Home Blog Page 803

Dukung Penyediaan Energi Bersih IKN, PGN Siapkan Jargas Rumah Tangga

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk selaku Subholdong Gas Pertamina menyiapkan pengembangan program jargas rumah tangga sebagai dukungan penyediaan energi bersih di Ibu Kota Negara (IKN). PGN juga siap berkolaborasi berbagai pihak untuk membangun IKN dalam hal pembangunan infrastruktur gas bumi.

Direktur Sales & Operasi PT PGN Ratih Esti Prihatini menyampaikan kesiapan PGN untuk bersinergi dalam pembangunan jargas. Hal ini ia ungkapkan saat melakukan kunjungan ke IKN bersama BPH Migas pekan lalu.

Pemerintah mengamanatkan pembangunan jargas kepada Pertamina selaku Holding Migas di Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP IKN). Kemudian Pertamina menugaskan PGN selaku Subholding Gas untuk pelaksanaannya. Artinya, jargas akan dapat dimanfaatkan di hunian-hunian atau rumah dinas untuk menteri hingga pegawai di IKN. Pada tahap awal, sambungan jargas di IKN disiapkan untuk 166 tower (hunian ASN) dan 34 rumah tapak menteri.

“Kami siap menjadi bagian dari solusi pemanfaatan energi bersih di IKN serta memperluas pemanfaatan gas bumi bagi sebuah lingkungan yang makin hijau dan dampak multiplier effect untuk lingkungan serta masyarakat dapat lebih dioptimalkan. Bagaimanapun gas bumi adalah energi fosil terbersih yang dapat menjadi solusi transisi energi bersama pemanfaatan energi bersih lainnya menuju era Energi Baru Terbarukan dan pencapaian target NZE 2060,” ujar Ratih, , Selasa (30/1/2024).

Pembangunan jargas di IKN direncanakan dibangun secara bertahap. Selain rumah dinas pemerintahan, jaringan distribusi gas juga ditujukan untuk komersial, gedung pemerintahan, dan fasilitas lainnya. Nantinya pipa distribus gas bumi ditempatkan jaringan umum atau Multi Utility Tunnel. MUT sendiri akan dibangun oleh Kementerian PUPR.

Gas bumi akan disuplai dengan Compressed Natural Gas (CNG) yang bersumber dari Balikpapan atau Bontang di Kalimantan timur. Saat ini, PGN sudah melakukan kegiatan kontruksi di lapangan dan ditargetkan selesai bulan Juni 2024.

Dukungan menyediakan gas bumi oleh PGN untuk IKN dilandasi oleh visi penyediaan energi bersih di IKN dan kebijakan IKN yang dicanangkan dalam UU No. 3/ 2022 yaitu dengan campuran gas alam dengan hydrogen sebagai sumber gas kota.

Portofolio PGN di wilayah Kalimantan Timur akan terus dikembangkan sehingga dapat menjangkau IKN serta mendukung wilayah penyangga IKN agar pemanfaatan energi bersih semakin luas dan optimum. Salah satunya, PGN melalui PT Pertagas mengelola penyaluran gas secara terintegrasi meliputi Pipa Transmisi Gas Bumi Senipah-Balikpapan 20” sepanjang 78 KM. Kedepan, jaringan distribusi baru yang akan menghubungkan jaringan distribusi gas IKN dengan pipa Senipah Balikpapan ini, sehingga penyaluran gas menjadi lebih handal.

Pengembangan lain yang dilakukan oleh PGN yaitu mengenai infrastruktur CNG dan LNG untuk retail untuk menyalurkan gas ke wilayah Kalimantan Timur. PGN siap untuk mendukung penyediaan gas bumi yang handal dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur, serta senantiasa bersinergi dengan otoritas IKN bersama stakeholder lain dalam merencanakan dan mengembangkan energi bersih gas bumi di IKN. (rel/ram)

Bank Muamalat Pasang Target Pertumbuhan Dua Digit untuk Produk Investasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Prospek yang cerah pada tahun ini membuat PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memasang target pertumbuhan yang tinggi untuk penjualan produk investasi. Pada akhir 2024, jumlah transaksi pembelian produk investasi di Bank Muamalat ditargetkan tumbuh sebesar 80% secara year on year (yoy). Adapun jumlah investor diproyeksi naik sebesar 70% (yoy).

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, jika melihat pencapaian di 2023 serta inovasi yang akan dilakukan di 2024, pihaknya optimistis penjualan produk investasi syariah di Bank Muamalat mulai dari sukuk hingga reksa dana syariah akan tumbuh pesat.

“Tingginya animo nasabah yang didukung oleh strategi jemput bola yang kami terapkan tahun lalu berdampak positif terhadap penjualan. Strategi tersebut akan kami lanjutkan dan tingkatkan pada tahun ini. Oleh karena itu, kami optimistis target pertumbuhan dua digit pada akhir tahun ini dapat tercapai,” ujarnya.

Sebagai gambaran, jumlah investor pada 2023 meningkat sebanyak tiga kali lipat dibandingkan dengan jumlah investor pada 2022. Begitu pula dengan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) yang tumbuh hingga 200 kali lipat dibandingkan capaian pada 2022.
Menurut Dedy, hal tersebut dapat tercapai karena produk investasi yang ditawarkan Bank Muamalat sesuai dengan karakter nasabah sehingga dapat diterima dengan baik.

Nasabah Bank Muamalat mengutamakan aspek kesyariahan, return yang optimal, fitur kupon, serta risiko yang terukur dan manageable.

Inovasi produk investasi

Bank Muamalat akan menambah produk reksa dana terbuka (Open End) dengan fitur dividen. Produk ini memungkinkan nasabah mendapatkan dividen berupa uang tunai yang akan diterima langsung di rekening nasabah dengan pilihan pembayaran kupon bulanan maupun tiga bulanan.

“Hal ini kami hadirkan mengingat tipikal nasabah Bank Muamalat sangat cocok dengan fitur dividen tersebut,” imbuh Dedy.

Inovasi lainnya yaitu peningkatan fitur transaksi pada aplikasi mobile banking Muamalat DIN mulai dari tampilan hingga proses transaksi yang lebih seamless serta adanya fitur auto invest yang lebih memudahkan nasabah dalam mencapai target keuangannya.

Dari aspek target pasar, pionir bank syariah di Tanah Air ini tetap fokus pada segmen menengah ke atas atau high net worth yang sudah terbukti cocok dengan fitur-fitur produk investasi Bank Muamalat. Meskipun demikian, Bank Muamalat juga akan mencoba memasuki pasar anak muda yang dikenal melek teknologi melalui fitur investasi yang ada di Muamalat DIN. (rel/ram)

Diskotek Diduga Tak Kantongi Izin, Kadis Perizinan Sumut Sesalkan Pemkab Langkat

IZIN: Diskotek SF di Kecamatan Kuala, Langkat bebas beroperasi diduga tak mengantongi izin.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara menyesalkan sikap pemerintah kabupaten terkait keberadaan diskotek yang diduga ilegal karena beroperasi tanpa mengantongi izin. Pasalnya, sikap Pemkab Langkat diduga acuh terkait hal tersebut.

Menurut Kadis PMPPTSP Sumut, Faisal Arif Nasution, sejatinya Pemkab Langkat dapat menindak diskotek berinisial SF yang berdiri di Kecamatan Kuala, Langkat. Terlebih, diskotek dimaksud pernah disegel oleh Pemkab Langkat pada Januari 2022 lalu.

“Kalau sudah pernah disegel (Pemkab Langkat), sudah bisa lah dieksekusi. Tapi karena sudah lama (disegel) coba kami cek ya,” kata Faisal, Rabu (31/1/2024).

Sejatinya, menurut Faisal, Pemkab Langkat dapat melakukan penyegelan terhadap Diskotek SF. Pasalnya, tempat hiburan malam tersebut membandel dan nekat beroperasi walau tak mengantongi izin operasional.

Bahkan muncul dugaan, bangunan tempat disko ini ilegal atau tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) yang kini disebut persetujuan bangunan dan gedung (PBG). “Harusnya pemerintah setempat bisa secara otomatis (menyegel), kemudian laporkan kepada kami. Kalau di provinsi, kami melakukan pengawasan terhadap diskotek yang sudah memiliki izin, apakah sudah sesuai dengan izinnya atau tidak” kata Faisal.

“Memang benar kami yang mengeluarkan izin dan sudah sering saya sampaikan bahwa daerah dapat melakukan penindakan. Jangan beranggapan semua diskotek yang gak punya izin menjadi tanggung jawab provinsi,” sambung mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sumut yang kini disebut Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ini.

Jika semua dibebankan kepada provinsi, kata Faisal, apa fungsi dan pengawasan bagi pemerintah kabupaten serta kota yang ada. Dia menyebut, sudah berulang kali menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan terhadap diskotek yang tidak mengantongi izin.

“Kalau memang tidak mampu atau menyerah, buat surat kepada kami untuk mohon dukungan. Namun begitu kita cek dan mau saya tanyakan kenapa tiba-tiba persoalan yang gak punya izin menjadi tanggung jawab kami,” tukasnya.

Sebelumnya, tempat disko berinisial SF nekat beroperasi yang berdiri di areal perkebunan sawit ini dan pernah disegel oleh Pemerintah Kabupaten Langkat pada Januari 2022 lalu. Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan langkah manajemen Diskotek SF untuk kembali beroperasi.

Bangunan THM ini diduga ilegal dan telah melanggar Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Langkat. Meski begitu, Diskotek SF kembali beroperasi pada Januari 2024.

Bahkan, nanajemen Diskotek SF sukses menggelar acara dengan mengundang DJ ternama asal Kota Medan pada malam Hari Ulang Tahun Kabupaten Langkat, Selasa (16/1/2024). Hal tersebut menjadi pertanyaan masyarakat kenapa diskotek yang pernah disegel Pemkab Langkat dapat kembali beroperasi.

Masyarakat resah dengan keberadaan THM tersebut. Terlebih lagi, hal ini tidak sejalan dengan visi Kabupaten Langkat yang religius.

Pun begitu, Diskotek SF kembali menggelar pesta serupa untuk kali kedua, Kamis (25/1/2024). Pada event pertama dengan tiket masuk Rp50 ribu per orang, pengunjung cukup padat.

Dentuman musik yang dimainkan oleh sang DJ, menambah semangat pengunjung berpesta. (ted)

Edy Rahmayadi akan All Out untuk Amin

Ketua TPD Amin Sumut, Edy Rahmayadi.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Daerah (TPD) Amin Sumut, sudah siap strategi atau langkah-langkah dalam meraih kemenangan Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Pilpres Tahun 2024. Meski akan kembali bertarung di putaran kedua nantinya.

“Ini tahap awal menuju (kemenangan) si Anies, sampai itu terjadi sampai berikutnya. Putaran kedua terjadi, kita atur lagi, all out kita untuk Amin,” ucap Ketua TPD Amin Sumut, Edy Rahmayadi dalam rapat finalisasi Kampanye Akbar Anies Baswedan, di Kantor DPW NasDem Sumut, Selasa (30/1/2024) petang.

Edy mengajak partai koalisi di Sumut, yakni NasDem, PKS dan PKB serta relawan, untuk bekerja sama dengan maksimal, untuk menjemput kemenangan Amin pada 14 Febuari 2024, nantinya.

“Putaran kedua tidak ada alasan lagi, dengan begini putaran satu selesai, Alhamdulillah. Semua kita pakai perhitungan,” jelas Gubernur Sumut periode 2018-2023 itu.

Dalam analisisnya, Edy menyebutkan bahwa pusat memperoleh suara berada di Pulau Jawa, seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Karena, jumlah penduduknya yang sangat besar dibandingkan jumlah penduduk di Sumut.

Untuk diketahui, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Sumut, 10.853.940 pemilih, tersebar di 33 Kabupaten/Kota. Edy mengatakan jangan dilupakan Sumut, yang mampu mendongkrak suara secara nasional di Pilpres tahun ini.

“Tapi lupa orang ada di Sumatera Utara. Punya kita, yang kita rebut 10,8 juta jiwa. Target 70 persen, jadi 7 juta kita dapatkan. Sanggup?, sanggup?,” kata Edy disambut teriakan sanggup.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu, mengingatkan seluruh elemen tergabung pada TPD Amin Sumut, untuk bekerja optimal menuju hari pencoblosan, yang tinggal dua pekan mendatang.

“Ayo terus kita berjuang, waktu tinggal 15 hari lagi. Kita lihat loyalitas di tanggal 1 Februari 2024, (kampanye akbar) nanti,” jelas Edy.

Lanjut, Edy mengungkapkan dalam perjuangan meraih kemenangan untuk perubahan di tanah air ini. Diperlukan soliditas dan loyalitas kerja dari seluruh kekuatan partai politik pengusung. Sebab tanpa loyalitas dan soliditas maka pasangan empat kekuatan parpol yang dimiliki Amin tidak akan mampu bekerja maksimal.

“Kita punya 4 kekuatan ada Nasdem, PKS, PKB dan UMMAT. Ini tidak mudah, kita harus benar-benar menerapkan prinsip loyalitas, espirt de corps dan kerjasama memenangkan AMIN,” ucap eks Ketua Umum PSSI itu.

Edy menambahkan upaya pemenangan harus dilakukan dengan soliditas yang tinggi. Ego masing-masing partai politik menurutnya harus ditinggalkan dan mengedepankan pemenangan AMIN untuk menang pada Pilpres 2024.

“Saya diamanahkan jadi tim kemenangan AMIN di Sumut. Saya juga tidak serta merta memberikan instruksi-instrusi ini itu tidak. Saya akan berikan instruksi terbaik dimana kita harus loyal Nasdem, PKS, PKB dan Ummat. Loyal lahir batin,” pungkas Edy Rahmayadi.

#Kampanya Akbar akan Dihadiri 200 Ribu Orang

Dalam kampanye akbar akan berlangsung di Lapang Reformasi, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (1/2) hari ini. Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh akan mendampingi Capres nomor urut 01, Anies Baswedan dalam kampanye akbar tersebut.

Tim Pemenangan Daerah (TPD) Amin Sumut, bersama DPW NasDem Sumut, DPW PKS Sumut, DPW PKB Sumut, bersama relawan menggelar rapat persiapan kampanye akbar tersebut, di Kantor DPW NasDem Sumut.

Ketua DPW NasDem Sumut, Iskandar ST mengungkapkan dalam rapat finalisasi ini, tercatat dan diperkirakan massa akan hadir sekitar 200 ribu lebih orang. Nantinya, massa akan tersebar dari Bandara Kualanamu, di Kabupaten Deliserdang menyebutkan kedatangan Anies hingga di venue utama kampanye akbar.

“Terkonfirmasi massa yang akan menyambut pak Anies mencapai 200 ribu lebih. Mereka akan memadati rute yang akan dilalui pak Anies mulai dari Bandara KNIA hingga ke Lapangan Reformasi tempat kampanye akbar digelar,” sebut Iskandar dalam jumpa pers di Kantor DPW NasDem Sumut.

Dalam jumpa pers ini, dihadiri Wakil Ketua TPD AMIN Sumut, Mayjen.TNI (Purn) Darlan Harahap, mewakili Ketua TKD Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi, Wakil Ketua TPD AMIN Rico Waas, Ketua Bappilu Partai NasDem Sumut H. Salman Ginting dan Rahmansyah Sibarani, H. Ajai Ismail, SE, Rony Reynaldo Situmorang.

Lanjut, Iskandar mengungkapkan kehadiran mantan Gubernur Jakarta itu, membawa arah perubahan dan kemenangan 70 persen di Sumut dan optimis Anies dan Cak Imin menang satu putaran di Pilpres tahun 2024 ini.

“Kehadiran pak Anies akan didampingi Ketua Umum NasDem, bapak Surya Paloh, akan membawa dampak luar biasa bagi elektabilitasnya di Sumut. Kami partai dan koalisi terus berjuang optimis menang 70 persen di Sumatera Utara,” sebut Iskandar, yang juga menjabat sebagai Penasehat TKN AMIN.

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Darlan Harahap meminta kepada masyarakat sekitar Lapangan Reformasi ini, ada kegiatan kampanye akbar tersebut. Yang mengakibatkan kemacetan di sekitar lokasi kampanye. Pihak mereka juga sudah berkordinasi dan rapat bersama pihak kepolisian.

Darlan mengatakan pihaknya sangat berharap seluruh masyarakat baik simpatisan dan relawan agar tetap menjaga ketertiban dalam kampanye akbar ini.

“Tentu dengan massa yang mencapai 200 ribuan bisa menimbulkan kemacetan. Kami meminta maaf kepada masyarakat,” tandas Darlan.(gus/ram)

Ciptakan Ruang Politik Stabil dan Damai, Cara Ampuh Prabowo-Gibran Gaet Suara Pemilih

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, pihaknya kerap menciptakan ruang politik yang stabil dan damai dalam setiap kampanye. Cara ini menjadi komitmen seluruh tim kampanye Prabowo-Gibran di seluruh Indonesia.

Menurut pria yang akrab disapa Jona, cara tersebut sangat tepat dalam menggaet suara pemilih tanpa menciptakan kegaduhan. Terbukti, elektabilitas Prabowo-Gibran terus teratas dari kandidat lain.

“Apa yang dilakukan saat ini sangat relevan dengan keinginan masyarakat. Elektabilitas Pak Prabowo dan Mas Gibran terus meroket,” ungkap pria yang maju dalam Pileg untuk DPR RI Dapil Sumut 1 nomor urut 2 dari Gerindra ini, Rabu (31/1/2024).

Dijelaskannya, gaya kampanye yang dilakukan Prabowo-Gibran tidak menimbulkan kegaduhan meskipun berbeda pilihan. Strategi ini merupakan komitmen bersama sesuai keinginan Prabowo dan Gibran. “Politik damai tanpa menyerang pribadi, membawa agama dan anti hoaks,” tegasnya.

Ia menilai, terus meningkatnya elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 2 berdasarkan jumlah relawan terus bertambah menjelang hari pemilihan. Artinya cara-cara inilah yang diterima masyarakat.

