31 C
Medan
Saturday, March 7, 2026

Pendistribusian Bansos, DPRD Minta Muskel Setiap Bulan

DPRD Kota Medan terus memberikan perhatian terhadap masalah banyaknya  masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos). DPRD Kota Medan pun terus mendorong Pemko Medan dalam membenahi sistem yang ada. Salah satunya dengan melakukan Musyawarah Kelurahan (Muskel) secara rutin setiap bulannya guna memilih warga miskin yang layak mendapatkan bansos.

“Sebaiknya Muskel digelar secara rutin, kalau bisa satu bulan sekali. Ini penting agar data masyarakat miskin dapat diperbaharui setiap bulannya secara objektif,” ucap Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Dr Faisal Arbie M.Biomed, Jumat (6/3/2026).

Dikatakan Faisal Arbie, hingga saat ini masih banyak warga prasejahtera yang belum pernah mendapat bantuan, bahkan tidak ikut dilibatkan saat Muskel. Kedepan, ia meminta agar setiap kegiatan Muskel dilakukan secara transparan dan tersosialisasi kepada seluruh masyarakat.”Muskel itu harus terbuka, kalau bisa semua warga mengikutinya, jangan hanya orang-orang tertentu,” ujarnya.

Menurut Faisal, muskel membuat seluruh data warga miskin tervalidasi dengan baik. Saat muskel, masyarakat dapat menyampaikan keberatannya secara langsung apabila ada warga mampu yang masih mendapatkan bantuan.

“Dan hanya melalui Muskel lah kuota penerima dapat berubah ataupun bertambah. Kemudian, hasil Muskel harus segera diajukan ke Dinas Sosial Kota Medan dan berlanjut ke pemerintah pusat. Dengan begitu, bantuan pemerintah akan tepat sasaran,” katanya.

Masih menurut dr Faisal Arbie, pentingnya Muskel dilakukan secara rutin juga dapat membantu Pemko Medan dalam melakukan perencanaan pembangunan skala prioritas dengan menyusun rencana kerja nyata, meningkatkan partisipasi, dan mencapai kesepakatan bersama.

“Untuk masalah anggaran Muskel, kita minta kepada seluruh Lurah supaya masing#masing mengusulkan kepada Tim Anggaran di Pemko Medan supaya dapat ditampung dialokasikan di APBD Pemko Medan,” pungkasnya. (map/ila)

DPRD Kota Medan terus memberikan perhatian terhadap masalah banyaknya  masyarakat miskin yang tidak mendapatkan bantuan sosial (bansos). DPRD Kota Medan pun terus mendorong Pemko Medan dalam membenahi sistem yang ada. Salah satunya dengan melakukan Musyawarah Kelurahan (Muskel) secara rutin setiap bulannya guna memilih warga miskin yang layak mendapatkan bansos.

“Sebaiknya Muskel digelar secara rutin, kalau bisa satu bulan sekali. Ini penting agar data masyarakat miskin dapat diperbaharui setiap bulannya secara objektif,” ucap Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Dr Faisal Arbie M.Biomed, Jumat (6/3/2026).

Dikatakan Faisal Arbie, hingga saat ini masih banyak warga prasejahtera yang belum pernah mendapat bantuan, bahkan tidak ikut dilibatkan saat Muskel. Kedepan, ia meminta agar setiap kegiatan Muskel dilakukan secara transparan dan tersosialisasi kepada seluruh masyarakat.”Muskel itu harus terbuka, kalau bisa semua warga mengikutinya, jangan hanya orang-orang tertentu,” ujarnya.

Menurut Faisal, muskel membuat seluruh data warga miskin tervalidasi dengan baik. Saat muskel, masyarakat dapat menyampaikan keberatannya secara langsung apabila ada warga mampu yang masih mendapatkan bantuan.

“Dan hanya melalui Muskel lah kuota penerima dapat berubah ataupun bertambah. Kemudian, hasil Muskel harus segera diajukan ke Dinas Sosial Kota Medan dan berlanjut ke pemerintah pusat. Dengan begitu, bantuan pemerintah akan tepat sasaran,” katanya.

Masih menurut dr Faisal Arbie, pentingnya Muskel dilakukan secara rutin juga dapat membantu Pemko Medan dalam melakukan perencanaan pembangunan skala prioritas dengan menyusun rencana kerja nyata, meningkatkan partisipasi, dan mencapai kesepakatan bersama.

“Untuk masalah anggaran Muskel, kita minta kepada seluruh Lurah supaya masing#masing mengusulkan kepada Tim Anggaran di Pemko Medan supaya dapat ditampung dialokasikan di APBD Pemko Medan,” pungkasnya. (map/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru