30 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 843

Ditemukan 2 Kasus Mycoplasma Pneumonia di Medan, 1 Anak Sembuh

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara mengaku ada dua kasus Mycoplasma Pneumonia, yang ditemukan di Kota Medan, berdasarkan laporan diterima dari Dinkes Kota Medan.

“Iya ada dua kasus, keduanya masih anak-anak,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sumut, dr Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (11/12/2023).

Berdasarkan data diperoleh dari Dinkes Kota Medan, dua kasus Mycoplasma Pneumonia tersebut menjangkit dua anak. Pertama, kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan pada tanggal 28 November 2023 menjangkit seorang belita berusia 1 tahun 10 bulan, dan kasus kedua menjangkit seorang anak berusia 8 tahun 8 bulan pada tanggal 8 Desember 2023 yang lalu. Keduanya, mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit di Kota Medan.

Alwi mengungkapkan kasus Mycoplasma Pneumonia terdeteksi, berdasarkan pemeriksaan dilakukan orang tua anak tersebut, di salah satu rumah sakit swasta di Kota Medan.

“Salah satu anak terjangkit Mycoplasma Pneumonia, sudah sembuh, yang usia 1 tahun,” ucap Alwi.

Alwi mengungkapkan bahwa Mycoplasma Pneumonia merupakan penyakit disebabkan bakteri pneumonia. Sehingga, proses penyembuhan cukup dilakukan perawatan intensif dengan mengkonsumsi antibiotik.

“Jadi ini, penyakit yang biasa lah. Bakteri pada pernafasan, penyebab dari pneumonia. Bukan virus, lebih mudah untuk proses penyembuhan,” kata Alwi.

Alwi dengan tegas mengatakan bahwa Mycoplasma Pneumonia merupakan bakteri berbeda dengan Covid-19, yang merupakan virus. Sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan mudah sembuh.

“Bakteri itu, dengan antibiotik dia mudah sembuh, kalau Mycoplasma Pneumonia ini, tidak terlalu mengawatirkan lah. Tidak seperti Covid-19 yang lama. Karena penyebabnya sakit bakteri. Kalau dia pakai antibiotik, sembuh itu, bisa tuntas,” jelas Alwi.

Alwi mengungkapkan kedua anak yang terkena di Kota Medan, bukan tertular dari mana pun. Kedua pasien itu adalah warga Kota Medan.

“Kenanya disini saja (di Medan), kenapa dia positif. Karena dia yang memeriksa. Pemeriksaan mahal, hampir Rp2 juta. Alatnya, ada pakai PCR,” kata Alwi.

Alwi mengatakan bahwa Mycoplasma Pneumonia, sasarannya tidak hanya anak-anak. Tapi, semua kalangan usia. Untuk itu, protokol kesehatan (Prokes) harus diterapkan kembali dalam aktivitas sehari-hari.

“Saya kira semua bisa kena. Tapi, dua kasus ini, masih anak-anak. 1 tahun dan 8 tahun,” ujar Alwi.

Untuk mengantisipasi penyebaran luas Mycoplasma Pneumonia. Alwi mengatakan Dinkes Sumut, sudah memberikan surat edaran atau imbauan ke Dinkes Kabupaten/Kota se-Sumut.

Surat edaran Dinkes Sumut itu, dengan Nomor : 100.3.4/7/DINKES/XI/2023, SE Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia, tertanggal 29 November 2023.

“Tentunya, kita perlu melakukan kewaspadaan dan perhatikan. Surat imbauan ada, kita meneruskan dari Kemenkes. Karena, di Cina kasus ini tinggi peningkatan sampai 40 persen,” tandas Alwi. (gus/ram)

Pimpin Apel Gabungan, Wali Kota Binjai Ingatkan Camat dan Lurah Tingkatkan Pemungutan Pajak

PIMPIN: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah saat memimpin apel gabungan.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah tak bosan-bosannya mengingatkan kepada camat dan lurah untuk meningkatkan pemungutan pajak kepada masyarakat. Bahkan, Amir berharap, peran aktif dari perangkat kecamatan maupun kelurahan hingga kepala lingkungan untuk lebih meningkatkan lagi sosialisasi pentingnya membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) kepada wajib pajak.

Seruan ini disampaikan Amir saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kota Binjai, Senin (11/12/2023). Apel digelar di Lapangan Apel Pemko Binjai, yang diikuti Sekretaris Daerah Kota Binjai, para asisten, staf ahli, kepala OPD beserta jajarannya.

Wali Kota mengatakan, pajak mempunyai peranan penting dalam kehidupan bernegara, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan. Sebab, pajak merupakan sumber pendapatan negara, dan PBB tersebut akan diarahkan pada tujuan untuk kepentingan masyarakat juga.

“Melihat pentingnya PBB, untuk itu saya minta kepada camat dan lurah agar selalu melakukan pemantauan terhadap petugas PBB di Lapangan. Tingkatkan koordinasi antara kolektor PBB dan kepala lingkungan dalam penyampaian SPT PBB P2 benar-benar sampai ke wajib pajak, sehingga penerimaan terus meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Amir.

Wali Kota Binjai juga menyampaikan bahwa saat ini masih kurangnya kesadaran masyarakat, sehingga diperlukannya kerja sama dan upaya guna membangkitkan motivasi masyarakat dalam hal pembayaran PBB. “Untuk itu kepada camat dan lurah, saya minta untuk melakukan pendekatan secara emosional guna meningkatkan kesadaran mereka untuk membayar PBB,” tukasnya.

Menutup arahannya, Wali Kota Binjai menginstruksikan kepada camat untuk melakukan pembinaan terhadap lurah dan seluruh Aparatur Sipil Negara, baik di kecamatan maupun kelurahan. Termasuk tenaga Non ASN agar dapat bekerja dengan baik sehingga organisasi pemerintah kecamatan dan kelurahan berfungsi sebagaimana mestinya. (ted/ram)

KPU Sumut Siap Dukung Talk Show Optimalisasi Pemilih Difabel

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) memberi apresiasi dan dukungannya terhadap rencana
penyelenggaraan talk show bertajuk “Optimalisasi Pemilih Penyandang Disabilitas (Difabel) pada Pemilu 2024 di Sumatera Utara”, mengingat masih sedikit elemen masyarakat yang memberikan kepedulian dan perhatian khusus terhadap hak-hak politik masyarakat difabel.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Sumatera Utara Agus Arifin, saat menerima audiensi Panitia Pelaksana Talk Show, Sabtu (9/12/2023). Rencananya, talk show yang diinisiasi Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi
Pembangunan (IKA STIKP) Medan ini, akan dilaksanakan di Galery & Café Pelataran Difabel, Jalan Karya Kasih Nomor 26 B Medan, Rabu (20/12/2023) pekan depan.

Didamping Komisioner KPU Divsi Sumber Daya Manusia (SDM) Robby Effendy, Agus Arifin menyebutkan, upaya melakukan pendidikan politik dan pengawasan terhadap proses penyelengaraan Pemilu bukan semata-mata tugas lembaga formal seperti KPU, Bawaslu dan pemerintah, melainkan juga elemen masyarakat. Karena itu, katanya, Talkshow Optimalisasi Partisipasi Pemilih Didafel yang akan diinisisi oleh IKA STIKP Medan patut didukung oleh semua pihak.

“Saat ini terdapat lebih 39 ribu orang difabel yang memiliki hak suara dari lebih 10,8 juta daftar pemilih di Sumatera Utara. Karena itu, sosialisasi dan pendidikan politik bagi pemilih difabel sangat perlu didorong agar lebih optimal,” ujarnya sembari menyebutkan, masyarakat marginal dan difabel merupakan salah satu kelompok strategis dalam pemberian pendididkan politik dalam penyelenggaraan Pemilu, selain kelompok pemilih pemula, kaum perempuan dan agamawan.

Ketua Panitia Pelaksana Talkshow Optimalisasi Patisipasi Pemilih Difabel pada Pemilu 2024 di Sumatera Utara, Drs Awaluddin, menyampaian tujuan dari talkshow tersebut lebih fokus pada upaya mendorong segenap elemen masyarakat tak terkecuali para calon legislatif untuk bersama-sama dengan KPU, Bawaslu dan pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada pemilih difabel. “Selama ini kita cermati upaya pendidikan politik bagi pemilih difabel masih belum optimal, karena itu kita perlu mengawal agar tanggung jawab moral untuk memberikan pendidikan dapat dioptimalkan agar mereka cerdas memilih dan partisipasi mereka meningkat dalam dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024,” ucap Awaluddin yang didampingi Sekteratis Panitia Sri Wahyuni Nukman, Steering Committee (SC) Erwinsyah, serta anggota tim panitia Yusuf Sani Tijue dan Maman Natawijaya.

SC Panitia Erwinyah menambahkan, KPU juga perlu melakukan diseminasi informasi terkait peta sebaran pemilih difabel berdasaran daerah pemilihan (dapil). “Informasi ini juga diperlukan agar para caleg mengetahui dan dapat memberikan penddidikan politik bagi pemilih difabel di dapilnya masing-masing,” pungkas Erwinsyah.

Disebutkan, talkshow tersebut akan mengundang pembicara kunci dari KPU Sumut, Bawaslu Sumut, Kespangpol Provsu dan dari pihak DPD Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumut. (rel/adz)

UIN Sumatera Utara Raih Humas Kemenag Award Pengelola Media Sosial

AWARD: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) dan Sub Koordinator Humas dan Informasi UIN Sumatera Utara Yunni Salma SAg MM di Jakarta, Jumat (8/12).ISTIMEWA.

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara menerima penghargaan terbaik kelima tingkat nasional pada Humas Kemenag Award 2023 untuk kategori pengelola media sosial.