“Walaupun ada pihak pihak yang mencibir cara kampanye seperti ini, kami tetap laksanakan. Sebab, tidak ada yang dirugikan. Sesuai kata Mas Gibran, kita senyumin aja,” tandasnya. (dwi/ram)

Revitalisasi Stadion Teladan Medan, Tahap Pembongkaran Tribun Bagian Barat

Kadispora Kota Medan, Damikrot Harahap.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pemko Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memastikan proyek revitalisasi Stadion Teladan, Kota Medan terus berlanjut. Saat ini, Stadion kebanggaan warga Kota Medan tersebut sudah memasuki tahap pembongkaran tribun penonton bagian barat.

Kadispora Kota Medan, Damikrot Harahap, mengatakan pihaknya baru saja melakukan peninjauan tahap revitalisasi stadion Teladan bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatra Utara Kementerian PUPR, Deva Kurniawan Rahmadi pada Senin (29/1/2024) lalu.

Ia menjelaskan, proyek pengerjaan dalam tahap pembongkaran tribun penonton di bagian barat. Sementara untuk pembangunan fisik sama sekali belum dilakukan.

“Pembongkaran menyisakan tribun penonton di sisi barat, kalau pembangunan belum dimulai. Masih tahap penghancuran,” ucap Damikrot Harahap, Rabu (31/1/2024).

Dikatakan mantan Kadis Perdagangan Kota Medan itu, revitalisasi Stadion Teladan hanya akan difokuskan ke sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk sepakbola.

“Revitalisasinya seperti layaknya Stadion Teladan sebelumnya. Jadi hanya fokus untuk sepakbola saja,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Damikrot berharap kepada masyarakat Kota Medan agar dapat menjaga dan memanfaatkan Stadion Teladan dengan sebaik-baiknya, jika nantinya telah selesai di revitalisasi. Sehingga kedepannya, Stadion Teladan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membanggakan Kota Medan.

“Mari kita manfaatkan dan kita jaga Stadion Teladan Kota Medan dengan baik. Stadion (Teladan) itu kan kebanggaan Kota Medan, semoga kedepannya bisa melahirkan anak-anak berprestasi di bidang olahraga dari Kota Medan,” pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Renovasi Stadion Teladan yang tengah dikerjakan akan mengubah stadion yang menjadi home base tim PSMS Medan menjadi jauh lebih baik dengan kualifikasi stadion berstandar FIFA.

Menurut sejarah, Stadion Teladan selesai dibangun pada tahun 1953 dengan kapasitas 20 ribu orang. Berdasarkan rencana, renovasi Stadion Teladan yang sedang berjalan akan menambah kapasitas penonton dan perbaikan infrastruktur dasar lainnya. Diproyeksikan, pembangunan stadion Teladan akan selesai pada Oktober 2024.
(map/ram)

Medan Zoo Akan Dibangun Mulai Februari 2024, Komisi III Minta Siapkan Tempat Penampungan Satwa

Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Bukhari.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Bukhari, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar lebih serius dalam membenahi Kebun Binatang Medan atau Medan Zoo usai terjadinya kematian empat ekor harimau dalam tiga bulan terakhir.

“Kami meminta kepada Pemko Medan untuk lebih serius memperhatikan Medan Zoo yang sekarang ini kondisinya semakin memprihatinkan,” ucap Bukhari di Medan, Rabu (31/1/2024).

Bukhari mengaku malu, sebab sebagai warga Kota Medan dengan salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki APBD sebesar Rp8,02 triliun lebih di tahun ini, Pemko Medan melalui salah satu BUMD nya, yakni PUD Pembangunan belum mampu mengelola Medan Zoo.

“Saat ini satwa yang tersisa sekitar 115 ekor di lahan seluas 10 hektare dari total 30 hektare, tapi kita lihat PUD Pembangunan Kota Medan memang belum mampu untuk mengelolanya,” ujarnya.

Dijelaskan Bukhari, tercatat ada empat ekor harimau mati di Medan Zoo, masing-masing dua ekor harimau sumatra bernama Erha pada 3 November 2023 dan Nurhaliza pada 31 Desember 2023.

Kemudian dua ekor harimau benggala atas nama Avatar pada 3 Desember 2023, dan Wesa berusia sekitar 19 tahun pada 22 Januari 2024.

“APBD cukup besar, tapi kita tidak mampu mengelola Medan Zoo sebagai salah satu objek wisata di Kota Medan yang seharusnya bisa menjadi kebanggaan kita,” katanya.

