Home Blog Page 959

PDIP Resmi Pecat Bobby Nasution, KTA Dikembalikan Atau Tidak Bukan Lagi Masalah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan, Bobby Nasution secara resmi telah dipecat sebagai kader ataupun Anggota PDI Perjuangan. Hal itu diketahui dari surat No.217 /IN/DPC-29.B-26.B/XI/2023 perihal pemberitahuan kepada M Bobby Afif Nasution pertanggal 10 November 2023 yang dikeluarkan DPC PDIP Kota Medan.

Surat itu ditandatangani langsung Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim SE dan Sekretaris Robi Barus pertanggal 10 November 2023. Ditanya terkait surat itu, Ketua DPC PDIP Medan, Hasyim SE membenarkannya.

“Iya benar, surat pemberhentian beliau (Bobby Nasution) sebagai Anggota Partai sudah kita sampaikan secara resmi dan tertulis,” ucap Hasyim kepada Sumut Pos saat ditemui di gedung DPRD Medan, Selasa (14/11/2023).

Dikatakan Ketua DPRD Kota Medan itu, pemberhentian Bobby Nasution telah dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Termasuk, soal keputusan dirinya untuk tidak mendukung pasangan Ganjar – Mahfud MD sebagai pasangan capres – cawapres yang diusung PDIP.

Dijelaskan Hasyim, sebagaimana UUD 1945 di Pasal 6A menyatakan, bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum.

Kemudian berdasarkan Surat DPP PDI Perjuangan No.5640/IN/DPP/X/2023 tertanggal 19 Oktober, perihal Instruksi dan Penugasan untuk memenangkan pasangan Ganjar Pranowo – Mahfud MD yang diusung oleh PDI Perjuangan sekaligus menjadi Juru Kampanye Nasional dan Juru Bicara pasangan Ganjar
Pranowo – Mahfud MD di wilayahnya masing-masing juga wajib dijalankan.

“Tentu sebagai kader ataupun anggota partai, harus tegak lurus untuk mendukung dan memenangkan paslon yang ditetapkan partai. Termasuk, menjalankan tugas yang diberikan partai,” ujarnya.

Kemudian, sambung Hasyim, dari hasil klarifikasi DPP PDIP kepada Bobby Nasution selaku kader PDI Perjuangan oleh Bidang Kehormatan Partai pada tanggal 06 November 2023, DPP PDIP memberikan waktu 3 hari untuk mengundurkan diri dari keanggotaan PDI Perjuangan serta diminta untuk mengembalikan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDIP kepada DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

Namun sampai batas waktu yang diberikan oleh DPP, Bobby Nasution belum juga menyerahkan surat pengunduran diri dan KTA PDI Perjuangan kepada DPC PDI
Perjuangan Kota Medan.

Berdasarkan hal-hal itu dan berbagai pertimbangan lainnya yang tertera di dalam surat itu, lanjut Hasyim, DPC PDI Perjuangan Kota Medan menyatakan bahwa Bobby Nasution telah terbukti melakukan tindakan pelanggaran Kode Etik dan Disiplin Anggota Partai dengan tidak mematuhi peraturan dan keputusan Partai

“Beliau mendukung pasangan
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang diusung oleh partai politik lain, sehingga saudara Bobby Nasution tidak lagi memenuhi syarat sebagai anggota PDI Perjuangan,” tegasnya.

Lantas, bagaimana dengan pengembalian KTA yang dimintakan oleh DPP PDIP yang hingga kini tidak diindahkan oleh Bobby Nasution? Hasyim mengatakan bahwa hal itu tidak lagi dipermasalahkan.

