Dalam rangkaian aksi nyata yang memperkuat jalinan ukhuwah Islamiyah dan kemanusiaan, Ketua PW Persatuan Islam (Persis) Sumatera Utara KH Muhammad Nuh melaksanakan sejumlah agenda solidaritas di Aceh Tenggara. Kegiatan ini tidak hanya berupa respons tanggap darurat, tetapi juga komitmen untuk pemulihan berkelanjutan pascabencana banjir dan longsor.
Tokoh-tokoh Persatuan Islam (Persis) menjadi garda terdepan memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam mengisi kemerdekaan. Karenanya, para aktivis Persis Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, diharapkan bisa tampil di tengah, bukan di pinggitan (marginal).