Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Bahkan di saat-saat ekonomi bangsa terpuruk, UMKM menjadi tonggak perekonomian bangsa.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melakukan pemantauan sarana dan prasarana perdagangan sekaligus memastikan ketersediaan serta stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Kota Tebingtinggi, Jumat (27/2). Kegiatan yang berlangsung di tiga titik tersebut diawali pada pukul 10.20 WIB di Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota.
Pelaksanaan Ramadhan Fair XX Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kota Medan dengan total anggaran hampir Rp3 miliar, mendapat sorotan dari DPRD Kota Medan.
Sejumlah warga Daerah Pemilihan (Dapil) V (Medan Johor, Polonia, Maimun, Tuntungan, Sunggal, Selayang) menyampaikan berbagai keluhan saat pelaksanaan Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadh, pada Sabtu–Minggu (21-22/2/2026).
Jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Mereka menjadi penopang ekonomi di banyak daerah, menyerap tenaga kerja, dan menjaga denyut aktivitas ekonomi lokal.
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Dairi mencatatkan pencapaian signifikan. Sebanyak delapan jenis produk unggulan daerah, mulai dari kopi hingga aneka camilan, resmi menembus pasar ritel modern melalui jaringan Indomaret.
Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Sumatera Utara (Sumut) menggelar event Sumut Vibes 2025 di Museum Sumut, Jalan HM Joni, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (31/10) malam.
Tim dosen Politeknik Negeri Medan (Polmed) melaksanakan Program Pengabdian Mandiri Kepada Masyarakat (PMKM) dalam bentuk pelatihan penyusunan laporan keuangan untuk UMKM Keripik Permata di Kelurahan Sentang,
Bank Mandiri resmi membuka Livin’ Fest 2025 di Regale International Convention Centre, Medan, Kamis (23/10). Kegiatan yang digelar untuk memperingati HUT ke-27 ini menjadi wujud komitmen perseroan dalam mengusung semangat “Sinergi Majukan Negeri”.
Selama ini, banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menentukan harga jual produksi tanpa dasar perhitungan biaya yang jelas. Akibatnya, tidak sedikit pelaku usaha yang tidak mengetahui berapa keuntungan sebenarnya dan berisiko mengalami kerugian.