31 C
Medan
Wednesday, March 4, 2026

Tifatul Sembiring Serukan Pengamalan Bhinneka Tunggal Ika Secara Holistik

MEDAN, SumutPos.co– Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring, menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan tokoh agama dan tokoh pemuda di Kota Medan, Senin (9/2).

Dalam pemaparannya, Menteri Komunikasi dan Informatika era Presiden SBY ini mengajak masyarakat untuk mengamalkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara holistik atau menyeluruh, tanpa tebang pilih.

“Saya mengajak semua masyarakat yang hadir hari ini untuk bisa mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika secara menyeluruh. Tidak boleh pilih-pilih. Jangan karena berbeda suku, kita boleh mendiskriminasikannya,” tegas Tifatul.

Menurutnya, komitmen untuk hidup berdampingan secara damai dan toleran adalah kunci menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengingatkan bahwa meski Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan budaya, semuanya tetap merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Selain memaparkan esensi 4 Pilar—yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—Tifatul juga menunjukkan sisi kemanusiaannya dengan mengajak audiens mendoakan para pemimpin bangsa.

Ia secara khusus mengajak peserta untuk mengirimkan doa bagi warga di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang saat ini tengah diuji bencana alam. “Mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang diberi ujian berupa banjir dan tanah longsor, semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita,” ucapnya.

Tak lupa, Tifatul menyerukan dukungan berkelanjutan bagi perjuangan rakyat Palestina. Ia menghimbau masyarakat untuk memberikan bantuan nyata, mulai dari dana, logistik medis, hingga doa agar kemerdekaan Palestina segera terwujud.

Wadah Aspirasi Masyarakat
Kegiatan ini pun disambut hangat oleh warga. Salah seorang peserta mengungkapkan rasa syukurnya karena momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyampaian aspirasi langsung kepada wakil rakyat.
“Saya jadi bisa menyampaikan aspirasi secara langsung ke wakil saya di Senayan,” ungkapnya singkat.

Sosialisasi ini ditutup dengan penekanan kembali mengenai posisi Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa. (adz)

MEDAN, SumutPos.co– Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring, menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar agenda Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di hadapan tokoh agama dan tokoh pemuda di Kota Medan, Senin (9/2).

Dalam pemaparannya, Menteri Komunikasi dan Informatika era Presiden SBY ini mengajak masyarakat untuk mengamalkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara holistik atau menyeluruh, tanpa tebang pilih.

“Saya mengajak semua masyarakat yang hadir hari ini untuk bisa mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika secara menyeluruh. Tidak boleh pilih-pilih. Jangan karena berbeda suku, kita boleh mendiskriminasikannya,” tegas Tifatul.

Menurutnya, komitmen untuk hidup berdampingan secara damai dan toleran adalah kunci menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengingatkan bahwa meski Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras, dan budaya, semuanya tetap merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Selain memaparkan esensi 4 Pilar—yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—Tifatul juga menunjukkan sisi kemanusiaannya dengan mengajak audiens mendoakan para pemimpin bangsa.

Ia secara khusus mengajak peserta untuk mengirimkan doa bagi warga di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang saat ini tengah diuji bencana alam. “Mari kita doakan saudara-saudara kita yang sedang diberi ujian berupa banjir dan tanah longsor, semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita,” ucapnya.

Tak lupa, Tifatul menyerukan dukungan berkelanjutan bagi perjuangan rakyat Palestina. Ia menghimbau masyarakat untuk memberikan bantuan nyata, mulai dari dana, logistik medis, hingga doa agar kemerdekaan Palestina segera terwujud.

Wadah Aspirasi Masyarakat
Kegiatan ini pun disambut hangat oleh warga. Salah seorang peserta mengungkapkan rasa syukurnya karena momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah penyampaian aspirasi langsung kepada wakil rakyat.
“Saya jadi bisa menyampaikan aspirasi secara langsung ke wakil saya di Senayan,” ungkapnya singkat.

Sosialisasi ini ditutup dengan penekanan kembali mengenai posisi Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 1945 sebagai konstitusi tertinggi yang harus dijaga oleh seluruh elemen bangsa. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru