Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atas tawuran antargeng motor, jajaran Polres Tebingtinggi menggelar Patroli Skala Besar, Minggu (21/9) dini hari.
Tim Patroli Anti Kejahatan Jalanan Kodam I/BB, dari Koramil 0201-15/Deli Tua, berhasil menggagalkan tawuran antargeng motor antara kelompok BSD (Bumi Serdang Damai) dan Delitua, di Jalan Setia, Dusun III, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, pada Rabu (29/1) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB.
Tim pemburu begal Polrestabes Medan mengamankan 3 kelompok anggota geng motor. Bandit jalanan itu diamankan karena terlibat kejahatan dan meresahkan masyarakat di Kota Medan.
Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap dua terduga anggota geng motor di Jalan Marelan 9 Pasar 1 Rel, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Minggu (7/7/2024) dinihari.
Sedikitnya 6 orang anak remaja tanggung yang diduga masuk dalam keanggotaan kelompok geng motor diramaikan massa di Jalan Manggis, Lingkungan I, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat, Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 02.00 dinihari. Respon yang dilakukan masyarakat menyikapi maraknya keberadaan geng motor yang belakangan meresahkan.
Langkah kaki seorang pria berinisial DAS yang kabur ke luar Kota Binjai berakhir kandas. Pria berusia 21 tahun ini diamankan Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. Pengembangan yang dilakukan Satreskrim Polres Binjai membuah hasil.
Aksi brutal kelompok Gemot (Geng Motor) di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan khususnya dikawasan Medan Deli kian meresahkan warga. Bahkan dalam menjalankan aksinya, para anggota Gemot itu tidak lagi menjalankan aksinya di malam hari tetapi disiang hari juga mereka nekat unjuk gigi dengan menenteng senjata tajam untuk melakukan tawuran dan mencari sasaran yang akan dijadikan korbannya. Selasa (28/5/2024).
Geng motor berulah kembali di Kecamatan Stabat, Langkat, Minggu (25/2/2024). Empat remaja menjadi korban bacok yang melukai tubuhnya. Korban dibacok dengan senjata tajam berupa celurit oleh gemot diduga dari Simple Life Community. Salah satu korban, Anjas Wanda Lubis yang masih berusia 17 tahun.
Dia menjadi korban bacok hingga harus mengalami 25 jahitan di bahu kanannya. Ceritanya bermula dari Anjas dan tiga orang temannya, melintas dari Stabat menuju Binjai.
Polres Binjai bersama unsur Kodim Langkat melakukan patroli gabungan di wilayah hukum mereka, Minggu (21/1/2024) subuh. Dari patroli gabungan ini, tim menjaring 15 pelajar yang diduga hendak perang antar kelompok atau tawuran. Bahkan mereka disebut tergabung dalam geng motor.
Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting, menyoroti kembali maraknya aksi geng motor yang menyebabkan terjadinya tawuran jalanan di Kota Medan dan sekitarnya. Oleh sebab itu, politisi PDI Perjuangan tersebut meminta pihak kepolisian untuk rutin melakukan patroli.
AKBP Rio Alexander Panelewen yang baru menjabat sebagai Kapolres Binjai, langsung bergerak cepat menindaklanjuti keresahan masyarakat akan maraknya geng motor hingga aksi tindak pidana begal. Orang nomor satu di Polres Binjai ini langsung mengajak wali kota, H Amir Hamzah untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut.
Begal kerap membuat onar masyaÂrakat maupun pengguna jaÂlan. Aksi begal kali ini, diÂduga dilakukan geng motor. Kelompok geng motor kini terang-terangan dengan meÂlaÂkukan latihan yang diambil warga di sekitar Desa KelumÂpang Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang, Minggu (18/6)
Beredar video berdurasi 36 detik, yang menampilkan aksi penyerangan ke sebuah warung yang diduga dilakukan kelompok geng motor di Jalan Soekarno-Hatta KM 18, Binjai Timur. Aksi penyerangan yang dilakukan geng motor tersebut, viral di media sosial (medsos) melalui akun Instagram @seputaran.binjai, yang terjadi pada Minggu (4/6) dini hari, sekira pukul 03.00 WIB.
Satuan Reskrim Polrestabes Medan bersama Polda Sumut membekuk segerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat saat berkonvoi di Jalan Stasiun Kereta Api, Minggu (16/4) dini hari.
Maraknya aksi geng motor di Kota Medan, termasuk di Kecamatan Medan Helvetia, dinilai warga sekitar sebagai aksi yang sudah sangat meresahkan. Warga Medan Helvetia pun berharap, masalah tersebut dapat segera diatasi.
Tim Patroli Reaksi Cepat Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (PRC Ditsamapta Polda Sumut) mengamankan enam pelajar yang hendak tawuran di Jalan Ngumban Surbakti Pasar 8, Depan Showroom Daihatsu Medan, Sabtu (4/2) sore. "Berkat kesigapan anggota di lapangan, kami berhasil melakukan pencegahan terhadap para pelajar yang diduga akan melakukan tawuran," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
Diduga geng motor, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengamankan 79 remaja dan 45 sepeda motor, di lokasi Jalan Karya Ujung Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Minggu (22/1) dini hari.
Seperti tak ada habisnya, kawanan geng motor kembali bertingkah di Kota Medan. Komplotan geng motor ramai-ramai ditangkap polisi setelah buat kegaduhan dan meresahkan warga di Komplek Tasbih (Taman Setia Budi Indah) II, Jalan Setia Budi, Kota Medan, Minggu (28/8) malam.
Direktorat Reskrimum Polda Sumut bersama Polres Pelabuhan Belawan telah menangkap 8 orang merupakan komplotan geng motor yang membunuh Retno, pengendara sepeda motor di kawasan Sei Mati, Medan Labuhan, Rabu (20/4) malam. Namun, polisi masih memburu 3 pelaku lagi.
Polsek Medan Timur menertibkan aksi balapan liar di Jalan Krakatau-Cemara, Kecamatan Medan Timur, Minggu (30/1) dini hari. Sedikitnya tiga pemuda diamankan polisi dalam aksi balap liar tersebut. Selain itu, turut diamankan empat unit sepeda motor.