30 C
Medan
Saturday, July 13, 2024

Film ‘Exhuma’ Segera Tayang di Indonesia

JAKARTA, SMUTPOS.CO – ,Exhuma,’ sebuah film bergenre thriller misteri supranatural, berhasil menembus angka satu juta penonton pada hari Sabtu (24/2) di Korea Selatan. Rencananya, film ini akan tayang di Indonesia pada Rabu (28/2) mendatang.

Ini membuat ‘Exhuma’ menjadi film tercepat yang dirilis tahun 2024, dan berhasil mencapai angka tersebut, demikian ungkap distributor lokal film tersebut (Showbox).

Film thriller yang juga dikenal sebagai nama ‘Pamyo’ dalam bahasa Korea ini, telah mencetak rekor di hari ketiga perilisannya, demikian ungkap Showbox.

Sutradara Jang Jae Hyun mengatakan bahwa ia ingin menggali masa lalu Korea Selatan yang traumatis melalui tindakan penggalian simbolis dalam film misteri horor terbarunya, ‘Exhuma.’
Dibintangi oleh aktor veteran seperti Choi Min Sik, Kim Go Eun, Yoo Hae Jin dan Lee Do Hyun, ‘Exhuma’ mengisahkan tentang serangkaian peristiwa misterius yang terjadi ketika sekelompok pengusir setan, seorang pengusir hantu, dan seorang ahli feng-shui bertugas merelokasi makam sebuah keluarga kaya.
Film ini secara garis besar dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama membahas peristiwa yang terjadi saat kelompok tersebut memindahkan makam.

Bagian kedua menceritakan peristiwa yang terjadi saat kelompok tersebut menemukan rahasia lain yang tersembunyi di bawah makam.
Sutradara Jang, yang telah menyutradarai sejumlah film okultisme Korea yang terkenal seperti ‘The Priest’ dan ‘Svaha: The Sixth Finger,’ mengatakan bahwa ia melihat tindakan penggalian yang dilakukan oleh para karakter sebagai sebuah metafora.

“Saat menghadiri proses penggalian kubur secara pribadi, saya banyak merenungkan apakah ada sesuatu yang lebih dari sebuah proses penggalian kubur dan kremasi peti mati,” ujar Jang, dalam konferensi pers yang diadakan di Gangnam-gu, Seoul dikutip dari Yonhap.

“Suatu hari, saya merasa seolah-olah kami sedang menggali sesuatu yang salah dari masa lalu, (saat menghadiri proses penggalian),” katanya.

“Jika kita melihat kembali ke masa lalu dari tanah yang kita tinggali, ada banyak kejadian traumatis yang terjadi.”

“Saya ingin menggali kejadian-kejadian tersebut. Saya juga ingin mengubah konsep tersebut menjadi sebuah film yang menghibur,” kata Jang.

Choi Min Sik, yang berperan sebagai pemeran utama dalam film ‘Exhuma’ dengan peran Sang Deok, seorang spesialis feng shui yang ditugaskan untuk menemukan tempat terbaik untuk merelokasi makam.

Choi mengatakan bahwa ia termotivasi untuk ikut serta dalam film okultisme pertamanya, karena ia menghargai nilai-nilai yang dipegang oleh perannya sebagai Sang Deok, dan juga pesan yang ingin disampaikan oleh Jang kepada para penonton.

Selain itu, Choi juga menambahkan bahwa ia mengapresiasi upaya Jang yang berulang kali melontarkan pertanyaan kepada para hadirin tentang konsep perdukunan dan agama.

“Saya pikir konsep-konsep seperti perdukunan tiba-tiba menjadi sangat diremehkan di masyarakat kita, dimulai dari satu titik. Saya juga banyak berpikir tentang agama, yang menjembatani ruang antara manusia dan Tuhan.”

“Jang terus-menerus mempertanyakan konsep-konsep seperti itu, dan saya menjadi penasaran mengapa Jang terus-menerus mempertanyakan konsep-konsep seperti itu, (yang membuat saya berpartisipasi dalam film ini),” kata Choi.

