Partai Gelora Gelar 3 Agenda Besar di Medan: Pertajam Ideologi dan Siapkan Kader untuk Indonesia Superpower Baru

MEDAN, SumitPos.co– Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia bersiap menghentakkan konstelasi politik di wilayah Sumatera bagian utara dengan menggelar rangkaian agenda strategis nasional. Bertempat di Hotel AIHO Medan, partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini dijadwalkan melaksanakan tiga kegiatan besar secara simultan pada 2 – 3 Mei 2026.

Rangkaian agenda tersebut meliputi Ideologisasi Partai Tingkat Dasar, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) I, dan Training for Facilitator (TFF). Kegiatan yang menjadi momentum krusial bagi perjalanan organisasi ini akan dihadiri langsung oleh jajaran narasumber elite dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora Indonesia yang bertolak dari Jakarta untuk memberikan pembekalan eksklusif bagi para kader di daerah.

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Muhammad Nasir, didampingi Sekretaris Purna Irawan menegaskan, langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan fondasi partai. Menurutnya, Sumatera Utara memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis dalam peta pengembangan Partai Gelora di kawasan barat Indonesia.

“Kami ingin Partai Gelora tumbuh dengan kekuatan gagasan dan kualitas kader yang mumpuni. Pembinaan ideologi dan peningkatan kapasitas bukan sekadar rutinitas, melainkan keniscayaan agar kader Gelora hadir membawa solusi nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar pelengkap dalam politik elektoral,” ujar Nasir kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Lebih jauh, Nasir memaparkan bahwa agenda Ideologisasi Dasar merupakan proses krusial untuk memastikan setiap fungsionaris memahami tiga pilar utama: destinasi (goals) partai, alasan (reasoning) di balik cita-cita tersebut, serta peta jalan (roadmap) untuk mencapainya.

Dalam sesi ini, para peserta akan digembleng dengan materi-materi berat yang relevan dengan tantangan zaman, mulai dari analisis Krisis Global, dinamika Dunia Islam dan Nasional, hingga pemahaman mendalam mengenai Perang Kognitif.

Salah satu materi inti yang menjadi sorotan adalah “Roadmap Indonesia Menuju Super Power Baru Dunia”. Partai Gelora meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin global jika dikelola dengan gagasan yang tepat. Materi “The Great Realities” serta analisis mendalam mengenai bonus demografi Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, juga menjadi poin utama dalam pengkaderan ini.

“Dari pemahaman materi-materi inilah kami berharap lahir keyakinan kuat di hati para kader. Perjuangan ini adalah wujud cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa Indonesia, sebagai amanah dari Tuhan Yang Maha Esa dan para founding fathers kita,” tambah Nasir.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman ideologi ini hingga ke tingkat lingkungan (PAC) agar masyarakat luas dapat ikut mengambil peran dalam perubahan nasional.

Di sisi lain, agenda Training for Facilitator (TFF) akan diikuti oleh perwakilan delegasi dari lima provinsi yang tergabung dalam Badan Pemenangan Teritorial (BPT) 10 Sumbagut, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Program ini dirancang khusus untuk melahirkan instruktur-instruktur politik yang kompeten.

Ketua Panitia Pelaksana, Herry AH, didampingi Koordinator Acara Syaiful Arifin, menjelaskan bahwa TFF bertujuan melahirkan fasilitator terbaik yang akan menjadi penggerak organisasi di daerah masing-masing.

“Fasilitator inilah yang akan menjadi ujung tombak dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan penguatan struktur partai di tingkat akar rumput. Kami ingin proses pembinaan kader berjalan sistematis, terukur, dan berdampak luas,” jelas Herry.

Menurutnya, partai yang besar tidak hanya diukur dari jumlah suara, tetapi dari kualitas kader yang memahami arah perjuangan dan memiliki integritas moral yang tinggi. Dengan hadirnya fasilitator yang andal, internalisasi nilai-nilai dasar dan visi misi partai dapat tersampaikan secara utuh hingga ke pelosok desa.

Melengkapi dua agenda pengkaderan tersebut, Rakorwil I Partai Gelora Sumut akan menjadi wadah evaluasi program kerja dan perumusan strategi politik ke depan. Agenda ini akan menyatukan langkah organisasi dalam memberikan pelayanan masyarakat yang lebih efektif.

Partai Gelora menegaskan komitmennya bahwa politik harus menghadirkan solusi nyata, mendorong kemajuan bangsa, dan memperkuat persatuan nasional. Melalui tiga agenda besar ini, Gelora memposisikan diri sebagai partai masa depan yang modern, berintegritas, dan berorientasi penuh pada kepentingan rakyat demi membawa Indonesia terbang lebih tinggi di kancah internasional. (adz)

MEDAN, SumitPos.co– Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia bersiap menghentakkan konstelasi politik di wilayah Sumatera bagian utara dengan menggelar rangkaian agenda strategis nasional. Bertempat di Hotel AIHO Medan, partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini dijadwalkan melaksanakan tiga kegiatan besar secara simultan pada 2 – 3 Mei 2026.

Rangkaian agenda tersebut meliputi Ideologisasi Partai Tingkat Dasar, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) I, dan Training for Facilitator (TFF). Kegiatan yang menjadi momentum krusial bagi perjalanan organisasi ini akan dihadiri langsung oleh jajaran narasumber elite dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelora Indonesia yang bertolak dari Jakarta untuk memberikan pembekalan eksklusif bagi para kader di daerah.

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara, Muhammad Nasir, didampingi Sekretaris Purna Irawan menegaskan, langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan fondasi partai. Menurutnya, Sumatera Utara memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis dalam peta pengembangan Partai Gelora di kawasan barat Indonesia.

“Kami ingin Partai Gelora tumbuh dengan kekuatan gagasan dan kualitas kader yang mumpuni. Pembinaan ideologi dan peningkatan kapasitas bukan sekadar rutinitas, melainkan keniscayaan agar kader Gelora hadir membawa solusi nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar pelengkap dalam politik elektoral,” ujar Nasir kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Lebih jauh, Nasir memaparkan bahwa agenda Ideologisasi Dasar merupakan proses krusial untuk memastikan setiap fungsionaris memahami tiga pilar utama: destinasi (goals) partai, alasan (reasoning) di balik cita-cita tersebut, serta peta jalan (roadmap) untuk mencapainya.

Dalam sesi ini, para peserta akan digembleng dengan materi-materi berat yang relevan dengan tantangan zaman, mulai dari analisis Krisis Global, dinamika Dunia Islam dan Nasional, hingga pemahaman mendalam mengenai Perang Kognitif.

Salah satu materi inti yang menjadi sorotan adalah “Roadmap Indonesia Menuju Super Power Baru Dunia”. Partai Gelora meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin global jika dikelola dengan gagasan yang tepat. Materi “The Great Realities” serta analisis mendalam mengenai bonus demografi Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, juga menjadi poin utama dalam pengkaderan ini.

“Dari pemahaman materi-materi inilah kami berharap lahir keyakinan kuat di hati para kader. Perjuangan ini adalah wujud cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa Indonesia, sebagai amanah dari Tuhan Yang Maha Esa dan para founding fathers kita,” tambah Nasir.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman ideologi ini hingga ke tingkat lingkungan (PAC) agar masyarakat luas dapat ikut mengambil peran dalam perubahan nasional.

Di sisi lain, agenda Training for Facilitator (TFF) akan diikuti oleh perwakilan delegasi dari lima provinsi yang tergabung dalam Badan Pemenangan Teritorial (BPT) 10 Sumbagut, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. Program ini dirancang khusus untuk melahirkan instruktur-instruktur politik yang kompeten.

Ketua Panitia Pelaksana, Herry AH, didampingi Koordinator Acara Syaiful Arifin, menjelaskan bahwa TFF bertujuan melahirkan fasilitator terbaik yang akan menjadi penggerak organisasi di daerah masing-masing.

“Fasilitator inilah yang akan menjadi ujung tombak dalam pendidikan politik, kaderisasi, dan penguatan struktur partai di tingkat akar rumput. Kami ingin proses pembinaan kader berjalan sistematis, terukur, dan berdampak luas,” jelas Herry.

Menurutnya, partai yang besar tidak hanya diukur dari jumlah suara, tetapi dari kualitas kader yang memahami arah perjuangan dan memiliki integritas moral yang tinggi. Dengan hadirnya fasilitator yang andal, internalisasi nilai-nilai dasar dan visi misi partai dapat tersampaikan secara utuh hingga ke pelosok desa.

Melengkapi dua agenda pengkaderan tersebut, Rakorwil I Partai Gelora Sumut akan menjadi wadah evaluasi program kerja dan perumusan strategi politik ke depan. Agenda ini akan menyatukan langkah organisasi dalam memberikan pelayanan masyarakat yang lebih efektif.

Partai Gelora menegaskan komitmennya bahwa politik harus menghadirkan solusi nyata, mendorong kemajuan bangsa, dan memperkuat persatuan nasional. Melalui tiga agenda besar ini, Gelora memposisikan diri sebagai partai masa depan yang modern, berintegritas, dan berorientasi penuh pada kepentingan rakyat demi membawa Indonesia terbang lebih tinggi di kancah internasional. (adz)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru