MEDAN, SumutPos.co– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Sumatera Utara menggelar rangkaian kegiatan strategis berupa Kegiatan Ideologisasi Dasar Tingkat I, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) I, dan Training for Facilitator (TFF) di Hotel Aiho Medan pada Sabtu hingga Minggu (2-3/5/2026). Perhelatan ini menjadi momentum krusial bagi partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini untuk memperkuat militansi kader dan menyelaraskan langkah menuju target kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora Indonesia, di antaranya Koordinator Bidang Pemenangan Teritori Ahmad Faradis, Ketua Bidang Pemenangan Teritorial 10 DPP Partai Gelora, H. Muhammad Hafez, MA, Koordinator Bidang Kaderisasi Ahmad Zainuddin, dan Koordinator Bidang Keumatan Ahmad Zairofi. Adapun peserta terdiri dari pengurus DPW asal Sumut, Sumbar, Aceh, Kepri, Riau, hingga perwakilan DPD dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara serta Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Malaysia.
Ketua DPW Partai Gelora Sumut M Nasir, menegaskan pentingnya landasan ideologi sebagai peta jalan partai dalam mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan dunia baru. Ia menginstruksikan seluruh jenjang struktur, mulai dari DPW hingga tingkat lingkungan, untuk bergerak maksimal melakukan advokasi langsung kepada masyarakat.
“Masyarakat saat ini menghadapi kesulitan ekonomi dan birokrasi. Partai Gelora harus hadir di garda terdepan untuk membantu. Kami ingin memberikan warna baru di Sumatera Utara dan memastikan kemenangan pada 2029,” ujar Nasir dalam sambutannya.
Nasir juga menyampaikan peran strategis partai dalam mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution. Ia menekankan perlunya kolaborasi untuk mengembalikan kejayaan Sumut sebagai lumbung pangan nasional.
“Kita dorong agar Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Bobby Nasution menjadi daerah swasembada pangan. Potensi lahan sawah dan irigasi kita sangat luas, ini harus kita optimalkan agar tidak perlu lagi ada impor pangan,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Pemenangan Teritorial 10 DPP Partai Gelora, H. Muhammad Hafez, MA, menyatakan bahwa program ideologisasi merupakan “ruh dan jantung” organisasi. Melalui internalisasi nilai-nilai ini, partai menargetkan lahirnya kader yang mandiri, memiliki kecerdasan politik, serta moralitas yang tinggi.
“Selain ideologi, kami juga fokus pada peningkatan wawasan nasional, keislaman, dan kapasitas kepemimpinan. Ini adalah bekal agar kader Gelora menjadi motor penggerak peradaban sekaligus tulang punggung bangsa,” jelas Hafez. Ia juga memaparkan program rekrutmen nasional, termasuk penggalangan 313 kader pemuda dan optimalisasi peran perempuan sebagai lokomotif sosialisasi partai.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution diwakili Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono, menyampaikan bahwa ideologisasi merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter kader yang memiliki integritas dan tanggung jawab sosial.
“Partai politik adalah pilar demokrasi dan ruang pembelajaran karakter kebangsaan. Di era perubahan yang cepat dan tantangan ekonomi yang kompleks, kita membutuhkan kolaborasi. Kami mengusung visi ‘Kolaborasi Sumut Berkah’ yang mengedepankan sinergi antara pemerintah, parpol, dan seluruh elemen masyarakat demi Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan,” tutur Mulyono.
Ia mengajak seluruh kader, terutama generasi muda Partai Gelora, untuk tidak takut berinovasi dan terus memberikan solusi nyata bagi persoalan daerah. Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah organisasi bukan hanya terletak pada rancangan program, melainkan pada besarnya manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (adz)

