KARO — Perayaan Paskah Umat Kristen Tanah Karo Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Open Stage Berastagi, Minggu (19/4). Kegiatan yang digelar Kabupaten Karo ini menjadi momentum kebersamaan lintas denominasi gereja serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
Acara yang diselenggarakan oleh Foracum Umat Kristen Tanah Karo tersebut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua Komite II DPD RI Dr Badikeninta br Sitepu, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan jemaat dari berbagai gereja di wilayah Karo.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Karo yang menekankan makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas maut sekaligus sumber harapan baru bagi umat beriman.
“Perayaan Paskah ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta membangun sinergi di tengah masyarakat Karo,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh jemaat untuk menebarkan nilai kasih, damai, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan. Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Karo.
Rangkaian kegiatan Paskah telah berlangsung selama dua hari, diawali dengan konvoi kendaraan Paskah pada Sabtu (18/4), kemudian dilanjutkan dengan seminar serta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada Minggu. (deo/ila)
KARO — Perayaan Paskah Umat Kristen Tanah Karo Tahun 2026 berlangsung khidmat dan penuh sukacita di Open Stage Berastagi, Minggu (19/4). Kegiatan yang digelar Kabupaten Karo ini menjadi momentum kebersamaan lintas denominasi gereja serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat.
Acara yang diselenggarakan oleh Foracum Umat Kristen Tanah Karo tersebut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Ketua Komite II DPD RI Dr Badikeninta br Sitepu, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan jemaat dari berbagai gereja di wilayah Karo.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Karo yang menekankan makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol kemenangan atas maut sekaligus sumber harapan baru bagi umat beriman.
“Perayaan Paskah ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta membangun sinergi di tengah masyarakat Karo,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh jemaat untuk menebarkan nilai kasih, damai, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan. Selain itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Karo.
Rangkaian kegiatan Paskah telah berlangsung selama dua hari, diawali dengan konvoi kendaraan Paskah pada Sabtu (18/4), kemudian dilanjutkan dengan seminar serta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada Minggu. (deo/ila)