Tim dosen dari Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (10/10). Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Pemberdayaan Usaha Ternak Ayam melalui Inovasi Mesin Penggiling Jagung’ sebagai upaya membantu peternak ayam menekan biaya produksi pakan melalui pemanfaatan potensi jagung lokal.
Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya operasional usaha peternakan ayam, di mana sebagian besar pengeluaran peternak masih digunakan untuk membeli pakan komersial. Kondisi tersebut menyebabkan margin keuntungan peternak menjadi relatif kecil dan berdampak terhadap perkembangan usaha mereka.
Ketua Tim Pengabdian Michael Stevano Sinurat, S.T, M.T menjelaskan bahwa berdasarkan hasil observasi lapangan, Desa Pematang Raya memiliki potensi pertanian jagung yang cukup besar. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh peternak ayam karena belum tersedianya alat pengolah jagung menjadi bahan baku pakan. Kondisi ini menjadi dasar bagi tim untuk menghadirkan teknologi tepat guna berupa mesin penggiling jagung. Permasalahan yang diangkat dalam program ini berfokus pada tingginya biaya produksi pakan akibat belum tersedianya alat pengolah pascapanen sehingga peternak belum mampu memproduksi pakan secara mandiri.
“Selama ini peternak masih membeli pakan jadi dengan harga yang cukup tinggi sehingga sebagian besar biaya produksi terserap untuk kebutuhan pakan. Sementara itu, Desa Pematang Raya merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi jagung cukup melimpah. Oleh karena itu, kami menghadirkan mesin penggiling jagung agar peternak dapat mengolah jagung lokal menjadi bahan baku pakan secara mandiri sehingga biaya produksi dapat ditekan dan keuntungan usaha meningkat,” ujar Michael Stevano Sinurat, S.T, M.T.
Melalui kegiatan tersebut, tim pengabdian menyerahkan satu unit mesin penggiling jagung kepada kelompok mitra peternak ayam. Bantuan ini merupakan bagian dari transfer teknologi tepat guna yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Selain penyerahan alat, tim juga memberikan pelatihan mengenai pengoperasian mesin, teknik pengolahan bahan baku pakan, perawatan mesin dan pendampingan kepada peternak agar mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara mandiri. Pendekatan ini sejalan dengan tujuan program untuk membangun kemandirian usaha peternak melalui transfer teknologi.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peternak aktif mengikuti penyampaian materi, berdiskusi mengenai formulasi pakan berbasis jagung, serta mencoba secara langsung mengoperasikan mesin penggiling jagung dengan pendampingan dari tim pengabdian.
Melalui pemanfaatan mesin tersebut, peternak diharapkan mampu mengolah jagung hasil panen petani sekitar menjadi bahan baku pakan secara mandiri. Selain menekan biaya pembelian pakan, program ini juga diharapkan mampu menciptakan sinergi antara sektor pertanian dan peternakan di Desa Pematang Raya sehingga memberikan nilai tambah terhadap perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing usaha peternakan lokal. Sasaran tersebut juga selaras dengan tujuan program dalam meningkatkan efisiensi biaya operasional dan memperkuat profitabilitas usaha peternak.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didanai melalui dana DIPA Politeknik Negeri Medan Tahun Anggaran 2026. Dukungan pendanaan tersebut merupakan bentuk komitmen Politeknik Negeri Medan dalam mendorong implementasi hasil pendidikan dan inovasi teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan mitra. Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Michael Stevano Sinurat, S.T, M.T selaku ketua bersama Stephanie Christy Yolanda Pardede, S.Tr.T, M.T, Thea Fitri Asastarani, S.T, M.T, Puja Afwanda Mayako, S.Sos, M.Si,L dan Ayu Syufiatun Br. Tarigan, S.Si, M.Si. (dmp)

