Humas Jadi Garda Terdepan Bangun Citra Positif

Peran kehumasan di era keterbukaan informasi publik dan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi kini semakin strategis. Humas tidak lagi hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan atau menyampaikan informasi, tetapi telah menjadi ujung tombak institusi dalam membangun citra positif dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, SAg, MM, saat membuka Sosialisasi Humas dan PPID Award Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (20/5/2026).

Dalam arahannya, Ahmad Qosbi menegaskan bahwa humas memiliki peran penting dalam menghadirkan narasi yang inspiratif dan mencerahkan terkait program maupun capaian Kementerian Agama kepada masyarakat luas.

“Di era digital saat ini, humas bukan hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi menjadi garda terdepan institusi dalam membangun citra positif serta memperkuat kepercayaan publik,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Qosbi juga menyoroti pentingnya peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menjamin hak masyarakat memperoleh informasi publik yang akurat, transparan, dan mudah diakses.

Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya amanat undang-undang, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat. “Keterbukaan informasi adalah bagian penting dari pelayanan publik yang profesional dan terpercaya,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad Qosbi menyebut pelaksanaan Humas dan PPID Award bukan sekadar ajang kompetisi antar satuan kerja, melainkan sarana evaluasi, pembinaan, sekaligus apresiasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

Ia berharap seluruh jajaran humas dan PPID di lingkungan Kementerian Agama Sumatera Utara terus berinovasi dalam memperkuat publikasi, pengelolaan informasi, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan bukan hanya dilihat dari administrasi yang lengkap, tetapi dari konsistensi dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas dan menghadirkan informasi yang kredibel, cepat, tepat, serta mudah diakses,” tegasnya.

Ahmad Qosbi juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar Kementerian Agama Sumatera Utara semakin informatif, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran humas dan PPID yang selama ini dinilai telah bekerja penuh dedikasi dalam mendukung publikasi program-program Kementerian Agama. “Semoga kerja keras dan pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi institusi maupun masyarakat,” pungkasnya. (mag-2/ila)

Peran kehumasan di era keterbukaan informasi publik dan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi kini semakin strategis. Humas tidak lagi hanya bertugas mendokumentasikan kegiatan atau menyampaikan informasi, tetapi telah menjadi ujung tombak institusi dalam membangun citra positif dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, SAg, MM, saat membuka Sosialisasi Humas dan PPID Award Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (20/5/2026).

Dalam arahannya, Ahmad Qosbi menegaskan bahwa humas memiliki peran penting dalam menghadirkan narasi yang inspiratif dan mencerahkan terkait program maupun capaian Kementerian Agama kepada masyarakat luas.

“Di era digital saat ini, humas bukan hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi menjadi garda terdepan institusi dalam membangun citra positif serta memperkuat kepercayaan publik,” ujarnya.

Selain itu, Ahmad Qosbi juga menyoroti pentingnya peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam menjamin hak masyarakat memperoleh informasi publik yang akurat, transparan, dan mudah diakses.

Menurutnya, keterbukaan informasi bukan hanya amanat undang-undang, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, akuntabel, dan melayani masyarakat. “Keterbukaan informasi adalah bagian penting dari pelayanan publik yang profesional dan terpercaya,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad Qosbi menyebut pelaksanaan Humas dan PPID Award bukan sekadar ajang kompetisi antar satuan kerja, melainkan sarana evaluasi, pembinaan, sekaligus apresiasi untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

Ia berharap seluruh jajaran humas dan PPID di lingkungan Kementerian Agama Sumatera Utara terus berinovasi dalam memperkuat publikasi, pengelolaan informasi, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Keberhasilan bukan hanya dilihat dari administrasi yang lengkap, tetapi dari konsistensi dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas dan menghadirkan informasi yang kredibel, cepat, tepat, serta mudah diakses,” tegasnya.

Ahmad Qosbi juga mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar Kementerian Agama Sumatera Utara semakin informatif, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran humas dan PPID yang selama ini dinilai telah bekerja penuh dedikasi dalam mendukung publikasi program-program Kementerian Agama. “Semoga kerja keras dan pengabdian yang dilakukan menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat besar bagi institusi maupun masyarakat,” pungkasnya. (mag-2/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru