31 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 825

Warga Belawan Gelar Doa Bersama untuk Palestina

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat Belawan menggelar doa bersama sekaligus pengumpulan donasi Free Free Free Palestine yang berlangsung di Masjid Jami’ di Kelurahan Belawan 2, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (17/12).

 

Penasehat Asli Anak Belawan (ABB) H. Irfan Hamidi melalui Ketua Harian ABB Evi Yunita Nasution mengatakan, aksi solidaritas peduli Palestina (Gaza) sebagai rasa peduli kemanusian.

 

Kini Ketua Harian ABB mengajak peserta untuk ikut membantu Palestina dengan mengirimkan doa. Do’a umat muslim dapat menjadi kekuatan bagi warga Palestina (Gaza) untuk menghadapi situasi perang saat ini.

 

“Memang kita tidak bisa membantu Palestina melalui perang, tapi kita bisa berdoa kepada Allah supaya diberi kekuatan kepada orang-orang muslim di Palestina begitu juga dengan pahlawan mereka agar diberikan kemenangan dalam menghadapi kejahatan perang terhadap warga Palestina,” pungkasnya

 

Namun Ketua Panitia Ustad Ilham Maulana S.Hi., MH didampingi Sekretaris Panitia Akang Jun, Pembawa acara Abdus Samad., SE, dan Rusdi Humas ABB mengucapkan terimakasih atas solidaritas We Always Love Palestina ABB For Gaza.

 

“Masyarakat yang terdiri dari beberapa organisasi kepemudaan, mahasiswa, tokoh agama, tokoh masyarakat tergabung ABB melakukan doa bersama dan penggalangan donasi dan InsyaAllah menjadi berkah dan bermanfaat” Terangnya.

Adapun donasi dikumpulkan berupa lelang kain sal, foto bingkai dan penggalangan dana yang didonasikan ke Gaza Palestina atas peperangan di Palestina yang menimbulkan banyaknya korban jiwa yang tidak berdosa menjadi korban.

Lebih lanjut, Ustad Ilham Maulana S.Hi.,MH juga mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas dan dukungan terhadap rakyat Palestina dalam menghadapi konflik dengan Israel.

“Kami melaksanakan aksi solidaritas Palestina, yang didalamnya tergabung beberapa lapisan masyarakat yang sama-sama sudah berniat dan bertekad mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Palestina khususnya Jalur Gaza,” Tutup Ketua Panitia Ustad Ilham Maulana S.Hi., MH.(mag-1/han)

Prediksi Mudik Nataru Capai 40 Ribu Penumpang, Pelni Medan Tambah Kedatangan Kapal

Kepala Cabang PT.Pelni Medan, Biwa Abi Laksana,

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Medan memprediksi jumlah penumpang Mudik pada Nataru 2023 ini mencapai 40 ribu penumpang. Hal itu dikatakan Kepala Cabang PT.Pelni Medan, Biwa Abi Laksana, kepada Sumut Pos, Minggu (17/12).

Biwa mengatakan, ia memprediksi untuk arus mudik Nataru 2023 di Pelabuhan Belawan untuk tanggal 18 Desember 2023 sampai tanggal 8 Januari 2023 akan mencapai sekitar 40 ribu penumpang.

“Karena kami akan menambah frekuensi kedatangan kapal untuk tahun ini, ada kenaikan sekitar 40 persen dari mudik Nataru tahun sebelumnya,” Ucapnya.

 

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Biwa mengatakan ia akan mengerahkan satu unit kapal Dorolonda yang akan membantu kapal Kelud yang sehari-hari mengangkut penumpang dari Belawan-Batam, maupun sebaliknya, dan untuk tanggal

“Jadi untuk Nataru tahun ini kapasitas kami tingkatan dari kapasitas 2.607 menjadi 3741, juga frekuensi juga kami tingkatkan”, ucapnya.

Ia pun juga akan memprediksi untuk arus mudik Nataru di Pelabuhan Belawan akan terjadi pada tanggal 23 Desember 2023. dan untuk puncak arus balik Nataru akan terjadi pada tanggal 4 Januari 2024.

Dan untuk tanggal 18 sampai 23 Desember akan terjadi 3 kedatangan dan keberangkatan dari pelabuhan Belawan ke Batam.

“Bisanya sehari-hari kapal datang ke Belawan, hanya satu kali dalam seminggu, dan untuk Nataru ini, akan ada kedatangan maupun keberangkatan selama 3 kali dalam seminggu, imbuhnya.

Hari Senin, 18 Desember 2023 esok akan ada 3.700 penumpang memadati pelabuhan Belawan, sebagai awal dari arus mudik Nataru 2023.

Kepala Pelni Cabang Medan, Biwa Abi Laksana mengatakan pengguna jasa bisa mendapatkan tiket baik secara daring maupun luring di loket yang berada di Kantor Pelni Medan.

“Nanti H-10 menjelang Natal nanti, kita akan sediakan posko loket di Pelabuhan Bandar Deli Belawan, agar masyarakat tidak perlu jauh jauh datang kekantor Pelni,” ucapnya ketika ditemui Senin, (27/11/2023).

Biwa pun meminta masyarakat Sumatera Utara untuk memanfaatkan saluran-saluran penjualan tiket Pelni untuk keberangkatan dari Pelabuhan Belawan Medan.

Pelanggan bisa mendapatkan tiket Pelni melalui daring yakni via aplikasi “Pelni Mobile” yang dapat diunduh secara gratis di gawai dan laman resmi Pelni.

Sementara luring (offline), selain di Kantor Pelni Medan, tiket dapat dibeli di agen-agen perjalanan mitra Pelni dan toko retail modern.

“Tiket tersedia seluruh kanal penjualan Pelni Medan,” ucap Biwa.(mag-1/han)

Rutan Labuhan Deli Gelar Perayaan Natal Bersama

MEDAN LABUHAN, SUMUTPOS.CO – Hari Natal adalah hari peringatan kelahiran Tuhan Yesus Kristus ke dunia. Demikian halnya Perayaan Natal juga disambut dengan sukacita oleh seluruh Pegawai dan Warga Binaan Rutan Kelas I Labuhan Deli, yang melaksanakan Ibadah Perayaan Natal di Aula Lt III Rutan Labuhan Deli, Sabtu (16/12).

 

Kegiatan diawali dengan persiapan Ibadah, prosesi dan Ibadah baik Liturgi, Vocal Grub, Koor Pegawai, Hafalan 101 Ayat Alkitab, persembahan pujian anak-anak panti asuhan serta Khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Rajin Ginting.

 

Dengan Tema “Kemuliaan bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas 2:14)” dan Sub Tema “Berubahlah Menjadi Baik dan Bertobatlah (Markus 1:15)” kita diajarkan agar janganlah hidup dalam rumpun dosa, tanpa firman Tuhan kita akan selalu jatuh dalam dosa.

 

Melalui Tema kita ini Natal mengajak umat beriman untuk masuk dalam karya penyelamatan Allah dan bertemu dengan Sang Juru Selamat agar mengalami damai sejahtera.

 

Damai sejahtera dimaknai sebagai suasana hidup yang damai, rukun, dan tentram, tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Allah, tetapi juga hubungan antar sesama umat manusia dan antara manusia dengan alam semesta.

 

“Sama halnya dengan kita yang hadir pada saat ini dan seluruh pegawai yang merayakan perayaan natal baiklah kita senantiasa hidup damai, saling menyayangi dan hiduplah didalam Tuhan,”. Ujar Rajin Ginting.

Perayaan Natal ini dihadiri oleh seluruh pegawai, Warga Binaan Rutan Labuhan Deli serta tamu undangan yakni Kapolsek Medan Labuhan AKP P.S Simbolon, Tim Pelayanan, Lembaga Bantuan Hukum, Karudenim Medan serta tamu undangan lainnya.

Kepala Rutan Erwin F. Simangunsong mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia natal yang telah bekerja sama dalam mensukseskan Perayaan Natal Tahun ini semoga kita senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi sekeliling kita terlebih kepada Tuhan Yesus Kristus.

“Selamat Natal Bagi Kita Semua,”ujar Erwin.

Dilanjut dengan kata sambutan, Perayaan Natal tahun 2023 ini semoga kita dianugerahkan Tuhan kebahagiaan dan seluruh Warga Binaan dapat merayakan Natal dengan penuh sukacita dan semoga Warga Binaan yang merayakan natal dapat merasakan kasih Tuhan dengan berbuat baik agar kembali kejalan Tuhan.

 

Kegiatan diakhiri dengan Jamuan Makan bersama, Hiburan, pemberian bingkisan Natal untuk warga binaan pemasyarakatan dan pemberian bingkisan Natal untuk para pelayan Oikumene Gereja Immanuel. Kegiatan fhoto bersama, Pelaksanaan Perayaan berjalan dengan lancar, dengan hikmad, aman, sukses dan kondusif.(mag-1/han)

Warga Sei Sikambing Minta Pemko Medan Penuhi Fasilitas Persampahan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Warga Sei Sikambing, Kota Medan mengaku mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang akan memberikan sanksi tegas kepada siapapun yang kedapatan membuang sampah sembarangan di Kota Medan seperti yang tertera dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.6 Tahun 2015 mulai Januari 2024 mendatang.

 

Namun sebelum menerapkan sanksi tersebut, warga Sei Sikambing meminta Pemko Medan untuk memenuhi fasilitas persampahan terlebih dahulu, seperti menyiapkan bak sampah ataupun titik yang ditentukan pemerintah sebagai lokasi tempat pembuangan sampah yang resmi bagi masyarakat.

 

Hal itu diungkapkan warga Sei Sikambing, Termen beru Karo-karo dalam pelaksanaan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP di Jalan Jawa Gg Pribadi II, Kelurahan Sei Sikambing C II, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (16/12/2023) sore.

 

“Kami dukung diterapkan sanksi tegas bagi yang buang sampah sembarangan mulai 2024 nanti, silakan. Tapi pemerintah juga siapkanlah fasilitasnya untuk kami buang sampah, jangan hanya bisa memberikan sanksi tapi juga siapkan tempat sampahnya,” ucap Termen.

 

Dikatakan wanita paruh baya tersebut, sejatinya kawasan tempat tinggal mereka sangat dekat dengan Pasar Sei Sikambing sehingga membuat wilayah tersebut kerap dipenuhi sampah.

 

“Disini dekat pajak (pasar), jadi wajar disini banyak sampah. Masalahnya disini tidak ada tempat sampah yang disiapkan pemerintah, jadi kami mau buang sampah kemana,” ujarnya.

 

Terkait iuran retribusi sampah, sambung Termen, awalnya banyak warga yang membayar iuran tersebut. Namun sayang, petugas pengangkut sampah hanya datang paling banyak dua kali dalam seminggu. Kondisi itu membuat sampah menjadi menumpuk, berbau dan berulat, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.

 

“Jadi terakhir kami warga nggak mau lagi bayar retribusi, kami pilih buang sampah di pinggir jalan setiap hari. Memang itu salah, tapi kan warga nggak mungkin juga begitu kalau setiap hari sampah kami diangkut. Mana lah kami tahan sampah kami bertumpuk sampai berulat di depan rumah karena jarang diangkut,” katanya.

 

Untuk itu, Termen pun meminta Pemko Medan untuk menyiapkan bak sampah sebagai tempat pembuangan sampah resmi bagi masyarakat. Atau, memastikan petugas pengangkut sampah datang setiap hari ke rumah-rumah warga untuk mengangkut sampah.

 

“Jadi kami minta, siapkan lah bak sampah. Atau pastikan lah becak sampah setiap hari datang untuk mengangkut sampah kami. Kalau itu sudah disiapkan, kami dukung seratus persen rencana Pemko Medan yang mau memberikan sanksi tegas bagi yang buang sampah sembarangan,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Medan, Robi Barus mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan warga. Ia pun mengaku terus mendorong Pemko Medan untuk memenuhi fasilitas persampahan yang dibutuhkan masyarakat.

Politisi PDIP itu mengaku akan mendorong Pemko Medan melalui setiap kecamatan untuk mengangkut sampah di rumah-rumah warga setiap harinya.

 

“Memang kita kekurangan armada dan petugas pengangkut sampah, tapi ini sudah kita sampaikan ke Pemko Medan untuk ditambah. Secara anggaran hal ini juga sudah kita dukung dari DPRD Medan,” kata Ketua Komisi I DPRD Medan tersebut.

Untuk itu, Robi tetap mengajak warga agar tetap tidak membuang sampah sembarangan di tepi jalan dan memilih untuk tetap membayar iuran retribusi sampah.

