28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 847

Dua Kasus Mycoplasma Pneumonia Ditemukan di Medan

Kabid P2P Dinkes Medan, dr Pocut Fatimah Fitri..

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan, menemukan dua kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan. Hal itu diketahui setelah Dinkes Medan mendapatkan laporan dari rumah sakit swasta di Kota Medan yang menangani dua pasien tersebut.

“Dapat kami sampaikan, hingga saat ini sudah ada dua kasus Mycoplasma Pneumonia yang dilaporkan dari rumah sakit swasta di Kota Medan,” ucap Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Medan, dr. Pocut Fatimah Fitri kepada Sumut Pos, Minggu (10/12/2023).

Dijelaskan Pocut, dua kasus Mycoplasma Pneumonia tersebut menjangkit dua orang anak. Pertama, kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan menjangkit seorang belita berusia 1 tahun 10 bulan, dan kasus kedua menjangkit seorang anak berusia 8 tahun 8 bulan.

Ia menjelaskan, kasus pertama tersebut ditemukan pada 28 November 2023 dan kasus kedua ditemukan pada 8 Desember 2023 yang lalu. “Pada tanggal 28 November 2023 kita temukan satu kasus (Mycoplasma Pneumonia) yang menjangkit anak usia 1 tahun 10 bulan. Kemudian pada tanggal 8 Desember 2023, kita temukan satu kasus lainnya yang menjangkit anak usia 8 tahun 8 bulan,” jelasnya.

Tak hanya ditemukannya dua kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan, Dinkes Medan juga menyebutkan bahwa saat ini telah terjadi trend kenaikan Covid-19 di Kota Medan. “Adapun terkait Penyakit Covid-19 yang dari berbagai sumber informasi terjadi kenaikan kasus, maka untuk di Kota Medan dapat kami sampaikan memang sudah ada trend peningkatan kasus,” ujarnya.

Untuk itu, sambung Pocut, Pemko Medan menilai pentingnya antisipasi terhadap peningkatan Kasus Covid-19 di Kota Medan dengan kembali menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di tengah-tengah masyarakat. “Kita anjurkan untuk kembali menerapkan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Intinya, kita harus tetap menjaga kesehatan,” tutupnya.

Seperti diketahui, guna mencegah terjadinya penularan di Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinkes menerbitkan Surat Edaran (SE) No.000/8557 perihal Kewaspadaan Penyakit Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan.

Pantauan Sumut Pos, Minggu (10/12/2023), dalam surat yang ditandatangani Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Taufik Ririansyah secara elektronik pertanggal 8 Desember 2023 tersebut, SE tersebut ditujukan kepada Kepala Puskesmas se-Kota Medan dan Dirut RS di Kota Medan. Dalam surat edaran itu, Dinkes Medan menjelaskan bahwa SE tersebut merupakan tindaklanjut Pemko Medan atas SE Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI No.PM.03.01/C/4732/2023 tentang Kewaspadaan Penyakit Mycoplasma Pneumonia di Indonesia.

Kemudian, SE yang dikeluarkan Pemko Medan tersebut juga merupakan tindaklanjut Pemko Medan atas SE Dinkes Provinsi Sumatera Utara No.100.3.4/7/DINKES/XI/2023 tentang Kewaspadaan Penyakit Mycoplasma Pneumonia di Sumatera Utara. “Dari surat edaran tersebut (Ditjen P2P Kemenkes RI dan Dinkes Sumut), disebutkan bahwa Mycoplasma merupakan penyakit penyebab umum infeksi respiratori sebelum masa Covid-19. Pathogen ini memiliki periode inkubasi yang cukup lama dan dan penyebarannya memerlukan waktu yang cukup lama sehingga disebut sebagai Walking Pneumonia,” tulis SE Dinkes Medan tersebut.

Dalam SE tersebut juga diterangkan bahwa Mycoplasma merupakan salah satu penyebab Pneumonia di masyarakat yang paling banyak dampaknya pada anak-anak. Selain terkait Mycoplasma Pneumonia, dalam SE tersebut, Pemko Medan juga menerangkan bahwa saat ini sedang terjadi trend kenaikan kasus Covid-19 di Kota Medan.

Berkenaan dengan hal itu, Dinkes Medan menilai perlunya dilakukan kewaspadaan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya penyakit Mycoplasma Pneumonia dan meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Medan. Apalagi menjelang perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, diyakini akan terjadi peningkatan mobilisasi masyarakat.

