25 C
Medan
Sunday, April 5, 2026

Kecewa karena Pemerintah Tak Perbaiki, Warga Mancing di Jalan Besar Hamparanperak

MEMANCING: Warga Hamparanperak memancing di lubang Jalan besar Hamparanperak. Aksi ini sebagai bentuk rasa kecewa warga terhadap pemerintah karena tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.
MEMANCING: Warga Hamparanperak memancing di lubang Jalan besar Hamparanperak. Aksi ini sebagai bentuk rasa kecewa warga terhadap pemerintah karena tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Hamparanperak meluapkan kekecewaan dengan memblokir jalan rusak serta memancing massal di jalan Hamparanperak yang mengakseskan Medan dan Binjai tersebut, Jumat (5/6).

Kekecewaan warga akibat belum adanya perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memperbaiki Jalan Besar Hamparanperak tersebut.

“Kami sudah kecewa dengan pemerintah. Janjinya jalan ini mau dibangun, tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki,” teriak warga sambil memancing dengan membentang poster tulisan kekecewaan.

Masyarakat yang telah memadati jalan itu menabur ikan lele dan membawa kerbau sambil memblokir jalan. Akibatnya, akses jalan utama itu tidak bisa dilintasi kendaraan.

Suasana kekecewaan warga ditenangkan petugas dari Polsek Hamparanperak dan Kecamatan Hamparanperak. Akhirnya, warga dapat menerima arahan yang disampaikan petugas di lapangan dengan membubarkan diri. Jalan yang diblokir kembali normal. Akses lalu lintas sudah dapat dilintasi kendaraan.

Tokoh Pemuda Deliserdang, OK Muhammad Hatta mengaku, kerusakan Jalan Besar Hamparanperak semakin parah. Sehingga warga mendesak pemerintah untuk tidak menunda dan segera memperbaiki jalan tersebut.

“Kita selama ini terus mendesak, agar Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk memperhatikan akses jalan Hamparanperak yang sudah rusak parah. Apa yang telah dilakukan warga hari ini adalah bentuk kekecewaan masyarakat,” katanya.

Dampak dari kerusakan jalan itu, katanya, telah menggangu sektor perekonomian, distribusi barang dan kelancaran arus lalu lintas. Sehingga, masyarakat sangat berharap perlintasan yang menghubungkan Medan – Binjai segera diperbaiki.

“Kita berharap, jalan itu segera diperbaiki. Pemerintah telah berjanji untuk memperbaiki jalan itu, jangan lagi ada alasan penundaan perbaikan jalan tersebut,” tegasnya. (fac/ila)

MEMANCING: Warga Hamparanperak memancing di lubang Jalan besar Hamparanperak. Aksi ini sebagai bentuk rasa kecewa warga terhadap pemerintah karena tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.
MEMANCING: Warga Hamparanperak memancing di lubang Jalan besar Hamparanperak. Aksi ini sebagai bentuk rasa kecewa warga terhadap pemerintah karena tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga Hamparanperak meluapkan kekecewaan dengan memblokir jalan rusak serta memancing massal di jalan Hamparanperak yang mengakseskan Medan dan Binjai tersebut, Jumat (5/6).

Kekecewaan warga akibat belum adanya perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memperbaiki Jalan Besar Hamparanperak tersebut.

“Kami sudah kecewa dengan pemerintah. Janjinya jalan ini mau dibangun, tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki,” teriak warga sambil memancing dengan membentang poster tulisan kekecewaan.

Masyarakat yang telah memadati jalan itu menabur ikan lele dan membawa kerbau sambil memblokir jalan. Akibatnya, akses jalan utama itu tidak bisa dilintasi kendaraan.

Suasana kekecewaan warga ditenangkan petugas dari Polsek Hamparanperak dan Kecamatan Hamparanperak. Akhirnya, warga dapat menerima arahan yang disampaikan petugas di lapangan dengan membubarkan diri. Jalan yang diblokir kembali normal. Akses lalu lintas sudah dapat dilintasi kendaraan.

Tokoh Pemuda Deliserdang, OK Muhammad Hatta mengaku, kerusakan Jalan Besar Hamparanperak semakin parah. Sehingga warga mendesak pemerintah untuk tidak menunda dan segera memperbaiki jalan tersebut.

“Kita selama ini terus mendesak, agar Bapak Gubernur Sumatera Utara untuk memperhatikan akses jalan Hamparanperak yang sudah rusak parah. Apa yang telah dilakukan warga hari ini adalah bentuk kekecewaan masyarakat,” katanya.

Dampak dari kerusakan jalan itu, katanya, telah menggangu sektor perekonomian, distribusi barang dan kelancaran arus lalu lintas. Sehingga, masyarakat sangat berharap perlintasan yang menghubungkan Medan – Binjai segera diperbaiki.

“Kita berharap, jalan itu segera diperbaiki. Pemerintah telah berjanji untuk memperbaiki jalan itu, jangan lagi ada alasan penundaan perbaikan jalan tersebut,” tegasnya. (fac/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru