Home Blog Page 949

Diterpa Hoaks Pro Israel, Danone Indonesia Justru Banyak Bantu Palestina

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kabar hoaks terus menerpa Danone Indonesia yang diisukan memiliki afiliasi dengan Israel. Padahal, fitnah tersebut sangat jauh dari data dan fakta yang ada. Danone Indonesia sebagai perusahaan juga telah menegaskan bahwa mereka tidak memiliki afiliasi politik dengan pihak manapun.

Bertolak belakang dengan kabar hoaks yang sengaja disebar, Danone Indonesia justru sudah memberikan bantuan kepada korban agresi militer Israel di tanah Palestina. Bantuan diberikan dalam beberapa bentuk dan disalurkan melalui berbagai lembaga berbeda.

Bantuan pertama diserahkan Danone Indonesia sebesar Rp 2 miliar kepada Lazis Muhammadiyah (LazisMU) dan Lazis Nahdlatul Ulama (LazisNU). Kedua organisasi masyarakat ini dinilai Danone memiliki kapabilitas dan jaringan yang kuat, sehingga bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.

Danone memberikan bantuan Rp 1 miliar masing-masing lembaga. Bantuan tersebut diserahkan pada November 2023 lalu. VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan pemberian donasi ini memang dilakukan dengan membawa misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina.
“Kami hadir ke Kedutaan Besar Palestina mewakili Danone Indonesia dan 13 ribu karyawan kami di Indonesia,” katanya.

Bantuan lain disalurkan Danone Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) pada Jumat (24/11/2023) lalu. Danone Indonesia menyumbangkan bantuan Rp500 juta untuk warga Palestina.

Danone Indonesia juga sempat menyerahkan bantuan langsung kepada kedutaan besar Palestina di Indonesia. Bantuan sebesar Rp 630 juta itu diterima langsung oleh wakil Duta Besar Palestina, Ahmed Metani.

Dalam beberapa sumbangan yang diberikan Danone Indonesia untuk warga Palestina selalu melibatkan seluruh karyawan Danone Indonesia dan AQUA. Sustainability Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo berharap krisis di Palestina bisa segera berakhir sehingga mereka bisa menjalankan kehidupan dengan aman, tentram dan damai.

“Insya Allah infak akan terus berjalan oleh teman-teman Karisma atau Karyawan Islam Danone Indonesia. Semoga kedepan lebih banyak lagi,” katanya.

Begitu banyak fakta di lapangan bertentangan dengan kabar hoaks yang disebarkan guna membentuk opini negatif publik terhadap Danone Indonesia. Sebaliknya, Danone Indonesia sangat peduli terhadap nasib warga Palestina yang dijajah Israel.

Dalam konteks gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) fitnah sengaja disebar agar masyarakat tidak lagi menggunakan AQUA. Padahal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor menyajikan AQUA sebagai minuman dalam kegiatan mereka.

Hal tersebut menunjukan bahwa MUI tidak memboikot AQUA tapi memanfaatkannya karena banyak memberikan kebaikan di tengah publik. Hal tersebut tercermin dari sejumlah bantuan untuk kemanusiaan kepada warga Palestina. (rel/ila)

Tingkatkan Kerja Sama antar-Kampus, Dubes Thailand Motivasi Mahasiswa UMSU

THAILAD: Dubes Thailand untuk Indonesia Prapan Disyatat bersama Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP.ISTIMEWA.

DUTA Besar (Dubes) Thailand untuk Indonesia Prapan Disyatat mengunjungi kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin (11/12) malam. Dubes juga menyempatkan berbicara langsung dengan mahasiswa asal Thailand sembari memberikan motivasi.

Dubes hadir bersama Rutchanee Uerpairojkit (istri), Konsul Kehormatan Dr Martono Anggusti MM MHum, Ambassador Second Secretary Wiwat Tiengtham dan sejumlah staf. Mereka disambut Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP didampingi Prof Dr Muhammad Arifin MHum (wakil rektor I), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II), Dr Muhammad Qorib MA (dekan FAI) dan Rafieqah Nalar Rizky (ketua OIC).

