Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 diikuti 6.027 mahasiswa. Acara dengan tema “Satu Klik Sejuta Dampak” berlangsung pada Senin (28/9) di pelataran kampus Jalan Muchtar Basri Medan.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd, M.I.Kom serta Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.A.
Turut hadir Gubsu H. Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E, M.Si, Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD), Sp.PD, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas serta para anggota dewan di tingkat daerah dan DPR RI.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si mengingatkan mahasiswa baru bahwa berkuliah di UMSU berarti berada di rumah besar pergerakan Muhammadiyah yang senantiasa berorientasi memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Pendidikan adalah pilar strategis dalam membangun peradaban bangsa secara bertahap (thabaqan ‘an thabaq). Belajarlah dari bangsa-bangsa maju di dunia yang bangkit melalui etos belajar dan kemandirian. Jangan pernah menyandarkan masa depan kepada orang lain, karena perubahan nasib bangsa ada di tangan kalian sebagai pelaku perubahan menuju Indonesia Emas,” pesan Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd mengatakan ini adalah momen istimewa dan bangga atas bergabungnya 6.027 mahasiswa baru pada jenjang S1, S2 dan S3 sehingga total mahasiswa aktif UMSU kini menembus angka 29.617 orang.
Ia menyampaikan bahwa status UMSU sebagai perguruan tinggi Islam di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah tidak menutup pintu bagi masyarakat beragama lain. Keberadaan lebih dari seribu mahasiswa non-muslim menjadi bukti nyata bahwa atmosfer akademik di UMSU mengedepankan toleransi, rasa aman dan kesetaraan hak belajar.
Kehadiran mahasiswa lintas agama dan bersanding pula dengan diterimanya 46 mahasiswa internasional dari kawasan Asia dan Afrika. Saat ini terdapat 117 orang mahasiswa internasional aktif yang menempuh pendidikan di UMSU. Hal ini mencerminkan keragaman, kemajemukan dan nilai-nilai universal Islam berkemajuan yang inklusif.
“Peningkatan ini merupakan amanah besar dari masyarakat. UMSU terus berkomitmen menjadi kampus yang unggul, terpercaya dan inklusif. Diantara mahasiswa baru, terdapat ratusan mahasiswa lintas agama dan mahasiswa asing dari berbagai negara,” ujar rektor.
Ia juga menyinggung kesiapan UMSU yang dipercaya menjadi tuan rumah muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tahun 2027 dengan percepatan pembangunan Kampus Terpadu seluas kurang lebih 25 hektar di Deliserdang, termasuk gedung auditorium berkemajuan dan sport hall.
Tidak hanya sebagai kampus yang inklusif dan terbuka. UMSU juga menjadi mitra strategis bagi Kepolisian Republik Indonesia. Saat ini terdapat sebanyak 59 personil kepolisian yang sedang menempuh pendidikan lanjut di UMSU, melengkapi tradisi banyaknya alumni korps kepolisian yang telah menyelesaikan studi di kampus ini.
Salah satu figur personil kepolisian tersebut adalah Bripda Pol. Garal Habibi Sembiring, yang saat ini menjadi mahasiswa aktif Fakultas Hukum UMSU. Dihadapan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd memperkenalkan Bripda Garal Habibi dengan prestasi membanggakan yaitu sebagai juara 3 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional pada cabang Hifzil Qur’an 10 Juz tahun 2026. Menariknya, pada pembukaan PKKMB Tahun 2026 ini, Bripda Pol. Garal Habibi bertindak sebagai pembaca ayat suci Al-Quran dihadapan Kapolri dan seluruh tamu kehormatan. (dmp)