“Surat pemberhentian itu kan sudah jelas, bahwa beliau bukan lagi kader ataupun anggota partai (PDIP). KTA dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah, dikembalikan atau tidak bukan lagi masalah. Kalau dikembalikan kita terima, kalau mau disimpan jadi kenang-kenangan juga tidak apa-apa,” pungkasnya. (map)

Srikandi Ganjar Gelar Turnamen Esport Free Fire Bareng Milenial di Desa Paluh Sibaji

Sukarelawan bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar bersama para peserta saat menggelar turnamen Esport Free Fire bareng milenial di Jalan Besar Desa Rugemuk, Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Senin, (13/11).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Sukarelawan bakal calon presiden Ganjar Pranowo yang tergabung dalam kelompok Srikandi Ganjar menggelar turnamen Esport Free Fire bareng milenial.

Turnamen yang dilakukan bareng milenial itu diadakan di Jalan Besar Desa Rugemuk, Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Senin, (13/11).

Koodinator Wilayah Srikandi Ganjar Sumut Firda Annisa Sirait mengatakan turnamen itu dilakukan atas permintaan para milenial di wilayah tersebut.

Dia melihat banyak para milenial memiliki bakat dalam bermain game online itu, tetapi mereka tidak memiliki wadah untuk mengasah kemampuannya.

“Kami mengadakan pertandingan game online ini untuk melatih skill para milenial dalam mengatur formasi atau bisa melatih jiwa kepemimpinan saat bermain grup,” kata Firda dalam siaran persnya, Minggu.

Dia menambahkan e-Sport adalah kegiatan yang sangat menjanjikan karena bisa menghasilkan banyak koneksi dan sumber ekonomi.

Menurut dia, pengembangan minat bakat milenial memang menjadi perhatian Ganjar Pranowo selama memimpin Jawa Tengah selama dua periode.

“Pak Ganjar selalu memperhatikan perkembangan anak muda untuk bisa melakukan sesuatu tidak terkecuali bermain game ini,” ucapnya.

Dalam turnamen itu, tidak hanya kalangan pria yang mendaftarkan diri. Namun, kaum hawa juga ikut unjuk gigi dalam pertandingan tersebut.

Mereka terlihat sangat antusiasme dan semangat mengikuti turnamen tersebut.

Selain memfasilitasi minat milenial disana, Firdan tak lupa memperkenalkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagi calon presiden dan wakil presiden 2024-2029.

Dia menjelaskan banyak para milenial sudah mengetahui dua sosok tersebut melalui media sosial.

“Karena milenial sudah mengetahui dua sosok ini mereka juga memutuskan untuk mendukung dan memilih pasangan Ganjar-Mahfud pada pilpres 2024,” kata Firda. (rel/tri)

Jambore Kader Dasawisma Berlangsung Meriah

SERAHKAN HADIAH: Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution serahkan hadiah di acara Jambore Kader Dasawisma Kota Medan Tahun 2023 berlangsung meriah di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (13/11/2023) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jambore Kader Dasawisma Kota Medan Tahun 2023 berlangsung meriah di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (13/11/2023) malam.

 Tidak hanya kader TP PKK tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, kegiatan yang bertujuan untuk menambah wawasan, pengetahuan, persaudaraan dan persahabatan serta ketrampilan ini juga diikuti seluruh kader dasawisma se-Kota Medan.

 Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution yang hadir bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan serta unsur pengurus TP PKK Kota Medan juga ikut serta menikmati acara yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut.

 Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kota Medan HM Sofyan mengatakan, kader dasawisma merupakan kelompok terkecil dari bagian PKK yang keberadaannya sangat strategis untuk mewujudkan keluarga Kota Medan yang sejahtera.

Dikatakannya, Dasawisma merupakan garda terdepan dalam melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan langsung dengan keluarga. Terkhusus, dalam implementasi 10 Program Pokok PKK dengan program Pemerintah hingga sampai ke seluruh keluarga di Kota Medan.  “Kesejahteraan keluarga tentu harus menjadi perhatian utama kita saat ini sebagai penggerak keluarga,” kata Sofyan.

Disadari, ungkap Sofyan, guna menyukseskan pembangunan di Kota Medan membutuhkan kerjasama dari para kader TP PKK Kota Medan dan juga kader dasawisma. Salah satunya, imbuhnya, upaya mengatasi permasalahan stunting di Kota Medan.

“Dalam hal ini tugas dan fungsi para kader dasawisma  menjadi garda terdepan untuk memberikan solusi yang tepat terhadap permasalahan ini, khususnya untuk kelompok keluarga,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Kota Medan Ny Irina Sutan Tolang selaku Ketua Panitia menyampaikan, tujuan diadakannya jambore ini untuk menambah wawasan, pengetahuan, persaudaraan dan persahabatan sekaligus untuk meningkatkan keterampilan dalam membangun rasa kebersamaan.

“Selain itu juga untuk saling bertukar informasi dan menjalin silaturahmi, terutama para koordinator kelompok yang bersentuhan langsung dengan sasaran PKK yaitu keluarga. Jambore ini digelar 13 – 14 November,” papar Irina.

Selanjutnya, jambore dimeriahkan dengan pemberian hadiah oleh Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu kepada para pemenang lomba. Untuk lomba puisi dengan tema Pahlawan, Kecamatan Medan Sunggal sebagai juara I, Medan Area (juara II) dan Medan Helvetia (juara III).

Kemudian, pemenang lomba Menyanyi dengan tema Pahlawan yakni Kecamatan Medan Timur (juara I), Medan Marelan (juara II) dan  Medan Amplas (juara III).

 Untuk lomba Bercerita dengan tema Keberhasilan Mengatasi Stunting, juara I Kecamatan Medan Kota,  Medan Timur (juara II) dan Medan Marelan (juara III). Sedangkan lomba Yel-Yel Jambore Kader Dasawisma, juara I Kecamatan Medan Baru,  Medan Amplas (juara II) dan Medan Area (juara III).

Selain itu, Kahiyang juga menyerahkan penghargaan kepada kader yang telah mengabdi selama 10 – 15 Tahun yakni Ketua Poksus UP2K PKK Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli Misrani; Kader Posyandu Kelurahan Namo Gajah,  Kecamatan Medan Tuntungan Ny Risma Sembiring; Kader Posyandu Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang Ny Eneng Pujiati; Ketua Pokja I Kelurahan Sei Kera Hulu,  Kecamatan Medan Perjuangan Hamidah dan Sekretaris Pokja III Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan Mariatul Kibtiah. (rel)

Diingatkan Kaesang agar Tak Terjerat OTT, Bobby Nasution Merespon Santai

Bobby Nasution

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Bobby Nasution angkat bicara pasca diingatkan adik iparnya yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep agar jangan sampai terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK saat menjabat sebagai Wali Kota Medan. Atas ucapan Kaesang tersebut, Bobby Nasution pun menanggapinya dengan santai.

Menurut Bobby, sebagai keluarga, wajar apabila Kaesang mengingatkannya agar tidak melanggar hukum selama menjabat sebagai Wali Kota Medan. “Kaesang menyampaikan seperti itu karena selaku keluarga dan adik wajar mengingatkan abangnya,” ucap Bobby.

Tujuannya, kata Bobby, agar dirinya bisa memecahkan rekor sebagai Wali Kota Medan yang tidak terjerat OTT atau pun tersangkut permasalahan hukum.” Agar bisa memecahkan rekor tidak terjerat OTT,” ujarnya.

Bobby pun mengaku tidak akan mempermasalahkan hal itu, lantaran saran yang disampaikan Kaesang demi kebaikan dirinya juga. “Haruslah, itu memang kita berpolitik memegang suatu amanah, tadi juga dalam forum ini saya sampaikan untuk saling mengingatkan hal baik- baik. Saya secara pribadi, baik kami secara pemerintah keseluruhan, harus sering-sering diingatkan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep tiba di Kota Medan, Minggu (12/11). Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan, pada sore hari, Kaesang melanjutkan bersilaturahmi dengan Komunitas Indonesia Tionghoa di Srikandi Samanhudi, Jalan Samanhudi Medan.

Saat itu, Kaesang menyinggung bahwa selama ini Kota Medan sangat terkenal dengan kasus korupsi, termasuk yang menjerat Wali Kota Medan terdahulu. “Record nanti wali kota yang tidak kena OTT, kan selama ini Medan mau itu wali kota, diganti OTT, diganti OTT,” tuturnya.

Kaesang pun telah menyampaikan hal tersebut kepada kakak iparnya Bobby Nasution agar tidak melakukan hal tidak baik tersebut. “Jadi saya berharap, dan saya juga menyampaikan kepada kakak ipar saya jangan melakukan hal yang tidak baik tersebut,” pungkasnya. (map/ila)

Pansus Ranperda Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal, Ditargetkan Selesai Sebelum September 2024

RAPAT: DPRD Kota Medan saat rapat pemilihan komposisi personalia Pansus pembahasan Ranperda Kota Medan tentang penanaman modal, Senin (13/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan menggelar rapat pemilihan komposisi personalia Panitia Khusus (Pansus) pembahasan Ranperda Kota Medan tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di ruang Banmus gedung DPRD Medan, Senin (13/11).

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala serta dihadiri sejumlah anggota Pansus tersebut, Anggota DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution (Gerindra) terpilih sebagai Ketua Pansus Ranperda Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.

“Saya berharap, Pansus ini dapat bekerja semaksimal mungkin untuk terciptanya Ranperda Kota Medan tentang Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Sebab, nantinya Ranperda ini akan menjadi payung hukum terkait penanaman modal di Kota Medan,” ucap Rajudin.

Usai terpilih sebagai Ketua Pansus, Mulia Syahputra Nasution menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan penyelesaian pembahasan Ranperda tersebut ditargetkan sebelum September 2024. “Kita akan bekerja keras agar Ranperda ini bisa dibahas secara maksimal. Kita targetkan Ranperda ini selesai sebelum September 2024,” ujarnya.

Dikatakan Mulia, guna memaksimalkan pembahasan Ranperda tersebut, Pansus akan mulai melakukan pembahasan pada Senin, 27 November 2023 mendatang.

“Pada rapat perdana nanti, Pansus ini akan memanggil OPD terkait di Pemko Medan, seperti Dinas PMTSP serta Bagian Hukum,” katanya.

Dijelaskan Mulia, dengan adanya Perda tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal tersebut, dipastikan akan memberikan kemudahan kepada investasi dan pelaku usaha di Kota Medan. “Kemudahan itu memangkas birokrasi dan insentif kemudahan pajak serta pemberian modal usaha kepada pelaku UMKM,” jelasnya.

Adapun komposisi Anggota DPRD Medan yang bltergabung di Pansus Ranperda Kota Medan tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal, yakni Hasyim SE, Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala, Bahrumsyah, Robi Barus, Edward Hutabarat, Hendri Duin, Surianto, Mulia Syahputra Nasution, Dhiyaul Hayati, Abdul Lati, Sukamto, Abdul Rahman Nasution, M Rizki Nugraha, Afif Abdillah, Ishaq Abrar, dan Erwin Siahaan.

Seperti diketahui, Ranperda Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal yang diajukan Pemko Medan terdiri X BAB dan 35 Pasal. Adapun tujuan Ranperda tersebut adalah untuk merangsang penanaman modal dalam rangka menanamkan atau menginvestasikan modalnya di Kota Medan. (map/ila)

Kariman Pimpin APDESI Deliserdang

AUDENSI: Pengurus APDESI dipimpin Kariman beraudensi ke Kadis PMD Pemkab Deliserdang Khairul Asman di Lubukpakam.IST/SUMUT POS.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( APDESI) saat ini di Jabat M. Kariman, menggantikan Ketua lama Azeman. Hal itu tertuang dalam keputusan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) APDESI Sumatera Utara (Sumut).

Dalam putusannya menyebutkan, bahwa berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Kecamatan APDESI Kabupaten Deliserdang Provinsi Sumatera Utara tentang mosi tidak percaya Ketua Dewan Pimpinan Cabang APDESI Kabupaten Deliserdang masa bakti 2019-2024.

