MEDAN, SUMUTPOS – Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan secara resmi menyelenggarakan Siloam Medan Clinical Update (SMCU) 2026, sebuah forum ilmiah multidisiplin yang mempertemukan pakar nasional dan internasional. Forum ini fokus membahas perkembangan terkini dalam penanganan stroke dan penyakit neurovaskular.
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi tenaga kesehatan, sistem rujukan terintegrasi, serta kolaborasi multidisiplin. Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas penanganan pasien stroke di Indonesia.
Penyelenggaraan SMCU 2026 menjadi momentum penting bagi Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan. Rumah sakit ini baru saja berhasil meraih sertifikasi Advanced Stroke Centre dari World Stroke Organization (WSO).
Pencapaian tersebut menjadikannya rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang memperoleh pengakuan internasional tersebut.
Sertifikasi ini menandai kesiapan rumah sakit dalam menghadirkan layanan stroke komprehensif berstandar global, mulai dari diagnosis cepat, layanan neurointervensi, hingga penanganan multidisiplin yang terintegrasi.
Sebagai salah satu pusat layanan stroke dan neurovaskular di Sumatera, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan terus mengembangkan kapasitas layanan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap penanganan stroke yang cepat, tepat, dan komprehensif. Saat ini, rumah sakit tersebut aktif melayani rujukan kasus stroke dan neurovaskular dari berbagai kota di Sumatera.
Kehadiran layanan neurointervensi modern di rumah sakit ini memungkinkan semakin banyak kasus neurologi kompleks dan vaskular akut ditangani langsung di Medan. Dampak positifnya, pasien tidak harus dirujuk ke luar daerah maupun ke luar negeri.
“Dalam kasus stroke, setiap detik sangat berharga. Melalui forum ilmiah ini, kami membagikan standardisasi emas penanganan neurovaskular kepada jaringan tenaga kesehatan di Sumatera Utara, sehingga rantai penyelamatan pasien sejak dari diagnosis awal hingga tindakan intervensi dapat berjalan lebih cepat dan akurat,” ujar dr. Maria Christina Abiwiyanti, MARS, Hospital Director Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan, Sabtu (30/5/2026).
Menurut dr. Maria, keberhasilan penanganan stroke modern tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individual tenaga medis. Faktor kecepatan diagnosis, efektivitas sistem rujukan, pemanfaatan teknologi medis, serta kolaborasi erat antarberbagai disiplin ilmu turut memegang peranan krusial.
Mengangkat tema “Advancing Clinical Excellence Through Integrated Referral and Multidisciplinary Care for Better Patient Outcomes”, forum ilmiah ini berlangsung di Hall Lantai 15 Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan.
Acara ini menghadirkan berbagai pembahasan berbasis evidence-based medicine yang relevan dengan tantangan layanan kesehatan saat ini.
SMCU 2026 menghadirkan pembicara kunci internasional, Naoto Kimura, M.D., Ph.D., yang merupakan Hospital Director Nansho Hospital, Jepang.
Naoto Kimura membawakan materi mengenai perkembangan terbaru terapi endovaskular dalam penanganan aneurisma otak melalui sesi Paradigm Shift of Endovascular Treatment of Aneurysm.
Forum ini juga menghadirkan sejumlah pakar nasional yang membahas berbagai topik strategis. Di antaranya Dr. dr. Steven Tandean, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FIS, DABRM – Current Comprehensive Management of Stroke. Kemudian dr. Michael Lumintang Loe, M.Si, M.Ked (Neurosurg), Sp.BS, FTO, FINPS, IFAANS – Brain and Spinal Tumors: When to Suspect and When to Refer. Ada juga dr. Harley Septian, Sp.Rad., Subsp.RI(K) – Radiological Assessment of the Nervous System: Indications, Timing, and Clinical Rationale. Dan dr. Yasin Leonardi, Sp.B-KBD – Colorectal Cancer Update: From Screening & Early Detection to Modern Surgical Management.
Selain sesi ilmiah, SMCU 2026 juga menghadirkan demonstrasi neurointervensi sebagai bagian dari pengenalan teknologi dan teknik minimal invasif terkini dalam penanganan kasus neurologi dan vaskular kompleks. Demonstrasi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami secara langsung perkembangan teknologi yang berperan meningkatkan akurasi diagnosis, efektivitas terapi, serta keselamatan pasien.
Melalui penyelenggaraan SMCU 2026, Siloam Hospitals Dhirga Surya Medan berharap dapat memperkuat kolaborasi antar-tenaga kesehatan, mempercepat adopsi praktik klinis berbasis bukti, serta mendukung peningkatan kualitas penanganan stroke dan penyakit neurovaskular di Indonesia. Forum ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring rujukan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan stroke yang berkualitas, cepat, dan terintegrasi. (adz)

