LUBUKPAKAM – Posisi Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deliserdang, Soelarno terancam dicopot, karena diduga menyampaikan ujaran kebencian memprovokasi orang untuk turunkan Presiden RI Prabowo Subianto di Group Watsapp anggota FKDM Kabupaten Deliserdang. Hal ini tersebar dan mengundang reaksi keras dari sejumlah pihak terutama kader Partai Gerindra.
Bahkan Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo yang merupakan kader partai Gerindra marah dan akan menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Asri Ludin Tambunan untuk diberikan sanksi pencopotan.
“Ya saya suruh bupati copot,” kata Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Rabu(15/7/2026).
Terpisah, Kepala Kesbang Politik Kabupaten Deliserdang, Kurnia Boloni Sinaga selaku pembina FKDM mengaku kaget melihat postingan dari anggotanya itu dan langsung menghubungi Soelarno dan mempertanyakan hal itu.
“Sudah kita jelaskan permasalahannya tidak ada indikasi by design hanya spontanitas akibat dampak kelangkaan BBM saja,” ucapnya.
Namun saat apa sangsi atas hal fatal yang tak boleh dilakukan FKDM selaku bagian dari pemerintahan, Kepala Kesbang Politik Deliserdang ini tidak menjawab.
Sementara, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Deliserdang Muhammad Ilham Pulungan SE MM menyayangkan adanya dugaan aksi provokasi yang menyuarakan “Turunkan Presiden Prabowo” di sebuah grup WhatsApp (WA) Sekretariat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Deliserdang.
Ilham Pulungan meminta Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan segera mencopot oknum Ketua FKDM Deliserdang inisial S yang mengirim pesan ke grup tersebut.
“Kami sangat menyesalkan adanya pesan dugaan provokasi. Hal ini tidak dapat dibenarkan terlebih yang bersangkutan merupakan tergabung FKDM. FKDM dilantik oleh Bupati Deliserdang dan mendapatkan insentif atau gaji yang anggarannya dari APBD,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Deliserdang Ilham Pulungan menyikapi beredarnya screenshot (tangkapan layar) pesan Ketua FKDM inisial S.
Dalam screenshot yang beredar S diduga menuliskan pesan “Satu Komando Turunkan Prabowo !!!”, S yang membalas pesan sebelumnya yang berisi pesan dampak kelangkaan BBM.
“Seluruh Jajaran Antisipasi Semua Kemungkinan yang terjadi Dampak Kelangkaan BBM Dan Potensi Gangguan Wilayah Masing-masing Tetap Setia, Waspada, Satu Komando…!!!
Ilham menegaskan, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan segera melakukan evaluasi dan pencopotan.
“Kami minta Bapak Bupati untuk tidak ragu. Copot saja oknum yang diduga melakukan provokasi itu,” tegasnya.
Ilham juga menyebut, selain Prabowo Presiden RI juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra sehingga sebagai kader Partai Gerindra Ilham Pulungan merasa tersakiti.
“Presiden Prabowo dipilih rakyat secara demokratis. Mengkritik boleh, tapi dengan cara yang santun dan sesuai aturan. Kalau provokasi untuk menurunkan, itu sudah melampaui batas,” ujarnya.
Ketua FKDM Kabupaten Deliserdang Soelarno yang dikonfirmasi terkait hal ini mengakui kalau chatingan di group watsap FKDM itu dia yang buat, ia mengatakan itu hal spontan yang dilakukannya.
” Saya sudah dipanggil bupati/wakil bupati. Hal ini hanya spontan itu karena panik monitor di lapangan kalau Prabowo saya dari beliau mencalonkan bersama megawaty,” pungkas Soelarno via pesan watsap. (btr/azw)