Untuk itu, Pemko Medan meminta masyarakat agar kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktifivifas kehidupan sehari-hari..”Oleh sebab itu, dianjurkan kepada masyarakat agar memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tetap menjaga kesehatan,” tutup SE tersebut.

Dikonfirmasi Sumut Pos terkait dugaan sudah adanya kasus Mycoplasma Pneumonia di Kota Medan, Kadis Kesehatan dr Taufik Ririansyah masih enggan berkomentar. (map)

Satreskrim Polres Binjai Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 667 Liter Solar Disita

Tersangka dan barang bukti mobil yang telah dimodifikasi tangkinya untuk menampung BBM bersubsidi jenis solar yang dibeli secara berulang. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai mengungkap penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar pada awal November 2023 lalu. Modus operasi yang dilakukan tersangka berinisial M alias A (32), dengan melakukan modifikasi tangki mobil penumpang merek KIA bernomor polisi BK 7148 LD warna silver metalik.

Pantauan wartawan, mobil yang digunakan tersangka untuk membeli BBM bersubsidi jenis solar ini sejatinya untuk mengangkut penumpang. Kursi atau jok penumpang pada mobil tersebut dibuka dan dilakukan modifikasi menjadi sebuah tangki minyak berbahan besi.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Zuhatta Mahadi menjelaskan, tersangka melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan membelinya di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kota Binjai hingga Kabupaten Langkat. Pengungkapan yang dilakukan ini atas informasi dari masyarakat dan kemudian dilakukan penyelidikan.

“Tersangka diamankan ketika sedang beristirahat di sebuah warung, daerah Binjai Utara,” ujar Zuhatta kepada wartawan, Minggu (10/12/2023).

Dia menyebut, tersangka tidak melakukan perlawanan saat diamankan anggota Unit III/Tipidter Polres Binjai. Zuhatta juga mengamini, tangki mobil yang dibawa tersangka untuk membeli BBM bersubsidi telah dimodifikasi.

Dia menyebut, tersangka melakukan pengangkutan solar untuk mendapat keuntungan dan BBM bersubsidi yang dikumpulkannya diecer ke sejumlah pengecer. Bahkan, kata dia, juga diecer ke pabrik.

Namun, pelaku belum sempat melakukan distribusi ke pengecer maupun pabrik. Kata dia, pelaku melakukan aktivitas pengangkutan solar ini sejak sebulan belakangan. “Di dalam mobil ada tangki tambahan yang terbuat dari plat besi berbentuk kotak yang terhubung dengan mesin pompa minyak melalui selang. Tangki tambahan ini sudah berisikan 667 liter solar,” kata dia.

Diperkirakan, tangki modifikasi ini dapat menampung seribuan liter BBM bersubsidi jenis solar, jika dilihat dari bentuknya. Kepada polisi saat diinterogasi, pengakuan tersangka, solar dibelinya dari beberapa SPBU secara berulang demi mencari keuntungan. “Atas pengakuannya, tersangka kemudian dibawa ke Polres Binjai guna kepentingan penyidikan lebih lanjut,” kata dia.

Penyidik Unit Tipidter juga telah mengirimkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kepada Kejaksaan Negeri Binjai. Ini dilakukan agar tersangka segera diadili di Pengadilan Negeri Binjai. “Pelaku saat ini ditahan dan berkas perkara sudah dikirimkan kepada Kejari Binjai. Saat ini kami menunggu petunjuk dari jaksa apakah berkas dikembalikan atau dilanjutkan dengan melakukan tahap II, penyerahan tersangka dan barang bukti,” pungkasnya.

Selain mobil dengan tangki yang sudah dimodifikasi berisikan 667 liter BBM bersubsidi jenis solar, penyidik juga menyita barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp4,4 juta, 1 STNK mobil, 2 kunci mobil merek mitsubishi dan 1 hp merek Realme C11 yang berisikan foto barcode pembelian solar bersubsidi. Tersangka disangkakan pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Migas sebagaimana diubah dalam pasal 40 UU No 6/2023 tentang penetapan Peraturan Pemerintah No 2/2022 Tentang Cipta Kerja menjadi UU Jo Pasal 55 KUHPidana. (ted)

Show 3 Years Jack Zie PopRock Sukses, Sound & Visual Memanjakan Telinga dan Mata

Solois Kota Medan, Jack Zie sukses menggelar show tunggal perdananya bertajuk "3 Years Jack Zie Pop Rock Celebration Concert", Jumat (8/12) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Solois Kota Medan, Jack Zie sukses menggelar show tunggal perdananya bertajuk “3 Years Jack Zie Pop Rock Celebration Concert” pada, Jumat (8/12) malam di House Of Brew Medan. Suguhan musik dengan kualitas sound yang cukup memanjakan telinga berpadu tepat dengan sokongan visual layar panggung yang artistik, menjadikan show tunggal malam itu cukup ciamik dan tak membosankan disaksikan sampai penutup acara.

Tiga band berhasil mengemban tugas sebagai pembuka show malam itu. Dibuka dengan penampilan unit alternativerock Kota Medan, Radiotron yang sukses memanaskan arena dengan membawakan beberapa singel cover milik Pearljam dan Collective Soul serta singel mereka sendiri yakni, “Kuingin Kau Mengerti”. Sukses menuntaskan misinya.

Band pop-rock Kota Medan, Mahameru gantian mengambil alih panggung. Undangan dan penonton yang hadir malam itu diajak sejenak bernostalgia dengan suguhan singel-singel hits Mahameru seperti, “Flyin’ dan “Dinda”. Penonton makin terbawa suasana malam itu saat Mahameru menutup penampilannya dengan mencover lagu milik Guns N’ Roses ‘Sweet Child O’Mine’.

Selanjutnya giliran unit pop-punk Kota Medan, NotXmprewell (NX) yang naik panggung dan menyapa penonton malam itu dengan singel “Marsitogol”. NX tampil prima memainkan repertoar lagu-lagu dari album penuh mereka “Semangat Muda”. Band yang terbentuk pada tahun 2010 ini, menutup aksi panggung yang cukup komunikatif malam itu dengan singel andalan mereka “Kekasih VS Sahabat”.

Tiba waktunya sang pemilik acara naik panggung. Jack Zie yang menjadi komando malam itu didampingi para session player yang mumpuni dan matang. Ada dinamic duo gitaris Kota Medan, Luliq Achmad dan Wonk-X, yang jadi tandem gitar yang cukup atraktif malam itu. Poisisi bass diisi oleh Dono, kibord oleh Arie Marbun dan drum oleh Ari Nugroho. Tampil dengan gaya casual dengan busana serba hitam Jack Zie menyapa penonton dengan singel pembuka, “Ambigu”. Dilanjutkan dengan singel “Bidadari”, “Dan Kubisa Apa” yang diisi solo gitar yang memorable dari Wonk-X. Dilanjutkan dengan lagu, “Dihatiku”, ” Perasaanku”, “Haruskah Aku” dan ditutup dengan singel “Bintang”.

Total 8 lagu berhasil dieksekusi mulus oleh Jack Zie dan band. Jujur, lagu-lagu Jack Zie sepertinya lebih bernyawa bila dibawakan secara live seperti malam itu. Entah mengapa, ketika mendengarkan lagu-lagu Jack Zie via digital platform atau bahkan video klipnya terkesan biasa saja seperti lagu pop-rock yang banyak dipengaruhi oleh Bon Jovi dan Aerosmith.

Namun, ketika dibawakan secara live dengan kualitas sound yang memanjakan telinga meski di dalam ruangan dan visual panggung yang artistik sangat mempengaruhi kekuatan pesan yang disampaikan di lagu tersebut. Misalnya saat Jack Zie membawakan singel melownya berjudul “Dan Kubisa Apa”.

Saat Iwonk memainkan sayatan gitarnya kesan kepedihan begitu terasa dengan tampilan visual panggung seolah-olah hujan. Lagu ini jadi semakin mengharu-biru dengan visual panggung yang cukup mewakili kesedihan. Ini alasan, lagu-lagu Jack Zie lebih bernyawa ketika dibawakan secara live ketimbang di dengarkan di platform digital.

Dan secara keseluruhan, show tunggal Jack Zie malam itu berlangsung sukses dari berbagai sisi. Tentunya kesuksesan ini juga didukung tim di balik layar yang cukup solid yang dikomandoi oleh, Dede Hakim. Suksesnya show tunggal Jack Zie sekaligus menunjukkan bahwa musisi Medan punya standar yang jelas dalam menggarap pertunjukkan musik yang tentunya harus memanjakan telinga dan mata. (man)

Brand Fashion Valino Buka Store di Delipark Medan, Tawarkan Koleksi Outfit Minimalis & Modern

Influencer Medan turut meramaikan pembukaan store Valino di lantai 2 Delipark, Sabtu (9/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Brand fashion lokal Valino kini hadir di Medan, menawarkan koleksi outfit minimalis, simpel dan modern yang cocok dipakai di berbagai acara baik formal dan informal. Kehadiran Valino di Medan secara resmi ditandai dengan acara pembukaan store Valino di lantai 2 Delipark Jalan Putri Hijau Medan, Sabtu (9/12).

“Valino itu punya konsep minimalis, chic and modern, yang mana sangat cocok buat market di Medan,” ungkap Katherina selaku Head Marketing Valino Indonesia.

Ia menyampaikan Valino merupakan band fashion lokal yang sudah ada sejak tahun 1989 silam dan kini melakukan ekspansi karena melihat besarnya perkembangan fashion di Medan.

“Kota Medan itu, kota terbesar kedua setelah Jakarta, kita sudah punya beberapa showroom di Jakarta. Dan hari ini kita ingin merambah ke yang lebih besar lagi,” ujar Katherine.

“Medan itu market yang sangat exciting. Kita memang sengaja buka di sini karena kita tahu Medan itu cocok dengan value,” sambungnya.

Katherine melanjutkan pria Valino memiliki desainer lokal yang menghadirkan koleksi outfit yang simple, modern dengan memadupadankan gaya Eropa dan sentuhan Asia serta warna-warna yang trendy dan elegan.

“Valino ini sebenarnya local brand untuk pria dan wanita, di mana brandnya itu kita ambil European Twist tapi kita juga punya Asian Touch juga. Kita simple, tapi juga effortless, jadi orang bisa pakai kapanpun,” ungkapnya.

Valino menghadirkan berbagai kategori outfit untuk pria, baik untuk pakaian formal maupun non formal, seperti kemeja, kaos, jaket, sweater, chinos hingga jogger.

Sedangkan koleksi untuk perempuan juga beragam mulai dari office wear hingga casual wear, seperti blazer, outer wear, tank top sampai crop top. Harga sangat bervariasi dari Rp 149 ribu hingga Rp 700 ribu.

Nikita Kusuma salah seorang influencer yang hadir dalam acara pembukaan store Valino mengatakan koleksi yang dihadirkan sangat stylish.

“Koleksinya sangat minimalis simpel dipakai apapun tetap cocok, walaupun dia basic cocok dipakai acara formal maupun nonformal,” katanya.

Selain stylish, Nikita menuturkan kualitas pakaian yang dihadirkan brand fashion lokal ini juga bagus, yang sesuai dengan harganya. “Affordable (terjangkau) sih menurut aku,” tukasnya. (man)

Manajemen Futsal Fascho Mufa, Lepas 23 Pemain ke Grand Champion Nasional AAFI U 16 di Bandung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Manajemen dan Staff Futsal Fascho Mufa melepas keberangkatan pemain ke Turnamen Grand Champion Nasional AAFI U 16 yang akan dihelat di GOR ITB Jatinangor, Bandung, 11-17 Desember 2023. Sebanyak 23 pemain di kirim di ajang tersebut dan dilepas di Pintu keberangkatan Bandara Internasional Kuala Namu, Minggu (10/12).

“Hari ini kami memberangkatkan sebanyak 23 pemain untuk berlaga di ajang Turnamen Grand Champion Nasional AAFI U 16 yang akan digelar di GOR ITB Jatinangor, Bandung. Jadi selama seminggu, turnamen tersebut dilaksanakan di sana,” kata Manager Futsal Fascho Mufa, Rafid Febri di sela pelepasan pemain.

Rafid berharap, di ajang ini para pemain bisa kembali membawa pulang piala tersebut. “Karena kita datang sebagai juara bertahan. Harapan saya selaku manager, kita harus bisa membuang bangga dan harum nama Sumatera Utara dengan mengukir sejarah kembali seperti tahun lalu, saat kita U13 berhasil membawa pulang Piala Grand Champion Nasional AAFI di Bekasi,” ujarnya.

“Saya mau target juara tercapai dan kita membawa piala itu lagi ke Sumatera Utara,” imbuhnya.

