Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Muda (ICMI Muda) Kota Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui program bantuan sarana usaha berupa etalase (steling) dimsum beserta sejumlah peralatan pendukung bagi pelaku UMKM. Penyaluran bantuan kali ini berlangsung di Jalan Tuamang, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Kamis (5/11/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) UMKM ICMI Muda Kota Medan, Wildan Ansori Hasibuan, M.Sos. Program ini merupakan bagian dari agenda kerja organisasi dalam memperkuat sektor UMKM sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Wildan Ansori Hasibuan mengatakan, program bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian ICMI Muda Kota Medan terhadap pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan sarana untuk mengembangkan usaha mereka.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, diperlukan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak agar para pelaku usaha kecil dapat terus tumbuh dan meningkatkan kapasitas usahanya.
“Kami ingin kehadiran ICMI Muda Kota Medan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Melalui bantuan etalase dimsum dan peralatan pendukung ini, kami berharap mereka bisa lebih mudah mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperoleh peluang ekonomi yang lebih baik,” ujar Wildan.
Ia menjelaskan, dalam program tersebut ICMI Muda Kota Medan telah mempersiapkan sebanyak 21 unit etalase dimsum beserta peralatan pendukung usaha untuk disalurkan kepada para pelaku UMKM.
Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar pelaku usaha di berbagai kecamatan di Kota Medan. Dengan demikian, manfaat program pemberdayaan tersebut diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Wildan berharap, bantuan yang diberikan tidak hanya dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang kegiatan berjualan, tetapi juga menjadi langkah awal bagi penerima untuk meningkatkan kualitas dan skala usaha mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan hanya dilihat dari nilai barang yang diberikan, tetapi bagaimana fasilitas tersebut bisa menjadi modal awal untuk terus berkembang, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi keluarga,” katanya.
Ia menilai pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan peralatan. Diperlukan pula semangat, konsistensi, kreativitas, serta kemauan para pelaku usaha untuk terus berinovasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perkembangan dunia usaha.
Karena itu, ICMI Muda Kota Medan berharap program pemberdayaan seperti ini dapat menjadi salah satu upaya mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru sekaligus memperkuat UMKM yang telah berjalan.
Melalui program penyaluran 21 unit etalase dimsum tersebut, ICMI Muda Kota Medan ingin mengambil bagian dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan. Organisasi ini berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk membangun usaha mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Program tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi ICMI Muda Kota Medan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM sebagai salah satu sektor penting penopang perekonomian masyarakat.(san/ila)

