30.5 C
Medan
Thursday, July 18, 2024

Demokrat dan PKB Sepakat Jaga Pemilu agar Berjalan Bebas, Adil, dan Demokratis

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan partainya dan PKB akan berupaya untuk terus membangun komunikasi, silaturahim, dan solusi-solusi bersama tentang isu-isu kebangsaan dan rakyat. Kendati kedua partai berada di bangunan koalisi yang berbeda, tetapi tidak menutup sedikitpun semangat Partai Demokrat dan PKB untuk bertukar pikiran.

“Kami ingin juga saling berbagi, karena sejatinya kami memiliki sejumlah kesamaan pandangan, yaitu pembangunan negeri ini untuk kesejahteraan rakyat dan Pemilu 2024 berjalan dengan bebas, adil, dan demokratis,” ujar AHY.

Menurut AHY, Demokrat dan PKB juga sepakat untuk menjadi bagian dalam menjaga Pemilu 2024, agar berjalan tanpa intervensi dan intimidasi serta kecurangan juga ingin sama-sama Indonesia memiliki lompatan-lompatan besar serta keluar dari middle income trap. “Kami berharap, Indonesia tidak terjadi lagi benturan antar kelompok dan identitas. Kita semua nasionalis, para patriot yang ingin membangun dan mencintai negerinya,” lanjut AHY.

Meski hujan gerimis mengguyur malam yang dingin di Puri Cikeas, namun suasana terasa begitu hangat saat Cak Imin tiba di Puri Cikeas, dipayungi oleh AHY dan berjalan bersama di tengah guyuran hujan. Mereka berdua berjalan menuju pendopo dan menyapa sejumlah awak media sebelum masuk ke dalam dan memulai silaturahmi dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah silaturahmi, pertemuan diakhiri dengan perbincangan empat mata antara AHY dan Cak Imin.

“Kami saling bertukar pikiran, bertukar catatan. Tadi diskusinya cair sekali, tentunya saya ingin mendengar langsung yang menjadi bacaan yang dimiliki oleh Gus Muhaimin maupun teman-teman di PKB, begitu pula sebaliknya. Saya rasa di sini ada kedewasaan dalam politik yang seharusnya memang dibangun seperti itu,” ujar AHY.

Dalam pertemuan ini, Ketua Umum Partai Demokrat mendampingi Presiden RI ke-6, Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, bersama Sekjen Teuku Riefky, Bendum Renville Antonio, dan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Andi Mallarangeng. Sedangkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, didampingi oleh Waketum Jazilul Fawaid, Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketua DPP Bidang Milenial Faisol Reza, dan Ketua DPP Bidang Kominfo Ahmad Iman Sukri. (adz)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan partainya dan PKB akan berupaya untuk terus membangun komunikasi, silaturahim, dan solusi-solusi bersama tentang isu-isu kebangsaan dan rakyat. Kendati kedua partai berada di bangunan koalisi yang berbeda, tetapi tidak menutup sedikitpun semangat Partai Demokrat dan PKB untuk bertukar pikiran.

“Kami ingin juga saling berbagi, karena sejatinya kami memiliki sejumlah kesamaan pandangan, yaitu pembangunan negeri ini untuk kesejahteraan rakyat dan Pemilu 2024 berjalan dengan bebas, adil, dan demokratis,” ujar AHY.

Menurut AHY, Demokrat dan PKB juga sepakat untuk menjadi bagian dalam menjaga Pemilu 2024, agar berjalan tanpa intervensi dan intimidasi serta kecurangan juga ingin sama-sama Indonesia memiliki lompatan-lompatan besar serta keluar dari middle income trap. “Kami berharap, Indonesia tidak terjadi lagi benturan antar kelompok dan identitas. Kita semua nasionalis, para patriot yang ingin membangun dan mencintai negerinya,” lanjut AHY.

Meski hujan gerimis mengguyur malam yang dingin di Puri Cikeas, namun suasana terasa begitu hangat saat Cak Imin tiba di Puri Cikeas, dipayungi oleh AHY dan berjalan bersama di tengah guyuran hujan. Mereka berdua berjalan menuju pendopo dan menyapa sejumlah awak media sebelum masuk ke dalam dan memulai silaturahmi dengan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah silaturahmi, pertemuan diakhiri dengan perbincangan empat mata antara AHY dan Cak Imin.

“Kami saling bertukar pikiran, bertukar catatan. Tadi diskusinya cair sekali, tentunya saya ingin mendengar langsung yang menjadi bacaan yang dimiliki oleh Gus Muhaimin maupun teman-teman di PKB, begitu pula sebaliknya. Saya rasa di sini ada kedewasaan dalam politik yang seharusnya memang dibangun seperti itu,” ujar AHY.

Dalam pertemuan ini, Ketua Umum Partai Demokrat mendampingi Presiden RI ke-6, Prof. Dr. Susilo Bambang Yudhoyono, bersama Sekjen Teuku Riefky, Bendum Renville Antonio, dan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Andi Mallarangeng. Sedangkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, didampingi oleh Waketum Jazilul Fawaid, Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketua DPP Bidang Milenial Faisol Reza, dan Ketua DPP Bidang Kominfo Ahmad Iman Sukri. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/