Home Blog Page 945

Atasi Narkoba, Bobby Nasution Minta Kegiatan Remaja Masjid Digalakkan Kembali

BANTUAN: Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan hibah untuk di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (17/11/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di hadapan seratusan jamaah yang mengikuti Safari Jumat di Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Jalan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (17/11/2023), Wali Kota Medan Bobby Nasution berharap agar pembinaan generasi muda dapat dilakukan dari masjid. Hal itu dilakukan guna membentengi anak-anak muda dari perilaku negatif, terutama narkoba.

“Hal ini penting dilakukan karena dari data yang ada, Kota Medan merupakan tertinggi peredaran narkoba di Provinsi Sumatera Utara. Artinya, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pengurus masjid. Salah satunya bagaimana menggalakkan kembali kegiatan remaja masjid untuk membina anak-anak mudanya,” kata Bobby Nasution.

Menantu Presiden Joko Widodo ini selanjutnya mengungkapkan, Pemko Medan memiliki program Masjid Mandiri. Melalui program ini, jelasnya, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi ingin difungsikan sebagaimana zaman Rasulullah SAW seperti tempat pemberdayaan ekonomi dan sosial sehingga keberadaan masjid tidak hanya memberikan manfaat bagi jamaah tapi juga warga sekitarnya.

Tidak itu saja, bilang Bobby Nasution, melalui program Masjid Mandiri juga diharapkan dapat membentuk dan melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul sehingga dapat ikut serta membantu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di tahun 2045.

“Pembentukan SDM ini penting rasanya jika rumah ibadah ikut dilibatkan. Maka dari itu program ini dibuat. Program Masjid Mandiri ini merupakan program pertama yang kami lakukan usai saya dan Pak H Aulia Rachman dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ungkapnya.

Di hadapan Kepala Adat Kedatukan Sunggal Serbanyaman Yang Mulia Datuk Raja Syahlafati Ichsan beserta para datuk, Kedatukan Sunggal Serbanyaman, Al Ustad H Azhari Juliadi SP, Ketua BKM Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman Datuk Indra Jaya serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, Bobby Nasution pun mengucapkan terima kasih kepada Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang mengizinkan tanahnya untuk digali guna dilakukan pengerjaan drainase secara gratis tidak meminta biaya sedikitpun.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman yang telah mendukung program Pemko Medan dengan memperbolehkan halaman masjid ini untuk digali guna pengerjaan drainase untuk kepentingan seluruh masyarakat Kota Medan. Mudah-mudahan dengan kemurahan hati ini dapat mengurangi genangan air di Kota Medan khususnya Kecamatan Medan Sunggal,” harapnya.

Dalam Safari Jumat tersebut, Bobby Nasution selanjutnya memberikan bantuan hibah dari Pemko Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan sebesar Rp50 juta. Kemudian bantuan sosial sebesar Rp10 juta dari Dinas Sosial, pemberian akte pendirian koperasi dari Dinas Koperasi dan UKM Perindustrian dan Perdagangan serta 1 unit steling.

Lalu, pemberian 1 set tenis meja dari Dinas Pemuda dan Olahraga serta buku dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Diharapkan, bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi para jamaah maupun warga sekitar.

Di kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga minta kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah yang ikut dalam Safari Jumat untuk mengumpulkan uang guna membantu pembangunan menara Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman. Dari hasil pengumpulan yang dilakukan diperoleh Rp19 juta, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini kemudian menambah Rp31 juta sehingga jumlah bantuan yang diberikan sebesar Rp50 juta. (rel)

Diskusi dengan Anak Muda, Ganjar Pemimpin yang Mau Mendengar

BERBAGI WAWASAN: Ganjar Pranowo ngobrol santai dengan anak-anak muda dan warga Bali di Muntiq Siokan, Sanur, Bali,  pada Rabu (1/11). (Foto: Tim Media Ganjar Pranowo)

SUMUTPOS.CO – CALON presiden 2024 Ganjar Pranowo menghadiri berbagai acara selama berkunjung ke Bali, pada Rabu (1/11). Salah satunya ngobrol santai dengan anak-anak muda dan warga Bali di Muntiq Siokan, Sanur, Bali.

Dalam kesempatan itu, masing-masing anak muda dan masyarakat Bali menyampaikan keluh kesahnya kepada Ganjar.  Ada yang bertanya soal partisipasi politik kaum perempuan, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Sedangkan Ganjar lebih banyak mendengarkan, kritik saran dan masukan dari mereka.

Beberapa kali, Ganjar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan masyarakat dengan tenang dan gamblang. Ganjar menilai jawaban yang diberikannya bukan sekadar teori tapi juga praktik sukses ketika dia menjabat sebagai gubernur Jawa Tengah dua periode.

Jawaban-jawaban yang disampaikan Ganjar ternyata mendapat apresiasi dari masyarakat. Para anak muda di Bali sangat puas dan senang bisa bercengkrama dengan Ganjar. Apalagi, poin-poin yang disampaikan juga memberikan harapan dan mampu menghapus kegelisahan mengenai masa depan Indonesia.

“Tentu kami sangat senang. Ada seorang pemimpin yang mau mendatangi kami. Itu membuktikan kalau pak Ganjar sosok pemimpin yang mau mendengarkan,” ujar Kak Onyot, pria yang tenar melakukan stand up commedy di acara Somasi itu.

Dia  menegaskan, Ganjar mampu menjawab berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat. Jawaban-jawaban yang disampaikan juga sangat realistis dan masuk akal. “Karena semua statemen yang dikeluarkan memberikan solusi. Apa yang disampaikan teman-teman semua terjawab dengan solusi dan dengan bukti nyata,” jelasnya.

Hal senada disampaikan anak muda Bali lainnya, Adinda Paramitha.Mahasiswi Universitas Udayana Bali itu mengatakan, pertemuan antara anak muda dengan Ganjar merupakan hal yang sangat menggembirakan.

“Tadi banyak curhat tentang kegelisahan kita sebagai anak muda. Dan jawabannya sangat memuaskan. Pak Ganjar memang benar-benar pemimpin yang asyik, mau mendengarkan kami-kami,” ucap Adinda.

Hanya saja, lanjut dia, acara ngobrol santai yang digelar itu hanya beberapa jam saja. Dia berharap ada banyak kesempatan anak muda bisa ngobrol gayeng dengan calon pemimpin lebih lama.”Harapannya kita bisa lebih lama ngobrol dengan pak Ganjar, bisa membahas banyak hal dan lebih puas,”tukasnya.

Sementara itu Ganjar Pranowo mengatakan kekuatan generasi milenial dan gen-Z di Indonesia dan Bali harus diperhitungkan. Populasi anak muda di Bali sekitar 44 persen dan di Indonesia 53 persen. Umumnya mereka aktif di bidang seni, olahraga, budaya kreatif, dan digital.”Potensi generasi muda cukup tinggi. Artinya kalau bisa berkomunikasi dengan mereka dan lebih banyak mendengarkan yang ada di dalam pikiran mereka, saya kira ini masukan yang menarik,” jelasnya.

Sementara itu, anak muda di Medan mengapresiasi kepedulian Ganjar terhadap kebutuhan anak muda. Seperti disampaikan Mahasiswi Fakultas Ekonomi/Akuntansi di salah satu kampus di Kota Medan, Widya Sari. Dia berharap jika Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo nanti terpilih menjadi pemimpin negeri ini, agar dapat memperbanyak program-program untuk anak-anak muda, supaya bisa berdikari dan memiliki kualitas, kemampuan serta kreatifitas yang mampu membuat anak-anak muda bermanfaat bagi lingkungannya dan menghasilkan pendapatan tanpa harus selalu menjadi pekerja setelah tamat kuliah nanti. (wir/dwi)

Danamon Peduli Tanam 200 Pohon dan Bangun Pondok Edukasi di Desa Tambunan

Perwakilan MariPro, Perwakilan dari Koramil Sibolangit, Polsek Pancur Baru, Kepala Desa Tambunan, pimpinan Danamon Region Sumatera 1 foto bersama di sela kegiatan Danamon Peduli yang diadakan oleh Danamon Region Sumatera 1 pada hari Sabtu 18 November 2023. (ist)

SIBOLANGIT, SUMUTPOS.CO – Sebagai bank yang berkomitmen terhadap bisnis berkelanjutan dan pelestarian lingkungan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) aktif mengadakan berbagai inisiatif untuk mengurangi emisi karbon dan pemberdayaan masyarakat untuk hidup secara berkelanjutan melalui program Danamon Peduli. Melibatkan karyawan sebagai relawan (D-Volunteers), lewat program Peduli Lingkungan 2023, Danamon Region Sumatera 1 menanam 200 pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Maripro serta membangun Pondok Edukasi Danamon di kawasan tersebut.

Seremoni kegiatan yang diadakan pada Sabtu, 18 November 2023 dihadiri oleh Riana Suagiat, Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1, Kapolsek Pancur Batu, Kepala Desa Tambunan, Danramil Sibolangit, dan Pemilik serta Perwakilan MariPro, beserta Relawan Danamon (D-Volunteers). Selain itu, dalam seremoni ini juga diadakan talk show “Forest Healing” yang dipandu oleh Tim Villa MariPro, pengelola pondok wisata di lokasi tersebut.

Pada bulan April 2023, wilayah Desa Desa Tambunan, Sibolangit, Sumatera Utara, mengalami bencana banjir bandang yang merusak ekosistem di daerah aliran sungainya, termasuk Sungai Maripro. Penyebab utama banjir bandang ini adalah curah hujan yang sangat tinggi dan hujan deras yang terus-menerus selama berhari-hari.

“Danamon melihat potensi untuk berkontribusi dalam pemulihan pasca bencana banjir bandang ini melalui kegiatan Peduli Lingkungan. Untuk memperbaiki kondisi pasca bencana dan mitigasi terjadinya bencana serupa di masa mendatang, melalui kegiatan Peduli Lingkungan 2023, Danamon Region Sumatera 1 melakukan penanaman 200 pohon di Daerah Aliran Sungai Maripro serta membangun Pondok Edukasi Danamon di kawasan tersebut,” ujar Riana Suagiat – Regional Corporate Officer Danamon Region Sumatera 1.

Penanaman 200 pohon dari Danamon Peduli diharapkan akan memiliki akar yang kuat dan dalam yang dapat menahan tanah, sehingga mampu mengurangi erosi dan menyerap air hujan. Selain itu, pohon-pohon ini diharapkan dapat memperlambat aliran air dan menyerap sejumlah air yang besar melalui daun dan batangnya, sehingga dapat mengurangi risiko banjir. Dengan demikian, donasi ini diharapkan dapat berperan sebagai penghalang alami yang efektif dalam menahan luapan sungai dan melindungi daerah sekitarnya dari bencana banjir.

Selain memiliki korelasi dengan kelestarian lingkungan, memulihkan hutan di daerah ini menjadi penting untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi pariwisata di wilayah ini. Forest healing atau terapi hutan menjadi agenda wisata yang akan gencar ditawarkan kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini Danamon bersama Team MariPro melakukan Talkshow Forest Healing dengan harapan masyarakat lebih memahami bahwa Terapi Hutan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik, mental, dan spiritual, baik secara langsung maupun tidak langsung

Danamon berharap langkah sederhana ini dapat menjaga lingkungan dari kerusakan serta melindungi kehidupan khususnya di sekitar Desa Desa Tambunan,” tutup Riana. (rel/sih)

Raih Platinum SNI Award 2013, Pupuk Indonesia Siap Bersaing di Pasar Global

PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan dengan peringkat platinum pada ajang SNI Award 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

JAKARTA, SUMUTPOS – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meraih penghargaan dengan peringkat platinum pada ajang SNI Award 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Apresiasi tertinggi dari Pemerintah ini menjadi bukti bahwa produk Pupuk Indonesia siap bersaing di pasar global maupun internasional.

Pasalnya, dengan SNI Award, kredibilitas di mata konsumen dan stakeholder akan meningkat dan dapat memperkuat daya saing produk.

“Terimakasih sekali, ini bukti komitmen kami di Pupuk Indonesia Grup atas penerapan SNI. Terima kasih dan apresiasi kepada BSN dan saya persembahkan ini kepada seluruh peserta SNI Award dan kepada seluruh insan Pupuk Indonesia,” demikian ungkap Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi usai menerima penghargaan SNI Award 2023 di Jakarta Convention Center, Kamis malam (16/11/2023).

Sebagai Perusahaan pupuk berbasis nitrogen terbesar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara, Rahmad menyatakan bahwa penghargaan SNI Award menjadi tolok ukur bagaimana sebuah perusahaan berkembang kedepannya. “Tentu untuk bisa meningkatkan kinerjanya kita harus menggunakan standarisasi yang sudah ditetapkan oleh BSN dan ini sangat membantu kita selama 3 tahun kita bertransformasi dan Alhamdulillah kita berhasil secara grup menjadi salah satu Perusahaan 10 terbesar di dunia di bidang agrokimia,” tambahnya.

Penghargaan SNI Award dari BSN juga berdampak positif bagi Pupuk Indonesia Grup, karena dapat meningkatkan citra dan kepercayaan Masyarakat terhadap produk dan jasa yang ditawarkan Perusahaan. Selanjutnya, penghargaan tertinggi dari Pemerintah Indonesia ini menjadi tolok ukur kinerja unggul organisasi dan memperoleh perbaikan berupa opportunity for improvement (OFI).

SNI Award merupakan pengakuan kepada organisasi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa serta memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI Award merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan kepada organisasi atau perusahaan yang telah menerapkan SNI dalam produk maupun jasa secara konsisten dengan kinerja unggul dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BSN, Kukuh S. Achmad menyatakan bahwa SNI Award merupakan bagian dari upaya stimulus yang dapat mendorong produsen, konsumen dan masyarakat semakin menghargai aspek mutu dan berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan penggunaan SNI sebagai penyediaan dan permintaan pasar. Penggunaan SNI, dikatakan Kukuh menjadi hal yang wajib dilakukan oleh para pelaku usaha dan industri di tengah melambatnya perekonomian global dan harga komoditas unggulan di pasar global yang tentunya berdampak pada perekonomian nasional.

“Menghadapi tantangan tersebut bukanlah hal yang mudah, pelaku usaha dan industri dituntut untuk terus meningkatkan daya saingnya dengan meningkatkan kualitas produk dan layanan yang salah satunya melalui penerapan SNI. Penerapan SNI diharapkan akan mampu memperkuat daya saing pelaku usaha dan industri nasional dengan menerapkan best practice untuk menerapkan efisiensi, meningkatkan kualitas dan keamanan produk sehingga dapat membuka pasar baru dan peluang untuk mengadopsi teknologi baru guna meningkatkan volume produksi,” kata Kukuh.

“Selain itu, penerapan SNI akan meningkatkan nilai perusahaan dimata konsumen karena konsumen percaya proses produksi maupun kualitas dan layanan yang dihasilkan dapat konsisten,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi kepada para perusahaan, pelaku usaha, dan industri yang telah konsisten menerapkan SNI. Penerapan aspek mutu melalui SNI dapat menjawab tantangan menurut International Organization for Standardization (ISO) kedepan. Adapun beberapa tantangan tersebut yaitu faktor ekonomi, teknologi, demografi, dan lingkungan. Dirinya berharap, penyelenggaraan SNI Award yang ke-18 ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kualitas dan keamanan produk.

“Apresiasi dari Pemerintah kepada pelaku usaha yang telah menerapkan SNI dan juga menghasilkan produk yang unggul dan pemerintah melalui BSN memberikan SNI Award. Diharapkan produsen, konsumen, dan Masyarakat menghargai aspek mutu dan pemenang menjadi role model sehingga penerapan SNI dapat dilakukan secara luas,” tutup Airlangga.

Pada penyelenggaraan SNI Award 2023, BSN juga memberikan penghargaan kepada anak perusahaan Pupuk Indonesia, yaitu PT Pupuk Kalimantan Timur dengan raihan peringkat platinum, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan raihan peringkat gold dan PT Pupuk Kujang Cikampek dengan raihan peringkat gold, dan PT Petrokimia Gresik dengan raihan peringkat silver. (Rel)

Bank BSI Dukung PERSIRAJA Untuk Promosi ke Divisi 1 Liga Indonesia Musim Depan

Direktur Utama BSI Hery Gunardi (depan kanan kelima) bersama Direktur Keuangan PERSIRAJA, Razami Dek Cut (depan kiri kelima), Direktur Keuangan dan Strategi BSI Adi Cahyo Nugroho (depan kanan keempat), dan RCEO BSI Regional 1 Aceh Wisnu Sunandar (depan kiri keempat) bersama tim PERSIRAJA di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh (15/11).

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Sebagai komitmen mendalam terhadap pengembangan olahraga di Indonesia, khususnya di Aceh, Bank Syariah Indonesia (BSI) hari ini menjalin kerjasama dengan klub sepak bola kebanggaan Aceh, PERSIRAJA Banda Aceh.

Kemitraan ini menandai langkah besar BSI dalam mendukung PERSIRAJA untuk musim 2023/2024, dengan tujuan utama membantu klub mencapai promosi ke Divisi 1 Liga Indonesia.

“Dukungan kami untuk PERSIRAJA bukan hanya sebuah simbol, tetapi sebuah manifestasi nyata dari komitmen BSI dalam memajukan dunia olahraga, khususnya sepak bola, di Aceh,” ujar Hery Gunardi dalam Acara Meet & Greet yang diadakan oleh PERSIRAJA di Stadion Harapan Bangsa.

Direktur Keuangan PERSIRAJA, Razami Dek Cut, menyatakan apresiasinya terhadap kepercayaan yang diberikan oleh Bank BSI.

“Dukungan dari BSI bukan hanya menjadi semangat bagi pemain, manajemen, dan suporter, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh,” tutur Razami.

Razami juga menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan dari BSI karena mau menjadi sponsor utama PERSIRAJA ketika klub tersebut sedang dalam kondisi yang terpuruk.

Saat ini, PERSIRAJA sudah bangkit dan hingga pertandingan ke-7 di musim ini belum terkalahkan dan berhasil menduduki peringkat kedua di klasemen Grup A Divisi 2 Liga Indonesia, dihuni oleh beberapa pemain top nasional seperti Andik Vermansyah, Ferdinand Sinaga, dan Nurhidayat Haji Aris.

“Kedalaman skuad yang kami miliki saat ini membuat kami sangat optimis untuk promosi ke divisi 1 musim depan,” lanjut Razami.

BSI berharap kemitraan ini tidak hanya menguatkan PERSIRAJA, tetapi juga menjadi simbol dukungan BSI dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Aceh, termasuk di bidang olahraga. Bank Syariah Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial dan budaya.(rel)

Mau Minuman Sehat, Bebas Gula? Ini Resepnya

Saat bekerja di rumah atau lagi ‘me time’, rasanya kurang bersemangat tanpa ditemani minuman sehat untuk dikonsumsi. Minuman sehat ini bisa dibuat bebas gula, sehingga baik untuk tubuh. Mau tahu resepnya? Ayo kita racik bersama…

1. Jus Mangga Yoghurt + Madu
Resep minuman sehat pertama yang bisa dicoba adalah jus mangga yoghurt + madu. Perpaduan rasa asam dan manis pada minuman ini akan memberikan sensasi segar sekaligus menyehatkan tubuh. Hasilnya, tubuh bisa lebih semangat melakukan pekerjaan WFH dan tentunya mendorong produktivitas. Ini resepnya.

Bahan-bahan:
Mangga matang 1 buah
Yoghurt rasa mangga 3 sdm
Madu 3 sdm
Air matang 1 ½ gelas
Es batu optional

Cara membuat:
Pertama, silakan kupas buah mangga lebih dulu kemudian ambil dagingnya
Selanjutnya, masukkan bahan lain dan blender hingga teksturnya menjadi halus
Masukkan hasil blender ke dalam gelas dan tambahkan es batu
Jus mangga yoghurt + madu siap dinikmati

2. Semangka Mojito
Berikutnya ada resep semangka mojito yang tidak kalah recommended untuk dicoba. Rasa buah semangka yang segar berpadu dengan bahan lainnya membuat minuman ini menjadi satu yang banyak digandrungi. Simak resepnya.

Bahan-bahan:
Semangka (potong dadu) secukupnya
Air dingin 150 ml
Lemon (peras) secukupnya
Daun mint secukupnya
Es batu optional

Cara membuat:
Langkah pertama, masukkan semangka dan air ke dalam blender lalu haluskan
Saring hasil blender untuk memisahkan ekstrak semangka dengan bijinya
Tambahkan perasan lemon ke dalam ekstrak semangka
Tuangkan campuran keduanya ke dalam gelas lalu tambahkan es batu (optional) dan daun mint
Finally, semangka mojito siap dihidangkan

3. Healthy Green Juice
Sesuai dengan namanya, minuman yang satu ini memiliki warna hijau yang menyegarkan. Selain menyegarkan, minuman ini juga sehat karena bebas gula tambahan. Cara membuatnya juga sederhana, seperti di bawah ini.

Bahan-bahan:
Apel (potong-potong) 2 buah
Bayam (potong-potong) 1 ikat
Seledri (potong-potong) 1 batang
Jeruk lemon (iris) 1 buah

Cara membuat:
Pertama, proses semua bahan menggunakan slow juicer kecuali lemon
Jika sudah selesai, tambahkan perasan air lemon
Healthy green juice siap menemani me time kamu

4. Jus Aneka Buah
Mencampurkan aneka buah kesukaan menjadi satu juga bisa menjadi minuman yang sehat dan enak untuk menemani WFH. Campuran buah dijadikan jus sehingga bisa melepas dahaga sembari mengerjakan pekerjaan di rumah. Berikut resepnya.

Bahan-bahan:
Pir 2 buah
Nenas 1 buah
Wortel 1 buah
Jeruk 1 buah
Es batu optional

Cara membuat:
Pertama, blender semua bahan menjadi satu
Saring hasil blenderan dan tuang ke dalam gelas
Tambahkan es batu supaya lebih nikmat
Dan tadaaa… jus aneka buah siap dihidangkan

5. Smoothies Apel Pisang
Nah, satu lagi resep minuman yang bisa dicoba untuk menemani kerja di rumah, yakni smoothies apel pisang. Minuman ini juga sehat karena dibuat tanpa tambahan gula. Langsung simak resep berikut ini.

Bahan-bahan:
Apel 1 buah
Pisang 2 buah
Air secukupnya

Cara membuat:
Pertama, kupas buah dan potong hingga berukuran kecil
Masukkan ke dalam blender dan tambahkan air
Haluskan menggunakan blender hingga teksturnya menjadi halus
Tuang hasil blender ke dalam gelas. Tambahkan es batu jika menginginkannya
Akhirnya, smoothies apel pisang siap dihidangkan

Politeknik Negeri Media Kreatif Wisuda 166 Lulusan, Ini Peraih IPK Tertinggi

TERBAIK: Wakil Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif bersama lulusan terbaik dan orang tua pada wisuda di Karibia Boutique Hotel, Sabtu (18/11/2023). (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 166 lulusan Politeknik Negeri Media Kreatif menjalani wisuda Program Diploma (D3) Angkatan XIII tahun 2023 Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Medan di Karibia Boutique Hotel, Sabtu (18/11/2023).

Mengambil tema ‘Bergerak Bersama, Berkarya Untuk Bangsa’, acara yang berlangsung sukses ini turut dihadiri para orangtua wisudawan dan keluarga besar Politeknik Negeri Media Kreatif PSDKU Medan.

Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif diwakili Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, M. Yunus Fitriady mengatakan, hasil dari wisuda ini diharapkan dapat bersaing di industri/dunia kerja. Dan, tentunya bisa menyumbangkan sumber daya industri kreatif yang unggul di masyarakat industri dunia kerja.

“D3 memang menciptakan lulusan yang sebenarnya sudah siap kerja dan berwirausaha. Tidak menutup kemungkinan dengan MoU dan kerjasama maka mahasiswa itu bisa meningkatkan kompetensinya ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Itulah yang kita dorong dalam wisuda ini,” kata Yunus.

Wakil Direktur Bidang Akademik, Nova Darmanto menambahkan bahwa Polimedia itu sebagai lembaga satu-satunya di industri kreatif yang memiliki 21 program studi (prodi) yang lulusannya bisa sangat diandalkan bilamana kerjasama dengan pemerintah dalam membangun dan mengembangkan industri kreatif khususnya di Kota Medan.

Jadi harapannya, tambah Nova, Polimedia ingin berkembang lagi. Selain pusat di Jakarta, kini sudah memiliki dua PSDKU yakni di Medan dan Makassar. Namun pihaknya akan terus mengembangkan sesuai dengan kota-kota kreatif di tempat itu.

“Mungkin ke depan kita akan juga bangun prodi kuliner dan pariwisata sesuai dengan kapasitas kota kreatif tersebut,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Unit PSDKU Polimedia Medan, Komda Saharja mengatakan, para alumni hingga sampai angkatan ke-13 ini sudah banyak tersebar ke berbagai lapangan pekerjaan/industri baik swasta maupun negeri.

“Ini bisa dilihat dari perusahaan-perusahaan swasta di Medan misalnya DAITV, ada juga misalnya industri advertising dan bahkan juga event organizer yang tersebar banyak menerima lulusan kita,” bebernya.

Selain itu, tambahnya lagi, di sektor pemerintahan juga cukup banyak alumni kampus ini yang berkekuatan sebagai ASN di dinas-dinas baik kabupaten/kota di Sumut. Contoh terakhir alumninya diterima sebagai ASN di Kabupaten Batubara, Asahan, dan Tanah Karo yakni di Dinas Pariwisata.

“Jadi memang khususnya di dunia industri kreatif (peluang kerja) itu sangat terbuka lebar dalam berkarir buat alumni kita,” yakinnya.

Dalam kesempatan itu juga diumumkan wisudawan terbaik dari setiap masing-masing prodi. Lulusan terbaik Prodi Teknik Grafika Windiani (IPK 3,81) asal Labuhanbatu. Lulusan terbaik Produk Penerbitan yakni Catheryne Wilson (IPK  3.86) asal Baso Kabupaten Agam Sumatera Barat.

Selanjutnya, Prodi Periklanan diraih Muhammad Naqib Andre Winata (IPK 3.89) asal Medan, Sumatera Utara. Prodi Multimedia, Beby Deyniarahma Hakim (3.78) asal Malang Jawa Timur domisili Medan Marelan Sumatera Utara. Serta prodi Desain Grafis Tat’smita (3 83) Prodi dari Kota Medan. Lima lulusan terbaik saat disematkan selendang oleh perwakilan Polimedia Medan. (dek)

Sejumlah Kepala Desa Rencanakan Study Tiru ke Bali, APDESI Menentang

RAPAT: Sejumlah kepala desa yang mewakili BKAD rapat membahas keberangkatan ke Bali, ralat di gelar di Rumah Makan Andaliman, Tanjung Morawa, baru-baru ini.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Aksi pemborosan uang negara kembali diperlihatkan segelintir oknum kepala desa yang ngotot pergi pelesiran berkedok Study Tiru ke Bali pada 26 November mendatang. Kegiatan yang menyedot Anggaran Dana Desa (ADD) itu ditentang DPC Asosiasi Perkumpulan Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Deliserdang, Sabtu (18/11/2023).

Tentu saja, APDESI menentang kegiatan yang dinilai hanya menghambur hamburkan uang negara. Pasalnya, selain tidak bermanfaat sama sekali. Setiap kepala desa yang ikut study tiru ke Bali itu dikutip Rp22 juta.

Pejabat Ketua DPC AAPDESI Kabupaten Deliserdang Muhamad Kariman, membenarkan adanya pelarangan dari APDESI soal keberangkatan ke Bali. Karena, hingga sampai saat ini, APEDSI belum ada menyurati Kemendagri soal izin berangkat keluar provinsi. Sejatinya, apa bila sekelompok kepala desa hendak berpergian keluar provinsi terlebih dahulu harus meminta restu dari Kemendagri.

“Iya memang saya dengar ada rencana berangkat ke bali oleh beberapa orang kepala desa. Keberangkatan itu di luar kordinasi APDESI. Kami tidak bertanggung jawab soal keberangakatan itu,” jelas pria yang juga sebagai Kepala Desa, Parbarakan, Kecamatan Lubukpakam.

Disebutkan, aksi ngotot segelintir oknum kepala desa ke Bali itu disebut-sebut di kordinir Badan Kordinator Antar Desa (BKAD) berkerjasama dengan event organizer (EO). BKAD itu berkedudukan di kecamatan-kecamatan.

Ketua BKAD Kecamatan Beringin, Sumantri, mengakui bahwa kegiatan study tiru ke Bali merupakan prakarsa BKAD. Dan soal keberangkatan itu sudah dibahas dan tinggal menunggu persetujuan dari Kemendagri.

