urine. Hasilnya ke 9 sopir tersebut menunjukkan hasil yang negatif.

Tambahnya, tes urin terhadap sopir angkutan umum itu untuk menghindari kecelakaan lalu lintas sehingga para pemudik dapat bertemu keluarga dalam kondisi yang sehat.

Setelah pemeriksaan selesai, para sopir diizinkan melanjutkan perjalanan ke tujuan mereka masing-masing.(btr/ram)

Revitalisasi Stadion Teladan Medan Dijadwalkan Selesai Oktober 2024

STADION TELADAN: Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyaksikan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Kota Medan antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung secara virtual melalui zoom meeting di CC Room Inteligent Transport System (ITS) Kota Medan Jalan Balai Kota, Kamis (28/12/2023) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai stadion bersejarah yang ada di Kota Medan, fasilitas yang dimiliki Stadion Teladan sudah jauh tertinggal dibandingkan stadion lainnya di Indonesia. Untuk itu, Pemko Medan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku akan merehabilitasi serta merenovasi stadion yang dibangun sejak tahun 1952 tersebut. Ditargetkan, revitalisasi Stadion Teladan akan selesai paling lambat Oktober 2024.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyaksikan Penandatanganan Kontrak Pekerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Stadion Teladan Kota Medan antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dengan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung secara virtual melalui zoom meeting di CC Room Inteligent Transport System (ITS) Kota Medan Jalan Balai Kota, Kamis (28/12/2023) sore.

“Stadion Teladan termasuk stadion yang fasilitasnya jauh tertinggal dibandingkan stadion yang ada di banyak kota lain di Indonesia. Oleh karenanya Pemko Medan bersama Kementerian PUPR akan melakukan rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan,” ucap Bobby.

Dikatakan Bobby, Stadion Teladan dibangun dalam rangka menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) III yang digelar di Kota Medan tahun 1953. Nantinya, rehabilitasi dan renovasi yang dilakukan akan menggunakan dana APBN dan APBD.

“Untuk penggunaan APBD akan mulai dilelang awal tahun 2024 dan dilanjutkan dengan pembangunan fisiknya,” ujarnya.

Dilanjutkan Bobby, dengan dilakukannya rehabilitasi dan renovasi, maka diharapkan dapat memberikan sejarah baru bagi Kota Medan.

“Kami upayakan agar pengerjaan ini dapat selesai sebelum bulan Oktober 2024 sehingga langsung diresmikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Medan,” katanya.

Jika rehabilitasi dan renovasi selesai dilakukan, sambung Bobby, maka Pemko Medan akan berkomitmen untuk menjaga Stadion Teladan. Apalagi selain kualitas, fasilitasnya yang dimiliki akan menjadi lebih baik. Nantinya. Stadion Teladan juga akan berstandar FIFA pasca rehabilitasi dan renovasi dilakukan.

“Rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan ini sebenarnya sudah dinanti-nanti seluruh masyarakat. Sebab, stadion ini merupakan kebanggaan warga Kota Medan,” paparnya dalam penandatanganan kontrak yang turut dihadiri Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap, Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Topan Ginting, Kadis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Endar Sutan Lubis dan Kepala Bappeda Benny Iskandar tersebut.

Sebelumnya, Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Essy Asiah berharap, Pemko Medan bersama Kementerian PUPR terus berkolaborasi agar revitalisasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya ingatkan kualitas dan mutu harus tetap diperhatikan dan dijaga, rehabilitasi dan renovasi Stadion Teladan yang dilakukan harus sesuai standar FIFA,” ungkap Essy Asiah seraya berharap agar revitalisasi ini dapat selesai sebelum bulan Oktober 2024.
(map/ram)

Dianugerahi Suara Berkarakter, Khairul Tan Sukses menjadi Profesional MC

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam Bahasa Indonesia Master of Ceremony (MC) diartikan sebagai pembawa acara yang merupakan sebuah profesi atau keterampilan dari seseorang untuk memandu sebuah acara.

Memiliki tugas yang tidak mudah, MC harus bisa mengatur waktu, berdialog, menghidupkan suasana, serta dapat menghadirkan vibes yang sesuai dengan konsep acara. Barometer kesuksesan sebuah acara bahkan dapat dinilai dari peran seorang MC yang dapat membawa penonton larut dengan acara yang dipandunya.

Sebuah acara akan kurang baik bahkan kurang berkesan apabila MC tidak mampu membawanya secara baik sehingga acara yang dibawakan oleh MC akan dinilai tidak sempurna.

