Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan menyelenggarakan yudisium Program Studi (Prodi) kebidanan program sarjana. Yudisium dilakukan secara hybrid (luring dan daring) di Aula STIKes Mitra Husada Medan, Sabtu (25/7).
Yudisium diikuti 530 mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian evaluasi akademik dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai lulusan program sarjana kebidanan. Acara dihadiri yayasan dan pimpinan STIKes Mitra Husada Medan, dosen, tenaga kependidikan serta tamu undangan lainnya.
Turut hadir secara langsung Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumut Betty Mangkuji, SST, M.Keb dan para Clinical Instructor (CI) dari berbagai wahana praktik yang selama ini menjadi mitra dalam pembelajaran klinik mahasiswa.
Kehadiran para mitra profesi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap proses pendidikan calon bidan profesional sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan dunia pelayanan kesehatan.
Setelah dinyatakan lulus pada jenjang program sarjana, para lulusan akan melanjutkan pendidikan profesi bidan. Program profesi sebagai bagian dari proses pembentukan bidan profesional yang kompeten, beretika dan siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes mengesahkan hasil evaluasi akhir program. Pengesahan tersebut menandai bahwa seluruh mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan akademik resmi menyandang status sebagai lulusan program studi kebidanan program sarjana tahun 2026.
Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes meminta seluruh lulusan senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, etika dan nilai-nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kebidanan kepada masyarakat.
Ketua STIKes Mitra Husada Medan menegaskan bahwa lulusan kebidanan program sarjana diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu, bayi dan keluarga.
Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes berharap para lulusan memanfaatkan pendidikan profesi sebagai sarana untuk memperkuat keterampilan klinis, kemampuan berpikir kritis serta kesiapan menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin dinamis.
(dmp)