“Keberangkatan nya menunggu izin Kemendagri. Masalah biayanya belum dapat di putuskan berapa nilainya,” ujar Sumantri yang merupakan Kepala Desa Kabun Kelapa, Kecamatan Beringin itu.

Aksi rencana pelesiran dengan kedok study tiru ke Bali oleh segelintir oknum kepala desa di Kabupaten Deliserdang mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan masyarakat.

“Jangan mentang mentang mengelola uang negara, seenaknya memakai uang negara untuk jalan jalan. Masih banyak kekurangan biaya di desa, baik itu pembangunan infrastruktur dan kegiatan pengembangan ekonomi masyarakat yang seharusnya lebih penting dikembangkan. Bukan pergi untuk berfoya foya ke bali. Lagi pula sudah sering kegiatan Bimtek atau studi banding atau study tiru dilakukan Kepala Desa dan perangkatnya. Apa itu masih belum cukup,” sebut Sopian seorang penggiat Anti Korupsi di Lubukpakam.

Sopiyan berharap pihak berwenang baik itu Dinas PMD, Kejaksaan atau Kepolisian dapat mencegah kegiatan itu dilakukan. Disayangkan uang negara digunakan sesuka hati, sementara ada kebutuhan masyarakat yang lebih penting diutamakan. Apa lagi dimasa ekonomi baru merangkak pulih setelah diterpa Pandemi Covid-19 tahun lalu. (btr/ram)

12 Perguruan di Medan Kecewa Sister City II Batal Digelar

PERTEMUAN: Perwakilan perguruan karate melakukan pertemuan di Kota Medan. (IST)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 12 perguruan karate di Kota Medan kecewa karena Turnamen Sister City II tahun 2023 digelar. Padahal, turnamen internasional itu cocok sebagai pembinaan atlet karate Kota Medan.

“Kita kecewa dengan batalnya Turnamen Sister City itu. Kejadian ini merupakan noda hitam bagi pembinaan karate di Kota Medan,” ujar Achmad Deni salah seorang perwakilan perguruan pada pertemuan di Medan, Sabtu (18/11).

Pertemuan ini dihadiri 12 perguruan, yakni Goju Ass, KKI, KKNSI, Shiroite, Funakoshi, Kei Shin Kan, ASKI, Porbikawa, Gabdika. Shindoka, Bhudokai, dan Tako. Mereka menilai batalnya Turnamen Sister City II tahun 2023 tersebut sebagai bentuk kegagalan pembinaan karate.

“Turnamen Sister City itu merupakan ajang bagi karateka-karateka muda di Kota Medan. Namun karena keegoisan pengurus FORKI Kota Medan, atlet-atlet muda tersebut menjadi korban,” tegasnya.

Achmad Deni menambahkan, beberapa perguruan di Kota Medan sebenarnya sudah mempersiapkan atlet mereka menghadapi Turnamen Sister City tersebut. Namun karena batal digelar, persiapan tersebut menjadi sia-sia.

“Bukan hanya kita, tapi atlet juga banyak kecewa. Kesempatan mereka untuk meraih prestasi terbuang karena sikap para pengurus yang egois,” tambahnya.

Diungkapkan, pelaksanaan Sister City tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemko Medan terhadap karate. Sudah jarang daerah bisa menggelar kejuaraan gratis dengan hadiah cukup besar. Namun kali ini, niat baik dari Pemko Medan ditolak oleh pengurus FORKI Medan.

“Kami berharap agar Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution tidak patah semangat dengan kejadian ini. Kami berharap Pak Wali Kota tetap mensuport karate, karena kami memang masih membutuhkan bantuan Pemko Medan,” harapnya.

Perwakilan 12 perguruan ini memprediksi, sikap pengurus FORKI Kota Medan tersebut diduga imbas dari Muscab beberapa waktu lalu. Saat itu, 12 perguruan sengaja dijegal untuk memberikan suara para Muscab.

“Seharusnya Pengurus FORKI Medan tidak bisa mengaitkan kejadian itu dengan Turnamen Sister City ini. Tidak seharusnya gara-gara konflik di kepengurusan, atlet menjadi korban. Kami tentu sangat kecewa dan kesal dengan sikap pengurus FORKI Medan ini,” tegasnya. (dek)