Film ‘Exhuma’ sendiri rencananya akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada hari Rabu, 28 Februari 2024.(jpc/han)

JAKARTA, SMUTPOS.CO – ,Exhuma,’ sebuah film bergenre thriller misteri supranatural, berhasil menembus angka satu juta penonton pada hari Sabtu (24/2) di Korea Selatan. Rencananya, film ini akan tayang di Indonesia pada Rabu (28/2) mendatang.

Ini membuat ‘Exhuma’ menjadi film tercepat yang dirilis tahun 2024, dan berhasil mencapai angka tersebut, demikian ungkap distributor lokal film tersebut (Showbox).

Film thriller yang juga dikenal sebagai nama ‘Pamyo’ dalam bahasa Korea ini, telah mencetak rekor di hari ketiga perilisannya, demikian ungkap Showbox.

Sutradara Jang Jae Hyun mengatakan bahwa ia ingin menggali masa lalu Korea Selatan yang traumatis melalui tindakan penggalian simbolis dalam film misteri horor terbarunya, ‘Exhuma.’
Dibintangi oleh aktor veteran seperti Choi Min Sik, Kim Go Eun, Yoo Hae Jin dan Lee Do Hyun, ‘Exhuma’ mengisahkan tentang serangkaian peristiwa misterius yang terjadi ketika sekelompok pengusir setan, seorang pengusir hantu, dan seorang ahli feng-shui bertugas merelokasi makam sebuah keluarga kaya.
Film ini secara garis besar dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama membahas peristiwa yang terjadi saat kelompok tersebut memindahkan makam.

Bagian kedua menceritakan peristiwa yang terjadi saat kelompok tersebut menemukan rahasia lain yang tersembunyi di bawah makam.
Sutradara Jang, yang telah menyutradarai sejumlah film okultisme Korea yang terkenal seperti ‘The Priest’ dan ‘Svaha: The Sixth Finger,’ mengatakan bahwa ia melihat tindakan penggalian yang dilakukan oleh para karakter sebagai sebuah metafora.

“Saat menghadiri proses penggalian kubur secara pribadi, saya banyak merenungkan apakah ada sesuatu yang lebih dari sebuah proses penggalian kubur dan kremasi peti mati,” ujar Jang, dalam konferensi pers yang diadakan di Gangnam-gu, Seoul dikutip dari Yonhap.

“Suatu hari, saya merasa seolah-olah kami sedang menggali sesuatu yang salah dari masa lalu, (saat menghadiri proses penggalian),” katanya.

“Jika kita melihat kembali ke masa lalu dari tanah yang kita tinggali, ada banyak kejadian traumatis yang terjadi.”

“Saya ingin menggali kejadian-kejadian tersebut. Saya juga ingin mengubah konsep tersebut menjadi sebuah film yang menghibur,” kata Jang.

Choi Min Sik, yang berperan sebagai pemeran utama dalam film ‘Exhuma’ dengan peran Sang Deok, seorang spesialis feng shui yang ditugaskan untuk menemukan tempat terbaik untuk merelokasi makam.

Choi mengatakan bahwa ia termotivasi untuk ikut serta dalam film okultisme pertamanya, karena ia menghargai nilai-nilai yang dipegang oleh perannya sebagai Sang Deok, dan juga pesan yang ingin disampaikan oleh Jang kepada para penonton.

Selain itu, Choi juga menambahkan bahwa ia mengapresiasi upaya Jang yang berulang kali melontarkan pertanyaan kepada para hadirin tentang konsep perdukunan dan agama.

“Saya pikir konsep-konsep seperti perdukunan tiba-tiba menjadi sangat diremehkan di masyarakat kita, dimulai dari satu titik. Saya juga banyak berpikir tentang agama, yang menjembatani ruang antara manusia dan Tuhan.”

“Jang terus-menerus mempertanyakan konsep-konsep seperti itu, dan saya menjadi penasaran mengapa Jang terus-menerus mempertanyakan konsep-konsep seperti itu, (yang membuat saya berpartisipasi dalam film ini),” kata Choi.

Film ‘Exhuma’ sendiri rencananya akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada hari Rabu, 28 Februari 2024.(jpc/han)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/