TEBINGTINGGI-Kapolres Tebingtinggi AKBP Hotmartua Ambarita memimpin Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026 di Lapangan Sri Mersing, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Jumat (9/10).
Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, termasuk Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-Polri, Pemerintah Kota Tebingtinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Perhubungan, pemadam kebakaran, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Tebingtinggi Legino, mewakili Wali Kota Tebingtinggi, Pabung Kodim 0204/DS Mayor Inf PM Simanjuntak, Pelaksana harian (Plh) Danyon B Sat Brimob Polda Sumut Kompol Yudiana Syahputra, serta Wakapolres Tebingtinggi Kompol M Haris Sihite bersama jajaran pejabat utama Polres Tebingtinggi.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Hotmartua Ambarita menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, sejumlah ancaman bencana yang perlu diantisipasi meliputi banjir, angin puting beliung, tanah longsor, pohon tumbang, serta bencana hidrometeorologi lainnya.
Kapolres juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini bekerja sama menjaga keamanan, keselamatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kesiapan fisik dan mental, meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca, serta mampu merespons dengan cepat apabila terjadi bencana.
“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan penuh tanggung jawab. Utamakan keselamatan personel dalam setiap pelaksanaan tugas tanpa mengurangi semangat pengabdian kepada masyarakat,” demikian pesan Kapolres dalam amanatnya.
Selain kesiapan personel, apel tersebut juga menampilkan berbagai kendaraan operasional pendukung penanggulangan bencana, mulai dari ambulans, kendaraan patroli, mobil BPBD, mobil pemadam kebakaran, hingga kendaraan operasional Bhabinkamtibmas.
Kapolres turut mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan soliditas lintas instansi semakin kuat sehingga penanganan bencana, proses evakuasi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Apel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 08.45 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.(zan/azw)