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP menjelaskan seputar program internasionalisasi kampus dan keberadaan mahasiswa dari luar Indonesia. ”Ada 63 mahasiswa asal sejumlah negara yang mengenyam pendidikan tinggi di UMSU sampai tahun 2023. Diantara para mahasiswa tersebut berasal dari Malaysia, Kamboja, Thailand dan Yaman. Paling banyak berasal dari Thailand,” sebut rektor.

Ia menambahkan bahwa untuk mahasiswa dari luar negeri tersedia fasilitas rumah susun mahasiswa dan telah pula dibangun guest house mahasiswa internasional yang sedang diperbaiki.

Guest house ini, lanjut rektor, menjadi fasilitas pendukung untuk menampung kehadiran para dosen tamu dari luar negeri dan mahasiswa internasional.

Prof Dr Agussani MAP menerangkan bahwa UMSU juga membuat program dalam rangka internasionalisasi. Diantaranya student mobility program berupa KKN internasional maupun pertukaran mahasiswa. Untuk itu, para mahasiswa ada yang lolos program pemerintah maupun mandiri.

Terkait KKN internasional, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU Dr Muhammad Qorib MA menjelaskan bahwa pihaknya banyak mengirim mahasiswa untuk melaksanakan KKN di Malaysia, Thailand, Kamboja dan Arab Saudi. Program KKN di Thailand termasuk yang banyak diikuti para mahasiswa UMSU.

Dubes Thlailand Prapan Disyatat mengapresiasi karena telah memberi kesempatan kepada warga Thailand untuk menuntut ilmu sekaligus belajar Bahasa Indonesia.

”Terima kasih kepada rektor UMSU yang telah memberi support beasiswa dan kenyamaman akademik kepada mahasiswa Thailand,” kata Dubes.

Prapan Disyatat mendukung kerja sama yang dibina UMSU dengan beberapa perguruan tinggi di Thailand. Ia berharap kerja sama tersebut bisa lebih ditingkatkan.

Setelah ramah tamah, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama dengan sejumlah mahasiswa asal Thailand, Badan Pembina Harian UMSU, dekan dan pengurus Kantor Urusan Internasional dan BIPA UMSU.

Acara dimeriahkan pertunjukan UKM Tari dan Seni UMSU serta Surya Suara UMSU Band. Diadakan pula pertukaran cendera mata. (dmp)

Keterbatasan Ekonomi tak Halangi jadi Guru Besar UIN Sumatera Utara

PENGUKUHAN: Dekan FEBI UIN Sumatera Utara Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA (kiri, baris kedua) bersama 9 guru besar yang dikukuhkan, Selasa (12/12).ISTIMEWA.

DEKAN Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (FEBI UIN) Sumatera Utara Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Filsafat Hukum Islam, Selasa (12/12).

Bersamaan dengan dekan, juga dikukuhkan Prof Dr H Amiruddin Siahaan MPd (Guru Besar Ilmu Manajemen Pendidikan Islam), Prof Dr Andre Soemitra MA (Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah), Prof Dr HM Jamil MA (Guru Besar Ilmu Tafsir Ahkam), Prof Dr Rusydi Ananda MPd (Guru Besar Ilmu Teknologi Pendidikan), Prof Dr Hasan Sazali MAg (Guru Besar Ilmu Komunikasi), Prof Dr Mardianto MPd (Guru Besar Ilmu Teknologi Pendidikan),
Prof Dr Mustapa Khamal Rokan MH (Guru Besar Ilmu Hukum Bisnis), Prof Dr Rahmah Fithriani MHum (Guru Besar Ilmu Bahasa Inggris) dan Prof Dr Watni Marpaung MA (Guru Besar Ilmu Hukum Islam).

Pengukuhan guru besar ini kembali dipimpin Ketua Senat UIN Sumatera Utara Prof Dr Pagar MAg. Pengukuhan guru besar juga disaksikan sivitas akademika dan keluarga dari para profesor.

Prof Dr M Syukri Albani Nasution MA yang lahir di Medan pada 6 Juli 1984 alumni S1, S2 dan S3 dari UIN Sumatera Utara mengawali rangkaian pidato pengukuhan sepuluh guru besar. M Syukri Albani Nasution menjadi salah satu guru besar termuda di UIN Sumatera Utara.

Dibagian akhir pidatonya, suami Wulandayu dan ayah dari empat anak ini berharap capaian sebagai guru besar dapat memberi manfaat, menjketeladanan dan inspirasi bagi masyarakat.

Sehari sebelumnya, di Gelanggang Mahasiswa Gedung HM Arsjad Thalib Lubis Kampus I UIN Sumatera Utara telah dikukuhkan 10 guru besar sehingga perguruan tinggi tersebut memiliki 45 guru besar. Surat keputusan sebagai guru besar ditetapkan menteri Agama dan menteri Dikbudristek.

Guru besar yang dikukuhkan Senin (11/12), yakni Prof Dr Hj Nurhayati MAg (Guru Besar Ilmu Fiqh), Prof Dr Syamsu Nahar MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam), Prof Dr Muhammad Ramadhan MAg (Guru Besar Ilmu Fiqih Siasyah), Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg (Guru Besar Ilmu Hukum Perdata Islam) dan Prof Dr Nurussakinah Daulay MPsi (Guru Besar Psikologi).

Kemudian Prof Dr Mesiono MPd (Guru Besar Ilmu Manajemen Organisasi), Prof Dr Masganti Sit MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini), Prof Dr Achyar Zein MAg (Guru Besar Ilmu Fiqih Modern), Prof Dr H Ansari MA (Guru Besar Ilmu Ushul Fiqh) dan Prof Dr Khadijah MAg (Guru Besar Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini). Diakhir acara pengukuhan, Rektor UIN Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati MAg bahagia karena telah lahir banyak guru besar. ”Ternyata keterbatasan ekonomi dan usia tidak menghalangi menjadi guru besar, jabatan akademik tertinggi. Alhamdulillah wanita di UIN Sumatera Utara hebat. Ada lima guru besar wanita yang dikukuhkan,” ucapnya.

Prof Dr Hj Nurhayati MAg mengingatkan agar 20 guru besar dapat lebih memajukan UIN Sumatera Utara. ”Alhamdulillah acara pengukuhan guru besar membawa keberkahan,” ujar rektor. (dmp)

Pemerintah Harus Stabilkan Harga Beras, Dedi Iskandar: Jika tidak, akan Semakin Melonjak

Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPD RI, Ust Dedi Iskandar Batubara meminta pemerintah mengendalikan dan menertibkan harga bahan pokok, terutama beras yang kini masih mahal, hingga melewati harga eceran tertinggi (HET).

Kondisi yang telah berlangsung sejak bulan lalu ini, menurutnya sangat mengkhawatirkan. Sebab, momentum hari besar keagamaan seperti Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, dan libur nasional biasanya sejalan dengan meningkatnya jumlah permintaan hingga memicu kenaikan harga, khusunya kebutuhan pokok.

“Kita khawatir jika ini tidak segera ditertibkan, maka bukan tidak mungkin menjelang akhir tahun ini. Jika tidak, harga akan semakin melonjak. Bayangkan saja seperti harga beras yang sudah naik di Oktober-November lalu,” ucap Dedi Iskandar Batubara, Selasa (12/12).

Menyoroti HET dari pemerintah untuk harga beras sebesar Rp10.900 hingga Rp14.800 per kilogram untuk jenis medium dan premium, Dedi Iskandar Batubara menilai bahwa kondisi ini perlu perhatian dan langkah nyata negara mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang lebih tinggi lagi.

“Negara melalui instrumennya, baik kementerian maupun pemerintah daerah yang punya tim pengendali inflasi daerah atau Satgas Pangan, perlu segera bertindak. Meskipun tidak mudah, namun jika dibiarkan, kemungkinan kondisi ini bisa berlanjut hingga awal tahun sebegaimana diprediksi banyak pihak,” katanya.

Terkait uraian pemerintah yang menyebutkan penyebab kenaikan seperti faktor cuaca (Elnino), pengaruh distribusi, pasokan, meningkatnya permintaan dan sebagainya, menurut Dedi merupakan hal yang sering jadi penyebab. Namun dalam untuk komoditi utama seperti beras, negara harusnya menjadi pengendali harga, karena hampir semua orang Indonesia, mengkonsumsi nasi sebagai makanan utama.

“Saya ibaratkan seperti bahan bakar minyak (BBM), hampir semua kita membutuhkan minyak untuk kendaraan. Nah, beras begitu juga, karena kita makan nasi tiap hari, jadi mau tidak mau harus beli. Kalau harga tak terkendali, itu akan menyusahkan masyarakat, terutama yang menengah ke bawah,” jelasnya.

Terkait upaya antisipatif, Dedi Iskandar Batubara berharap pemerintah mengambil langkah cepat dan berkelanjutan. Seperti operasi pasar, memantau hingga memeriksa apakah ada indikasi penimbunan bahan makanan oleh pihak tertentu, hingga merencanakam bagiamana Indonesia, memiliki pasokan beras lebih banyak, tanpa bergantung pada impor.

“Kalau mau evaluasi berdasarkan kebutuhan sekarang, Indonesia ini harus punya sistem ketahanan pangan yang baik. Misalnya perluasan lahan pertanian padi dalam skala besar, seperti pengadaan food estate. Kemudian menetapkan atau mempertegas larangan mengkonversi lahan pertanian padi. Atau menyiapkan inovasi untuk peningkatan produksi,” sebut Dedi Iskandar Batubara yang juga Calon DPD RI perwakilan Sumut nomor urut 7.

Selain itu, Dedi Iskandar Batubara juga mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memberi perhatian khusus, hingga perintah agar kementerian terkait segera melakukan stabilisasi harga. Mengingat beberapa komoditi seperti cabai, bawang dan lainnya juga mengalami kenaikan yang signifikan.(gus)

Gelar Apel Nataru, PT Medan Binjai Tol Siap Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

PT Medan Binjai Toll Gelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru.(ist/SUMUT POS)

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – PT Medan Binjai Toll selaku pengelola jalan tol ruas Medan-Binjai melaksanakan apel siaga untuk persiapan menghadapi arus mudik dan balik Natal Tahun 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Apel siaga tersebut, dipimpin langsung Direktur Utama PT. Medan Binjai Toll, Yuliandi, dan diikuti puluhan petugas gabungan dari PJR Polda Sumut, HKA, dan petugas layanan tol ruas Medan-Binjai. Apel siaga Nataru 2023-2024 digelar pelataran Kantor Gerbang Tol Semayang, pada Senin pagi (11/12) kemarin.

Dalam apel tersebut, petugas melakukan pengecekan kelayakan kendaraan yang disiagakan dalam menghadapi masa Nataru mulai 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024 mendatang.

General Manager PT. Medan Binjai Toll, Hery Prasetyo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 10 armada kendaraan dan 55 unit CCTV yang tersebar di sepanjang ruas tol Medan-Binjai untuk mengantisipasi potensi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kita siagakan petugas layanan dan menyiapkan 1 unit posko nataru di gerbang tol Binjai, nantinya pengguna jalan bisa cek kesehatan atau sekedar istirahat selama perjalanan,’’ ucap Hery, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/12).

Tidak hanya itu, pihaknya juga memprediksi akan ada peningkatan volume kendaraan selama mudik dan balik tahun ini mencapai 15 persen atau sekitar 26 ribu kendaraan.

“ Tadi disampaikan Pak Dirut dalam apel, diprediksi akan ada peningkatan 15 persen pada Nataru kali ini,” tutur Hery.

Ruas tol Medan-Binjai sendiri memiliki peran vital dalam Jaringan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sudah terintegrasi dengan ruas lainnya dan menghubungkan 2 kota besar di Sumatera Utara.

Rafael Alun Dituntut 14 Tahun Pidana

SIDANG TUNTUTAN: Terdakwa kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Rafael Alun Trisambodomenjalani sidang Tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (11/12).FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penutut Umum (JPU) KPK menjatuhkan tuntutan hukuman pidana 14 tahun pada Rafael Alun Trisambodo.

Mantan pejabat Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) harus menanggung ulahnya lantaran menerima gratifikasi Rp 16,6 Miliar dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga Rp 100 miliar.

Sidang tuntutan itu dibacakan oleh Jaksa KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kemarin. Rafael dituntut pidana penjara selama 14 tahun. Serta pidana denda sebesar Rp1 miliar. “Dan jika denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” terangnya.

Lelaki kelahiran Yogyakarta 11 Agustus 1967 itu juga dijatuhi pidana tambahan berupa membayar uang pengganti senilai Rp18,9 miliar. Jika Rafael tak mampu membayar uang pengganti tersebut selama satu bulan usai keputusan hukum tetap, maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk negara.

Rafael diduga melanggar Pasal 3 Ayat 1 huruf a dan c Undang-Undang nomor 25 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dia juga terbukti melanggar Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Kepemilikan harta benda Rafael yang melimpah itu mulai dikulik oleh publik usai kelakuan sang anak Mario Dandy Satriyo. Yang mengajar Cristalino David Ozora. Tingkah Mario yang sering pamer kekayaan membuat publik menelisik asal usulnya. Anak seorang pejabat pajak. Mario sendiri telah mendapatkan pidana 12 tahun atas kasus penganiayaan yang dilakukan.

KPK langsung merespon dengan menguliti harta sang ayah, Rafael. Dari situ lah ditemukan beberapa kejanggalan mengenai ASN yang memiliki harta Rp56,7 miliar di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2022 tersebut.

Pundi uang itu dikumpulkan Rafael lewat duit puluhan wajib pajak yang meminta konsultasi ke perusahan yang dikelola bersama sang istri. Di antaranya PT Artha Mega Ekadhana (PT ARME), PT Cubes Consulting, dan PT Bukit Hijau Asri. Dia juga merupakan hartanya ke berbagai aset seperti tanah, rumah, hingga ruko. (elo/jpg/ila)

Optimis Menang di Sumut, Kesantunan Berpolitik Ganjar Menjadi Role Model TPD Sumut

Kunjungan: Capres Ganjar Pranowo saat kunjungan di Sumut belum lama ini.istimewa.

SUMUTPOS.CO – Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo – Mahfud, optimis akan memenangkan Pilpres 2024. TPD menilai, rekam jejak pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 tersebut akan membuat keduanya memenangkan hati rakyat, khususny di Sumatera Utara.

“Saya yakin target menang satu putaran akan dicapai di Sumatera Utara,” ucap Ketua TPD Ganjar – Mahfud Sumut, Paul Baja M Siahaan dalam rapat konsolidasi TPD Ganjar – Mahfud Sumut di Jalan Sei Serayu Medan baru-baru ini.

Paul mengatakan, koalisi partai pengusung Ganjar – Mahfud di tingkat Sumut, yakni PDIP, PPP, Hanura dan Perindo juga sangat solid untuk memenangkan capres – cawapres nomor urut 3 tersebut.

“Kami terus memperkuat konsolidasi untuk memenangkan pasangan ini pada Pilpres 2024 mendatang. Penguatan konsolidasi ini tentunya dengan menggelar rapat rutin lintas partai untuk terus mematangkan strategi pemenangan,” ujarnya.

Menurut Paul, saat ini seluruh partai politik sudah melakukan kinerja sesuai dengan arahan dari Tim Pemenangan Nasional (TPN).

Politik santun sebagaimana yang ditegaskan oleh TPN akan dipegang teguh dan konsisten dilaksanakan Tim Pemenangan Daerah Ganjar-Mahfud Sumatera Utara selama kontestasi Pemilihan Umum 2024 berlangsung.

“Politik memang merupakan jalan menuju kekuasaan, tetapi dalam meraih kekuasaan itu mesti dilakukan dengan cara-cara yang baik, santun, dan tidak melanggar aturan,” kata Paul.

Ia menjeleaskan, hal ini sejalan dengan cara dan perilaku yang senantiasa ditunjukkan Calon Presiden, Ganjar Pranowo. Bahkan dalam lawatannya baru-baru ini ke Sumut, Ganjar Pranowo kembali menekankan soal itu.

“Bapak Ganjar selalu mengedepankan kesantunan dalam berpolitik. Beliau tentu menjadi role model bagi kita di TPD Sumut,” tegasnya.

Dilanjutkannya, kekuasaan yang nantinya diperoleh merupakan amanat dari rakyat dan mesti sepenuhnya didedikasikan kembali ke pemegang mandat dalam segala aspek persoalan.

“Politik menjadi jalan menuju kekuasaan yang nantinya harus sepenuhnya didedikasikan untuk membantu dan menjadi solusi atas berbagai persoalan rakyat dan bangsa kita,” lanjutnya.

Paul mengatakan, setiap turun ke akar rumput, pihaknya senantiasa mengajak masyarakat untuk berpolitik secara santun dan beretika. Terlebih, dirinya merupakan pendatang baru di dunia politik yang ingin memulai segala sesuatunya dengan baik. (map)

Jelang Debat, Ganjar-Mahfud Komit Berantas Korupsi dan Wujudkan UU Perampasan Aset

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud MD, Chico Hakim mengatakan, pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD akan memaparkan komitmen antikorupsi dalam debat perdana yang digelar KPU hari ini, Selasa (12/12/2023). Pada debat nanti malam, KPU mengangkat tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik, dan Kerukunan Warga.

“Mas Ganjar dan Prof Mahfud punya program konkret, antara lain melalui percepatan digitalisasi birokrasi untuk pencegahan korupsi, penguatan KPK bersama dengan kejaksaan dan Polri secara sinergis dan harmonis, serta mewujudkan UU Perampasan Aset untuk mengamankan aset negara dari tangan koruptor,” ujar Chico kepada wartawan, Senin (11/12).

Chico menyebut, Ganjar dan Mahfud lahir dan tumbuh sebagai keluarga sederhana. Menurutnya, mereka juga tidak pernah “aji mumpung” walaupun keduanya sudah melewati berbagai jabatan tinggi.

“Rekam jejak juga sudah membuktikan. Mas Ganjar Berhasil membawa semangat “Ora Korupsi Ora Ngapusi” selama menjabat sebagai Gubernur sehingga sampai tiga kali berturut-turut Provinsi Jawa Tengah mendapatkan Penghargaan KPK,” ujarnya.

Selain itu, kata Chico, Mahfud sukses mengungkap berbagai kasus besar seperti kasus Ferdy Sambo, kejanggalan transaksi di Kementerian Keuangan, sampai soal safe deposit box mantan pejabat pajak Rafael Alun.

“Tidak ada kompromi untuk KKN! Maka itu, kita pasti sangat yakin Mas Ganjar dan Prof Mahfud bisa mengimplementasikan semangat Anti Korupsi saat nantinya menjabat menjadi Presiden dan Wakil Presiden untuk membawa Indonesia jadi Lebih Baik,” katanya. (rel/adz)