30 C
Medan
Wednesday, June 26, 2024

Polisi Dituding Lamban Tangani Kasus

Dugaan Manipulasi Ijazah Bupati Karo

KARO- Polres Karo dituding  lamban  dalam menangani kasus dugaan  manipulasi Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti,  yang digunakan saat pemberkasan Balon Bupati Karo  beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu disampaikan Ketua LSM Lembaga Anak Bangsa Peduli Indonesia (LABPI) Kabupaten Karo, Drs Perdemuan Tarigan, selaku pihak pengadu, Jumat (6/7).

Dia berpendapat, seharusnya sejumlah saksi utama diperiksa oleh pihak kepolisian. Tapi, hingga kemarin belum ada terealisasi.  Bahkan, seorang saksi yang wajib dimintai keterangannya adalah Ketua KPU Karo, Benyamin Pinem ST.

“Kinerja kepolisian saya lihat tidak ada juga untuk menangani kasus manipulasi SKPI Bupati Karo, ini membuktikan ada  kejanggalan dalam penegakkan hukum di Karo,” ujar Perdemuan di  depan ruang Unit Tipiter Polres Karo.

Dia mengatakan, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti secara kasat mata tidak pernah memiliki ijazah. Lolosnya pria yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karo, pada saat verifikasi faktual tidak terlepas dari adanya dugaan  langkah konsprisai pasangan calon dengan ketua KPU Karo, Benyamin Pinem ST.
Ketua LABPI itu berharap Polres Karo segera menindak  lanjuti pengaduannya, sehingga ditemukan titik terang dugaan manipulasi (keabsahan) SKPI, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Pengungkapan kasusnya segera diselesaikan guna menghindari munculnya polemik.

Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw,  menyatakan pengaduan Perdemuan Tarigan masih  dalam proses penyidikan. (wan)

Dugaan Manipulasi Ijazah Bupati Karo

KARO- Polres Karo dituding  lamban  dalam menangani kasus dugaan  manipulasi Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti,  yang digunakan saat pemberkasan Balon Bupati Karo  beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu disampaikan Ketua LSM Lembaga Anak Bangsa Peduli Indonesia (LABPI) Kabupaten Karo, Drs Perdemuan Tarigan, selaku pihak pengadu, Jumat (6/7).

Dia berpendapat, seharusnya sejumlah saksi utama diperiksa oleh pihak kepolisian. Tapi, hingga kemarin belum ada terealisasi.  Bahkan, seorang saksi yang wajib dimintai keterangannya adalah Ketua KPU Karo, Benyamin Pinem ST.

“Kinerja kepolisian saya lihat tidak ada juga untuk menangani kasus manipulasi SKPI Bupati Karo, ini membuktikan ada  kejanggalan dalam penegakkan hukum di Karo,” ujar Perdemuan di  depan ruang Unit Tipiter Polres Karo.

Dia mengatakan, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti secara kasat mata tidak pernah memiliki ijazah. Lolosnya pria yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karo, pada saat verifikasi faktual tidak terlepas dari adanya dugaan  langkah konsprisai pasangan calon dengan ketua KPU Karo, Benyamin Pinem ST.
Ketua LABPI itu berharap Polres Karo segera menindak  lanjuti pengaduannya, sehingga ditemukan titik terang dugaan manipulasi (keabsahan) SKPI, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Pengungkapan kasusnya segera diselesaikan guna menghindari munculnya polemik.

Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw,  menyatakan pengaduan Perdemuan Tarigan masih  dalam proses penyidikan. (wan)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/