Untuk itu, politisi PKS ini mengimbau Pemko Medan agar lebih serius lagi menangani masalah ini, dan pihaknya mewanti-wanti jangan sampai Kebun Binatang Medan ditutup permanen.

“Kota sebesar ini tak punya kebun binatang, saya pikir Pemko Medan harus melibatkan berbagai stakeholder dalam mencari solusi. Kami Komisi III siap membantu mencarikan solusi atas permasalahan tersebut,” tuturnya.

Terkait rencana penutupan sementara di Bulan Februari 2024 karena Medan Zoo akan dibangun, Bukhari mengatakan bahwa hal itu cukup positif. Namun, Pemko Medan melalui PUD Pembangunan harus dapat memikirkan beberapa aspek lainnya, termasuk kemana hewan-hewan tersebut akan ditampung dan dirawat selama proses pembangunan berlangsung.

“Ini sangat penting, karena ini bukan hanya soal pengembangan Medan Zoo, tapi juga soal nasib satwa-satwa yang ada disana,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebutkan pembangunan Medan Zoo akan dimulai Februari 2024. Sejumlah investor disebut sudah mulai rampung untuk berinvestasi di unit usaha milik PUD Pembangunan Medan itu.

“Medan Zoo akan kita tutup untuk renovasi, selama renovasi hewannya ditarok di mana, siapa yang ngurus, nah ini nanti akan kita jelaskan. Bulan Februari (akan mulai renovasi),” kata Bobby Nasution di Medan, Senin (29/1/2024) lalu.

Bobby mengaku tidak mau melakukan penyelesaian masalah Medan Zoo sepenggal-sepenggal. Dia ingin menuntaskan masalah Medan Zoo secara komprehensif.

Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu memastikan Pemkot Medan tidak akan menyuntikkan APBD ke Medan Zoo. Mereka lebih mendorong investor swasta, termasuk Raffi Ahmad.

“Penyertaan modal Pemko sejauh ini tidak, murni swasta, ini sudah mulai final siapa-siapa investornya, target kita di 2024 ini harus benar-benar terlaksana karena mulai dari tahun kemarin Aa Raffi dan tahun ini juga Aa Raffi tetap masih di dalam, cuma nanti ada beberapa perusahaan lagi yang masuk untuk investasi sama-sama,” tutupnya.
(map/ram)

Mahasiswa Lancang Kuning Pekanbaru Berbagi Cerita Ikut PMM di UNPAR

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) yang diselenggarakan oleh Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) telah menjadi jembatan penghubung antara pengetahuan dan pengalaman bagi banyak mahasiswa. Di antara mereka, Rosalinda Peronika br. Nainggolan, mahasiswa Ilmu Hukum dari Universitas Lancang Kuning, angkatan 2020, berbagi kisah inspiratifnya selama mengikuti program ini melalui wawancara daring pada Jumat (26/01/2024).

Rosalinda menuturkan bahwa partisipasinya dalam PMM UNPAR telah memberinya banyak pencapaian berharga.

“Pencapaian terbesar saya selama PMM di UNPAR adalah dapat menikmati kuliah di kampus unggulan, memperluas relasi hingga ke seluruh nusantara, dan mengenal lebih dalam tentang toleransi. Tidak hanya itu, saya juga dapat menikmati keindahan dan kesejukan kota Bandung,” ungkapnya dengan antusias.

Kendati menghadapi tantangan akademik, terutama dalam mengikuti mata kuliah yang tidak sepenuhnya linier dengan program studinya, Rosalinda beradaptasi dengan baik.

“Belajar di program studi yang berbeda tentu menambah wawasan saya. Meski terkadang sulit, beruntung dosen lintas jurusan di sini sangat memahami kondisi kami sebagai mahasiswa pertukaran,” jelasnya.

Ia dan rekan mahasiswa, Edward Sinurat, mendapatkan pengakuan sebagai dua mahasiswa terbaik versi UNPAR dalam PMM tahun ini. Menurut Rosalinda, kunci suksesnya terletak pada konsistensi dan disiplin dalam setiap tugas.

“Faktor seperti laporan mingguan tanpa dispensasi, ketepatan dalam mengumpulkan tugas, kehadiran penuh, serta disiplin waktu menjadi penilaian penting bagi dosen dan liaison officer (LO),” imbuh Rosalinda.

Lebih dari sekadar prestasi akademik, PMM dan pengalaman di UNPAR telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan pribadi Rosalinda, terutama dalam aspek kebijaksanaan dan kemanusiaan.

“PMM mengajarkan saya untuk semakin menghargai dan bertoleransi terhadap perbedaan yang memperkaya Indonesia. UNPAR membuka mata saya bahwa masih banyak yang harus dipelajari dan ilmu itu tidak ada habisnya,” paparnya.

Di luar kelas, kegiatan seperti kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di Bandung menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalamannya. Rosalinda menerangkan, “Modul Nusantara, yang dikonversi menjadi 4 SKS, memungkinkan kami mengunjungi tempat-tempat bersejarah dan unik, seperti Gedung Sate, Museum Geologi, Taman Hutan Raya, serta mengenal keanekaragaman budaya di Kampung Adat Cirendeu. Pengalaman ini semakin memperkaya cara pandang saya terhadap dunia.”

“Program ini membuka wawasan saya terhadap berbagai budaya di Indonesia dan membentuk karakter yang lebih baik. Sertifikat standar nasional yang diperoleh dari program ini juga akan menjadi nilai tambah dalam karier saya,” lanjutnya.

Menutup wawancara, Rosalinda berbagi pesan kepada mahasiswa lain yang ingin mengikuti PMM atau program pertukaran serupa. “Jangan takut mencoba hal baru. Kesempatan tidak datang dua kali. Jadilah pemberani untuk belajar hal-hal baru, karena belajar itu tidak ada batasnya. Teruslah semangat!” pesan Rosalinda dengan penuh semangat.

Rosalinda juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada UNPAR, teman-teman PMM, dan Tim PMM. “Terima kasih atas fasilitas dan kesempatan berharga yang diberikan. Satu semester dalam program ini telah menjadi pengalaman yang luar biasa, penuh dengan pembelajaran, pertukaran pikiran, dan persahabatan,” tutupnya dengan rasa syukur dan apresiasi.

Pengalaman Rosalinda dalam PMM UNPAR tidak hanya mencerminkan prestasi akademik, tetapi juga pertumbuhan pribadi dan pengertian mendalam tentang keberagaman budaya. Ceritanya adalah bukti bahwa peluang belajar tidak hanya terbatas di dalam kelas, tetapi juga dalam interaksi, pengalaman, dan perjalanan yang tak terlupakan. (rel/sih)

Antusiasme Liburan Meningkat dan Seleksi Hotel di Era Baru Wisata, The Reiz Suites Artotel Curated Jadi Pilihan Favorit Keluarga!

MEDAN, SUMUTPOS.CO — Meskipun masih kurang lebih seminggu menuju libur imlek, antusiasme para wisatawan terasa kuat dengan peningkatan signifikan dalam pemesanan kamar di The Reiz Suites Medan. Fenomena ini mencerminkan keinginan kuat masyarakat untuk merencanakan liburan mereka lebih awal, menandakan pemulihan yang semakin mantap dalam industri perhotelan.

Merunut dari tahun lalu saat menjelang libur tahun baru sudah mulai tinggi tingkat pemesanan kamar maka pihak The Reiz Suites juga sudah mengantisipasi di tahun ini untuk lebih awal memberikan penawaran harga kamar untuk edisi libur imlek yang berdekatan dengan tanggal merah isra mi’raj dan pemilu yang telah di launching pada hari ini.

Melihat hal tersebut, The Reiz Suites menghadirkan penawaran kamar “The Wood Dragon” dimana tamu bisa menikmati kamar tipe two bedroom hanya dengan harga 1.200.000 rupiah dan juga mendapatkan ekstra benefit yaitu free breakfast untuk 2 pax dan 15% discount laundry.

Memiliki letak yang sangat strategis di tengah-tengah kota menjadi salah satu faktor pemilihan lokasi untuk stay bagi para tamu karena akses yang mudah kemana saja serta pilihan transportasi umum yang cukup variatif. Selain letak yang cukup strategis The Reiz Suites juga memiliki fasilitas umum yang family friendly yaitu kolam renang ya cukup besar dengan pilihan kolam anak dan kolam dewasa, kidsground di area outdoor serta terdapat cafe 24 jam yang berada disamping lobby The Reiz Suites.

Anton Subiyakto, General Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengatakan “Dengan tingginya permintaan yang kami lihat menjelang liburan, The Reiz Suites merasa sangat terhormat dan bersiap sepenuh hati untuk menyambut para tamu kami. Keinginan mereka untuk berbagi momen liburan bersama kami adalah dorongan yang memotivasi kami untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam menghadapi gelombang kebahagiaan liburan ini. ”

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan dapat menghubungi The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan di Whatsapp Official 061-50300603.(rel)

Singgung PP 38/2023, Dedi Iskandar Soroti Jalan Sekitar Perkebunan di Sumut Rusak

Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara menyoroti kondisi jalan umum yang berada di sekitaran kawasan perkebunan, kelapa sawit khususnya, banyak mengalami kerusakan cukup parah dan menghambat mobilitas masyarakat sekitar.

Atas hal itu, Dedi Iskandar Batubara meminta pemerintah memperhatikan hal itu, dengan memaksimalkan anggaran sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38/2023 tentang Dana Bagi Hasil (DBH) Perkebunan Sawit.

“Beberapa kali melintasi jalan yang berada di sekitar kawasan perkebunan, baik milik Negara maupun swasta, kita mendapati bahwa kondisinya mengalami rusak parah,” ucap Dedi, kepada wartawan, Rabu (31/1).

Dedi Iskandar mengungkapkan setelah melihat kondisi jalan di beberapa tempat, terutama yang berada atau terhubung dengan kawasan perkebunan kelapa sawit.

Ia menyebutkan Sumut masuk dalam 10 besar provinsi dengan luas lahan terbesar di Indonesia, setelah Riau (3,49 juta Ha), Kalteng (2,03 Juta Ha) dan disusul Sumut (2,01 Juta Ha) berdasarkan data laporan Statistik Perkebunan Unggulan Nasional 2021-2023, Kementerian Pertanian (Kementan).

“ Padahal jalan itu menghubungkan satu desa dengan desa lain, atau antar kecamatan hingga antar kabupaten di Sumatera Utara. Terakhir kali pekan lalu, ada di Kecamatan Silau kahean, Kabupaten Simalungun, yang terhubung dengan Kabupaten Serdang bedagai,” jelas Dedi Iskandar.

Dedi Iskandar juga menyinggung tentang keberadaan PP 38/2023 tentang DBH Perkebunan Sawit, dimana dari aturan tersebut, 20 persennya diberikan kepada Pemerintah Provinsi, kemudian 60% kepada Pemerintah Kabupaten dan 20% untuk Pemerintah Kabupaten/Kota yang berbatasan langsung dengan daerah penghasil sawit. Dengan Pagu DBH Sawit ditetapkan paling rendah sebesar 4% dari penerimaan negara, yang ditetapkan Dalam Peraturan Presiden mengenai rincian APBN.

“Sebenarnya PP ini terbilang baru, diundangkan dan berlaku efektif 24 Juli 2023. Tentu harus dilaksanakan secara maksimal. Soal kemudian akan ada evaluasi, apakah ini efektif atau tidak itu belakangan. Tetapi memang yang menjadi masalah sebenarnya, jumlah besaran yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat,” jelas Ketua Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI ini.

Sebagaimana berdasarkan PP tersebut lanjut Ketua PW Al-Washliyah Sumut ini, di provinsi ini terdapat lahan perkebunan kelapa sawit yang luas, sehingga bisa mendapatkan DBH yang lebih besar untuk bisa menyelesaikan infrastruktur jalan, sebagai indikator penentuan besaran rincian alokasi. Termasuk juga produktivitas lahan serta yang ditetapkan oleh menteri.

“Saya juga melihat bahwa perlu ada komitmen antara PTPN dan pemerintah daerah termasuk provinsi, untuk sama-sama memikirkan. Karena yang menggunakan jalan itukan bukan hanya pihak perkebunan, tetapi masyarakat yang tinggal di wilayah seputar perkebunan yang menggunakan jalan itu sebagai akses mobilitas mereka memabwa hasil bumi/pertanian dari kampungnya,” jelas Calon DPD RI dapil Sumut nomor urut 7 pada Pemilu 2024 ini.

Selain itu, Dedi Iskandar Batubara mengungkapkan fakta bahwa banyak kendaraan yang melewati batas muatan atau tonase, melintasi jalan di sekitaran perkebunan. Akibatnya jalan yang sudah diaspal, menjadi rusak akibat beban berlebih atau tidak berimbang dengan kekuatan jalan.

“Karenanya saya fikir, perlu dikoordinasikan secara komprehensif, antara pihak perkebunan dengan pemerintah daerah agar akses jalan yang digunakan oleh orang banyak, termasuk perusahaan perkebunan, itu dalam kondisi yang laik. Kan lucu, misalnya jalur yang harusnya bisa kita tempuh dengan waktu singkat, menjadi lama karena jalannya rusak parah,” terang Dedi.

Ia pun mengibaratkan kerusakan jalan yang mengganggu mobilitas masyarakat, seperti pepatah ‘Tikus Mati di Lumbung Padi’, dimana hasil perkebunan sawit oleh para pemiliknya, baik swasta maupun milik negara, mendapatkan keuntungan besar. Sementara rakyat yang hidup di sekitar perkebunan itu, justru jalan yang menjadi akses utama bagi mereka, kondisinya tidak baik.(gus)