Hadir pada acara pelepasan tersebut Owner Fascho Mufa Fakhrul Rozi dan Wahyudi, Ketua Management Zoel Ginting, tokoh masyarakat Sumatera Utara Daniel Ginting kemudian para orang tua peserta didik Fascho Mufa. Adapun para pemain yang diberangkatkan yakni:
1. Aldi Andika Riyan Adinata
2. Alfharizky Ginting
3. Alifiansyah Al Qodri
4. Alvi Fachrezi
5. Atila Anwar Sadiq Siregar
6. Fachriansyah Iriadi
7. Farhan Yudistira
8. Gabriel Rafael Justin Hutahuruk
9. Ghazi Al Gifari Syanur
10. Gusti Prabowo
11. Habib Husein Pasha
12. M.Fathin Ramadhan
13. M.Nasrullah
14. M.Rizky Al Rifa
15. Mas’ud Afrizal
16. Muhammad Ali Ananda
17. Nazril Triansyah
18. Rahmad Darmawan Siregar
19. Raka Syaifullah
20. Shabil Irtiza
21. Steven Mario Purba
22. Muhammad Ali Ananda
23. Wisnu.
24. Eko Sumardi Syahputra (Pelatih)
(mag-1)

Arma Delisa Budi Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua PWI Binjai

Arma Delisa Budi terpilih kembali sebagai Ketua PWI Kota Binjai masa bakti 2023-2026 dalam konfercab yang digelar di Pendopo Umar Baki. (Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Arma Delisa Budi kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Binjai periode 2023-2026 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) VII yang digelar di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Binjai Kota, Sabtu (9/12/2023). Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik yang hadir dalam Konfercab ini, mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya kembali Budi untuk melanjutkan kinerjanya tiga tahun ke depan.

“Selamat kepada Budi yang terpilih kembali untuk kali kedua sebagai Ketua PWI Kota Binjai. Semoga bisa berlaku adil dan segera merangkul semua anggota,” kata Farianda.

Dia juga mengingatkan, jabatan dapat saja menjadi musibah jika tak amanah dan begitu juga sebaliknya. Karenanya, kepercayaan melanjutkan kepemimpinan PWI Kota Binjai tidak boleh disia-siakan. “Jangan saudara lupa, bahwa jabatan itu bisa saja menjadi musibah kalau tidak amanah. Untuk itu, karena sudah dipercaya, tolonglah berlaku adil, baik dan bijaksana, tidak ada kubu sana kubu sini. Semoga diridhoi Allah,” serunya.

Asisten III Setdako Binjai, Meidy Yusri hadir dan membuka secara resmi konfercab tersebut. Dia juga mengucapkan selamat kepada Budi atas terpilih kembali menjadi Ketua PWI Kota Binjai. “Saya mengucapkan selamat kepada ketua yang terpilih, kiranya dapat mengemban amanah dengan baik serta mampu merealisasikan janji yang sudah disampikan kepada pengurus nantinya,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, PWI sebagai wadah berkumpulnya para insan pers dan wartawan, memiliki arti yang penting bagi Pemerintah Kota Binjai. “Pers merupakan pilar demokrasi yang sangat penting sebagai penyambung komunikasi yang positif antara pemerintah kota dengan masyarakat, termasuk dalam penyampaian program-program pembangunan Pemerintah Kota Binjai,” katanya.

“Saya harap PWI Kota Binjai dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Binjai demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Saya juga mendorong kepada seluruh anggota PWI untuk terus menjaga profesionalitasnya serta memegang teguh kode etik jurnalistik agar terwujudnya pers yang berkualitas dan berintegritas”, sambungnya.

Sementara, Ketua PWI Kota Binjai terpilih, Arma Delisa Budi mengatakan, acara konferensi ini tidak dapat berjalan dengan sukses tanpa adanya dukungan dari para anggota dan pengurus PWI Kota Binjai. “Alhamdulillah, berkat doa dari semuanya, pada hari ini saya terpilih kembali menjadi Ketua PWI Kota Binjai. Saya akan menjaga amanah dan siap menerima saran dan kritik dari kawan-kawan semua,” pungkasnya. (ted/adz)

Tahun Depan, Pemko Medan Kucurkan Rp1,3 Triliun untuk Bantuan Pendidikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- DPRD dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah mengesahkan bersama APBD Kota Medan Tahun 2024 sebesar Rp8.026.297.907.872. Dengan nilai APBD sebesar itu, Pemko Medan telah menyiapkan sejumlah program yang bertujuan untuk mensejahterakan warga Kota Medan.

