Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, memastikan pelayanan kesehatan di RSUD dr Pirngadi Medan berjalan optimal, khususnya dalam proses pengambilan obat bagi pasien rawat jalan.
Penegasan tersebut disampaikan Zakiyuddin menyusul adanya saran dari DPRD Kota Medan terkait penambahan loket pengambilan obat guna mengurai antrean pasien. Namun, berdasarkan hasil pemantauan langsung yang telah dilakukan, ia mengaku belum menemukan kendala berarti di lapangan.
“Saya sudah sering cek langsung, sampai saat ini tidak ada komplain dari pasien terkait antrean pengambilan obat. Semua masih berjalan lancar,” ujarnya kepada Sumut Pos, Rabu (6/5/2026).
Zakiyuddin menjelaskan, waktu tunggu pengambilan obat yang berkisar satu hingga dua jam masih tergolong wajar, mengingat tingginya jumlah pasien di RSUD Pirngadi.
“Bahkan di apotek yang sepi pun, menunggu obat bisa cukup lama. Apalagi ini rumah sakit dengan jumlah pasien yang besar,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa jumlah tenaga kesehatan di bagian farmasi saat ini dinilai masih mencukupi. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kemungkinan untuk melakukan penambahan tenaga jika memang dibutuhkan.
Untuk memastikan pelayanan tetap prima, Zakiyuddin berkomitmen akan kembali melakukan pengecekan langsung dalam waktu dekat.
“Besok saya akan turun lagi ke lapangan, memastikan semuanya benar-benar berjalan baik. Kalau perlu ada perbaikan, tentu akan kita lakukan,” tegasnya.
Sebelumnya, DPRD Kota Medan dalam rapat paripurna memberikan sejumlah rekomendasi terkait peningkatan layanan kesehatan, termasuk penambahan loket pengambilan obat di RSUD Pirngadi serta memastikan ketersediaan obat di RSUD Bachtiar Djafar dan seluruh puskesmas di Kota Medan. (map/ila)

