Warga Desa Pandiangan Dukung Operasional PT Dairi Prima Mineral, Harapkan Lapangan Kerja dan Perbaikan Infrastruktur

DAIRI – Ratusan warga Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, turun ke jalan untuk menyampaikan dukungan terhadap operasional PT Dairi Prima Mineral (DPM).

Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kantor DPRD Dairi dan Kantor Bupati Dairi, masyarakat menyuarakan harapan agar kehadiran perusahaan tambang tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga dan pembangunan daerah.

Aksi yang digelar pada Selasa (26/5/2026) itu berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari personel Polres Dairi. Massa membawa berbagai aspirasi yang intinya mendukung keberlanjutan investasi PT Dairi Prima Mineral di wilayah mereka.

Dalam orasinya, tokoh masyarakat Desa Pandiangan, Piter Simanullang, menegaskan bahwa kehadiran warga ke pusat pemerintahan bukan untuk menolak, melainkan menyampaikan dukungan terhadap investasi yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi bahwa masyarakat Desa Pandiangan sangat mendukung kehadiran investor di Kabupaten Dairi, khususnya PT Dairi Prima Mineral,” ujar Piter di hadapan peserta aksi.

Ia juga menepis berbagai informasi yang berkembang yang menyebut seluruh warga Desa Pandiangan menolak keberadaan perusahaan tersebut. Menurutnya, klaim bahwa 100 persen masyarakat menolak operasional PT Dairi Prima Mineral tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Ada kelompok tertentu yang menyatakan seluruh warga Desa Pandiangan menolak perusahaan. Itu tidak benar. Kami datang untuk meluruskan informasi tersebut,” katanya.

Piter bersama tokoh masyarakat lainnya, Erik Sigalingging, menyebutkan bahwa mayoritas warga mendukung operasional perusahaan. Dari sekitar 460 kepala keluarga yang bermukim di Desa Pandiangan, mereka mengklaim sekitar 80 persen mendukung kehadiran PT Dairi Prima Mineral.

Menurut mereka, dukungan tersebut didasari harapan agar perusahaan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda yang membutuhkan kesempatan bekerja di daerah sendiri.

“Kami berharap anak-anak kami bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan ini. Kehadiran investor tentu kami harapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Piter.

Selain membuka peluang kerja, masyarakat juga menaruh harapan besar terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian warga adalah kondisi infrastruktur jalan yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.

Masyarakat meyakini keberadaan PT Dairi Prima Mineral dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, termasuk perbaikan akses jalan dan program pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap perusahaan bisa berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang saat ini masih rusak serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat lainnya,” katanya.

Aspirasi warga tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin. Dalam pertemuan itu, Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi pada prinsipnya mendukung masuknya investasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Dairi mendukung kehadiran investor dengan harapan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Surung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah secara bersama-sama.

Terkait keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan pembenahan infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Dairi.

Menurutnya, kehadiran investor juga diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk peningkatan kualitas infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap ke depan investor seperti PT Dairi Prima Mineral dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendukung perbaikan infrastruktur dan pembangunan lainnya demi kepentingan masyarakat,” kata Surung.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri secara tertib. Aksi tersebut menjadi gambaran adanya dukungan dari sebagian masyarakat Desa Pandiangan terhadap operasional PT Dairi Prima Mineral, dengan harapan investasi yang masuk dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dairi. (rud/ila)

DAIRI – Ratusan warga Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, turun ke jalan untuk menyampaikan dukungan terhadap operasional PT Dairi Prima Mineral (DPM).

Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kantor DPRD Dairi dan Kantor Bupati Dairi, masyarakat menyuarakan harapan agar kehadiran perusahaan tambang tersebut dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga dan pembangunan daerah.

Aksi yang digelar pada Selasa (26/5/2026) itu berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari personel Polres Dairi. Massa membawa berbagai aspirasi yang intinya mendukung keberlanjutan investasi PT Dairi Prima Mineral di wilayah mereka.

Dalam orasinya, tokoh masyarakat Desa Pandiangan, Piter Simanullang, menegaskan bahwa kehadiran warga ke pusat pemerintahan bukan untuk menolak, melainkan menyampaikan dukungan terhadap investasi yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi bahwa masyarakat Desa Pandiangan sangat mendukung kehadiran investor di Kabupaten Dairi, khususnya PT Dairi Prima Mineral,” ujar Piter di hadapan peserta aksi.

Ia juga menepis berbagai informasi yang berkembang yang menyebut seluruh warga Desa Pandiangan menolak keberadaan perusahaan tersebut. Menurutnya, klaim bahwa 100 persen masyarakat menolak operasional PT Dairi Prima Mineral tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

“Ada kelompok tertentu yang menyatakan seluruh warga Desa Pandiangan menolak perusahaan. Itu tidak benar. Kami datang untuk meluruskan informasi tersebut,” katanya.

Piter bersama tokoh masyarakat lainnya, Erik Sigalingging, menyebutkan bahwa mayoritas warga mendukung operasional perusahaan. Dari sekitar 460 kepala keluarga yang bermukim di Desa Pandiangan, mereka mengklaim sekitar 80 persen mendukung kehadiran PT Dairi Prima Mineral.

Menurut mereka, dukungan tersebut didasari harapan agar perusahaan dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda yang membutuhkan kesempatan bekerja di daerah sendiri.

“Kami berharap anak-anak kami bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan ini. Kehadiran investor tentu kami harapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Piter.

Selain membuka peluang kerja, masyarakat juga menaruh harapan besar terhadap kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi perhatian warga adalah kondisi infrastruktur jalan yang dinilai masih membutuhkan pembenahan.

Masyarakat meyakini keberadaan PT Dairi Prima Mineral dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, termasuk perbaikan akses jalan dan program pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap perusahaan bisa berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan yang saat ini masih rusak serta mendukung kebutuhan dasar masyarakat lainnya,” katanya.

Aspirasi warga tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin. Dalam pertemuan itu, Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi pada prinsipnya mendukung masuknya investasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Dairi mendukung kehadiran investor dengan harapan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Surung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah secara bersama-sama.

Terkait keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang rusak, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan pembenahan infrastruktur di berbagai wilayah Kabupaten Dairi.

Menurutnya, kehadiran investor juga diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk peningkatan kualitas infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap ke depan investor seperti PT Dairi Prima Mineral dapat berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendukung perbaikan infrastruktur dan pembangunan lainnya demi kepentingan masyarakat,” kata Surung.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri secara tertib. Aksi tersebut menjadi gambaran adanya dukungan dari sebagian masyarakat Desa Pandiangan terhadap operasional PT Dairi Prima Mineral, dengan harapan investasi yang masuk dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Dairi. (rud/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru