Langkah nyata dalam mendorong kebangkitan ekonomi lokal kembali ditunjukkan oleh sivitas akademika Universitas Negeri Medan (Unimed). Melalui pendanaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Unimed sukses menggelar program pembinaan komprehensif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Mom’s Kitchen.
PKM di Desa Bandarkhalipah, Deliserdang yang dilaksanakan baru-baru ini mengusung tajuk utama: Optimalisasi Profit Melalui Diversifikasi Produk, Peningkatan Kualitas Kemasan dan Digitalisasi Pemasaran.
Langkah ini diambil sebagai respons akademisi untuk menjawab tantangan UMKM lokal agar mampu bertahan dan naik kelas di tengah persaingan pasar yang semakin modern. Ketua Tim PKM Unimed Andi Taufiq Umar, S.Pd, M.Pd kepada Sumut Pos, Rabu (17/6) menjelaskan bahwa program ini dirancang secara terstruktur untuk memberikan solusi konkret, mulai dari hulu hingga hilir pemasaran mitra.
“Kami melihat potensi produk yang sangat besar pada Mom’s Kitchen. Melalui program ini, langkah awal yang kami lakukan adalah mendampingi mitra untuk melakukan diversifikasi produk. Sehingga varian sajian yang ditawarkan lebih beragam dan mampu menjawab selera pasar yang terus berkembang,” jelas Andi Taufiq Umar, S.Pd, M.Pd.
Untuk memastikan produk memiliki daya pikat tinggi, pelatihan dilanjutkan dengan fokus pada visual dan jangkauan pasar. Bertindak sebagai narasumber utama, Danny Ajar Baskoro, S.E, S.Pd, M.Pd yang memberikan edukasi mendalam terkait desain kemasan dan digitalisasi pemasaran. Ia memaparkan betapa pentingnya transisi menuju kemasan yang estetis, higienis dan aman, yang kemudian dipadukan dengan optimalisasi media sosial serta marketplace untuk mendongkrak penjualan secara online.
Agar materi yang disampaikan tidak hanya sebatas teori, kegiatan ini juga mengutamakan pendampingan teknis secara langsung. Lucky Satria Pratama, S.E, M.Si mengambil peran krusial sebagai pendamping praktik di lapangan. Ia memastikan mitra UMKM benar-benar mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diberikan, mulai dari proses produksi, pengemasan hingga tata cara mengelola akun bisnis di ruang digital.
Pelaksanaan PKM ini juga menjadi wujud kolaborasi nyata antara dosen dan mahasiswa. Turut diterjunkan lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Unimed yang bertugas sebagai pembantu pelaksana teknis lapangan. Kehadiran para mahasiswa ini sangat membantu kelancaran acara sekaligus memberikan mereka pengalaman berharga berinteraksi langsung dengan pelaku ekonomi di masyarakat.
Sinergi yang terbangun ini disambut dengan sangat antusias oleh pihak mitra. Nurfazrina selaku pemilik UMKM Mom’s Kitchen berterima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh tim dosen dan mahasiswa Unimed.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada tim PKM Unimed. Pelatihan tentang cara membuat desain kemasan yang kekinian dan trik berjualan online ini sangat membuka wawasan kami. Dengan ilmu dan pendampingan praktik langsung di lapangan, kami jadi lebih percaya diri untuk bersaing dan memajukan usaha ini agar lebih untung,” tutur Nurfazrina.
Melalui kegiatan pengabdian ini, LPPM Unimed kembali membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi. Hadir langsung membawa inovasi ke desa-desa, Unimed berharap program seperti ini mampu mencetak UMKM mandiri yang melek digital dan berdaya saing tinggi. (dmp)