 

“Nanti saya yang akan kawal supaya sampah-sampah itu bisa diangkat setiap hari, paling lama dua hari sekali. Mari sama-sama kita jaga kebersihan lingkungan, kita ingin menciptakan Kota Medan yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.
(map)

Forwakes Sumut Gelar Seminar Kesehatan Hari AIDS Sedunia di RS USU:

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Forum Wartawan Kesehatan (Forwakes) Sumut menggelar Seminar Kesehatan Hari Aids Sedunia Kenal, Cegah dan Stop Stigma pada ODHIV (Orang Dengan HIV) yang diadakan di RS Universitas Sumatera Utara, Sabtu (16/12/2023). Seminar ini untuk memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2023.

Seminar tersebut menghadirkan empat pemateri yakni dr M Irfan Lubis selaku Tim HIV RSP CPL USU/DPJP Penyakit Dalam; Novita Saragih selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumut; Eban Totonta Kaban selaku Pembina Yayasan Medan Plus; dr Pebri Warita selaku Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSP CPL USU; Walter selaku Ketua Komite Keperawatan/Konselor HIV/AIDS RSP CPL USU.

Ketua Forwakes, Mahbubah Lubis mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut membantu dalam seminar kali ini, seperti RS USU, BPJS Kesehatan, IAKMI, PMI Medan, Dinas Kesehatan Sumut, RSUD dr Pirngadi Medan dan juga Ikatan Dokter Indonesia.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin diwakili Dokter Yulinda Elfi Nasution saat membuka seminar tersebut mengatakan kasus HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome) di Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumut, kasus HIV kumulatif (1992 – Oktober 2023) tercatat mencapai 25.665 kasus. Untuk kasus baru pada periode Januari – Oktober 2023 sebanyak 2.928 orang di Sumut yang HIV serta jumlah ODHIV (Orang Dengan HIV) yang sedang minum obat sebanyak 8.885 orang,” katanya

Keberhasilan pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS, tambahnya, sangat ditentukan oleh kerjasama seluruh jajaran lintas sektor. Sasaran pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Indonesia adalah mencapai 3 Zeroes yaitu tidak adalagi kasus HIV tidak adalagi kematian terkait AIDS dan tidak adalagi stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV menuju ending AIDS Tahun 2030.

“Hari AIDS sedunia setiap tahunnya diperingati setiap 1 Desember 2023. Kita mengajak segenap pemangku kepentingan dan lapisan masyarakat untuk semakin memperkuat komitmen peran serta dan dukungan dalam mencegah dan mengendalikan HIV/AIDS guna mencapai ending AIDS tahun 2030,” jelasnya.

Dalam paparannya Tim HIV RSP CPL USU/DPJP Penyakit Dalam M Irfan Lubis mengatakan HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dapat melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS kondisi di mana HIV sudah pada tahap infeksi akhir.

“Kasus HIV meningkat karena lambatnya deteksi dini. Untuk mencegah penularan HIV/AIDS di antaranya tidak melakukan seks sebelum nikah, setia pada satu pasangan, gunakan kondom atau alat kontrasepsi lain saat berhubungan seks, hindari narkoba dan penggunaan alat suntik bekas, edukasi mengenai HIV,” ujarnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumut, Novita Saragih menyampaikan secara kumulatif hingga Oktober 2023, wilayah tertinggi ditemukan kasus HIV/AIDS yakni Kota Medan mencapai 15.331 kasus, Deliserdang 2.607 kasus, Karo 1.006 kasus, Pematang Siantar 898 kasus, Labuhanbatu 718 kasus dan Nias 576 kasus.

“Medan tertinggi ditemukan kasus HIV/AIDS karena penduduknya lebih banyak. Selain itu, peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS karena orang orang sudah sadar untuk memeriksakan dirinya akhirnya tempat pelayanan kita juga bertambah banyak,” urainya.

Pembina Yayasan Medan Plus Eban Totonta Kaban menambahkan pihaknya sudah mendampingi lebih dari 25 ribu orang yang terinfeksi HIV/AIDS. Dia berharap ke depannya ODHIV tak lagi mendapatkan stigma negatif dari masyarakat.

“Lebih dari 25 ribu orang yang kami dampingi dan sebagian besar duluan berangkat. Di awal awal HIV pengobatan belum terlalu bagus sehingga banyak teman teman yang terpapar HIV yang meninggalkan kita lebih dahulu,” ungkapnya.

Menurutnya saat ini para pengidap HIV/AIDS masih kerap mendapatkan stigma negatif. Stigma negatif yang dialami pengidap HIV/AIDS tak hanya diperoleh dari keluarga sendiri, tapi juga dari masyarakat sekitar. Stigma buruk membuat ODHIV sering dikucilkan sehingga memperburuk kondisi kesehatannya.

“ODHIV kerap mendapatkan perlakuan tidak baik dari keluarga sendiri. Padahal keluarga harusnya menjadi support sistem. Bahkan seringkali ODHIV mengecap buruk dirinya sendiri. Dia tidak mau mengakses layanan kesehatan, tidak menghadiri pertemuan, mengisolasi diri. Stigma ini penghalang utama. Untuk mengubah stigma harus ada gerakan dari seluruh stakeholder,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komite Keperawatan/Konselor HIV/AIDS RSP CPL USU, Walter menyebutkan masyarakat yang melakukan pemeriksaan di VCT (Voluntary Counseling and Testing) akan dijamin kerahasiaannya. Sebab prinsip VCT yakni rahasia, sukarela konseling dan persetujuan.

“Kecuali kalau itu terkait dengan hukum, mau tak mau harus dibuka. Ketika pasien melakukan pemeriksaan ternyata HIV, maka akan kita dampingi. Tujuan konseling ini mencegah penyebaran infeksinya kepada orang lain dengan melakukan pengobatan ARV hingga memberikan dukungan psikologis,” terangnya.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RSP CPL USU, Pebri Warita menyampaikan seorang ibu hamil yang terinfeksi HIV belum tentu melahirkan anak yang HIV pula. Sehingga pemahaman dan pendampingan harus diberikan kepada ibu hamil untuk memutus rantai penyebaran HIV.

“Tuhan menciptakan rahim itu dalam kondisi steril jadi virus HIV tidak bisa melewati trans plasenta. Jadi ibu yang HIV belum tentu melahirkan anak yang HIV. HIV ini tertular ke janin pada saat mekanisme persalinan. Dan itupun tidak serta merta 100 persen,” tutupnya.

Seminar ini turut dihadiri Ketua IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia) Sumut yang juga Pembina Forwakes Destanul Aulia, Direktur Utama RS USU yang diwakili dr Ivana, Kadis Kesehatan Medan diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Pocut Fatimah Fitri, pengurus Forwakes Sumut, serta puluhan peserta dari mahasiswa/mahasiswi USU. (ila)

Gelar Jumat Berbagi, Arus Ganjar Terus Bergerak Sosialisasikan Sosok Ganjar – Mahfud

Relawan Arus Ganjar Sumut saat membagikan 1500 nasi kotak kepada warga yang membutuhkan di 3 Kabupaten Labuhanbatu Raya, Jumat (15/12)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Melalui Program Jumat Berbagi bersama Ganjar Mahfud, Relawan Arus Ganjar Sumatera Utara (Sumut) membagikan 1500 nasi kotak kepada warga yang membutuhkan di 3 Kabupaten Labuhanbatu Raya, yaitu Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (15/12).

Selain sebagai bentuk Ganjar Mahfud menyapa warga, program ini merupakan wujud kepedulian Ganjar Mahfud terhadap sesama, terutama kepada kaum duafa agar pada hari Jumat ini dapat sedikit menikmati makanan yang telah dibagikan,

Pembagian nasi kotak ini dilakukan di 5 titik lokasi di Kabupaten Labuhanbatu, salah satunya di Simpang Enam Kota Rantau Prapat yang banyak mangkal tukang becak, 4 titik lokasi di Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan 4 titik lokasi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Pasangan calon Presiden RI periode 2024-2029 Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden dan calon wakil Presiden Mahfud MD melalui Tim Relawan Arus Ganjar turun langsung ke jalanan dan rumah-rumah warga gelar Jumat Berbagi.

Kegiatan Jumat Berbagi tersebut melibatkan personel relawan dari Arus Ganjar sebanyak 38 orang terdiri dari 4 Relawan Arus Ganjar Sumut, 14 orang Relawan Arus Ganjar Labuhanbatu, 10 Relawan Arus Ganjar Labuhanbatu Utara, dan 10 Relawan Arus Ganjar Kabupaten Labuhannbatu Selatan.

Dari provinsi Sumut, Ketua Ir. Romi HS dan Ketua Pembina Dr. Hj. Fitriani Manurung, M.Pd turun langsung ke Labuhanbatu Raya untuk mengkoordinir, memantau dan memastikan program Jumat Berbagi di Labuhanbatu Raya dapat terlaksana.

Untuk kegiatan Jumat Berbagi di Labuhanbatu dipimpin oleh Ariadi Wiranata selaku Ketua Arus Ganjar Labuhanbatu. Dan untuk Labuhanbatu Utara dipimpin langsung Ketua Relawan Aus Ganjar Labura Zubaidah, dan Labuhanbatu Selatan langsung dipimpin oleh Ketua Relawannya Arimbi.

Pembina Relawan Arus Ganjar Dr. Hj Fitraini Manurung,M.Pd kepada awak media mengatakan bahwa para relawan Arus Ganjar bergerak door to door menjumpai masyarakat sebagai pemilik suara untuk mendukung dan memilih Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

“Kita akan memanfaatkan waktu yang ada untuk menyapa dan mendatangi langsung ke masyarakat dan rumah-rumah warga untuk memenangkan Ganjar Mahfud di Sumatera Utara”, ujarnya.

Sementara itu, ketua Relawan Ir. Romi HS mengatakan bahawa, sebagai relawan kita harus terus bergerak semampu kita untuk memenangkan Ganjar Mahfud, karena relawan inilah yang menjadi perpanjangan tangan Ganjar Mahfud menyapa warga.

“Kita terus bergerak untuk mensosialisasikan sosok Ganjar Mahfud dan bertekad untuk memenangkannya,” terangnya.

Dari pantauan awak media, tampak masyarakat sangat antusias dalam menerima program Jumat Berbagi ini. Selain bergerak di jalanan memberikan nasi kotak ke para tukang becak, supir, tukang parkir, relawan juga melakukan kanvasing dari rumah ke rumah warga. (rel/tri)

121 Atlet Bersaing di Kejurda Panahan Sumut 2023

BERSAMA: Ketua Umum KONI Sumut John Ismadi Lubis didampingi Ketua Perpani Sumut dan mewakili Kadispora Sumut bersama peserta Kejurda Panahan Sumut 2023. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 121 peserta bersaing pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panahan Sumatera Utara tahun 2023 di Lapangan Serba Guna Unimed, 15-17 Desember 2023. Peserta berasal dari 8 kabupaten/kota yang bersaing di empat nomor lomba.

Kejurda ini dibuka oleh Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis pada Sabtu (16/12). Dalam sambutannya, John Lubis mengatakan, kejurda ini merupakan ajang promosi dan degradasi bagi atlet Sumut nantinya menuju PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Selain itu, event ini sebagai ajang evaluasi terhadap hasil-hasil haru ini dan sebelumnya.

“Panahan merupakan nomor terukur. Paling tidak pada Kejurda ink dapat diambil siapa yang terbaik dari kuota 8 putra dan 8 putri yang akan masuk Pelatda 100 persen mulai Januari 2024. Saya yakin para atlet yang mengikuti Kejurda merupakan andalan Sumut nantinya,” ujar John.

Sedangkan Kadispora Sumut yang diwakili
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Budi Syahputra mengatakan pemerintah Provinsi Sumut memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejurda ini di tengah keterbatasan anggaran, peralatan, dan sebagainya. Atlet panahan Sumut pun diharapkan terus semangat dan termotivasi.

“Kepada para atlet yang mewakili kota/kabupaten, kalian merupakan atlet pilihan dari daerahnya. Untuk itu, harus berprestasi dan menjunjung sportivitas, serta tunjukkan kemampuan agar nantinya bisa menjadi atlet andalan ke depan,” tutur Budi.

Sementara itu, Ketua Umum
Pengprov Perpani Sumut Abdul Haris Lubis didampingi Sekum Muhammad Said Tanjung mengatakan Kejurda ini dilaksanakan sebagai evaluasi pembinaan atlet yang dilakukan oleh Perpani Sumut.

Selain itu, Abdul Haris Lubis menuturkan, Kejurda ini sebagai salah satu cara bagi pengurus Perpani Sumut untuk menentukan peringkat seluruh atlet panahan Sumut. Peringkat itu akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan atlet yang akan mewakili Sumut pada arena PON Aceh-Sumut.

“Memang ajang Kejurda kali ini sangat strategis. Apalagi ajang ini diikuti 121 atlet dari 8 kota/kabupaten. Harapan kita disini bisa menemukan, melihat perkembangan dan kemajuan atlet yang bertanding. Hal ini merupakan bahan evaluasi dalam menentukan promosi dan degradasi untuk menentukan atlet ke PON 2024.Bagi atlet Pelatda yang saat ini bisa saja tersingkir bila tidak menunjukkan performa terbaiknya,” kata Abdul Hakim

Ia mengatakan, penilaian terhadap atlet secara objektif dan tidak ada penyimpangan-penyimpangan karena untuk melahirkan atlet yang betul-betul bisa diandalkan, terutama di PON nanti harus dari hasil Selekda.

Abdul Haris Lubis berharap kejurda ini bisa digunakan untuk membentuk tim kontingen Sumut pada PON Aceh-Sumut yang rencananya dilaksanakan pada 2024. Tentunya dengan misi untuk mendulang medali di even olahraga terakbar tanah air yang digelar empat tahun sekali.

Sebelumnya Ketua Panitia Zulkarnaen mengatakan Kejurda ini diikuti sebanyak 121 peserta dari 8 kabupaten/kota. Para atlet berasal dari Medan, Deliserdang, Binjai, Tebingtinggi, Langkat, Labura, Batubara, dan Sergai. Mereka bersaing di empat nomor, yakni recurve putra/putri, compound putra/putri, divisi nasional putra/putri, dan barebow putra/putri. (dek)

Jalan Santai dan Senam Kolaborasi di Medan Marelan Diikuti 1.200 Orang

Jalan Santai dan Senam Kolaborasi, di Kecamatan Medan Marelan.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Semangat dalam kegiatan Jalan Santai dan Senam Kolaborasi, di Kecamatan Medan Marelan, akhirnya selesai dengan sukses dan aman, bertempat di Lapangan Sepakbola Pasar 5 Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (17/12).

Camat Medan Marelan, Ansari Hasibuan S.STP M.SP melepas peserta gerak jalan santai yang diikuti sekitar 1.200 orang dari berbagai kalangan pada pukul 07.20 WIB lalu dilanjutkan dengan kegiatan senam kolaborasi bersama peserta dan seluruh TP. PKK Kelurahan/Kecamatan Medan Marelan.

Kemeriahan acara semakin bertambah saat pembacaan kupon Lucky Draw dalam pembagian hadiah seperti Sepeda, handphone Android, Kipas Angin, Setrika, hingga Pemasak Nasi menjadi incaran para peserta yang hadir di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Rengas Pulau.

“Berbagai macam kegiatan juga disiapkan dalam acara Jalan Santai dan Senam Kolaborasi yakni Pemeriksaan Kesehatan, Pelayanan Adminduk, Donor Darah, dan Bazar UMKM dengan berbagai macam kuliner yang disajikan,” sebut Ansari.

Seperti yang diharapkan Camat Medan Marelan dengan di dampingi Sekretaris Camat Medan Marelan, Al Kausar Deaysa S.STP, semoga kegiatan yang diselenggarakan hari ini dapat meningkatkan kebersamaan dan harmonisasi antara Pemerintah Kota Medan dengan Muspika serta Masyarakat.(gus)

Ingatkan Netralitas, Bawaslu Surati 404 Kepala Desa dan Lurah di Madina

Bawaslu Madina saat Apel Siaga dan Deklarasi Damai Pemilu Tahun 2024 di Panyabungan.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Bawaslu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui jajaran Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) menyurati 404 Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Mandailing Natal. langkah ini dilakukan bawaslu Madina sebagai bentuk upaya menghimbau perangkat desa dan kelurahan untuk menjaga netralitas selama Pemilu tahun 2024.

“Kami menghimbau seluruh perangkat desa untuk menjaga netralitas pada pemilu tahun 2024 ini. sesuai dengan instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 6 Tahun 2023, Bawaslu diminta untuk melakukan upaya pencegahan secara khusus kepada perangkat desa,” ujar Ketua Bawaslu Madina, Ali Aga Hasibuan

Ali Aga Hasibuan memaparkan, sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ketentuan pasal 280 ayat 2, Kepala desa, perangkat desa dan BPPD tidak dibenarkan terlibat dalam kampanye.

“Bagi yang melanggar akan diganjar dengan ancaman pidana kurungan 1 tahun dan denda paling banyak 12 juta rupiah sesuai dengan pasal 280 ayat 3 UU 7 tahun 2023,” beber Ali Aga Hasibuan.

Ali Aga juga menghimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan dan dapat melaporkan ke Bawaslu Madina jika terdapat ada perangkat desa yang terlibat dalam aktivitas kampanye

Sementara itu, koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masrayakat dan Humas Bawaslu Madina, Bambang Saswanda Harahap juga menghimbau agar perangkat desa untuk bijak menggunakan sosial media dan tidak melakukan kampanye di sosial media.

“Kami melakukan monitoring dan patroli sosial media secara berkala, karana itu kami berharap perangkat desa untuk menjaga netralitas dan bijak dalam berkomentar dan memposting sesuatu di sosial media,” pungkas Bambang Saswanda Harahap. (tri)

PLN UID Sumatera Utara Serahkan Bantuan 50 Unit Tongkat Kruk

Pj. Gubernur Sumut Hassanudin bersama Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin memberikan bantuan antara lain tongkat kruk kepada penyandang disabilitas.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN mendukung komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk peningkatan kemandirian penyandang disabilitas. Pada peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2023, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyerahkan bantuan tongkat kruk sebanyak 50 unit kepada para kaum difabel.

Penyerahan secara simbolis bantuan berupa tongkat kruk sebanyak 50 unit dilakukan oleh Assistant Manager Komunikasi dan Management Stakeholder Yudhistira kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, Sri Suriani Purnamawati bertempat di Aula Tengku Rizal Nurdin (14/12/2023).

Dalam laporannya, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Ramdani, menjelaskan terdapat empat tujuan kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional diantaranya membangun kepedulian sesama, menjaga eksistensi penyandang disabilitas, pemenuhan hak mereka, dan menciptakan penyandang disabilitas yang unggul.

“Kita berharap, melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2023 ini dapat mencapai keempat tujuan tersebut. Tentu diperlukan konsistensi dan kesinambungan untuk mengimplementasikannya,” ujar Ramdani.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumatera Utara, Muhammad Yusuf menyampaikan momentum peringatan Hari Disabilitas Internasional tahun 2023 lebih spesial karena melibatkan penyandang disabilitas intelektual dan mental.

Pejabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Hassanudin mengajak semua pihak untuk berpartisipasi mengangkat harkat dan martabat penyandang disabilitas agar mereka memiliki hak yang sama dengan yang lain. Bukan hanya sekedar ucapan, tetapi hal ini harus diimplementasikan.

“Peran serta kedudukan penyandang disabilitas harus terus digaungkan, disosialisasikan, ditindaklanjuti, ditaati dan diimplementasikan di setiap aspek kehidupan dan di tengah – tengah masyarakat,” ungkap Hassanudin.

Hassanudin juga berharap melalui peringatan ini pemahaman masyarakat terhadap penyandang disabilitas lebih utuh dan komprehensif. Dengan bergitu, akan muncul tindakan nyata terhadap para penyandang disabilitas.

“Kita berharap ini dapat terwujud, pemahaman yang lebih utuh, pemikiran yang kritis dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para penyandang disabilitas,” tegas Hassanudin.

Yati merupakan salah satu penerima bantuan merasa senang dan bahagia mendapatkan bantuan tongkat kruk. Bantuan ini begitu berguna dalam membantu melakukan berbagai aktivitas sehari – hari.

“Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara, BUMN/BUMD dan para donator yang telah memberikan bantuan kepada kami. Semoga bantuan ini dapat membantu kami untuk beraktifitas dan meningkatkan kualitas hidup kami kedepannya,” kata Yati.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan bantuan ini merupakan wujud komitmen PLN untuk mendukung dan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas agar lebih mandiri dan dapat meningkatkan kualitas hidupnya di tengah – tengah masyarakat.

“Semoga dengan bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penyandang disabilitas dan mendapatkan hak yang sama di tengah – tengah masyarakat,” pungkas Awaluddin. (ila)