Temu Pemimpin Redaksi dan Humas Kemenag Award 2023 ini dihadiri menteri, utusan humas dari berbagai satuan kerja di Kemenag RI. Diantaranya dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan kantor wilayah Kemenag serta pimpinan redaksi berbagai media massa.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada Sub Koordinator Humas dan Informasi UIN Sumatera Utara Yunni Salma SAg MM di Jakarta, Jumat (8/12).

Beberapa kategori lain juga diberikan dalam Humas Kemenag Award 2023 tersebut. Menteri pun berterima kasih kepada insan media, atas dukungan dan kontribusi menguatkan literasi layanan keagamaan masyarakat.

Dukungan ini, tegas Yaqut Cholil Qoumas yang akrab disapa Gus Men, membuat program Kemenag bisa dipahami dan dirasakan manfaat masyarakat. Program ini bagian dari melanjutkan agenda reformasi birokrasi dan memperbaiki tata kelola kementerian dengan 4.602 satuan kerja dan 5.963 KUA.

Menteri menegaskan bahwa dibutuhkan langkah cepat untuk akselerasi perbaikan yang terukur. Presiden juga memberi pesan tentang pentingnya merajut persaudaraan dan kerukunan di tengah keragaman.

Berkaitan itu, kementerian juga direformulasi agar lebih kekinian sesuai tuntutan zaman melalui beberapa program prioritas yang dikemas dalam kerangka transformasi digital.

Diawali dengan super apps Pusaka Kementerian Agama yang menjadi holding dari seluruh aplikasi di Kementerian Agama sehingga layanan bisa diakses dalam satu genggaman. Ada berbagai layanan berbasis digital.

Berbagai program yaitu akses layanan KUA yang jadi semakin mudah dengan revitalisasi 1.106 KUA sepanjang 2021-2023 dengan layanan daring atau online.

Ada program Islamic Cyber University yang terfasilitasi Sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Ada juga akses Sahabat Disabilitas untuk bisa membaca dan memahami kitab suci agamanya juga dengan layanan digital. Akses pelatihan dan pendidikan melalui transformasi digital pemanfaatan Learning Management System (LMS) Massive Online Open Courses (MOOC) Pintar.

Kemenag berhasil menggelar pelatihan online dengan jumlah peserta mencapai 284.054. Sesuatu yang tidak mungkin dilakukan jika masih berjalan secara konvensional tatap muka.

Kemenag dalam tiga tahun terakhir berupaya melakukan sejumlah program afirmasi. Diantaranya, ada 2.076 pesantren menerima manfaat program kemandirian pesantren, tersebar di 34 provinsi. Ada 128 diantaranya mengembangkan Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPes). Sudah ada 3.336.688 produk bersertifikat halal. Sebanyak 59,1 persen diantaranya melalui proses afirmasi self declare. Yaitu, produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang difasilitasi proses sertifikasi halal produknya secara gratis.

Beri Apresiasi—
Atas capaian prestasi pada Humas Kemenag Award 2023, Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MA mengapresiasi insan humas yang berjuang untuk kemajuan kampus dari sisi kehumasan dan media. Guru besar UIN Sumatera Utara meminta kinerja dan layanan kehumasan kampus terus ditingkatkan.

Selain sebagai perwajahan kampus, lanjut rektor, Humas dan media dapat mewujudkan UIN Sumatera Utara sebagai Smart Islamic University yang sejalan visi misi perguruan tinggi tersebut.

Sedangkan Sub Koordinator Humas dan Informasi UIN Sumatera Utara Yunni Salma SAg MM di Medan, Senin (11/12) menyampaikan bahwa prestasi tersebut berkat kerja sama, kerja keras dan kerja ikhlas tim Humas bersama elemen terlibat dan dengan dukungan pimpinan. (dmp)

20 Guru Besar UIN Sumatera Utara Dikukuhkan, Terbanyak Dalam Sejarah

GURU BESAR: Prof Dr Hj Nurhayati MAg (tengah, baris belakang) bersama guru besar UIN Sumatera Utara yang dikukuhkan, Senin (11/12).

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mengukuhkan 20 guru besar pada 11-12 Desember di Gelanggang Mahasiswa Gedung HM Arsjad Thalib Lubis Kampus I UIN Sumatera Utara.

Pengukuhan guru besar ini dipimpin Ketua Senat UIN Sumatera Utara Prof Dr Pagar MAg dan disaksikan sivitas akademika dan keluarga guru besar yang baru dikukuhkan tersebut. Capaian ini jadi catatan terbesar sebagai kado terindah setengah abad UIN Sumatera Utara pada 19 November lalu. Saat ini terdapat 45 guru besar di UIN Sumatera Utara.

Guru besar UIN Sumatera Utara yang dikukuhkan Senin (11/12) yakni Prof Dr Hj Nurhayati MAg, Prof Dr Syamsu Nahar MAg, Prof Dr Muhammad Ramadhan, Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg, Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi, Prof Mesiono MPd, Prof Dr Masganti Sit MAg, Prof Dr Achyar Zein MAg, Prof Dr H Ansari MA dan Prof Dr Khadijah MAg.

Sedangkan yang dikukuhkan Selasa (12/12) yakni Prof Dr M Syukri Albani Nasution, Prof Dr H Amiruddin Siahaan MPd, Prof Dr Andre Soemitra MA, Prof Dr HM Jamil MA, Prof Dr Rusydi Ananda MPd, Prof Dr Hasan Sazali MAg, Prof Dr Mustapa Khamal Rokan MH, Prof Dr Rahmah Fithriani MHum dan Prof Dr Watni Marpaung MA.

Prof Dr Hj Nurhayati MAg yang menerima surat keputusan sebagai guru besar lebih awal pada 31 Desember 2021 mengawali rangkaian pidato para guru besar UIN Sumatera Utara tersebut.

Pidato Prof Dr Hj Nurhayati MAg yang juga rektor UIN Sumatera Utara yang menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Aceh Timur ini berjudul: Menggagas Fiqh Integratif (Integrasi Agama dan Ilmu Kesehatan untuk Masyarakat Sejahtera).

Istri Almarhum Prof Dr H Nur Ahmad Fadhil Lubis MA (pernah menjadi rektor UIN Sumatera Utara) dan ibu empat anak ini mendedikasikan pengukuhan guru besar yang diraihnya pada semua wanita hebat di Indonesia termasuk di UIN Sumatera Utara yang tiada berhenti berjuang mewujudkan mimpi-mimpinya. ”Mandiri, jangan bergantung pada manusia. Bergantunglah pada Allah. Terima kasih atas dorongan keluarga,” pesan Prof Dr Hj Nurhayati MAg.

Diakhir acara pengukuhan guru besar, Prof Dr Hj Nurhayati MAg selaku rektor yang menamatkan pendidikan S1, S2 dan S3 di UIN Sumatera Utara juga mengucapkan selamat atas pengukuhan 20 guru besar yang menjadi pengukuhan dengan jumlah terbesar di UIN Sumatera Utara.

Menurut rektor perempuan pertama di UIN Sumatera Utara berharap pengukuhan besar ini membawa manfaat. ”Semoga bermanfaat bagi UIN Sumatera Utara, Indonesia dan dunia,” harapnya.

Rektor UIN Sumatera Utara melalui beberapa pantun yang disampaikan meminta guru besar untuk terus melakukan meneliti, mengajar, menulis dan mengabdi. ”Legacy dari seseorang yang akan dikenang dari tulisan yang dipublish dan diberikan pada orang lain,” tegas rektor. (dmp)

Sambut Natal dan Tahun Baru, Grand Mercure Medan Hadirkan Promo Menarik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di Grand Mercure Medan Angkasa, Desember merupakan bulan penuh komitmen dan perayaan. Menyambut semarak festive season, hotel bintang lima yang berada dipusat bisnis ini menghadirkan beragam promo menarik dan rangkaian acara yang meriah.

Tree Lighting Ceremony, salah satu acara yang diadakan Grand Mercure Medan Angkasa untuk menyambut bulan penuh perayaan ini dilaksanakan pada hari Jumat (8/12/2023) dengan mengundang rekan media dan tamu member Accor Live Limitless dan Accor Plus yang menginap.

Director of Sales & Marketing Grand Mercure Medan Angkasa, Debby Silvia Renny  mengatakan dalam pidatonya, “…………………………………………………………………”

Menyemarakkan suasana Natal dan Tahun Baru mendatang, Grand Mercure Medan Angkasa menawarkan promo mulai dari paket makan malam hingga paket menginap.

Perayaan Natal hadir dengan tema ALLWays Christmas yang menawarkan promo makan sepuasnya dengan harga Rp 248 ribu per orang dan diskon khusus hingga 50% untuk keanggotaan Accor Plus. Makan malam ini akan dihibur dengan penampilan dari anak-anak panti asuhan, hadiah Santa & Santarina, lucky draw dan music akustik di Orchid Restaurant pada tanggal 24 Desember.

Masykur, Food & Beverage Manager Grand Mercure Medan Angkasa mengatakan,”………………………………………………………..(penjelasan mengenai menu dan konsep makanan)

Tidak hanya menawarkan promo bersantap, ALLWays Christmas juga menghadirkan promo menginap dengan harga Rp 980 ribu per kamar yang sudah termasuk sarapan pagi, makan malam Natal dan akses ke kolam renang dan pusat kebugaran. Tamu juga bisa mendapatkan benefit tambahan berupa room upgrade dengan mendaftar menjadi member Accor Live Limitless secara gratis.

Malam pergantian tahun merupakan momen yang sangat berkesan sehingga harus dirayakan dengan meriah. Grand Mercure Medan Angkasa telah mempersiapkan rangkaian acara yang luar biasa serta menawarkan paket menginap yang sudah dapat dipesan dari sekarang.

Tinera Siburian, Marketing Communication Grand Mercure Medan Angkasa mengatakan, “Tema acara malam pergantian tahun 2023 bertema MagicALL New Year Celebration yang dikemas agar tamu merasakan keajaiban dengan program Accor Live Limitless. Rangkaian acara yang kami suguhkan juga tepat untuk merayakan malam tahun baru bersama keluarga, teman, dan pasangan.”

MagicALL New Year Celebration dijual dengan harga Rp 328 ribu per orang yang menghadirkan banyak hiburan spesial seperti penampilan DJ, music band, pertunjukan sulap, ramalan tarot, lukis wajah, lucky draw, kompetisi kostum terbaik, kuis games, dan yang paling dinanti adalah hujan balon pada saat momen pergantian tahun. Acara ini diadakan di Lotus Grand Ballroom mulai pukul 7 malam hingga selesai.

Bagi tamu yang ingin merencanakan staycation, Grand Mercure Medan Angkasa juga menawarkan MagicALL New Year Room Package mulai dari Rp 1.888.000 sudah termasuk sarapan, tiket masuk menuju acara MagicALL New Year Celebration, es krim dan akses ke kolam renang dan pusat kebugaran secara gratis.

Bagi Anda yang ingin merayakan Natal dan tahun baru di Grand Mercure Medan Angkasa, dapat melakukan pemesanan melalui telepon 061 – 4555888 atau Whatsapp 0822 8335 8400 untuk pemesanan kamar dan 0813 7559 3275 untuk pemesanan f&b.

Accor Hotels mengajak Anda untuk bergabung menjadi anggota ALL – Accor Live Limitless. ALL adalah program loyalitas gaya hidup Accor yang memungkinkan Anda memperoleh poin reward dan mengakses manfaat eksklusif yang dapat dinikmati diseluruh jaringan hotel Accor diseluruh dunia. Menjadi anggota ALL sangatlah mudah dan gratis dengan mengunjungi www.all.accor.com. atau  https://BIT.LY/3xLNHM8 .(rel)

Agincourt Resources Gelar ECJ di Universitas Muhammadiyah Tapsel

(ke-6 dari kiri) General Manager Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, beserta manajemen berfoto bersama dengan ratusan mahasiswa peserta E-Coaching Jam (ECJ) 2023 Tambang Emas Martabe di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada Kamis (7/12/2023). (Dok: PTAR)

TAPSEL, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, mengadakan E-Coaching Jam bertema “Harmoni untuk Bumi – Menjaga Lingkungan Demi Keberlanjutan” di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) yang berada di sekitar wilayah pertambangan.
Acara yang digelar 7 Desember 2023 ini diikuti sekitar 500 mahasiswa dari UMTS dan perguruan tinggi lainnya dan menghadirkan pakar yang juga praktisi dan pegiat dengan pengalaman luas dalam bidang lingkungan dan keberlanjutan, yakni Manager Environmental PT Agincourt Resources Mahmud Subagya dan Co-Founder Plastic for Nature Juan Aprilliano.
General Manager Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan Perusahaan berkomitmen menerapkan praktik pengelolaan lingkungan hidup dan mempromosikan praktik pengelolaan lingkungan kepada masyarakat sekitar, termasuk ke lingkungan kampus. Karena itulah, Perusahaan mengadakan Program E-Coaching Jam (ECJ) di UMTS serta turut mengundang kampus-kampus sekitar Tapanuli Selatan.
“Kami berdedikasi menjalankan operasional pertambangan secara bertanggung jawab dengan mengutamakan keseimbangan antara bisnis serta kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan melalui praktik pengelolaan lingkungan yang efektif,” ujar Rahmat.
Selama ini, PT Agincout Resources (PTAR) mendukung pemerintah Indonesia mengejar target penurunan emisi gas rumah kaca sesuai dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Perjanjian Paris 2015. Salah satunya terlihat dari aksi penanaman 73.815 bibit pohon di area reklamasi dan 38.306 bibit pohon di luar area Tambang Emas Martabe yang berpotensi menyerap karbon lebih dari 22.453 ton CO2e.
Di bidang energi baru terbarukan, PTAR telah mengalihkan sebagian penggunaan listriknya yang tadinya berasal dari pembangkit listrik fosil menjadi pembangkit listrik energi terbarukan. Wujud konkret yang diterapkan yakni mengoperasikan panel surya berkapasitas 2,1 MWP di kawasan Tambang Emas Martabe serta menggunakan peralatan processing berupa Instalasi Sleep Energy Recovery (SER) yang bertujuan meregenerasi daya agar dapat dipakai kembali dengan potensi penghematan energi sebesar 6,49% per bulan.
Apresiasi positif atas acara ECJ disampaikan Rektor UMTS, Muhammad Darwis. Ia berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi duta-duta pelestarian lingkungan.
“Melalui forum ini, kami ingin ada pemahaman praktis yang disampaikan kepada mahasiswa mengenai cara menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Apresiasi kepada Tambang Emas Martabe yang telah menularkan semangat ini,” ujar Darwis.

Manager Environmental PT Agincourt Resources, Mahmud Subagya, tengah menjelaskan upaya pelestarian lingkungan kepada ratusan mahasiswa pada acara ECJ yang diadakan di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada Kamis (7/12/2023). (Dok: PTAR)

Selain mahasiswa UMTS, mahasiswa yang hadir di acara ECJ berasal dari berbagai kampus sekitar, seperti Universitas Graha Nusantara, UIN Syahada Padangsidimpuan, Universitas Aufa Royhan, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, Akademi Kebidanan Darmais Padangsidimpuan, Akademi Kebidanan Matorkis, dan Akademi Kebidanan Sentral.
Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan diskusi ECJ berlangsung interaktif, diwarnai dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari mahasiswa. Selain antusias mengikuti diskusi ECJ, mahasiswa juga dapat memperkaya pengetahuannya melalui pameran lingkungan dari berbagai komunitas peduli pelestarian lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat teman-teman mahasiswa yang mau terlibat secara aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Hal ini sesuai dengan tujuan perusahaan dan tujuan ECJ yaitu menumbuhkan kesadaran dan pemahaman kepada civitas akademika tentang lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati,” ucap Katarina.
ECJ di UMTS merupakan ECJ tatap muka (offline) ke-24 yang diadakan PTAR sejak tahun 2014. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi hampir 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan para pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender. (Rel)

Warga Medan Tembung Kesal Dikeluarkan dari DTKS dan Terdata Sebagai Eks Napi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kecamatan Medan Tembung, Muhammad Affandi, mengaku kesal karena namanya dihapus dari Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Akibatnya, ia tidak lagi bisa berobat dengan BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) yang dimilikinya selama ini.

Keluhan itu disampaikan M. Affandi saat menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra, Netty Siregar di Jalan Letda Sudjono No.75 Lingkungan VI, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Senin (11/12/2023).

“Minggu lalu saya berobat pakai BPJS gratis yang saya punya, tapi nggak bisa lagi, katanya BPJS saya itu nggak aktif lagi,” ucap Affandi dalam kegiatan yang dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan Bandar Selamat, Dinas Sosial Medan, Dinas SDABMBK Medan, BPJS Kesehatan, dan perwakilan Puskesmas Mandala tersebut.

Parahnya lagi, kata Affandi, setelah dirinya mengecek langsung secara online, namanya bukan hanya terhapus dari DTKS, tetapi juga tertulis sebagai mantan narapidana. Sementara, ia mengaku sama sekali tidak pernah bermasalah dengan hukum.

“Saya bukan hanya dihapus dari DTKS, tapi saya malah terdata sebagai eks napi. Di sistem nama saya tertulis sebagai Non DTKS eks napi. Ini siapa yang menginput data saya? Kok bisa saya ditulis eks napi? Padahal saya nggak pernah bermasalah dengan hukum,” cetusnya.

Menjawab keluhan Affandi, perwakilan Dinsos Medan, Duma mempersilakan warga tersebut untuk datang ke kantor Dinsos Medan di Jalan Pinangbaris guna mengajukan perubahan data yang keliru tersebut ke Kementerian Sosial.

“Silakan datang ke kantor kita di Dinsos Medan, nanti akan kita bantu untuk pengajuan perubahan data tersebut ke Kemensos. Bila ingin terdaftar kembali di DTKS, kepala lingkungan juga bisa membantu untuk mengusulkannya kembali ke kantor Dinsos Medan,” jawab Duma.

Kemudian, perwakilan BPJS Kesehatan yang turut hadir pada kesempatan itu, Guruh Baladewa Nasution, menjawab keluhan Affandi soal dirinya yang tak bisa lagi berobat gratis karena kepesertaannya di BPJS PBI yang telah dihapus.

Dijelaskannya, saat ini setiap warga Kota Medan tidak perlu lagi khawatir akan pelayanan kesehatan gratis sekalipun tidak memiliki jaminan kesehatan. Pasalnya saat ini, Pemko Medan telah menjamin pelayanan kesehatan gratis bagi setiap warga Kota Medan lewat program UHC JKMB.

“Sekarang siapa saja bisa berobat dengan program UHC JKMB pak, ini program dari Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution. Cukup tunjukkan KTP Medan saja, prosedurnya sama seperti peserta BPJS Kesehatan lainnya,” terangnya.

Atas keluhan warga tersebut, Anggota DPRD Medan, Hj Netty Siregar meminta setiap pihak, mulai dari Kepala Lingkungan, pihak Kelurahan, Kecamatan, hingga Dinas Sosial untuk membantu warga yang dimaksud.

“Sudah lah dia dikeluarkan dari DTKS, masak terdata sebagai narapidana, padahal katanya dia tidak pernah bermasalah dengan hukum. Saya minta warga atas nama Affandi ini segera dibantu, jangan biarkan berlarut-larut,” tegas Netty.

Pada kesempatan itu, Netty yang kembali maju sebagai Caleg DPRD Medan dari Dapil Medan III (Medan Perjuangan, Medan Timur, Medan Tembung, dan Medan Deli) itu juga menerima banyak aspirasi lainnya dari ratusan masyarakat yang hadir.

Diantaranya masalah kesehatan, bantuan pendidikan, program bantuan PKH, jalan rusak, banjir, drainase yang belum kunjung dibangun dan sejumlah masala lainnya. Atas sejumlah keluhan itu, Netty pun meminta setiap perwakilan OPD yang hadir untuk memberikan penjelasan beserta solusinya.

“Keluhan ini akan saya sampaikan kepada pihak-pihak terkait dan akan terus kita kawal sampai tuntas,” pungkasnya. (map)

Petani Milenial Tapsel:  Dari Gagal Tanam hingga Sukses Bisnis Pembibitan Cabai

Herman Hatimulan Harahap , Petani Milenial PTAR 2023. (Foto: Samman Siahaan/Metro Tabagsel)
Siapa tak kenal CV Agro Sipirok Hijau di Sipirok, Tapanuli Selatan? Tempat usaha pembibitan tanaman ini menjadi salah satu primadona bagi para pemburu bibit tanaman. Meski sudah cukup tenar, CV Agro Sipirok Hijau ini berdiri dari perjalanan panjang nan berliku yang dialami Herman Hatimulan Harahap.

—–

Pria kelahiran Sipirok yang saat ini berusia 38 tahun tersebut memutar kembali pengalamannya hingga akhirnya berkenalan dengan pembibitan. Sejak kecil Herman sudah menyukai tanaman. Kesukaannya ini diturunkan oleh bapaknya yang adalah seorang petani sawah.

“Saya terlahir sebagai anak petani, akrab dengan tanaman sudah mendarah daging,” ujar Herman saat ditemui di Sibio-bio, November lalu.

Awal menikah pada 2011, ia mulai fokus berbisnis di sektor pertanian. Awalnya padi sawah dan jagung pipil. Lantas, ia bercocok tanam hortikultura seperti cabai, tomat, dan sayur-sayuran di atas lahan sendiri dan lahan sewa seluas total 4 hektar.

Ketika sedang asyik-asyiknya mendulang untung dari pertanian, Covid-19 yang muncul pada 2019 perlahan-lahan meluluhlantakkan usahanya itu. Pandemi Covid-19 yang membatasi pergerakan manusia berdampak besar ke ruang ekonomi dan sosial.

Harga pupuk dan pestisida melambung tinggi, sedangkan hama terus menyerang. Ditambah lagi, nilai ekonomi komoditas cabai tidak menguntungkan bagi petani. Herman sampai empat kali gagal menanam cabai, dan membuatnya rugi.

Di tengah kekecewaan itu, Herman tidak putus asa. Ia terus mencari peluang untuk membuat terus bertahan hidup. Sampai akhirnya ia melihat lockdown yang diwajibkan saat awal pandemi Covid-19 membuat pegawai kantoran harus bekerja dari rumah dan menghabiskan masa rehatnya di kebun atau halaman rumah. Mereka yang bekerja dari rumah atau dikenal dengan istilah work from home (WFH) ini berkebun kecil-kecilan untuk mengusir rasa penat selama lockdown berlangsung.

“Saya terpikir untuk melakukan pembibitan. Waktu itu ada lahan tidak terurus peninggalan orang tua, saya bersihkan untuk belajar pembibitan. Saya cari bibit di marketplace, dapat penjual bibit dari Binjai. Waktu itu bulan puasa tahun 2020,” tutur Herman.

Ia ingin memesan sekitar 200 bibit dari seorang pembibit di Binjai. Total biaya yang mesti dia bayar Rp600.000, nilai yang bagi Herman saat itu sangat berarti. Niatnya urung karena penjual menyatakan kemungkinan besar tidak bisa mengantar bibit ke rumah Herman akibat banyak jalan ditutup jelang Idulfitri. Dana yang sudah disiapkan Herman akhirnya dipakai untuk merayakan Hari Raya Lebaran.

Seminggu setelah Hari Raya, datang penjual bibit dari Binjai mengantarkan 200 bibit tanaman ke rumah Herman. Saat itu Herman tidak punya uang sama sekali

“Ternyata penjual ini menolak dibayar karena katanya ia tersentuh dengan cerita saya yang pernah gagal dan ingin belajar pembibitan. Saya saat itu terkejut sekali, kok ada orang sebaik ini,” ujar Herman.

Dari 200 bibit cuma-cuma itulah Herman mengawali bisnisnya sebagai penjual bibit tanaman. Setahun lamanya Herman menjadi reseller, hingga akhirnya ia melakukan pembibitan sendiri karena jumlah pelanggannya sudah banyak.

“Saya saat itu memberanikan diri. Kalau sudah maju, jangan mundur lagi,” ucap alumnus SMAN 1 Sipirok ini.

Herman lantas meminjam modal ke kerabatnya. Dengan tekun ia menjalani kegiatan usaha penangkaran bibit tanaman. Melalui bisnisnya ini, ia bisa menyerap tenaga kerja lokal. Ada tiga warga desa yang diberdayakannya untuk mengurus penangkaran bibit tanaman perkebunan dan hortikultura setiap hari. Di hari-hari tertentu, belasan orang lain bekerja sebagai tenaga kerja lepas.

Bisnisnya itu kemudian dilegalisasi melalui pendirian CV Agro Sipirok Hijau (ASH). Dalam sebulan, ASH bisa menghasilkan belasan juta rupiah, dengan jalur pemasaran di media sosial dan pesanan dominan bibit durian.

Pada 2023 ia mengikuti Program Petani Aktor Milenial yang dibesut PT Agincourt Resources, perusahaan tambang emas dan perak di Tapanuli Selatan. Dari audisi program tersebut ia meraih juara satu.

“Lewat program ini saya belajar banyak hal, mulai dari pelajaran budidaya, menanam bawang, membuat pestisida, hingga membangun sumber daya manusia. Lengkap sekali dan sangat berguna,” kata Herman.

Ia bercita-cita ingin memajukan bidang pertanian di Tapanuli Selatan, juga mengubah persepsi masyarakat tentang petani yang seringkali dianggap kecil.

“Saya ingin mengajak masyarakat untuk melihat petani tidak dengan sebelah mata, tetapi menyadari bahwa menjadi petani itu keren,” ungkap ayah tiga anak ini.

Beralamat di tepian Jalan Lintas Tarutung-Padang, Dusun Sumuran, Kelurahan Baringin, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Herman membina berbagai jenis bibit, dengan perlakuan sepenuh hati.

Di halaman rumahnya ini ada berbagai jenis bibit tanaman buah dan hias, diantaranya durian, manggis, alpukat, cengkeh, jeruk, matoa, aren, pinang betara, kayu manis, karet, jengkol, petai hingga jenis kayu-kayuan seperti gaharu. Dan sekarang telah siap diedarkan dan ditanam.

Herman punya visi, 20 hingga 30 tahun ke depan, dunia akan berebut pangan seiring dengan demografi global yang semakin pangan. Karena itu, sebagai negeri agraris, generasi harus memiliki kemampuan bertani, sebagai kemampuan bertahan di era mendatang.

“Selain kita usaha pembibitan, kita terus bertani ketahanan pangan padi sawah varietas Silatihan dan Siporang seluas setengah hektar dan tanaman jagung pipil,” cerita pria membaktikan dirinya meng-influence pemuda sekitar untuk percaya diri bertani.

Setelah mengikuti program Aktor Petani Milenial PTAR, Herman mulai lebih giat membagikan dan menyerap inovasi pertanian. Utamanya bagi mereka pemuda-pemudi di sekitar tempat tinggalnya. Di samping itu, jejaring pasar pun semakin lebar dan berkembang. Itu pula yang membikin ia makin optimis menjadi petani muda yang berjiwa wirausahawan.

“Seiring itu, apalagi nantinya kami didukung oleh pemerintah. Dan semoga urusan yang bersangkutan dengan usaha kami nanti bisa dibantu dan diarahkan. Seperti pengurus perizinan, pendaftaran e-katalog, pembentukan koperasi (Petani Milenial Martabe) dan lainnya,” kata Herman, juarawan Aktor Petani Milenial PTAR 2023 itu. (rel/san)

40 Persen Pemesan Perempuan, Mitsubishi XForce Berharap Dulang Kesuksesan XPander

SOLO, SUMUTPOS.CO — Sejak diluncurkan pada Agustus 2023 yang lalu, pemesanan Mitsubishi XForce terus meningkat, terutama di kalangan wanita.

Apa lagi di tengah gempuran di segmen yang sama terutama produk China bersaing sangat ketat. Mitsubishi berharap dan percaya diri akan mendulang kesuksesan seperti pendahulunya gitu Mutsubishi XPander.

“Kami berharap market sharenya XForce bisa sesukses XPander,” kata GM of Marketing Communication & PR Division PT MMKSI, Intan Vidiasari disela media test drive bertajuk “XFORCE Infinite Xcitement – Media Adventure 2023” di Solo, Jawa Tengah, Minggu (11/12/2023).

Mitsubishi XForce menyasar para ertrepreneur muda dengan rentang usia 35-45 tahun. Selain itu juga target utama mobil ini adalah wanita.

“SPK pertama dari Mitsubishi XForce, 40 persen pembelinya adalah perempuan, SPK-nya pertama perempuan, perempuan target utama dari XForce,” ucap Intan.

Ia menjelaskan kenapa alasannya banyak dipilih perempuan. Pertama adalah dari desain, dimana mobil ini diciptakan lebih berbeda dari pendahulunya dengan DNA tangguh dan elegan.

“Kami yakin segmen perempuan ini lebih dari 40 persen. Kebetulan ini akan jadi upaya untuk memaksimalkan segmen perempuan. Saat dilucurkannya salah satu segmen terbesarnya adalah perempuan karena pembelian didominasi biasanya laki-laki sekarang jadi perempuan,” pungkasnya. (rel/ram)