SAMPAIKAN: Kepala DPPPA Labuhanbatu Tuti Noprida saat menyampaikan materi edukasi penting mencakup bahaya bullying di SMA Panglima Polem Rantauprapat, Kamis (18/12).(Fajar/Sumut Pos)
LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Labuhanbatu, Tuti Noprida menyampaikan materi edukasi penting mencakup bahaya bullying. Dan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan oleh siswa, guru, maupun orang tua siswa, dalam mencegah terjadinya aksi bullying.
“Dengan penerapan sekolah ramah anak, para siswa akan dituntut lebih menanamkan sikap saling menghargai, dan memiliki rasa kepedulian sebagai makhluk sosial,” ungkap Tuti saat Sosialisasi Anti-Bullying di SMA Panglima Polem Rantauprapat (PPR), Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Rantau Utara, Kamis (18/12) lalu.
Pada sosialisasi yang diinisiasi PD Salimah ini, Tuti mengatakan, para siswa juga dituntut untuk berani bersuara jika melihat adanya tindakan yang mencederai nilai kebersamaan.
“Dengan pendekatan yang ramah anak, siswa diajak untuk lebih memahami pentingnya sikap saling menghargai. Peduli terhadap sesama. Serta keberanian untuk bersuara ketika melihat tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kebersamaan di sekolah,” tegasnya.
Tuti turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada PD Salimah, yang telah berkontribusi dalam meminimalisir aksi dan tindakan bullying di sekolah. Melalui kegiatan ini pula, dia berharap akan terciptanya budaya sekolah yang inklusif, dan bebas dari intimidasi dan tindakan bullying.
“Kami berharap tercipta budaya sekolah yang inklusif dan mendukung perkembangan karakter siswa secara positif. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua juga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, bebas dari intimidasi, dan penuh semangat kebersamaan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila,” pungkasnya.
Sosialisasi itu, dilanjutkan dengan paparan oleh Deli Yanti Rambe, selaku pembicara, yang diikuti seluruh tenaga pendidik dan puluhan pelajar SMA PPR. Kegiatan juga dihadiri Kepala SMA PPR, Sumiati, Ketua PD Salimah Labuhanbatu Emmiyati Dalimunthe. (fdh/saz)
Kantor Dinas Kesehatan Binjai di Jalan Ikan Hiu, Binjai Timur.(Istimewa)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sejumlah tenaga pengamanan atau sekuriti di Dinas Kesehatan (Dinkes) Binjai, diduga tidak terdaftar dalam kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan maupun Kesehatan. Hal tersebut tidak sejalan dengan kebijakan Pemko Binjai yang terus memperluas perlindungan kepada pekerja, baik formal maupun informal, atau rentan, melalui program penerima bantuan iuran.
Seorang sumber menyatakan, dia bekerja sebagai sekuriti pada Dinkes Binjai di bawah naungan PT OMJ. Artinya, perusahaan tersebut yang menjadi penyedia jasa tenaga pengamanan atau sekuriti di Kantor Dinkes Binjai. Dia mulai bekerja di bawah PT OMJ pada Januari 2025.
“Sebelum di perusahaan ini (PT OMJ), ada dua perusahaan lain (yang menanungi). Kami ada tujuh orang satpam (sekuriti) dan lima CS (cleaning service), yang sudah tidak lagi bekerja. Tapi belum mendapat BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap sumber.
Menurutnya, surat pengunduran diri sudah dikirim kepada PT OMJ. Namun oleh perusahaan itu, belum menjawab atau membalas surat tersebut. Padahal, surat balasan itu merupakan satu syarat administrasi untuk pencairan klaim BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
“Asal ditanya (soal klaim BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan) tidak ada kejelasan. Nanti ditanya lagi ke perusahaan. Kemarin ditanya lagi, belum aktif jawabannya,” beber sumber tersebut.
“Masa belum aktif? Sudah berapa bulan ini. Setiap bulan kami terima gaji Rp2,5 juta,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Binjai Sugianto menyatakan, sekuriti yang bekerja di instansinya itu berstatus outsourcing.
“Mereka semua outsourcing. Tanggung jawab outsourcing. Dinkes sudah kasih semua hak pekerja, termasuk BPJS dan gaji ke outsourcing,” tuturnya, Jumat (19/12).
“Kami memberikan hak pekerja per bulan, Rp2,4 juta per orang ke pihak outsourcing. Dan pihak perusahaan yang menyalurkan ke masing-masing pekerja, termasuk pemotongan BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Sugianto.
Disoal PT OMJ apakah masih jadi penyedia? Sugianto tidak dapat memastikan.
“Kalau soal perusahaan masih menjadi penyedia di Dinkes Binjai, itu saya belum tau. Coba saya tanya sama manajemen ya,” pungkasnya. (ted/saz)
BERSAMA: Bunda PAUD Kabupaten Karo Roswitha, saat diabadikan bersama.(Istimewa)
KARO, SUMUTPOS.CO – Suasana khidmat dan penuh suka cita menyelimuti jambur Retreat Center Sukamakmur dalam acara Perayaan Natal dan Perayaan Hari Guru Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) 2025 pada Selasa (16/12) lalu.
Acara ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Karo Roswitha. Kehadirannya menunjukkan dukungan dan apresiasi tinggi pemerintah daerah terhadap peran strategis guru-guru YPK GBKP dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa, khususnya di tengah semangat perayaan Natal.
Dalam rangkaian acara, terlihat para jemaat, khususnya guru-guru, dengan khidmat mengikuti prosesi penyalaan lilin dan kebaktian Natal. Roswitha tampak berpartisipasi dalam penyalaan lilin yang menjadi simbol terang dan harapan Natal.
“Perayaan Natal kali ini menjadi momen istimewa untuk merefleksikan kembali kasih dan kehadiran Allah dalam keluarga dan pekerjaan kita,” demikian satu tema yang disampaikan oleh pembawa firman.
Perayaan ini mengangkat tema, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga (Bdk Matius 1:21-24)”, dan Subtema “Perayaan Natal adalah momen kebersamaan keluarga besar yang saling mendukung dan mengasihi sehari-hari”.
Terlihat juga sesi foto bersama antara Bunda PAUD, tokoh-tokoh pemerintah, dan tokoh gereja lainnya, yang menandakan sinergi antara lembaga pendidikan, gereja, dan pemerintah daerah.
Kehadiran Bunda PAUD Roswitha pada perayaan ini, menegaskan, profesi guru, khususnya guru-guru YPK GBKP, memiliki nilai penting dalam membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Karo.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Kepala Dinas Pendidikan Leonard Bastian Girsang, Wasekum Moderamen GBKP Pdt Enriko FTarigan, Ketua MPK Wilayah Sumut-Aceh RE Nainggolan, pengurus YPK GBKP Pusat, cabang, kepala sekolah, guru, dan pegawai PAUD, TK, SMP, SMA, dan SMK se-GBKP. (deo/saz)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel mengikuti Apel Siaga Relawan BUMN bersama Danantara dan BP BUMN yang digelar di Kota Medan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera (19/12). Dalam kegiatan ini, Telkomsel terlibat aktif sebagai relawan BUMN di garis depan pemulihan, dengan fokus mendukung proses tanggap darurat dan pemulihan di wilayah terdampak bencana.
Melalui berbagai dukungan di lapangan, mulai dari pemulihan layanan telekomunikasi, pendampingan masyarakat, hingga kolaborasi lintas BUMN, Telkomsel bergerak cepat untuk memastikan proses pemulihan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Kolaborasi antar BUMN ini menjadi wujud nyata sinergi dalam menghadirkan solusi dan harapan bagi masyarakat terdampak.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, hadir langsung dalam apel pelepasan relawan dan armada bantuan untuk wilayah Sumatera. Dalam kesempatan tersebut, ia secara khusus menyampaikan apresiasi atas peran aktif Telkomsel yang telah berjuang melakukan percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi di berbagai wilayah terdampak bencana.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Telkomsel untuk terus hadir dan berbuat nyata bersama BUMN lainnya dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana. Untuk Sumatera, Telkomsel akan terus bergerak, bersinergi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri.
Media Contact:
Hanny Hairany – Manager Corporate Communicatiom Sumatra
Email : Hanny_Hairany@telkomsel.co.id
TAPTENG-SIBOLGA: Prof Bahdin Nur Tanjung (kiri) mendampingi Jusuf Kalla meninjau pemulihan bencana Tapteng-Sibolga.(Istimewa)
SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla meninjau sekaligus memberikan arahan percepatan pemulihan bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Kamis (18/12) lalu. Kehadiran tokoh kemanusiaan nasional ini menjadi suntikan semangat bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.
Jusuf Kalla yang terbang dari Jakarta menggunakan pesawat pribadi disambut jajaran pengurus PMI dari berbagai daerah. Turut menyambut antara lain Kabid Penanggulangan Bencana PMI Sumut Prof Bahdin Nur Tanjung, Bendahara PMI Sumut Al Amin Syahputra, Kepala Markas PMI Sumut Ade Yudiansah.
Hadir juga Ketua PMI Sibolga Meyati Simatupang, Ketua PMI Tapteng Mahmud Efendi Lubis, Ketua PMI Padangsidimpuan Harry Pahlevi Harahap, Ketua PMI Madina Atika, Ketua PMI Tapsel Sarjan Lubis, Ketua PMI Taput J Nababan, para kader, relawan, serta tokoh masyarakat.
Kunjungan diawali dengan peninjauan Kecamatan Tukka, satu wilayah terdampak terparah. Di lokasi ini, Jusuf Kalla menyaksikan langsung kondisi masyarakat yang selama ini telah mendapatkan pendampingan dan bantuan dari PMI Sumut dan PMI kabupaten/kota atas arahan PMI Pusat. Meski akses jalan masih berlumpur dan kondisi lingkungan belum sepenuhnya kondusif, aktivitas kemanusiaan terus berjalan.
Di tengah kunjungan tersebut, Jusuf Kalla tampak terharu saat melihat distribusi air bersih dari tangki PMI kepada warga. Saat ini, PMI Pusat telah mengirimkan 20 unit tangki air, dengan 10 unit beroperasi di Tapteng, Sibolga, dan Tapanuli Selatan (Tapsel), sementara sisanya disebar ke sejumlah daerah lain seperti Langkat.
Usai meninjau lapangan, Jusuf Kalla diterima Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. Dalam pertemuan itu, Jusuf Kalla menekankan pentingnya memprioritaskan pengembalian pengungsi ke rumah masing-masing. Dia mendorong agar pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI bersinergi membersihkan lokasi terdampak sebagai langkah awal pemulihan.
“Program kembali ke rumah harus menjadi prioritas. PMI siap mendukung dengan mengirimkan beberapa unit alat berat untuk membantu proses pembersihan,” tegas Jusuf Kalla.
PMI, lanjut Jusuf Kalla, akan terus mengerahkan relawan untuk mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan berjalan optimal. Hingga kini, tim PMI Sumatera Utara telah berada di Tapteng dan Sibolga selama sekitar 20 hari, membantu tanpa henti hingga wilayah tersebut dinilai layak ditinggalkan.
Antusiasme masyarakat terhadap kunjungan Jusuf Kalla pun terlihat jelas. Warga menyampaikan kebutuhan mendesak seperti kereta dorong, cangkul dan sekop untuk mempercepat pembersihan rumah dari lumpur dan pasir.
Menanggapi hal tersebut, Jusuf Kalla menyatakan kesediaannya. Bahkan, bantuan alat kebersihan itu dipastikan mulai disalurkan keesokan harinya. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sekaligus mengurangi tekanan psikologis warga.
“Kami ingin suasana mencekam dan rasa stres masyarakat segera berakhir,” ujar Jusuf Kalla.
Rangkaian kunjungan berlanjut ke Posko Komando PMI Tapteng-Sibolga. Jusuf Kalla disambut tokoh masyarakat, aktivis mahasiswa dan warga setempat. Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla didampingi Fahmi Idris dan sejumlah pengurus PMI Pusat. Laporan kegiatan disampaikan oleh kepala Markas PMI Sumut dan Prof Bahdin Nur Tanjung, yang memaparkan berbagai aksi kemanusiaan yang telah dilakukan PMI Sumut dan PMI kabupaten/kota.
Jusuf Kalla menegaskan, peran kemanusiaan PMI sangat ditunggu dan dibutuhkan masyarakat. Dia meminta seluruh relawan terus bekerja dengan ikhlas, terprogram, dan terkoordinasi dengan baik.
Jusuf Kalla mengatakan, PMI memiliki pola kerja yang sistematis. Mulai dari fase tanggap darurat, pemulihan, hingga recovery jangka panjang.
“Kembali ke rumah menjadi kunci agar PMI bisa menjalankan peran secara komprehensif, terutama dalam membantu pembersihan dan pemulihan kehidupan masyarakat,” katanya.
Dalam peninjauan itu, Jusuf Kalla juga terlihat terenyuh saat menyaksikan sawah-sawah yang hampir panen kini tertimbun pasir, menambah berat beban ekonomi warga.
Sejumlah temuan dan kebutuhan di lapangan, kata JK, akan segera diteruskan kepada pejabat di pemerintah pusat agar penanganan dapat dipercepat.
Upaya pemulihan diharapkan tidak hanya menyasar Tapteng dan Sibolga, tapi juga daerah terdampak lain seperti Langkat, Tapsel, Padangsidimpuan, Mandailingnatal, hingga Aceh.
“Kita ingin masyarakat bisa segera bangkit, kembali beraktivitas, dan menata kehidupan dengan lebih baik,” pungkas Jusuf Kalla. (dmp/saz)
PANGAN MURAH: Pemkab Dairi menggelar gerakan Pangan Murah di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Rabu (17/12).(Istimewa)
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi menggelar Pangan Murah. Gerakan itu sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini juga digelar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Melalui gerakan ini, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pangan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Gerakan Pangan Murah pun mendapat antusiasme positif dari warga setempat, yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Pemkab Dairi berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membantu meringankan beban pengeluaran menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
Adapun barang yang dijual, yakni beras dan minyak goreng. Lokasi kegiatan Pangan Murah digelar di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Sitinjo, Tigalingga, Sidikalang, serta saat pelaksanaan Natal Oikumene Pemkab Dairi, 18 Desember 2025 di GOR Sidikalang. (rud/saz)
PADAT: Kendaraan mulai memadati gerbang tol Amplas, Kamis (18/12).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan lalu lintas (lalin) di lima ruas tol pada H-7 Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kamis (18/12).
Secara keseluruhan, Regional Nusantara mendata total lalin, Kamis (18/12) sejumlah 189.155 kendaraan atau meningkat 1,45% dibanding lalin normal yaitu 186.443 kendaraan. Adapun ruas-ruas tol yang mengalami peningkatan lalin pada H-7 Nataru 2025/2026 yaitu Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera), Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit), serta Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan.
Ruas Tol Belmera terdata jumlah volume lalin sebanyak 82.384 kendaraan melintas atau meningkat 0,2% dibanding lalin normal yaitu sebesar 82.214 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 19.394 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Amplas untuk menuju Kota Medan. Angka tersebut meningkat 7,17% dibanding volume lalin normal yaitu 18.096 kendaraan.
Sementara itu, di Ruas Tol MKTT tercatat sejumlah 16.387 kendaraan melintas pada hari Kamis (18/12). Angka tersebut meningkat 14,2% dibanding lalin normal yaitu 14.352 kendaraan. Berdasarkan data tersebut, 5.321 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Angka tersebut lebih tinggi 29,91% dibanding volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 4.096 kendaraan.
Ruas Tol Balsam tercatat volume lalin sejumlah 11.425 kendaraan atau meningkat 7,6% dibanding volume lalin normal yaitu 10.618 kendaraan.
Sedangkan di Ruas Tol Mabit terdata volume lalin sebanyak 8.363 kendaraan atau meningkat 34,1% dibanding dengan volume lalin normal yaitu 6.238 kendaraan.
Di sisi lain, Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan tercatat volume lalin sejumlah 14.575 kendaraan atau meningkat 26,3% dibanding volume lalin normal yaitu 11.541 kendaraan.
Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan, untuk memastikan kelancaran, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol, Jasa Marga telah memastikan kesiapan operasional dari seluruh ruas tol di Regional Nusantara.
“Selain memastikan keberfungsian peralatan tol di gardu, kami juga menambah jumlah petugas dan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi di gerbang tol utama. Selain itu, potensi terjadinya kepadatan di lajur pun kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan di jalan tol favorit untuk mempercepat penanganan gangguan kendaraan di lajur serta mengatur lalu lintas dengan lebih cepat lagi,” imbuh Rivan.
Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Nataru 2025/2026 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. (dek/azw)
Telkomsel menyampaikan empati yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak awal musibah, Telkomsel hadir mendampingi masyarakat melalui pemulihan jaringan, dukungan sosial, dan kebijakan khusus bagi pelanggan terdampak.
Pemulihan Jaringan
Pemulihan jaringan terus menunjukkan progres signifikan. Hingga hari ini, 98% site telah kembali beroperasi normal di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, sementara di Aceh upaya pemulihan terus dipercepat. Untuk mendukung hal ini, Telkomsel mengerahkan tim teknis 24/7 dan mengirimkan ratusan perangkat catu daya meliputi genset, baterai, dan rectifier melalui jalur udara dan darat.
Bantuan Sosial dan Dukungan Relawan
Melalui program TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Acitivity), Telkomsel tidak hanya melakukan pemulihan jaringan sebagai target utama, namun juga aktif berkolaborasi dengan pihak terkait termasuk lembaga sosial kemanusiaan dalam menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, serta pendampingan psikososial di beberapa titik pengungsian.
Kebijakan Pembebasan Biaya dan Paket Siaga Peduli
Telkomsel memberikan pembebasan biaya berlangganan (tagihan) bagi pelanggan IndiHome dan Telkomsel Halo yang terdampak. Penyesuaian tagihan dilakukan otomatis, Pelanggan juga akan mendapatkan informasi pembebasan tagihan melalui WA dan SMS dan IndiHome. Bagi pelanggan IndiHome juga dapat melakukan pengecekan pembebasan tagihan melalui halaman web berikut:
Sebelumnya, Pelanggan juga dapat menikmati Paket Siaga Peduli dengan pilihan berupa 3GB internet atau 300 menit telepon dan 1.000 SMS tanpa biaya tambahan. Untuk keterangan lebih lanjut pelanggan dapat menghubungi nomor layanan call center 188 dan GraPARI terdekat.
Telkomsel memahami sepenuhnya kondisi yang dihadapi pelanggan dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Telkomsel menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pemulihan jaringan berjalan cepat dan layanan komunikasi masyarakat kembali normal.
SALURAN: Armada truk membawa bantuan kemanusiaan untuk korban bencana dari Danantara Indonesia dan BP BUMN.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Danantara Indonesia bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penanganan bencana nasional dengan mengerahkan 1.066 relawan dan 109 armada truk pembawa bantuan kemanusiaan.
Dukungan tersebut disalurkan untuk membantu penanganan tanggap darurat sekaligus pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak, dengan Provinsi Aceh menjadi salah satu daerah prioritas penyaluran tahap awal.
Berdasarkan pantauan, Jumat (19/12/2025), sejumlah truk bantuan dari BUMN terparkir di area kargo Kualanamu. Selain itu, seribuan relawan juga turut mengikuti apel pagi yang dipimpin Chief Operating Office (COO) Danantara Dony Oskaria yang juga menjabat sebagai Kepala BP BUMN.
Kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi dukungan Keluarga Besar BUMN di wilayah Sumatra, sekaligus penegasan kesiapsiagaan BUMN dalam merespons situasi darurat secara cepat, terkoordinasi, dan terintegrasi.
LEPAS: Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, saat melepas bantuan.
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari inisiatif BUMN Peduli, sebuah program yang berfungsi sebagai wadah koordinasi dan sinergi kontribusi BUMN dalam merespons bencana dan situasi darurat di berbagai daerah. Melalui inisiatif ini, BUMN mengerahkan relawan lintas sektor, dukungan logistik, serta sumber daya operasional lainnya untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat terdampak secara tepat waktu, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Pelaksanaan apel pelepasan relawan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara, yang dimaknai sebagai momentum refleksi kehadiran negara dalam konteks kemanusiaan. Bagi BUMN, keterlibatan langsung dalam penanganan bencana merupakan bagian dari perwujudan bela negara melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.
Dalam arahannya kepada para relawan dan insan BUMN, Dony Oskaria menegaskan bahwa peran BUMN dalam situasi kebencanaan tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab kebangsaan sebagai perusahaan milik negara.
“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen kami sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony.
Lebih lanjut, Dony menekankan bahwa sinergi antar-BUMN menjadi kunci utama dalam memastikan efektivitas penanganan bencana. Dengan kerja sama yang solid, seluruh potensi dan sumber daya BUMN dapat dimobilisasi secara optimal untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Penyaluran bantuan tahap awal dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan, serta melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait lainnya. Sementara itu, pemantauan kondisi dan kesiapsiagaan BUMN di wilayah terdampak lainnya tetap dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi dan kebutuhan tambahan di lapangan.
Sebanyak 1.066 relawan BUMN yang diberangkatkan berasal dari berbagai perusahaan BUMN dan telah dibekali dengan kesiapan operasional untuk bertugas di wilayah terdampak. Para relawan ini didukung oleh 109 armada truk bantuan yang membawa beragam bantuan kemanusiaan, di antaranya pakaian layak pakai, perlengkapan bayi dan anak-anak, susu bayi, popok, kebutuhan gizi dasar, air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sembilan bahan pokok, obat-obatan, serta tenda komunal, selimut, alat ibadah, dan berbagai perlengkapan pendukung lainnya yang dibutuhkan masyarakat di lokasi bencana.
Tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, Danantara Indonesia dan BP BUMN juga menyiapkan langkah-langkah lanjutan dalam rangka pemulihan pascabencana. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah rencana pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara (Huntara) di sejumlah lokasi terdampak bencana. Pembangunan hunian sementara ini akan dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, dengan mengedepankan aspek keselamatan, kelayakan huni, serta penyesuaian terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan yang sama, Dony Oskaria juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh relawan serta insan BUMN yang terlibat langsung dalam penanganan bencana. Ia juga mengapresiasi perusahaan-perusahaan BUMN yang tetap memastikan layanan publik dan layanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan meskipun berada dalam kondisi darurat.
“Saya merasa bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN yang bersedia turun langsung sebagai relawan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Di saat yang sama, saya juga mengapresiasi kerja keras rekan-rekan BUMN yang terus menjaga agar layanan dasar bagi masyarakat tetap berjalan di wilayah terdampak,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian penyaluran bantuan kemanusiaan ini akan terus dilakukan dengan mengedepankan koordinasi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, aparat terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan proses penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana dapat berlangsung secara tertib, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui gerakan bersama ini, Danantara Indonesia dan BP BUMN menegaskan kehadirannya untuk mendampingi masyarakat yang terdampak bencana, memastikan kebutuhan dasar dapat terpenuhi, serta membantu masyarakat menjalani proses pemulihan secara bertahap.
Ke depan, Danantara Indonesia dan BP BUMN akan terus menjalankan peran koordinasi dan kolaborasi lintas BUMN agar penanganan dan pemulihan bencana di berbagai daerah dapat berlangsung dengan empati, ketulusan, dan kepedulian.
Bagi BUMN, melayani rakyat bukan sekadar menjalankan tugas korporasi, melainkan merupakan bagian dari tanggung jawab kebangsaan dan pengabdian kepada sesama anak bangsa. (ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Chairum Lubis SH, Ketua Persatuan Wartawan Polrestabes Medan, tetap membara untuk menggelar program rutin Jumat Barokah, Jumat (19/12).
Chairum Lubis, yang dikenal dengan dedikasinya dalam aksi sosial, membuktikan untuk berhenti berbuat baik.
“Jumat Barokah adalah janji kita yang rutin, dan kami tidak mau menghentikannya. Justru di saat seperti ini, solidaritas dan kepedulian kita harus lebih terasa,” tambahnya.
Lanjut Chairum, kegiatan Jumat Barokah yang tetap berjalan di tengah situasi sulit ini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Semangat dan keteladanan Chairum membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas atau kondisi. Semoga semangat ini terus menyala dan menjadi contoh bagi kita semua untuk selalu berbuat baik sesama, kapan pun dan di mana pun.
“Dengan bersatu dan saling mendukung, kita pasti bisa melewati masa sulit ini dengan lebih mudah,” ungkapnya.(azw)