Dalam rangka mendukung terlaksananya Pemilihan Umum tahun 2024, maka perlu ditetapkannya masa jabatan Dewan Pimpinan Cabang APDESI Kabupaten Deliserdang dalam kurun 1 tahun.

Bahwa surat DPP APDESI Nomor 0119/DPP-APDESI/XI/2023 perihal rekomendasi. Berdasarkan pertimbangan point b dan e maka Dewan Pimpinan Daerah APDESI Provinsi Sumatera Utara menetapkan dan mengesahkan pejabat DPC APDESI Kabupaten Deliserdang.

Memutuskan Pejabat Sementara DPC APDESI Deliserdang di jabat M.Kariman Sebagai PJ Ketua, Janial Ginting sebagai PJ Sekertaris dan Sarianto sebagai PJ Bendahara. Ketetapan ini berlaku setelah ditetapkan dan berakhir hingga 9 November 2024.

Usai ditetapkan sebagai PJ Pengurus APDESI Deliserdang. M Kariman langsung melakukan audensi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Deliserdang dan langsung disambut langsung Kepala Dinas PMD Kabupaten Deliserdang. Khairul Azman di Kantornya, Senin (13/11).

Kesempatan itu, Kariman menunjukkan mandat kepengurusan DPC APDESI Deliserdang yang baru dilantik dan berharap adanya hubungan koordinasi yang lebih baik dengan Dinas PMD Kabupaten Deliserdang dimassa depan.

Menurut M Kariman, dirinya akan menguatkan silahturahmi antara seluruh kades agar bisa saling membangun desa dan saling dukung satu sama lain dengan baik.

Dirasakan perlu dilakukan untuk saling bertukar pikiran dalam membangun desa-desa yang ada di Kabupaten Deliserdang.

“Saya harap, dengan waktu yang singkat ini bisa membuat APDESI Deliserdang lebih baik lagi kedepannya,” harapnya.

Kini, diketahui bahwa posisi M Kariman menggantikan Azeman yang selesai massa jabatannya. M Kariman saat ini juga menjabat Kepala Desa Perbarakan Kecamatan Pagarmerbau Kabupaten Deliserdang. Dengan diangkatnya Kariman sebagai Pj Ketua APDESI, Deliserdang, maka segala tindak tanduk pengurus yang lama tidak berlaku lagi. “Saya minta kepada Pengurus APDESI yang lama jangan ada lagi membuat kegiatan berupa Bimtek yang mengatas namakan APDESI,”mintanya.(btr/han)

Gedung MCK SDN Mangkrak Ditinggal Pemborong

batara/sumut pos MANGKRAK: Kondisi gedung MCK SDN ditinggal pemborong, meski dinding bangunan belum diplester.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Satu unit bangunan kamar mandi MCK di SDN 105352 Desa Sidoharjo Satu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang mangkrak ditinggal pemborong dan terbengkalai, Senin (13/11).

Disebutkan, gedung MCK itu dikerjakan sekitar bulan Agustus – September 2023. Dan dianggap selesai 100 persen oleh pemborong. Padahal bangunan itu belum selesai dikerjakan, dan ditinggalkan begitu saja.

Menurut Kepala Sekolah SDN 105352, J Sitompul menjelaskan, bangunan dikerjakan pada bulan Agustus, tetapi belum rampung semua.

“ Bangunan tersebut sudah diserahterimakan kepada pihak sekolah. Kami hanya menerima kunci tidak ikut dan tidak memahami proses lika liku dan bentuk permainan dalam pembangunannya yang dikerjakan pemborong. Pihak sekolah hanya menjadi penonton dan menerima kunci,” tegasnya

Pantauan wartawan di lokasi, bangunan MCK itu dengan panjang sekitar enam meter dan lebar dua meter. Namun dinding bangunan sebelah Barat, Utara, dan Selatan, tidak diplaster.

Bangunan kamar mandi itu adalah bangunan baru dan bukan rehap. Sumber anggaran APBD 2023 senilai Rp120 juta. Kini kondisi bangunan MCK yang belum selesai di bangun itu menjadi bahan pembicaraan paguyuban sekolah.

Terpisah Sekretaris Pendidikan, Yusnaldi saat dikonfirmasi terkejut mendapatkan informasi ada bangunan sekolah yang dikerjakan dan sudah diserahterimakan tapi belum siap. Yusnaldi mengatakan akan melakukan pengecekan terhadap sekolah yang dimaksud.” Ya kita akan cek ke sekolahnya,” ucap Yusnaldi.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Deliserdang Yudi Hilmawan saat coba dikonfirmasi terkait hal ini belum memberikan tanggapan.(btr/han)

481 Peserta Ikuti Seleksi Kompetensi PPPK Karo

SELEKSI: Sebanyak 481 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Pengadaan PPPK TA 2023 lingkup Pemkab Karo, di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Medan, Sabtu (11/11).

KARO, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 481 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2023 lingkup Pemkab Karo, Sabtu (11/11) lalu. Seleksi yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Politeknik Negeri Medan, menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan dibagi dalam 2 sesi ini, berjalan cukup lancar.

Sebanyak 485 peserta berhak mengikuti seleksi ini, setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi pasca sanggah.

Adapun rinciannya, 1 pelamar prioritas, 1 tidak ikut seleksi, sehingga 483 peserta yang mengikuti seleksi tersebut.

Namun 2 peserta tidak hadir, sementara 1 peserta akan mengikuti seleksi di Kantor Wilayah Regional 1 BKN.

“Jadi seleksi ini dilaksanakan dengan 2 sesi. Total peserta yang hadir dan yang mengikuti tes sebanyak 481 orang,” ungkap Sekdakab Karo Kamperas Terkelin Purba, selaku Ketua Panitia Pengadaan PPPK TA 2023 Pemkab Karo.

Kamperas juga mengatakan, seluruh rangkaian proses pelaksanaan tes berjalan tertib dan lancar.

Hal ini tak terlepas dari koordinasi yang baik antara panitia dari Kantor Regional BKN 6, dan panitia dari instansi daerah Kabupaten Karo.

“Kami bersyukur tidak ada gangguan. Seluruh pesertanya pun tertib, dan semua peralatan juga berfungsi dengan baik selama pelaksanaan tes,” tuturnya.

Menurutnya, seleksi ini digelar cukup transparan. Pihaknya pun menjamin, tidak ada rekayasa terhadap nilai para peserta, karena hasil jawaban dapat dipantau langsung saat tes sedang berjalan.

Karena itu, Kamperas mengingatkan, agar para peserta tidak mempercayai jika ada oknum-oknum atau calo yang mengaku dapat membantu kelulusan peserta. (deo/saz)

Wakil DPRD Simalungun Di-PAW

Istimewa SUMPAH: Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Ketua DPRD Simalungun Johanes Sipayung, Senin (13/11).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Bupati diwakili Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Simalungun, dalam rangka peresmian pemberhentian, pengangkatan, dan pengucapan sumpah/janji pengganti antar waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD Simalungun sisa masa jabatan 2019-2024.

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, didampingi para Wakil Ketua, Samrin S Girsang dan Satro Joyo Sirait di Gedung DPRD Simalungun, Pamatang Raya, Senin (13/11).

Pengangkatan Johanes Sipayung sebagai Wakil Ketua DPRD Simalungun sisa masa jabatan 2019-2024, menggantikan Elias Barus. Keduanya berasal dari Partai Demokrat, sesuai dengan SK Gubernur Sumut Nomor: 188.44/921/KTPS/2023.

Pelaksanaan pengucapan sumpah/janji itu sendiri, dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Simalungun Nurnaningsih Umriani, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, mengucapkan selamat kepada Johanes, dan berharap, semoga dapat menjalankan amanah dalam meningkatkan peran, serta tugas fungsi legislasi DPRD Simalungun.

“Kerja sama selama ini telah berjalan dengan baik, antara Pemkab dan DPRD Simalungun, sehingga kita bisa bekerja sama membangun Tanoh Habonaron Do Bona, yang sama-sama kita cintai dan kita banggakan ini,” ungkap Zonny.

Kepada Wakil Ketua DPRD Simalungun yang lama, Elias Barus, atas nama Pemkab Simalungun, Zonny menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, atas kerja sama yang sudah terjalin baik selama ini.

“Semoga dengan posisi yang baru, Bapak Elias Barus selalu dalam keadaan sehat wal afiat, dan bisa tetap bersama membangun Simalungun,” pungkasnya. (mag-7/saz)

Dilantik Jadi Aspem Kesra di Humbahas, Harta Kekayaan Jaulim Simanullang Rp2,8 Miliar

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbanghasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor, belum lama ini, melantik Jaulim Simanullang menjadi Asisten Pemerintahaan dan Kesra. Diketahui, Jaulim bukan seorang ASN baru di lingkup Pemkab Humbahas. Dia pernah menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) hingga periode kedua Dosmar. Sebagai pejabat publik, kekayaanya pun menjadi sorotan. Terlebih, Jaulim 2 kali menjabat sebagai eselon 2.

Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Kekayaan Negara (LHKPN) yang diakses dari situs resmi KPK, baru-baru ini, Jaulim terakhir kali melaporkan harta kekayaanya pada 31 Desember 2022, dengan total Rp2.863.591.640.

Adapun kekayaan Jaulim, memiliki beberapa sumber harta. Untuk aset tanah dan bangunan, tercatat sebesar Rp1.934.320.000, yang menjadi milik Jaulim atas hasil sendiri. Besaran tersebut terdiri dari, tanah seluas 2.179 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp150 juta), tanah seluas 100 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp50 juta). Tanah dan bangunan seluas 126,56/81,9 meter persegi di Medan (hasil sendiri Rp200 juta), tanah dan bangunan seluas 175/140 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp350 juta).

Tanah seluas 2.500 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp100 juta), tanah seluas 2,16 meter persegi di Dairi (hasil sendiri Rp25 juta). Tanah seluas 144 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp100 juta), tanah seluas 4.830 meter persegi di Tapanuli Utara (hasil sendiri Rp50 juta). Tanah seluas 400 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp50 juta), tanah seluas 400 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp65 juta).

Tanah seluas 2.000 meter persegi di Tapanuli Utara (hasil sendiri Rp40 juta), tanah seluas 799 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp50 juta). Tanah seluas 573,5 meter persegi di Tapanuli Utara (hasil sendiri Rp8 juta), tanah seluas 1.620 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp55 juta). Tanah dan bangunan seluas 200/105 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp150 juta). Tanah seluas 8.000 meter persegi di Dairi (hasil sendiri Rp50 juta), tanah seluas 1.042 meter persegi di Tapanuli Utara (hasil sendiri Rp150 juta).

Tanah 10.000 meter persegi di Humbahas (hasil sendiri Rp50 juta), tanah seluas 3.333 meter persegi di Dairi (hasil sendiri Rp60 juta), dan tanah seluas 6.253 meter persegi di Dairi (hasil sendiri Rp131.320.000).

Selain memiliki aset tanah dan bangunan, Jaulim juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin mencapai Rp362 juta. Di antaranya sepeda motor Honda 2007 (hasil sendiri Rp2 juta), Honda Vario A/T 2018 (hasil sendiri Rp10 juta), dan mobil Toyota Kijang Innova 2.4 G A/T 2021 (hasil sendiri Rp350 juta).

Jaulim juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp215.500.000, surat berharga nol, kas dan setara kas Rp420.209.000. Di samping itu, Jaulim juga tercatat memiliki utang sebesar Rp68.437.360. (des/saz)