MEDAN – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Viktor Silaen, menegaskan bahwa komitmen dirinya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kampanye antinarkoba terhadap generasi muda dimulai dari lingkungan sekolah hingga ke tingkat desa-desa yang ada di daerah pemilihannya.
Hal itu disampaikan Politisi Golkar tersebut saat melaksanakan Sosialisasi Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotrapika dan Zat Aktif lainnya di Desa Marsangap Kecamatan
Sigumpar, Kabupaten Toba bersama masyarakat dan para pelajar SMKN 1 Sigumpar.
“Pentingnya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba, karena ini adalah salah satu musuh terbesar Indonesia dan salah satu penyebab banyaknya kejahatan dan kriminal. Kegiatan ini penting kami lakukan untuk pencegahan sejak dini,” ujarnya, Selasa (4/8).
Ia menegaskan, dirinya telah melakukan kunjungan ke berbagai desa dan sekolah untuk melaksanakan kampanye antinarkoba.
Hal itu bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya pencegahan sejak dini.
Menurutnya, inisiatif ini dirancang untuk melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, masalah yang telah mencapai tingkat mengkhawatirkan, serta mencegah Tapanuli menjadi basis bagi sindikat narkoba.
“Wilayah Tapanuli dan Kawasan Toba tidak boleh menjadi pusat peredaran narkoba ataupun sasaran empuk bagi para pengedar. Tujuan kami adalah memastikan Tapanuli tidak menjadi basis narkoba atau lahan subur bagi pengedar untuk merusak generasi muda,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keluarga memegang peran paling krusial dalam melindungi anak-anak dari pengaruh narkoba. Untuk itu, ia mengimbau para orang tua untuk lebih aktif memantau lingkungan pergaulan anak, membangun komunikasi yang terbuka, serta menanamkan nilai-nilai moral dan agama sejak dini.
Selanjutnya, kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah merupakan kunci keberhasilan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melaksanakan kampanye antinarkoba di berbagai desa dan sekolah di wilayah Tapanuli dan Kawasan Toba sebagai wujud komitmen mereka untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun. Mari kita bekerja sama menjaga Tapanuli dan Kawasan Toba agar bebas dari narkoba demi masa depan anak-anak kita dan kemajuan bangsa,” pungkasnya. (map/azw)

