29 C
Medan
Friday, July 12, 2024

Buummm… Gedung Bertingkat di New York Ambruk dan Terbakar

Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3).
Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3).

NEW YORK, SUMUTPOS.CO – Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3). Tragedi itu juga memicu kebakaran empat gedung lain di distrik komersial dan permukiman bergengsi East Village. Sekitar 19 orang terluka. Empat di antaranya menderita luka serius dalam musibah yang memantik kepanikan warga Manhattan tersebut.

“(Ledakannya) terdengar sangat keras sekali. Seluruh jendela kaca bergetar,” kata Philip McElroy. Saat itu mahasiswa 23 tahun tersebut berada di apartemen salah seorang rekannya yang berjarak dua blok dari lokasi kejadian. Begitu mendengar ledakan, dia langsung melihat ke luar jendela. Dia menyatakan melihat begitu banyak asap yang mengepul dari kawasan elite East Village.

Setelah terjadi ledakan, salah satu hunian vertikal di East Village langsung ambruk. Tetapi, bangunan bertingkat itu hanya roboh sebagian. Dalam hitungan detik, gedung lain di sebelahnya pun ambruk hingga rata dengan tanah. Selanjutnya, gedung bertingkat di sebelah bangunan yang rata dengan tanah itu juga roboh sebagian.

Di tengah kepanikan warga East Village, api tiba-tiba menjalar ke deretan bangunan bertingkat tersebut. Empat gedung menjadi korban amuk si jago merah. ‘Gedung keempat yang menjadi lokasi awal kebakaran tersebut hangus,’ kata salah seorang saksi. Tidak kurang dari 200 personel pemadam kebakaran berjibaku dengan api selama sekitar lima jam.

“Sampai sekarang, kami masih berusaha memadamkan api,” jelas Komisioner Pemadam Kebakaran Daniel Nigro. Palang Merah langsung menyulap sekolah di sekitar lokasi kejadian untuk dijadikan tempat penampungan. Sebab, kebakaran hebat itu mengakibatkan puluhan orang kehilangan tempat tinggal. Hingga Jumat (27/3), polisi masih mensterilkan enam blok di sekitar lokasi kejadian.

Saking hebatnya kebakaran tersebut, bau gosong dan asap masih tercium hingga kawasan yang berjarak 40 blok dari lokasi kejadian. Untuk menghindari jatuhnya lebih banyak korban jiwa, pemerintah kota meminta seluruh warganya untuk tidak keluar rumah dulu sampai kualitas udara membaik. ‘Hati dan pikiran kita tertuju pada mereka yang menjadi korban,’ kata Wali Kota Bill de Blasio. (AP/AFP/BBC/hep/c15/ami/jpnn)

Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3).
Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3).

NEW YORK, SUMUTPOS.CO – Tiga gedung bertingkat di pusat Kota New York roboh karena dipicu sebuah ledakan hebat, pada Kamis (26/3). Tragedi itu juga memicu kebakaran empat gedung lain di distrik komersial dan permukiman bergengsi East Village. Sekitar 19 orang terluka. Empat di antaranya menderita luka serius dalam musibah yang memantik kepanikan warga Manhattan tersebut.

“(Ledakannya) terdengar sangat keras sekali. Seluruh jendela kaca bergetar,” kata Philip McElroy. Saat itu mahasiswa 23 tahun tersebut berada di apartemen salah seorang rekannya yang berjarak dua blok dari lokasi kejadian. Begitu mendengar ledakan, dia langsung melihat ke luar jendela. Dia menyatakan melihat begitu banyak asap yang mengepul dari kawasan elite East Village.

Setelah terjadi ledakan, salah satu hunian vertikal di East Village langsung ambruk. Tetapi, bangunan bertingkat itu hanya roboh sebagian. Dalam hitungan detik, gedung lain di sebelahnya pun ambruk hingga rata dengan tanah. Selanjutnya, gedung bertingkat di sebelah bangunan yang rata dengan tanah itu juga roboh sebagian.

Di tengah kepanikan warga East Village, api tiba-tiba menjalar ke deretan bangunan bertingkat tersebut. Empat gedung menjadi korban amuk si jago merah. ‘Gedung keempat yang menjadi lokasi awal kebakaran tersebut hangus,’ kata salah seorang saksi. Tidak kurang dari 200 personel pemadam kebakaran berjibaku dengan api selama sekitar lima jam.

“Sampai sekarang, kami masih berusaha memadamkan api,” jelas Komisioner Pemadam Kebakaran Daniel Nigro. Palang Merah langsung menyulap sekolah di sekitar lokasi kejadian untuk dijadikan tempat penampungan. Sebab, kebakaran hebat itu mengakibatkan puluhan orang kehilangan tempat tinggal. Hingga Jumat (27/3), polisi masih mensterilkan enam blok di sekitar lokasi kejadian.

Saking hebatnya kebakaran tersebut, bau gosong dan asap masih tercium hingga kawasan yang berjarak 40 blok dari lokasi kejadian. Untuk menghindari jatuhnya lebih banyak korban jiwa, pemerintah kota meminta seluruh warganya untuk tidak keluar rumah dulu sampai kualitas udara membaik. ‘Hati dan pikiran kita tertuju pada mereka yang menjadi korban,’ kata Wali Kota Bill de Blasio. (AP/AFP/BBC/hep/c15/ami/jpnn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/