“Tentunya program-program ini harus diketahui oleh seluruh warga Kota Medan. APBD sebesar Rp8 Triliun lebih itu harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Anggota DPRD Medan Fraksi Gerindra, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (9/12/2023) sore. Reses ini turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Sunggal, perwakilan Kelurahan Tanjungrejo, perwakilan Dinas SDABMBK Medan, perwakilan Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Medan, serta sejumlah OPD lainnya tersebut.

Mulia yang duduk sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Medan itu mengatakan, dari nilai APBD Kota Medan sebesar Rp8 Triliun lebih tersebut, Rp1,3 triliun diantaranya akan dialokasikan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Dari anggaran Rp1,3 Triliun di Disdikbud Kota Medan itu, akan ada bantuan siswa tidak mampu yang ditambah sebesar Rp20 Miliar dari besaran anggaran tahun 2023.

“Pemko Medan dan DPRD Medan sepakat akan menambah bantuan beasiswa untuk masyarakat tidak mampu di tahun 2024. Lalu juga akan ada bantuan tas dan baju sekolah bagi siswa SD dan SMP yang tidak mampu,” jelasnya.

Dikatakan Mulia, besarnya anggaran Disdikbud Kota Medan itu juga akan diperuntukkan bagi kenaikan Bantuan Kesejahteraan Guru (BKG) para guru honorer di Kota Medan. Sebab di tahun 2024 nanti, BKG akan naik dari Rp250 ribu menjadi Rp400 ribu perbulan.

Kemudian, diantara APBD Kota Medan sebesar Rp8 Triliun lebih itu, sebagian juga akan dialokasikan untuk penambahan anggaran Dinas Sosial Kota Medan. Sebab di tahun 2024 nanti, akan ada penambahan kuota bantuan sosial untuk masyarakat Kota Medan yang masuk kategori warga lansia. “Kita akan tambah kuota bantuan lansia dari 1.500 orang di tahun 2023 menjadi 2.000 orang di tahun 2024. Untuk warga lansia yang belum dapat bantuan tersebut, nantinya akan kita fasilitasi untuk bisa mendapatkannya,” katanya.

Selain itu, APBD Kota Medan 2024 juga akan dialokasikan untuk Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, yakni sebesar Rp67 miliar. Fokusnya, untuk memberikan bantuan kepada para pelaku UMKM yang dianggarkan sebesar Rp5 Miliar. Salah satu diantaranya untuk menambah penerima bantuan bagi para pelaku UMKM yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBe).

“Bantuan KUBe ini berupa alat usaha agar usaha yang dijalankan pelaku UMKM semakin berkembang. Di tahun 2023 ini anggaran untuk bantuan KUBe ini sebesar Rp400 juta, di tahun 2024 kita tambah menjadi Rp1 Miliar,” ujarnya.

Semua penjelasan tersebut disampaikan Mulia Syahputra untuk menjawab aspirasi masyarakat yang disampaikan, khususnya saat pelaksanaan reses. Pantauan Sumut Pos, mayoritas warga mengeluhkan tentang bantuan sosial, mulai bantuan pendidikan, bantuan PKH, bantuan usaha dan berbagai keluhan lainnya.

Mendengar keluhan tersebut, Mulia pun berjanji akan menyampaikan semua aspirasi tersebut saat sidang Paripurna DPRD Medan tentang Laporan Reses di Bulan Februari 2024 mendatang untuk dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran DPRD Medan. “Kita harus memanfaatkan kegiatan reses ini untuk menyampaikan semua aspirasi yang ada, saya akan menindaklanjuti dan memperjuangkan semua aspirasi yang masuk ke saya,” pungkasnya. (map)

Jelang Nataru, DPRD Sumut Minta Pemprovsu Jaga Stabilitas Harga Sembako

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting (kiri) bersama Pj Gubernur Sumut Hassanudin, dalam satu kesempatan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menjaga stabilitas harga bahan-bahan sembako, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional, yaitu Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, saat ini telah terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional, khususnya pada komoditi beras dan cabai merah.

Untuk itu, ia pun meminta Pemprovsu agar harus menjaga kestabilan harga sembako guna meningkatkan daya beli masyarakat di moment Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna menekan laju inflasi di Sumatera Utara. “Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Satgas Pangan, dan Bulog harus dimaksimalkann dalam menstabilkan harga beras dan mencari penyebab terjadinya kenaikan. Kita harus tindak para spekulan dan menjaga rantai pasok,” ucap Baskami, Minggu (10/12/2023).

Dikatakan Baskami, inflasi tahunan Sumut sebesar 3,20% (YoY) bulan November 2023, sedangkan untuk bulanan 0,45% (MtM) terhadap Oktober. “Kestabilan harga-harga bahan pokok ini memudahkan masyarakat, terutama rakyat kecil dalam merayakan natal dan tahun baru. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Baskami menuturkan, naiknya harga beberapa komoditas disinyalir disebabkan tingginya permintaan dan menurunnya pasokan dari daerah-daerah sentra pertanian. “Saya meminta Pemprov Sumut untuk memastikan kelancaran distribusi dan penetrasi pasar berupa operasi pasar atau pasar murah sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumut Hassanudin, dalam keterangan tertulisnya, mengatakan bahwa pengendalian harga akan menjadi fokus pemprovsu jelang akhir tahun. “Saya berharap ini dapat kita kendalikan sampai akhir tahun 2023, sehingga inflasi di Sumatera Utara masih masuk dalam sasaran inflasi nasional 3 plus minus 1 persen (3±1 %),” sebutnya.

Seperti diketahui, dalam catatan BPS, inflasi bulanan meningkat di November dan terus meningkat hingga akhir tahun yang disebabkan melonjaknya sejumlah harga bahan pangan. Menurut (BPS), pada November 2023, rata-rata harga cabai merah keriting di Sumut berkisar Rp49 ribu/kg, sedangkan bulan sebelumnya rata-rata Rp40 ribu/kg. Selain itu, terjadi kenaikan harga bawang merah (0,05 persen), gula pasir (0,04 persen), dan beras (0,02 persen). (map)

Diduga Jadi Pengedar Sabu, Dower Ditangkap

JS alias Dower, terduga pengedar sabu warga Desa Kualabali, Serdangbedagai. (Humas Polres Serdangbedagai)

SERDANGBEDAGAI, SUMUTPOS.CO – JS alias Dower (39), warga Dusun II Desa Kualabali Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdangbedagai, terduga pengedar Narkoba jenis sabu-sabu dibekuk Tim Satreskrim Polres Sergai. Dia ditangkap saat berdiri di pinggir jalan di Dusun II Desa Kualabali, diduga sedang menunggu calon pembeli, Kamis (7/12/2023) pagi pukul 09.30 WIB.

Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Juriadi menjelaskan, penangkapan tersangka berawal adanya informasi dari masyarakat terkait sering terjadi peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Desa Kualabali. “Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Dolokmasihul segera melakukan serangkaian penyelidikan di lokasi dimaksud,” kata AKP Juraidi, didampingi Ps Kasi Humas Iptu Edward Sidauruk, di Mapolres Sergai Seirampah, Jumat (8/12/2023).

Pada Kamis (7/12/2023) sekira pukul 09.00 WIB, tim melihat tersangka sedang berdiri di pinggir jalan. “Melihat kehadiran petugas, tersangka sempat berupaya membuang dompet yang dipegang tersangka, namun berhasil digagalkan tim, dan tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan,” ujarnya.

Dari hasil interogasi petugas, tersangka Dower mengakui jika narkotika jenis sabu tersebut diperolehnya dari laki-laki yang tidak dikenal di daerah Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Tersangka berikut barang bukti selanjutnya diboyong untuk diserahkan ke Satnarkoba Polres Sergai. “Saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satnarkoba guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Dijelaskannya lagi, dari tersangka diamankan barang bukti berupa 1 dompet yang di dalamnya terdapat 1 timbangan ellektrik kecil, 4 plastik klip sedang berisi sabu yang setelah ditimbang dengan berat 4,45 gram, 1 plastik klip sedang berisi 2 plastik klip kecil berisi diduga sabu yang setelah ditimbang dengan berat 0,36 gram, 2 bal plastik klip kecil kosong, 4 plastik klip sedang kosong, 1 pipet plastik berbentuk sekop, dan 1 unit handphone. (fad/adz)