Menjadi seorang MC profesional biasanya dilatar belakangi dengan pendidikan ilmu komunikasi atau setidaknya sering mengikuti kelas public speaking. Banyak MC professional yang sukses dengan latar belakang atau pengalaman sebagai seorang penyiar radio, lulusan ilmu komunikasi, pernah ikut di ajang-ajang pencarian bakat, atau aktif di organisasi-organisasi yang membuat terbiasa berbicara di depan khalayak ramai.

Namun itu semua tidak dijalani oleh Khairul Amri Tanjung yang mempunyai nama panggung Khairul Tan. Memulai perjalanan karir sebagai master of ceremony di pertengahan tahun 2016 hingga saat ini, Khairul Tan yang lulusan ilmu Tekhnik Informatika memegang prinsip “ Ilmu dapat di cari, Bakat bisa terus di asah “ membuat Khairul Tan sukses menjadi Profesional MC di Kota tempat ia dibesarkan yaitu Medan.

Mulanya pria kelahiran Padang Pariaman ini menyadari bahwa ia mempunyai kesempatan menjadi MC adalah ketika banyak orang-orang disekelilingnya memuji karakter suara yang ia miliki. Banyak yang menyarankan Khairul Tan untuk menjadi seorang penyiar radio, reporter, MC, bahkan penyanyi dengan modal suara berat atau suara “ngebas” yang ia miliki. Dengan latar belakang itu, Khairul Tan yang sudah mandiri sejak dibangku perkuliahan mulai berfikir untuk memanfaatkan suara khasnya sebagai wujud rasa syukur ke Sang Pencipta, Khairul Tan mulai belajar dan memberanikan diri menjadi seorang MC.

Semua bermula ketika Khairul Tan diminta memandu acara Silaturrahmi Forum Komunikasi Alumni ESQ 165 yang dihadiri oleh Ary Ginanjar Agustian sebagai founder ESQ dan Gubernur Sumatera Utara periode 2015 -2018, Dr. Ir. H. Tengku Erry Nuradi, M.Si.

Setelah itu Khairul Tan diminta oleh salah seorang temannya untuk menjadi MC di pernikahan dimana kala itu adalah momen perdana Khairul Tan membawakan acara pernikahan. Bermodal belajar dari youtube , Khairul Tan memberanikan diri dan berhasil membawa seluruh rangkaian acara dengan baik. Beranjak dari pengalaman itu, Khairul Tan mulai merasakan enjoy dan ketagihan untuk berbicara didepan umum. Saat itu upah yang diterima hanya 400ribu rupiah, untuk seterusnya Khairul Tan terus mencoba memberanikan diri untuk menerima job MC walau ada juga yang tidak dibayar. Namun itu semua membuahkan hasil ketika seiring berjalannya waktu, nama Khairul Tan mulai dikenal dan mampu meraup belasan hingga puluhan juta rupiah perbulan.

Pengalaman MC yang sangat berkesan adalah ketika Khairul Tan membawakan acara seorang Novelis idolanya yaitu H. Habiburrahman El Shirazy, seorang novelis ternama Indonesia dengan novel-novel terkenalnya yang salah satunya adalah Novel Ayat-Ayat Cinta pada 2016.

Khairul Tan juga pernah membawakan acara yang menghadirkan sosok Hamas Syahid Izzuin, aktor serta seorang Hafiz Al Quran sebagai bintang tamu di tahun 2017. Tidak hanya itu, Khairul Tan juga berkesempatan satu panggung bersama Diva Indonesia, Krisdayanti pada 2022 lalu dimana Khairul Tan membawakan acara yang menghadirkan KD bahkan diajak duet oleh Diva yang masih sangat hits hingga saat ini.

Tahun ini 2023, membuat Khairul Tan semakin bersyukur karena kembali diberi kesempatan untuk manggung bersama artis ternama yaitu Syifa Hadju. Puluhan event dan ratusan acara pernikahan sudah dibawakan oleh Khairul Tan hingga saat ini, tentunya ini membuat Khairul Tan merasa layak diberi predikat sebagai Profesional Master of Ceremony.

Berbekal doa seorang Ibu dan keluarga serta tetap terus menjadi pribadi yang rendah hati juga modal bagi seorang Khairul Tan bertahan di dunia entertainment Kota Medan. Khairul Tan yang kerab membuat konten kebersamaannya dengan Ibu dan keluarganya ini cukup dikenal sebagai sosok yang sangat sayang dengan keluarga bahkan teman-temannya.

Saat ini Khairul Tan juga tergabung kedalam Himpunan Pembawa Acara Pernikahan (HIPAPI) Indonesia, dan menjadi pengurus untuk HIPAPI DPW Sumatra Utara. “ Ilmu itu bisa terus kita pelajari, apa lagi di era digital seperti sekarang ini. Saya banyak belajar dari konten-konten yang ada di youtube, tiktok dan juga Instagram.

Sampai saat ini saya masih terus belajar karena saya mencintai profesi saya sebagai MC. Kita semua pasti memiliki bakat yang sudah di anugerahi oleh Allah SWT, kita harus bertanggung jawab akan hal itu dengan terus mengasahnya maka perbanyak jam terbang dan teruslah berproses. Segala hal yang kita lakukan dengan hati, maka akan sampai ke hati “, tutup Khairul Tan. (rel/sih)

Pengembangan Masyarakat melalui Perawatan pasien post Stroke di Rumah

Oleh : Rika Elvriede Hutahaean, S.Kep., Ns dan  Dr. Evi Karota Bukit, S.Kp., MNS

Mahasiswa Magister Ilmu Keperawatan, Fakultas Keperawatan USU
(rikahutahaean1@gmail.com, evikarota18@gmail.com)

Stroke merupakan suatu gejala  klinis dengan gejala berupa gangguan fungsi otak secara global yang dapat menyebabkan kematian atau kelainan menetap lebih dari 24 jam, yang menyebabkan berkurangnya daya gerak seseorang karena kekuatan otot yang menurun, (WHO, 2022). Stroke dibagi dua macam yaitu stroke hemoragic dan stroke iskemik, berupa hemiparise (kelemahan) dan hemiplegia (kelumpuhan) yang dikarenakan oleh  gangguan motorik neuron dengan karateristik kehilangan kontrol gerakan volunter (gerakan sadar), gangguan gerakan, keterbatasan tonus otot dan keterbatasan reflek.  

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh stroke adalah berupa hemiparise (kelemahan) dan hemiplegia (kelumpuhan). Hal ini disebabkan oleh gangguan motorik neuron dengan karateristik kehilangan kontrol gerakan volunter (gerakan sadar), gangguan gerakan, keterbatasan tonus otot dan keterbatasan reflek.

Dalam perawatan pasien post stroke dirumah diperlukan adanya caregiver atau seorang pengasuh yang dapat membantu pasien saar membutuhkan bantuan serta melatih pasine secara bertahap untuk mencapai kemandirian. Penanganan yang dibutuhkan termasuk upaya pemulihan dan rehabilitasi dalam jangka waktu yang cukup panjang. Keluarga sangat berperan aktif dalam fase pemulihan dimana saat perencanaan pulang keluarga selalu dilibatkan  termasuk dibekali edukasi oleh tenaga kesehatan. Dukungan keluarga merupakan satu faktir yang sangat mempengaruhi efikasi diri penderita post stroke.

  1. Adapun upaya penanganan yang dapat dilakukan pada pasien post stroke dirumah yaitu: Membantu pasien dalam latihan mobilisasi  dimana jika kondisi pasien mengalami gejala kelemahan anggota gerak dan belum mampu bergerak sendiri untuk menghindari resiko jatuh.
  2. Ajak pasien untuk latihan gerak dengan membantu memotivasi serta memfasilitasi pasien untuk menggerak-gerakkan sendi-sendi ditubuhnya setiap hari untuk mencegah kekakuan dan melatih otot saraf yang lemah.
  3. Bantu makan pasien, biasanya pasien post stroke mengalami gangguan menelan sehingga tak jarang pasien menggunakan selang NGT di rumah. Jika pasien mampu makan tanpa selang maka berikan posisi duduk lebih tegak ketika sedang makan untuk menghindari tersedak yang mampu membahayakan nyawa.
  4. Ajak bicara, pasien stroke iskemik sering mengalami gangguan bicara maka seringlah mengajak berbicara untuk menyemangati pasien dalam berusaha untuk berbicara dan mengucapkan kata-kata misalnya mulai dari menulis dikertas.
  5. Ciptakan lingkungan yang aman dengan mengatur tempat tidur agar posisi tidak terlalu tinggi, memastikan lantai tidak licin.
  6. Membantu mengingatkan minum obat dengan teratur
  7. Mengingatkan jadwal kontrol ke klinik ataupun Rs untuk rehabilitasi medik.

Selain upaya ini, keluarga juga harus memperhatikan asupan nutrisi penderita stroke dengan mengurangi asupan makanan tinggi garam, mengurangi asupan tinggi lemak serta mengindari minuman yang beralkohol untuk membantu efektifitas pemulihan dan pengobatan stroke dirumah.

Masyarakat diharapkan mampu melakukan perawatan pada anggota keluarga yang terkena stroke di rumah dengan memberikan dukungan yang penuh serta membantu memfasilitasi penderita terhadap kebutuhan yang dibutuhkan. Dukungan keluarga dan masyarakat mampu meningkatkan efikasi diri penderita untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik.(*/rel)