MEDAN, SUMUT POS– Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., menunjukkan aksi nyata saat menggelar Reses III Tahun Sidang II Tahun 2025–2026 di Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Selasa (26/5/2026). Di hadapan ratusan warga yang mengeluhkan krisis air bersih, Ketua Komisi A DPRD Sumut ini langsung mengambil telepon genggamnya dan menghubungi manajemen PDAM Tirtanadi di tempat.
Aksi spontan legislator dari Fraksi PKS ini memicu tepuk tangan riuh dari tokoh masyarakat, pemuda, dan emak-emak yang memadati lokasi acara. Langkah taktis ini diambil setelah warga menyampaikan keluhan mendalam mengenai belum masuknya jaringan pipa air bersih ke lingkungan mereka, sehingga kebutuhan sanitasi sehari-hari menjadi sangat terbatas dan mahal.
“Permasalahan masyarakat tidak boleh hanya didengar atau dicatat dalam lembaran kertas, tetapi harus segera ditindaklanjuti. Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat vital bagi kehidupan manusia. Hak rakyat ini harus menjadi perhatian bersama yang mendesak,” tegas Usman Jakfar pasca menghubungi pihak PDAM.
Dalam sambungan telepon interaktif tersebut, pihak PDAM merespons positif aduan darurat dari Usman Jakfar. Manajemen perusahaan daerah tersebut menyatakan kesiapannya untuk segera menurunkan tim teknis ke lapangan guna melakukan survei kelayakan dan mempercepat realisasi perluasan jaringan pipa air bersih di kawasan Pulo Brayan.
Masyarakat menilai respons kilat ini membuktikan komitmen tinggi seorang wakil rakyat. Selain krisis air, warga memanfaatkan momentum dialogis yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini untuk menitipkan aspirasi lain.
Di antaranya perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, pembenahan drainase untuk mencegah banjir, program pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM, perhatian pada mutu pendidikan generasi muda, hingga penguatan insentif untuk layanan sosial keagamaan.
Sebagai Ketua Komisi A yang membidangi pemerintahan, Usman Jakfar mengingatkan bahwa pembangunan yang berkeadilan hanya bisa terwujud lewat sinergi kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat. Ia berjanji akan terus mengawal seluruh proposal pembangunan ini di tingkat provinsi agar dapat dieksekusi secara konkret oleh dinas terkait.
Melalui agenda reses di Medan Barat ini, Usman berharap dinamika pembangunan di Kota Medan bisa bergerak lebih cepat, responsif, dan sepenuhnya berpihak pada pemenuhan kebutuhan dasar rakyat kecil. (adz)

