23 C
Medan
Friday, June 21, 2024

Kunjungi Ponpes Tahfis Quran dan Duafa, UAS Beri Motivasi Para Hafiz

BERSAMA: Ustad Abdul Somad, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam, Abdul Hakim Siregar, berfoto bersama dengan siswa Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunjungi Pondok Pesantren Tahfiz dan Duafa Nur Zam Zam di Jalan Kanal I Deliserdang. Pada kesempatan kali ini, ustadz yang terkenal kocak ini memberikan motivasi kepada para siswa. Bahwa, para penghafal Alquran akan bersama rombongan Allah SWT.

“Kalian para penghafal Alquran dijaga dan dilindungi. Kertas akan menjadi mulia karena Alquran, dan begitu juga dengan manusia,” ujarnya pada kesempatan tersebut.

UAS menyatakan bahwa kehadirannya sebagai bentuk rasa bangga dan syukurnya karena berkenalan dengan penghafal Alquran. Apalagi dirinya menyadari bahwa dirinya tidak menghafal kitab suci umat islam.

“Saya salut kepada para penghafal Alquran. Karena itu saya mengharapkan anak dan keponakan saya dapat menjadi hafiz. Saya mendukung para penghafal Alquran, minimal saya dapat amal jariyahnya,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ustaz Somad memberikan pujian pada Pondok Pesantren Nur Zam Zam, karena pesantren ini memberikan biaya gratis bagi siswa untuk jenjang menengah pertama dan menengah atas. Dengan kata lain, siswa yang menimba ilmu di sini selain mendapat sertifikat Hafiz, juga mendapatkan ijazah formal yang dapat digunakan untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

“Beberapa kampus di Indonesia sudah mulai menerapkan, siapa yang hafiz akan mendapatkan beasiswa ataupun jalur masuk khusus. Jadi, banyak kelebihan yang kita dapat bila kita berhasil menjadi penghafal Alquran,” tambahnya.

Ustaz Somad berharap akan bermunculan sekolah tahfiz seperti ini untuk anak yatim dan duafa dengan biaya gratis. Sehingga, usai menjadi hafiz, akan ada berbagai ilmu yang diterapkan untuk di dunia.

“Seperti pesantren ini yang fokus dan berkontribusi dalam pendidikan olahraga. Kita harapkan akan bermunculan olahragawan yang hafiz dari sini dan Indonesia,” ungkapnya.

Para tahfiz ini merupakan generasi penerus untuk Sumatera Utara, kehadiran mereka dapat membuat sebuah negeri akan menjadi lebih baik. Karena, mereka akan menjalankan tugas sesuai dengan anjuran agama.

CERAMAH: Ustad Abdul Somad saat memberikan ceramah di Ponpes Tahfiz dan Alquran Nur Zam Zam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Ardhan Noor mengatakan kehadiran UAS di pesantren ini untuk menambah motivasi para anak didik yang dilatih untuk dapat meningkatkan semangat mereka dalam menghafal Alquran.

“Keuntungan menghafal Alquran itu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga memberikan mahkota untuk orangtua, dan tentu saja untuk kedamaian di dunia,” lanjutnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam, Abdul Hakim Siregar mengatakan kehadiran Ustad Abdul Somad merupakan suatu kebanggan bagi pesantren. Menginggat kegiatan UAS terbilang padat dengan berbagai ceramah diberbagai daerah.

“Kita ingin anak-anak lebih termotivasi untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri, agama, keluarga dan bangsa. Berbagi ilmu dengan Ustad Somad kita harapkan dapat menambah semangat mereka dalam mengarungi masa depan. Karena bagaimanapun mereka adalah generasi penerus,” ungkapnya.

Abdul Hakim Siregar menyatakan, selain mengajarkan ilmu agama, pesantren ini juga fokus dalam pengembangan olahraga. “Senada dengan perkataan Ustadz Somad, jadi pengembangan dunia akhirat dapat. Dan di pesantren gratis. Bukan hanya untuk biaya sekolah, tetapi kebutuhan siswa juga ditanggung oleh pesantren yang diserahkan oleh donatur,” pungkasnya. (ram)

BERSAMA: Ustad Abdul Somad, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam, Abdul Hakim Siregar, berfoto bersama dengan siswa Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO- Ustaz Abdul Somad (UAS) mengunjungi Pondok Pesantren Tahfiz dan Duafa Nur Zam Zam di Jalan Kanal I Deliserdang. Pada kesempatan kali ini, ustadz yang terkenal kocak ini memberikan motivasi kepada para siswa. Bahwa, para penghafal Alquran akan bersama rombongan Allah SWT.

“Kalian para penghafal Alquran dijaga dan dilindungi. Kertas akan menjadi mulia karena Alquran, dan begitu juga dengan manusia,” ujarnya pada kesempatan tersebut.

UAS menyatakan bahwa kehadirannya sebagai bentuk rasa bangga dan syukurnya karena berkenalan dengan penghafal Alquran. Apalagi dirinya menyadari bahwa dirinya tidak menghafal kitab suci umat islam.

“Saya salut kepada para penghafal Alquran. Karena itu saya mengharapkan anak dan keponakan saya dapat menjadi hafiz. Saya mendukung para penghafal Alquran, minimal saya dapat amal jariyahnya,” ungkapnya sambil tersenyum.

Ustaz Somad memberikan pujian pada Pondok Pesantren Nur Zam Zam, karena pesantren ini memberikan biaya gratis bagi siswa untuk jenjang menengah pertama dan menengah atas. Dengan kata lain, siswa yang menimba ilmu di sini selain mendapat sertifikat Hafiz, juga mendapatkan ijazah formal yang dapat digunakan untuk melanjutkan jenjang pendidikan.

“Beberapa kampus di Indonesia sudah mulai menerapkan, siapa yang hafiz akan mendapatkan beasiswa ataupun jalur masuk khusus. Jadi, banyak kelebihan yang kita dapat bila kita berhasil menjadi penghafal Alquran,” tambahnya.

Ustaz Somad berharap akan bermunculan sekolah tahfiz seperti ini untuk anak yatim dan duafa dengan biaya gratis. Sehingga, usai menjadi hafiz, akan ada berbagai ilmu yang diterapkan untuk di dunia.

“Seperti pesantren ini yang fokus dan berkontribusi dalam pendidikan olahraga. Kita harapkan akan bermunculan olahragawan yang hafiz dari sini dan Indonesia,” ungkapnya.

Para tahfiz ini merupakan generasi penerus untuk Sumatera Utara, kehadiran mereka dapat membuat sebuah negeri akan menjadi lebih baik. Karena, mereka akan menjalankan tugas sesuai dengan anjuran agama.

CERAMAH: Ustad Abdul Somad saat memberikan ceramah di Ponpes Tahfiz dan Alquran Nur Zam Zam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Ardhan Noor mengatakan kehadiran UAS di pesantren ini untuk menambah motivasi para anak didik yang dilatih untuk dapat meningkatkan semangat mereka dalam menghafal Alquran.

“Keuntungan menghafal Alquran itu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga memberikan mahkota untuk orangtua, dan tentu saja untuk kedamaian di dunia,” lanjutnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Tahfiz Quran dan Duafa Nur Zam Zam, Abdul Hakim Siregar mengatakan kehadiran Ustad Abdul Somad merupakan suatu kebanggan bagi pesantren. Menginggat kegiatan UAS terbilang padat dengan berbagai ceramah diberbagai daerah.

“Kita ingin anak-anak lebih termotivasi untuk menjadi lebih baik bagi diri sendiri, agama, keluarga dan bangsa. Berbagi ilmu dengan Ustad Somad kita harapkan dapat menambah semangat mereka dalam mengarungi masa depan. Karena bagaimanapun mereka adalah generasi penerus,” ungkapnya.

Abdul Hakim Siregar menyatakan, selain mengajarkan ilmu agama, pesantren ini juga fokus dalam pengembangan olahraga. “Senada dengan perkataan Ustadz Somad, jadi pengembangan dunia akhirat dapat. Dan di pesantren gratis. Bukan hanya untuk biaya sekolah, tetapi kebutuhan siswa juga ditanggung oleh pesantren yang diserahkan oleh donatur,” pungkasnya. (ram)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/