TEBINGTINGGI-Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi berencana menggelar tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan.
Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, saat menjadi narasumber dalam Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Meeting Room Pondok Bali Lestari, Selasa (13/10).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebingtinggi, Rohim Marthin Gultom, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pelaku usaha se-Kota Tebingtinggi.
Dalam pemaparannya bertajuk Strategi Pemko Tebingtinggi Mewujudkan Instansi dan Tempat Kerja Bersih dari Narkoba (Bersinar), Erwin menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Pemerintah Kota Tebingtinggi berencana melakukan deteksi dini melalui tes urine bagi seluruh ASN. Ini adalah langkah nyata pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemko Tebingtinggi,” ujarnya.
Menurut Erwin, aparatur pemerintah harus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kinerja pemerintahan dan meningkatkan daya saing daerah.
“Daya saing Kota Tebingtinggi ditentukan oleh kualitas SDM dan produktivitas dunia usahanya. SDM yang sehat, produktif, dan berintegritas akan mendukung peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus mendorong pertumbuhan dunia usaha di Kota Tebingtinggi. Mari kita jadikan seluruh instansi dan tempat usaha di kota ini menjadi Bersinar (Bersih dari Narkoba),” tegasnya.
Selain Sekdako, workshop tersebut juga menghadirkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tebingtinggi, Ramadhani Barqah Pulungan, yang memaparkan Matriks Rencana Aksi Daerah P4GN.
Sementara itu, Penggerak Swadaya Ahli Pertama Badan Narkotika Nasional (BNN), Elprida Haloho, menyampaikan materi mengenai Indeks Keberdayaan Stakeholder dalam penanganan narkotika.
Kegiatan ditutup dengan pengisian Rencana Aksi P4GN dan Indeks Keberdayaan Stakeholder (IKS) oleh para peserta.
Melalui kegiatan ini, setiap perangkat daerah dan pelaku usaha diharapkan dapat menyusun serta menjalankan langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika secara terarah demi mewujudkan lingkungan kerja Bersinar di Kota Tebingtinggi.(zan/azw)

