BATUBARA – Bupati Batubara Dr H Baharuddin Siagian SH MSi CLA menegaskan dukungannya terhadap penguatan sinergi antar instansi dalam menjaga keamanan wilayah perairan serta mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan berbagai aktivitas ilegal lainnya. Hal tersebut disampaikan Bupati Batubara saat mengikuti Apel Bersama Operasi Gabungan di Perairan Batubara dan Perairan Serdang Bedagai (Sergai) di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, yang digelar di Lapangan Upacara PT Inalum, Kecamatan Seisuka, Senin (28/9).
Apel dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr Parlindungan SH MH yang sekaligus secara resmi membuka kegiatan operasi gabungan.
Apel gabungan dihadiri Kabag Operasi Badan Intelijen Daerah Sumut Kombes. Pol Tris Supriadi, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Asahan Letkol Laut (P) Sigit Ryanto CTMP CRMP MTr Opsla, Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono SIK MH CPHR CBA, Kepala Kejaksaan Negeri Batubara Nanang Dwi Priharyadi SH MH, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Batubara, Kasat Pol PP, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kualatanjung, para Kepala UPT Imigrasi Wilayah Sumatera Utara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Kualatanjung, Manager PT Pelindo, dan perwakilan PT Inalum Ismail Midi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batubara didampingi Asisten II, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, serta Camat Seisuka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batubara Baharuddin menyampaikan bahwa kegiatan operasi gabungan sangat penting bagi Kabupaten Batubara, mengingat wilayahnya memiliki garis pantai yang panjang serta banyak alur sungai yang berpotensi menjadi jalur keluar-masuk berbagai aktivitas.
“Kegiatan ini sangat tepat sekali, mengingat panjang pantai Kabupaten Batubara kurang lebih 62 kilometer dan juga banyaknya alur sungai yang ada di Kabupaten Batubara,” ujar Bupati Baharuddin.
Menurutnya, penguatan pengawasan diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai bentuk kejahatan, khususnya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pengawasan terhadap keberadaan orang asing, serta peredaran barang-barang terlarang.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita ingin mengantisipasi agar tidak terjadi tindakan kejahatan yang berkaitan dengan TPPO,” tegasnya.
Baharuddin juga berharap kegiatan operasi gabungan seperti ini dapat terus digalakkan melalui sinergi dan koordinasi antarlembaga. Dengan demikian, pengawasan terhadap wilayah perairan, orang asing, serta barang-barang terlarang dapat dilakukan secara lebih optimal.
Dirinya turut menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Batubara terhadap upaya penguatan kelembagaan keimigrasian di daerah, termasuk rencana pembentukan kantor imigrasi di Kabupaten Batubara.
“Tolong bantu kami. Kami akan siap melakukan apa pun yang menjadi tugas kita berkaitan dengan pembentukan kantor imigrasi, kelas apa pun di Kabupaten Batubara,” ujar Baharuddin.
Kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi gabungan, Baharuddin berpesan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Batu Bara dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara atas pelibatan unsur Bea dan Cukai dalam operasi gabungan tersebut.
“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh penegak hukum untuk mengawasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, baik yang berkaitan dengan keamanan, penyalahgunaan maupun pelanggaran di bidang keimigrasian dan kepabeanan serta unsur kamtibmas lainnya,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr Parlindungan SH MH menginstruksikan seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, tegas, dan humanis sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), serta senantiasa mengutamakan keselamatan.
Ia menyebutkan bahwa operasi gabungan tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat, sekaligus memastikan terjaganya ketertiban, keamanan, dan kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Mari kita langkahkan kaki bersama untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Percayalah, tugas yang saudara-saudara jalankan di tengah lautan adalah sebuah pengabdian luhur dalam menjaga kedaulatan, keamanan, serta kehormatan Republik Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan rompi kepada para petugas yang akan melaksanakan operasi gabungan di wilayah perairan Batubara dan Sergai.(lib/azw).

