Antisipasi Aksi Geng Motor dan Tawuran, Polres Karo Amankan 22 Motor Berknalpot Brong

KARO – Mengantisipasi aksi geng motor, tawuran remaja, hingga tindak kejahatan jalanan, Polres Karo bersama unsur TNI dan Pemerintah Kecamatan Berastagi menggelar patroli skala besar, Sabtu (10/10) malam. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan 22 sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi standar atau knalpot brong.

Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian ditangani petugas sesuai ketentuan yang berlaku. Patroli gabungan ini menjadi langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kecamatan Berastagi.

Patroli dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dengan melibatkan personel Lingkaber (Lingkungan Aman Bersama) Polres Karo, Polsek Berastagi, Koramil 03/BT, serta staf Pemerintah Kecamatan Berastagi.

Sebelum menyisir sejumlah lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Berastagi, AKP Dedi S. Ginting. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan terhadap kenakalan remaja, aktivitas geng motor, tawuran, serta tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).

Usai apel, personel gabungan bergerak menyusuri sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya Jalan Veteran dan Jalan Jamin Ginting. Petugas juga mendatangi kedai kopi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja, serta sejumlah tempat hiburan dan kafe.

Selain memeriksa kendaraan berknalpot tidak standar, petugas menyampaikan imbauan secara dialogis kepada masyarakat. Kalangan remaja diingatkan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi memicu keributan maupun mengganggu ketertiban umum.

Pendekatan tegas tetap dikedepankan tanpa mengabaikan sikap humanis dan profesional dalam pelaksanaan tugas. Melalui patroli tersebut, petugas berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Dari hasil pemeriksaan selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan warga yang membawa senjata tajam maupun indikasi ajakan atau rencana tawuran.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan suasana aman dan kondusif bagi masyarakat Berastagi, terutama pada malam hari. (deo/ila)

KARO – Mengantisipasi aksi geng motor, tawuran remaja, hingga tindak kejahatan jalanan, Polres Karo bersama unsur TNI dan Pemerintah Kecamatan Berastagi menggelar patroli skala besar, Sabtu (10/10) malam. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan 22 sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi standar atau knalpot brong.

Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian ditangani petugas sesuai ketentuan yang berlaku. Patroli gabungan ini menjadi langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kecamatan Berastagi.

Patroli dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dengan melibatkan personel Lingkaber (Lingkungan Aman Bersama) Polres Karo, Polsek Berastagi, Koramil 03/BT, serta staf Pemerintah Kecamatan Berastagi.

Sebelum menyisir sejumlah lokasi sasaran, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Berastagi, AKP Dedi S. Ginting. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan terhadap kenakalan remaja, aktivitas geng motor, tawuran, serta tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).

Usai apel, personel gabungan bergerak menyusuri sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya Jalan Veteran dan Jalan Jamin Ginting. Petugas juga mendatangi kedai kopi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja, serta sejumlah tempat hiburan dan kafe.

Selain memeriksa kendaraan berknalpot tidak standar, petugas menyampaikan imbauan secara dialogis kepada masyarakat. Kalangan remaja diingatkan agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi memicu keributan maupun mengganggu ketertiban umum.

Pendekatan tegas tetap dikedepankan tanpa mengabaikan sikap humanis dan profesional dalam pelaksanaan tugas. Melalui patroli tersebut, petugas berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Dari hasil pemeriksaan selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan warga yang membawa senjata tajam maupun indikasi ajakan atau rencana tawuran.

Patroli gabungan ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan suasana aman dan kondusif bagi masyarakat Berastagi, terutama pada malam hari. (deo/ila)

Artikel Terkait


Terpopuler

Artikel Terbaru