31 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 784

Belajar dari Morowali, Dedi Iskandar: Perhatian Serius, Menyangkut Keselamatan Tenaga Kerja

Anggota Komite III DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejadian ledakan tungku smelter milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kawasan Industri Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menimpa belasan pekerja lokal dan asing, Minggu (24/12) lalu. Dinilai sebagai pelajaran bagi seluruh daerah untuk penguatan pengawasan kesehatan dan keselamatan kerja.

Atas kasus ini, Anggota Komite III DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara angkat bicara. Pasalnya ada dugaan kelalaian terhadap prioritas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.

“Tentu bagi kita di DPD RI, ini menjadi perhatian serius, karena menyangkut keselamatan tenaga kerja. Kita belum mendengar ada penyelesaian yang tuntas terkait tindak lanjut perlindungan pekerja, selain belasungkawa dan santunan kepada korban. Sementara sanksi berat bagi perusahaan, jarang sekali kita dengar,” sebut Dedi Iskandar kepada wartawan di Medan, Jumat (29/12).

Pun begitu, Dedi Iskandar Batubara yang juga Ketua PW Al-Washliyah Sumatera Utara (Sumut) memahami bahwa perusahaan juga pasti memiliki kepentingan bagi kebutuhan bisnis. Utamanya, sebagai pihak yang menampung tenaga kerja dengan jumlah besar, dimana muaranya berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.

“Tetapi kepentingan itu tidak boleh mengabaikan nyawa orang. Artinya standarisasi kemanusiaan harus berada di atas kepentingan bisnis. Tenaga kerja harusnya menjadi faktor produksi yang sangat penting. Karena sebagai faktor penggerak dalam kegiatan usaha dengan modal tenaga sekaligus pikiran,” jelas Calon Anggota DPD RI nomor urut 7, dapil Sumut ini.

Karena itu pula, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan agar peran pemerintah, khususnya di Sumatera Utara untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap K3. Dan yang terpenting, bagaimana menjadikan seluruh perusahaan memastikan diri memiliki sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (SMK3).

“Yang jadi pertanyaan, sejauh mana peran pemerintah daerah terhadap wacana K3 ini. Apalagi kita tahu, ada Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi (DK3P) Sumatera Utara yang telah dibentuk berdasarkan SK Gubernur. Sudah sampai dimana keberadaan dan eksistensinya bagi kepastian atas ketentuan K3,” jelas Dedi Iskandar.

Dengan pertimbangan data BPJS Ketenagakerjaan pada 2022 lalu tercatat ada 10.383 kasus kecelakaan kerja. Dan periode Januari-September 2023, sebanyak 18.868 kasus.

“Apakah pencanangan pengawasan terhadap K3 berjalan sesuai harapan, agar semua pihak memahami pentingnya memastikan keselamatan dan kesehatan terhadap tenaga kerja,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DPD KSPSI AGN Sumatera Utara, Rio Affandi Siregar mengatakan bahwa kejadian di Morowali merupakan tragedi kecelakaan kerja yang sangat memprihatinkan di penutup tahun 2023. Seharusnya K3 menjadi standar utama, prioritas perusahaan, apalagi dengan resiko tinggi.

“Yang perlu diperhatikan adalah SMK3 diperusahaan-perusahaan apakah sudah dibentuk dan sudah berjalan?. Kemudian bagaimana pengawasan yg dilakukan oleh Dinas Ketanagakerjaan (Disnaker) Sumut dan kabupaten/kota,” sebut Rio.

Jika dikaji lebih teliti lanjut Rio, maka perlu perhatian terhadap uji kelayakan terhadap alat-alat kerja yang berpotensi K3. Karenanya, ada uji berkala oleh pengawas ketenagakerjaan dari Disnaker setempat. Setelah itu, penilaian layak akan dikeluarkan dan dicatatkan dalam buku biru (istilah dalam ketenagakerjaan).

“Selain itu juga, bila SMK3 telah berjalan dengan benar di dalam perusahaan, maka potensi kecelakaan kerja dapat diminimalisasi. Tetapi sebagai catatan bahwa SMK3 internal perusahaan tersebut benar-benar harus dijalankan, bukan hanya sebagai pelengkap laporan saja,” tegasnya.

Untuk itu pihaknya meminta pihak terkait, khususnya pemerintah perlu melakukan pengawasan yang lebih massif terhadap implementasi SMK3 di perusahaan. Sehingga kecelakaan yang merenggut nyawa tidak terjadi di kemudian hari.

“Bahwa K3 ini penting, apalagi masuk dalam standar akreditasi penilaian perusahaan. Apakah sebuah perusahaan punya standar itu dan dapat dipercaya dan baik secara kompetensi, mutu dan kualitasnya,” ucapnya.(gus)

4 Rekomendasi Laptop 2 in 1 Terpopuler

SUMUTPOS.CO – Laptop kini telah menjadi sebuah barang yang wajib bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Laptop yang ringan dan body yang slim ditambah desain yang minimalis tentunya menjadi pilihan semua orang.

Dengan mobilitas yang sangat tinggi tentunya laptop 2 in 1 ini bisa menjadi solusi untuk pilihan. Maka berikut ini beberapa rekomendasi laptop 2 in 1 terpopuler di Indonesia adalah:

  1. Hp Pavilion X360

Semua produk yang dikeluarkan oleh HP tentunya dirancang dengan sangat baik, professional dan juga senantiasa mengikuti perkembangan jaman dalam berbagai macam hal dari segi desain, fitur, sampai dengan performa yang ditampilkan.

Akan tetapi akan selalu yang khas dari HP yaitu desain yang sederhana dan ditambah dengan warna silver yang menjadi andalan. Namun untuk tipe yang satu ini HP mengeluarkan warna gold sebagai alternatif pilihan warna bagi pengguna.

Untuk layar laptop ini berukuran 14 inchi, dengan resolusi layar 1920 x 1080 pixel, ditambah dengan tamplan grafis yang sangat bagus hasil dari intel UHD Graphics. Sedangkan untuk prosessor yang digunakan adalah pada intel core i3 dengan kapasitas RAM 8 GB.

Laptop ini juga menggunakan SSD dan memiliki spesifikasi yang sangat handal. Maka Hp Pavilion X360 Dapat menjadi pilihan laptop 2 in 1 terbaik anda.

  1. Asus Vivobook Flip TP412FA

Asus Vivobook Flip Tp412FA ini merupakan laptop hybrid yang menjadi pilihan anak muda saat ini. Tidak hanya memiliki body yang sangat slim tapi juga performa yang cukup bagus. Dengan ukuran layar 14 inchi dan resolusi layar full HD ditambah dengan sensitive layar yang sangat akurat.

Jadi dengan begitu dengan sentuhan halus saja kita sudah dapat menggunakan laptop ini. Untuk prossesor yang digunakan adalah intel core i3 gen 8 dengan didukung dengan kapasitas RAM 4 GB dan 8 GB dan SSD 512 GB. Laptop ini bisa menjadi rekomendasi pilihan bagi mahasiswa atau pelajar.

  1. Lenovo Thinkpad Yoga X1 Carbon

Lenovo Thinkpad Yoga X1 Carbon merupakan salah satu rekomendasi untuk pilihan laptop 2 in 1 dari merek Lenovo.

Walau laptop ini tergolong keluaran lama akan tetapi untuk fitur-fitur dan juga spesifikasinya masih dapat menunjang untuk kebutuhan sehari-hari seperti untuk bekerja dan juga sekolah. Leptop ini menggunakan prossesor intel core i7 10510U gen 10.

Untuk kapasitas RAM sebesar 16 GB. Ditambah dengan daya pengisian baterai yang sangat cepat. Serta pemakaian baterai yang tahan lama yaitu hingga 18 jam. Maka laptop ini sangat cocok digunakan oleh mahasiswa, pelajar dan pekerja kantoran.

  1. Acer Spin 5 Evo SP514-51N

Acer Spin 5 Evo SP514-51N merupakan salah satu solusi bagi kalian yang membutuhkan performa baik dan juga fleksibilitas yang sangat tinggi. Dengan desain yang sangat slim dan ringan, dengan berat 1.2 kg saja dan layar yang berukuran 14 inchi membuat laptop ini mudah dan praktis dibawa kemana saja.

Bukan hanya itu laptop ini juga dapat berputar hingga 360 derajat. Laptop ini menggunakan prosessor intel core i5. Laptop ini dapat bekerja dengan sangat baik dengan daya konsumsi baterai yang rendah.

Laptop ini diklaim dapat bekerja selama 15 jam. Dan untuk tampilan grafis laptop ini telah menggunakan intel iris Xe graphics 80 EU yang menampilkan tampilan yang memukau.(*/rel)

Kasus Covid-19 Varian Baru EG.5 Masih Negatif, Warga Tetap di Imbau Patuhi Prokes

JELASKAN: Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Buyung RB Diningrat Daulay menjelaskan tentang perkembangan kasus Covid-19.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kasus Covid-19 Varian EG.5 terbaru sudah marak terjadi di wilayah Indonesia, di Kota Tebingtinggi tampaknya kasus Covid-19 varian baru ini belum ditemukan (Negatif) selama sepekan ini, tetapi langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Kesehatan, warga kembali di imbau untuk tetap waspada dan kembali harus melakukan protokol kesehatan (Prokes).

Prokes tersebut adalah kembali memakai masker di tempat umum seperti rumah sakit, sekolah, terminal dan tempat berkumpulnya orang banyak. Namun imbauan ini belum semuanya dipatuhi oleh masyarakat Kota Tebingtinggi, dimana masyarakat saat melakukan aktivitas di luar rumah masih banyak tidak menggunakan masker.

Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Kabid P2P, Buyung RB Diningrat Daulay, Kamis (28/12/2023) menjelaskan bahwa di Kota Tebingtinggi belum adanya terindikasi positif Covid-19 Varian EG.5, tetapi pihak Dinas Kesehatan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk kembali melakukan protokol kesehatan demi mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 Varian EG.5.

“Ini memasuki masa liburan Natal dan Tahun Baru 2024. Kami berharap warga tidak berpergian jauh dan tetap menjalani protokol kesehatan seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan,” jelas Buyung Diningrat.

Ungkap Buyung Diningrat, bahwa pihaknya sudah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI, Nomor: HK.02.02/C/4815/2023 yang isinya peningkatan kewaspadaan terhadap lonjakan kasus Covid-19.

“Dalam surat edaran itu salah satu memastikan tenaga kesehatan, tenaga medis dan petugas lainnya yang bekerja difasilitas kesehatan mendapatkan perlindungan optimal dengan melengkapi dosis vaksinasi Covid-19 baik primer maupun lanjutan (booster) sesuai dengan ketentuan.

Sedangkan surat edaran dari Gubernur Sumatera Utara kepada seluruh Wali Kota dan Bupati se Sumut tanggal 20 Desember 2023, dalam surat tersebut kembali warga diimbau untuk kembali meningkatkan kedisiplinan diri dalam menjalani protokol kesehatan. Meningkatkan imbauan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah selama tiga sampai lima hari apabila dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

“Mengintruksikan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan ketersediaan tempat tidur isolasi pada rumah sakit rujukan. Bagi tenaga kesehatan, tenaga medis dan petugas lainnya untuk tetap melanjutkan maksimal melengkapi vaksinasi Covid-19. Karena mereka yang rentan terpapar Covid-19,” jelas Buyung Diningrat.

Sedangkan untuk surat edaran Wali Kota terkait perlunya kewaspadaan terhadap lonjakan kasus Covid-19 saat masih dalam proses penandatanganan Wali Kota Tebingtinggi.

Di lapangan saat ini warga yang terindikasi sakit banyak seperti mengalami batuk, pilek dan deman tinggi serta badan ngilu-ngilu, hal ini dimungkinkan karena masuk bulan pancaroba, seperti musim hujan dan musim panas yang tidak beraturan lagi, tetap meningkatkan kewaspadaan dengan meminum vitamin dan berolahraga. (ian/Ra)

Kerajaan Negeri Padang Deli Angkat Pj Wali Kota Tebingtinggi Jadi Kerabat Kerajaan

ANUGERAH: Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani di angkat menjadi kerabat Kerajaan Padang Deli pada kegiatan Pagelaran Budaya Melayu Anugerah Gelar Majelis Kerapatan Adat Kerajaan Negeri Padang Deli.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemangku Kerajaan Negeri Padang Deli secara resmi mengangkat Pj Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani sebagai Kerabat Kerajaan Negeri Padang Deli pada kegiatan Pagelaran Budaya Melayu Anugerah Gelar Majelis Kerapatan Adat Kerajaan Negeri Padang Deli di Gedung Hj Sawiyah Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (28/12/2023).

Syarmadani diangkat sebagai Kerabat Kerajaan Negeri Padang oleh Pemangku Maharaja Bongsu Kerajaan Negeri Padang, Tengku Muhammad Hisyam Firmansyah.

Pj Wali Kota Syarmadani dinilai sebagai orang yang dituakan dan dihormati serta dimuliakan, berjiwa satria dan bangsawan, welas asih dalam menata suatu tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain Penjabat Wali Kota, Pj Sekda Tebingtinggi, Kamlan Mursyid menerima gelar Datuk Abiaksa Negara, Asisten Pemerintahan, Bambang Sudaryono menerima gelar Datuk Kurnia Biksa Satria, Kepala BPKPD, Sri Imbang Jaya Putra menerima gelar Datuk Adi Setia Wangsa, dan pengangkatan Datuk Orang Besar Bergelar Kerajaan Negeri Padang Deli, serta Penghulu Adat.

Usai diangkat sebagai Kerabat Kerajaan Negeri Padang, Syarmadani mengungkapkan, kegiatan Pagelaran Budaya Melayu dan Anugerah pemberian gelar adat Kerajaan Negeri Padang, merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam upaya menggali, melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup tumbuh dan berkembang didalam kehidupan masyarakat Melayu.

“Sebagai warga Tebingtinggi kita patut bersyukur karena dengan kemajemukan penduduknya, membuat daerah ini menyimpan potensi budaya multi etnis yang tidak ternilai harganya, untuk membentuk karakter dan pekerti masyarakat tangguh, serta dapat menjadi penopang industri pariwisata daerah. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Saya berterimakasih kepada Pemangku Adat Kerajaan Negeri Padang, atas pemberian gelar adat Kerajaan Negeri Padang. Ini merupakan kehormatan yang sangat tinggi, semoga dapat menambah tekad, semangat, dan bakti saya untuk Kota Tebingtinggi,” tutup Syarmadani.

Sebelumnya, Ketua Panitia Datuk Mufhti Kerajaan Negeri Padang Deli, Khuzamri Amar melaporkan, kegiatan ini menjadi agenda rutin Kerajaan Negeri Padang Deli dalam rangka melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Kerajaan Negeri Padang.

“Kerajaan Negeri Padang sudah berbadan hukum dan juga merupakan kejuruan dari Sultan Deli, yang artinya Kerajaan Negeri Padang ini sah menurut hukum negara dan hukum adat yang berlaku di negara Indonesia,” ungkap Datuk Khuzamri Amar.

Sebelumnya prosesi adat pemberian gelar dimulai dengan pembacaan Surat Ceri oleh Datuk Panglima Goraha Kerajaan Negeri Padang Deli, Abdul Khalik, dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan Anugerah Gelar Kebangsaan Negeri Padang, yang diserahkan langsung oleh Pemangku Kerajaan Negeri Padang Deli, Tengku Puan Chandra Kirana Maliana Zufrine.

Turut hadir dalam kegiatan, Raja Panei, Tuan Andi RP Dasuha, Raja Bedagai, Tuan Ahmad, perwakilan Adat Simalungun. (ian/ram)

Polres Sergai Kerja Sama dengan Polres Nagan Raya Ungkap Kasus Curanmor

CURANMOR: Kapolsek Perbaungan, AKP M Pandiangan bersama tersangka curanmor dan para personel Polres Sergai. (istimewa)

SERDANG BEDAGAI, SUMUTPOS.CO – Personel Unit Reskrim Polsek Perbaungan Polres Serdangbedagai berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di wilayah hukum (Wilkum) Polres Nagan Raya Polda Aceh dengan mengamankan seorang pria berinisial S (31), terduga pelaku, warga Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Kapolsek Perbaungan, AKP M Pandiangan didampingi Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda Raja K Haloho bersama Personel Polres Nagan Raya Polda Aceh, Rabu (27/12/2023) malam di Mapolsek Perbaungan mengungkapkan, tersangka diamankan di Dusun Pantai Lokot Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang pada Selasa (26/12/2023).

“Penangkapan tersangka sempat diwarnai aksi kejar-kejaran, karena tersangka berupaya kabur saat akan diamankan,” ungkapnya.

Kasi Humas Polres Serdangbedagai Iptu Eduard Sidauruk menjelaskan, pengungkapan kasus curanmor ini berawal pihaknya mendapat informasi adanya pencurian satu unit mobil Pajero Sport nomor polisi BL 1571 EC yang terjadi di Wilkum Polres Nagan Raya Polda Aceh.

“Informasi yang kita terima, mobil tersebut mengarah ke Wilkum Polsek Perbaungan, Polres Sergai. Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Perbaungan dan Polres Nagan Raya Polda Aceh melakukan penyelidikan di wilayah Perbaungan,” ujarnya.

Hasilnya, pada Selasa (26/12/2023) sekira pukul 14.30 WIB, tim melihat mobil tersebut melintas di Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan. Melihat mobil tersebut, tim berupaya untuk mengamankannya. Namun tersangka melakukan perlawanan, bahkan sempat memukul salah seorang personel sebelum tancap gas melarikan diri menuju Kabupaten Deliserdang.

Tidak ingin buruannya lolos, Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Perbaungan dan Polres Nagan Raya langsung melakukan pengejaran. Di tengah berlangsungnya aksi kejar-kejaran, mobil yang dikendarai tersangka terperosok ke parit hingga tidak bisa kabur lagi. Dan dengan bantuan warga setempat, tersangka akhirnya berhasil diamankan. Selanjutnya, tersangka berikut barang bukti diboyong ke Polsek Perbaungan.

“Tersangka berikut barang bukti saat ini sudah kita serahkan ke pihak Polres Nagan Raya Polda Aceh untuk menjalani proses lanjut,” jelas Kasi Humas Polres Sergai.(fad/ram)

Pemkab Sergai Bebaskan BPHTB Rumah Ibadah

PEMUKA AGAMA: Bupati Sergai H. Darma Wijaya (batik kuning) didampingi Sekda Sergai Faisal Hasrimy bersama para pemuka agama. (istimewa/sumutpos.co)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) membebaskan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) terhadap rumah ibadah. Hal ini dilakukan demi mewujudkan Sergai yang religius.

Bupati Sergai H Darma Wijaya diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), H.M Faisal Hasrimy, menyerahkan SK Pembebasan BPHTB Rumah Ibadah (Vihara) untuk Yayasan Pendidikan Buddhis Cahaya Kasih Maitreya Perbaungan.

“SK ini diberikan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pajak Daerah bahwa Objek Pajak BPHTB yang digunakan untuk kepentingan sosial dan kepentingan ibadah dibebaskan dari kewajiban membayar BPHTB,” ujar Sekda Faisal yang didampingi Kepala Bapenda Sri Rahmayani, dan jajaran di Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Kamis (28/12/2023).

Menurutnya, pemberian SK pembebasan BPHTB ini untuk memberikan kenyamanan bagi umat beragama sehingga dapat menjalankan ibadahnya sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Dikesempatan serupa, Satya Wira Pandita dari Wihara Satya Maitreya Perbaungan selaku Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Buddhis Cahaya Kasih Maitreya bersama pengurus yayasan lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sergai yang telah memberikan kemudahan dalam kepengurusan SK.

“Terimakasih kepada Bapak Bupati Sergai Darma Wijaya beserta jajaran yang telah memberikan kemudahan dalam kepengurusan SK ketetapan BPHTB dengan pembayaran nol rupiah untuk kepentingan umat dalam melaksanakan ibadah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan yang didapatkan dari Pemkab Sergai melalui Bapenda sangat luar biasa. Proses mudah dan cepat selesainya sehingga kini pihaknya sudah bisa menerima SK BPHTB dengan pembayaran nihil.

“Adanya SK BPHTB ini akan memberikan kemudahan bagi kami dalam menjalankan aktivitas ibadah maupun kegiatan kegiatan keagamaan lainnyam, tutupnya. (fad/ram)

Proyeksi Pasar Kripto 2024 Positif, Upbit Sebutkan Faktor Pendukungnya

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Industri aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2023 terus mengalami perkembangan. Perjalanannya tidak mudah dan terus menghadapi pasang surut.

Tahun 2023 ini menjadi tahun menarik bagi industri cryptocurrency dengan hadirnya sejumlah proyek baru dan tren menarik yang mulai bermunculan di pasar. Salah satu tren utama yang patut diperhatikan adalah adopsi lebih lanjut dari berbagai aspek teknologi blockchain di berbagai sektor seperti yang dirangkum Upbit Indonesia sebagai berikut:

Teknologi Artificial Intelligence
Dengan kemampuan untuk menganalisa data secara cepat dan cerdas, teknologi AI dapat membantu meningkatkan efisiensi, keamanan, dan keandalan dalam ekosistem kripto. Pemanfaatan AI saat ini dapat membantu pengguna mendeteksi penipuan, dan juga dapat memberikan saran dalam hal trading bagi para investor dengan menggunakan algoritma trading.

Peralihan dari Web2 ke Web3
Web3 merupakan ekosistem desentralisasi yang dibangun di atas teknologi blockchain yang menjanjikan pengalaman internet yang berbeda untuk generasi mendatang. Namun begitu, transisi dari Web 2.0 ke Web 3.0 terbukti masih mengalami kendala baik bagi pengembang maupun pengguna, mengingat pesatnya kemajuan teknologi di Web 3.0. Namun di tahun ini terdapat kabar baik dengan munculnya Web 2.5 yang merupakan peralihan internet baru, mencakup teknologi blockchain, desentralisasi, cryptocurrency, NFT, AI, dan metaverse.

DeFi dan Peningkatan Layanan Keuangan Terdesentralisasi
DeFi tetap menjadi tren yang mendominasi pada tahun 2023. Proyek – proyek yang berfokus pada layanan keuangan terdesentralisasi terus berkembang, menawarkan solusi alternatif untuk perbankan tradisional dan layanan keuangan konvensional. Platform – platform DeFi menyediakan layanan seperti pinjaman, pertukaran aset digital, dan penghasilan pasif melalui yield farming. Namun, potensi risiko dan volatilitas tetap menjadi perhatian utama di dalam ekosistem ini.

NFT dan Transformasi Industri Kreatif
Tahun 2023 juga telah menjadi tahun penting untuk NFT. NFT masih berperan dalam mengubah cara individu melihat hak kepemilikan atas karya seni digital dan barang koleksi lainnya. Seniman, musisi, dan pencipta konten telah memanfaatkan NFT sebagai cara untuk memonetisasi karya mereka secara langsung kepada penggemar dan kolektor, membuka peluang baru dalam ekonomi kreatif.

Di Indonesia sendiri, tahun 2023 menjadi tahun bagi pemerintah untuk berfokus pada perkembangan ekonomi digital melalui pengembangan ekonomi aset kripto nasional. Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku regulator, telah menerbitkan peraturan dan ketentuan terkait perdagangan fisik aset kripto di Indonesia yang terus disempurnakan.

Untuk memperkuat ekosistem dan keamanan transaksi, pemerintah juga telah menunjuk PT Bursa Komoditi Nusantara sebagai pengelola bursa kripto, PT Kliring Berjangka sebagai Penjamin dan Penyelesaian Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto, dan PT Tennet Depository sebagai Pengelola Tempat Penyimpanan Aset Kripto.

Resna Raniadi, VP of Operations Upbit Indonesia mengatakan, tahun 2023 telah memberikan gambaran yang menarik tentang perkembangan dunia cryptocurrency. Dengan pertumbuhan proyek-proyek baru dan adopsi teknologi blockchain yang semakin luas, industri ini terus bergerak maju. “Meskipun ada tantangan yang perlu diatasi, peluang baru dan inovasi terus bermunculan,” katanya.

Memasuki tahun 2024, lanjut Resna Raniadi, industri kripto akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan situasinya dapat terus berubah seiring waktu. Namun, dapat dipastikan Bitcoin akan bergerak positif karena adanya peristiwa Bitcoin Halving di tahun depan. “Para investor kripto juga masih memperhatikan suku bunga The Fed dan keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk menyetujui exchange-traded funds ETF Bitcoin yang diprediksi akan terealisasi pada pertengahan tahun depan,” pungkasnya. (rel/adz)

Pengembangan Masyarakat dalam Meningkatkan Kepedulian terhadap Kesehatan

Oleh : Tahan, S.Kep, Ns dan Dr. Drs. Zulfendri., M. Kes

(Program Magister Ilmu Keperawatan USU)

Pengembangan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan melibatkan serangkaian upaya untuk memberdayakan individu dan komunitas agar mampu memahami, menghargai, dan menjaga kesehatan mereka. Beberapa strategi dan aspek utama yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut :

  1. Penyuluhan dan Edukasi
  • Adakan program penyuluhan rutin di masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat, pola makan yang baik, dan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala.
  • Libatkan tenaga kesehatan dan ahli dalam memberikan informasi yang akurat dan mudah dimengerti.

 

  1. Pembentukan Kelompok Kesehatan Masyarakat
  • Bentuk kelompok-kelompok kecil di tingkat komunitas yang fokus pada edukasi, dukungan, dan pemantauan kesehatan.
  • Latih anggota kelompok untuk menjadi agen perubahan dalam mendorong perilaku sehat di lingkungan mereka.

 

  1. Fasilitas Kesehatan yang Terjangkau
  • Bangun atau perkuat fasilitas kesehatan di tingkat lokal untuk memastikan akses yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
  • Berikan insentif atau fasilitas bagi masyarakat yang rutin memeriksakan kesehatan.

 

  1. Promosi Gaya Hidup Sehat
  • Kampanyekan gaya hidup sehat melalui media lokal, seperti spanduk, brosur, dan iklan di tempat-tempat umum.
  • Organisasikan kegiatan olahraga atau kegiatan rekreasi untuk mendorong masyarakat bergerak lebih aktif.

 

  1. Pemberdayaan Ekonomi
  • Kaitkan program kesehatan dengan program pengembangan ekonomi masyarakat.
  • Dorong pendirian usaha mikro dan kecil yang berfokus pada produk atau layanan yang mendukung kesehatan.

 

  1. Penggunaan Teknologi
  • Manfaatkan teknologi informasi untuk menyebarkan informasi kesehatan melalui pesan singkat, aplikasi kesehatan, dan media sosial.
  • Gunakan teknologi untuk memfasilitasi konsultasi jarak jauh atau pelayanan kesehatan online.
  1. Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan
  • Inklusifkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan terkait program kesehatan.
  • Adakan forum atau pertemuan rutin untuk mendengarkan masukan dan kebutuhan masyarakat.

 

  1. Peningkatan Keterampilan dan Pengetahuan
  • Berikan pelatihan keterampilan, seperti pertolongan pertama atau memasak makanan sehat, untuk meningkatkan kemandirian masyarakat.
  • Bangun perpustakaan atau sumber daya pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.

 

  1. Monitoring dan Evaluasi
  • Lakukan pemantauan terus-menerus terhadap program-program kesehatan dan ukur dampaknya terhadap masyarakat.
  • Gunakan hasil evaluasi untuk melakukan penyesuaian dan perbaikan berkelanjutan.

 

  1. Kerjasama Antarsektor dan Organisasi
  • Bangun kemitraan dengan organisasi non-pemerintah, sektor swasta, dan lembaga lainnya untuk mendukung program kesehatan masyarakat.
  • Libatkan semua pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

Penting untuk melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pengembangan program kesehatan, memahami kebutuhan mereka, dan menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan memerlukan upaya berkelanjutan dan kolaborasi antara pemerintah, sektor kesehatan, dan masyarakat. Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi, diharapkan masyarakat dapat mengadopsi gaya hidup sehat dan melakukan upaya pencegahan penyakit.(rel)

Bawaslu Sumut Berikan Kesempatan untuk Perbaikan Berkas kepada 14 Caleg yang Dicoret KPU

RAPAT: Kegiatan Rapat Kerja Bersama Jurnalis Media Massa, Cetak dan Elektronik di Karibia Boutique Hotel, Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara memutuskan untuk menerima permohonan 14 Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumut, yang dicoret oleh Komisi Pemilahan Umum (KPU) Sumut dari Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumut, Johan Alamsyah menjelaskan pihaknya, sudah melakukan mediasi kedua belah pihak, antara KPU Sumut dan 14 Caleg tersebut. Hasilnya, memberikan kesempatan untuk memperbaiki berkas.

“Iya benar, sudah kita lakukan mediasi. Bahwa calon-calon yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk memperbaiki berkas untuk memenuhi persyaratannya dan menyerahkan persyaratannya ke KPU Sumatera Utara,” ucap Johan, kepada wartawan, di Kota Medan, Kamis (28/12/2023).

Untuk diketahui, bahwa 14 Caleg berstatus sebagai tenaga ahli dan non PNS bertugas di DPRD Sumut. Kemudian, belasan Caleg itu, berasal dari PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PKS, Gerindra, Hanura, Demokrat dan NasDem.

Dari 8 partai politik tersebut, Johan mengungkapkan yang mau menjalani keputusan Bawaslu Sumut, ada 7 parpol. Namun, ia tidak menjelaskan partai politik mana saja.

“Ini masih dalam proses di KPU, jadi ada sekitar 7 parpol yang sudah bersepakat,” tutur Johan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Bawaslu Sumut, Saut Boangmanalu menjelaskan bahwa keputusan mediasi tersebut, memberikan kesempatan untuk memperbaiki berkas persyaratan 14 Caleg tersebut.

“Hasilnya ada kesepakatan, diteruskan ke KPU untuk ditindaklanjuti. Kekurangan berkas yang dianggap jadi pencoretan, diberi kesempatan (untuk diperbaiki). Sehingga bisa melanjutkan statusnya sebagai Caleg,” kata Saut.(gus/ram)