Masyarakat Minta Ngogesa Teruskan Pimpin Langkat

24-7-KAKI-Dianggap Pemimpin Perekat Semua SukuLANGKAT,- Haji Ngogesa Sitepu SH disebut sebagai sosok pemimpin yang merakyat dan perekat semua etnis. Itu dibuktikannya selama menjabat sebagai Bupati Kabupaten Langkat.
“Beliau dikatakan sebagai seorang Bupati Langkat yang  memberikan kesejukan kepada masyarakat,” kata Ketua Himpunan Wanita Melayu Indonesia (HWMI) Kabupaten Langkat, Siti Maryam Yus SPd, Selasa (23/7), mengomentari sosok Ngogesa yang memimpin Bupati pilihan rakyat pada tahun 2009 lalu.
Jadi, kata Siti Maryam, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini wajar kalau Ngogesa Sitepu kembali mencalonkan diri, karena pejabat yang akrab disapa “Pak Tongat” itu ingin melanjutkan kepemimpinan di Langkat.
“Kami Himpunan Masyarakat Melayu Indonesia Kabupaten Langkat bersama pengurus di kecamatan dan desa, siap memenangkan dan mendukung bapak Ngogesa yang bergelar Datuk Setia Abdi,” tegas Siti Maryam.
Perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Langkat bidang perempuan. ini, kembali menegaskan bahwa wanita melayu di Langkat wajib memenangkan Ngogesa pada pilkada pemilihan bupati pada bulan Oktober 2013 ini.
“Pak Ngogesa juga sangat peduli dengan organisasi perempuan, bahkan perhatiannya sangat tidak berbatas terhadap kaum perempuan,” imbuhnya.
Adanya fitnah, selebaran, tudingan berbau memprovokasi terhadap Ngogesa, menurut Siti Maryam, itu merupakan hal yang wajar dan biasa menjelang pertarungan Pilkada di Langkat.
“Kami mendokan Pak Ngogesa harus tenang, sabar dan jangan dilawan, sebab fitnah bagi provokator adalah kebiasaan mereka, kami tahu Pak Ngogesa tetap tegar kembali maju mencalonkan diri sebagai Bupati Langkat didampingi wakilnya, Drs.H.Sulistianto,” tuturnya.
Sementara Ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Langkat Sejarahta Sembiring mengatakan Ngogesa Sitepu adalah sosok yang berkharisma ,berwibawa, dengan bernaluri social.
“Beliau memiliki ekonomi yang mapan, dan mempunyai kemampuan untuk membangun  dan melakukan perubahaan di Langkat, jadi sekarang ini beliau ingin melanjutkan pembangunannya itu, karena 5 tahun tidak cukup membuat Langkat menjadi idaman,” jelasnya.
Begitu juga dikatakan masyarakat etnis Toba di Langkat, Polmen Sihotang SH. Menurutnya Ngogesa sosok yang memiliki komitmen yang tinggi. Visi misi nya sejalan apa yang dibuatnya. Beliau berjiwa nasionalis dengan tidak mebedakan suku dan agama dibumi religius Langkat ini. “Begitu jua disisi pembangunan banyak sudah kemajuan kemajuan yang kita lihat, kita melihat Ngogesa bisa membuktikan dirinya bisa memimpin Langkat yang cukup luas dengan kebersamaan,” akunya.
Selain itu, kata Polmen, selama kepemimpinan Ngogesa, keuangan Kabupaten Langkat dipuji dengan penilaian dari BPK RI. (rel/azw)
yang  menilai wajar dengan pengecualian. “Untuk itu kami tokoh etnis batak toba menghimbau semua etnis atau suku di Langkat untuk sama sama mendukung, memilih dan memenangkan Ngogesa Sitepu melanjutkan kepemimpinannya sebagai Bupati pada periode 2014-2019,” ajaknya.

24-7-KAKI-Dianggap Pemimpin Perekat Semua SukuLANGKAT,- Haji Ngogesa Sitepu SH disebut sebagai sosok pemimpin yang merakyat dan perekat semua etnis. Itu dibuktikannya selama menjabat sebagai Bupati Kabupaten Langkat.
“Beliau dikatakan sebagai seorang Bupati Langkat yang  memberikan kesejukan kepada masyarakat,” kata Ketua Himpunan Wanita Melayu Indonesia (HWMI) Kabupaten Langkat, Siti Maryam Yus SPd, Selasa (23/7), mengomentari sosok Ngogesa yang memimpin Bupati pilihan rakyat pada tahun 2009 lalu.
Jadi, kata Siti Maryam, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini wajar kalau Ngogesa Sitepu kembali mencalonkan diri, karena pejabat yang akrab disapa “Pak Tongat” itu ingin melanjutkan kepemimpinan di Langkat.
“Kami Himpunan Masyarakat Melayu Indonesia Kabupaten Langkat bersama pengurus di kecamatan dan desa, siap memenangkan dan mendukung bapak Ngogesa yang bergelar Datuk Setia Abdi,” tegas Siti Maryam.
Perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Langkat bidang perempuan. ini, kembali menegaskan bahwa wanita melayu di Langkat wajib memenangkan Ngogesa pada pilkada pemilihan bupati pada bulan Oktober 2013 ini.
“Pak Ngogesa juga sangat peduli dengan organisasi perempuan, bahkan perhatiannya sangat tidak berbatas terhadap kaum perempuan,” imbuhnya.
Adanya fitnah, selebaran, tudingan berbau memprovokasi terhadap Ngogesa, menurut Siti Maryam, itu merupakan hal yang wajar dan biasa menjelang pertarungan Pilkada di Langkat.
“Kami mendokan Pak Ngogesa harus tenang, sabar dan jangan dilawan, sebab fitnah bagi provokator adalah kebiasaan mereka, kami tahu Pak Ngogesa tetap tegar kembali maju mencalonkan diri sebagai Bupati Langkat didampingi wakilnya, Drs.H.Sulistianto,” tuturnya.
Sementara Ketua Laskar Merah Putih Kabupaten Langkat Sejarahta Sembiring mengatakan Ngogesa Sitepu adalah sosok yang berkharisma ,berwibawa, dengan bernaluri social.
“Beliau memiliki ekonomi yang mapan, dan mempunyai kemampuan untuk membangun  dan melakukan perubahaan di Langkat, jadi sekarang ini beliau ingin melanjutkan pembangunannya itu, karena 5 tahun tidak cukup membuat Langkat menjadi idaman,” jelasnya.
Begitu juga dikatakan masyarakat etnis Toba di Langkat, Polmen Sihotang SH. Menurutnya Ngogesa sosok yang memiliki komitmen yang tinggi. Visi misi nya sejalan apa yang dibuatnya. Beliau berjiwa nasionalis dengan tidak mebedakan suku dan agama dibumi religius Langkat ini. “Begitu jua disisi pembangunan banyak sudah kemajuan kemajuan yang kita lihat, kita melihat Ngogesa bisa membuktikan dirinya bisa memimpin Langkat yang cukup luas dengan kebersamaan,” akunya.
Selain itu, kata Polmen, selama kepemimpinan Ngogesa, keuangan Kabupaten Langkat dipuji dengan penilaian dari BPK RI. (rel/azw)
yang  menilai wajar dengan pengecualian. “Untuk itu kami tokoh etnis batak toba menghimbau semua etnis atau suku di Langkat untuk sama sama mendukung, memilih dan memenangkan Ngogesa Sitepu melanjutkan kepemimpinannya sebagai Bupati pada periode 2014-2019,” ajaknya.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pembangunan Dua Unit Kantor Kejatisu Panggil Kadis PU Asahan KISARAN-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Asahan, Taswir ST untuk diminta keterangannya terkait dugaan korupsi atas pembangunan dua unit kantor; Dinas Peternakan Kabupaten Asahan dan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terletak di atas tanah eks HGU PT BSP(Bakrie Sumatera Plantation) Kisaran atau di depan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran. Panggilan Kejatisu itu berdasarkan Surat Nomor: R-266/N.2.23/Dek.3/06/2012,perihal adanya dugaan tindak pidana korupsi terhadap proyek Pembangunan Gedung Kantor Dinas Peternakan dan Gedung Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Asahan pada Tahun Anggaran 2011. Kadis PU Asahan Taswir dalam surat tersebut diperintahkan untuk bertemu dengan Kasi I pada Asisten Intelijen Kejati Sumut ,Zulfikar Nasution,SH .Sedang informasi yang diperoleh METRO (Group Sumut Pos), pemanggilan itu erat kaitannya dengan status tanah lokasi dididrikannya kedua bangunan kantor tersebut yang status kepemilikannya belum dalam penguasaan Pemkab Asahan. Bahkan disebut kini masalah tanah tempat kedua kantor itu didirikan sedang digugat Badan Penelitian Perjuangan Tanah untuk Rakyat (BPPR) di PN Kisaran. Soalnya, tanah lokasi kantor belum memiliki sertifikat kepemilikan sebagai asset Pemkab Asahan. “Hingga kini pertapakan kedua kantor masih status tanah Negara bebas. Artinya, Pemkab belum memiliki hak untuk mendirikan bangunan,” ujar sumber METRO. Mengenai adanya gugatan BPPTR di PN Kisaran soal lahan eks HGU PBSP dan sebagian dari lahan tersebut yang di atasnya telah dibangun dua kantor yakni Dinas Peternakan dan Satuan Polisi Pamong paraja dibenarkan Wakil Ketua BPPTR Asahan, Supriadi SL sedang dalam perkara di PN Kisaran. Dikatakannya, gugatan pihaknya sedang berlangsung di PN Kisaran. Adapun yang digugat adalah Bupati Asahan, Kadis PU Asahan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari pembangunan kedua kantor itu. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu,Marcos Simaremare yang dikonfirmasi, Kamis (4/10) menyatakan akan segera mengecek perkara tersebut, sehingga diketahui pastinya,sejauh mana penanganan perkara itu. (ing/smg)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru