Tabung Gas Meledak, Tiga Rumah Terbakar

TEBINGTINGGI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, tepatnya di Jalan Thamrin, depan Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Minggu (3/5) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Setelah menerima laporan darurat dari masyarakat, pihak kepolisian bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg). Warga mengaku sempat mendengar suara ledakan sesaat sebelum kobaran api membesar.

Kepala Lingkungan V, Nur Hikma (43), yang berada di lokasi kejadian mengatakan, suara ledakan terdengar beberapa saat sebelum api muncul.

“Kami dengar suara ledakan. Tidak lama kemudian api langsung membesar, Bang,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat melahap bangunan semi permanen di kawasan padat penduduk tersebut. Sedikitnya tiga rumah semi permanen dari total empat unit bangunan hangus terbakar, termasuk satu unit kios tempat usaha milik warga.

 

Dalam kejadian itu, pemilik rumah bernama Diana Tambunan (46) diketahui sedang tidak berada di rumah. Sementara dua pemilik bangunan lainnya, yakni Mery dan Diana (33), juga tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi.

Salah seorang korban, Sukardi (48), pedagang bakso setempat, mengaku menerima kabar kebakaran saat berada di rumahnya. Saat tiba di lokasi, kios bakso miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

“Saya mendapat kabar sekitar pukul 03.00 WIB. Saat sampai di sini, sebagian barang saya sudah dikeluarkan warga, namun selebihnya habis terbakar,” katanya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah upaya intensif dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, setelah sejumlah rumah, kios, dan barang dagangan ikut dilalap api.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait insiden tersebut. (mag-3/azw)

TEBINGTINGGI – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, tepatnya di Jalan Thamrin, depan Kantor Camat Tebingtinggi Kota, Minggu (3/5) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Setelah menerima laporan darurat dari masyarakat, pihak kepolisian bersama tim Dinas Pemadam Kebakaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg). Warga mengaku sempat mendengar suara ledakan sesaat sebelum kobaran api membesar.

Kepala Lingkungan V, Nur Hikma (43), yang berada di lokasi kejadian mengatakan, suara ledakan terdengar beberapa saat sebelum api muncul.

“Kami dengar suara ledakan. Tidak lama kemudian api langsung membesar, Bang,” ujarnya.

Kobaran api dengan cepat melahap bangunan semi permanen di kawasan padat penduduk tersebut. Sedikitnya tiga rumah semi permanen dari total empat unit bangunan hangus terbakar, termasuk satu unit kios tempat usaha milik warga.

 

Dalam kejadian itu, pemilik rumah bernama Diana Tambunan (46) diketahui sedang tidak berada di rumah. Sementara dua pemilik bangunan lainnya, yakni Mery dan Diana (33), juga tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi.

Salah seorang korban, Sukardi (48), pedagang bakso setempat, mengaku menerima kabar kebakaran saat berada di rumahnya. Saat tiba di lokasi, kios bakso miliknya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

“Saya mendapat kabar sekitar pukul 03.00 WIB. Saat sampai di sini, sebagian barang saya sudah dikeluarkan warga, namun selebihnya habis terbakar,” katanya.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah upaya intensif dilakukan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, setelah sejumlah rumah, kios, dan barang dagangan ikut dilalap api.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait insiden tersebut. (mag-3/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru