33 C
Medan
Wednesday, July 17, 2024

Minimalisir PTM, Warga Medan Diminta Rutin Cek Kesehatan di Puskesmas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini ada cukup banyak jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang diderita masyarakat Indonesia, tak terkecuali warga Kota Medan. Adapun jenis PTM yang paling sering ditemui, yakni tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes melitus.

Oleh sebab itu, warga Kota Medan diminta untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin ke Puskesmas. Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, puskesmas di Kota Medan dapat melayani masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah dan kadar gula darahnya secara berkala.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Habiburahman Sinuraya S.ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Perjuangan No46 Lingkungan 19, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (9/6/2024).

“Kita semua bisa mencegah dan mengatasi PTM, termasuk hipertensi dan diabetes. Untuk itu kita harus rutin memeriksakan kesehatan diri ke puskesmas. Dengan rutin memeriksakan diri, kita bisa sama-sama mengontrol penyakit-penyakit tersebut dan menghindari dampak fatal yang ditimbulkan,” ucap Habiburahman.

Sebagai contoh, jelas Habib, masyarakat seringkali tidak menyadari bahwa dirinya mengidap hipertensi. Sebab, tidak semua orang yang terkena hipertensi merasakan gejala dari penyakit tersebut. Sementara bila tidak dikontrol, hipertensi bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

“Misalnya, tidak jarang seseorang terkena stroke akibat tekanan darah tinggi yang lama tidak terkontrol. Itulah sebabnya kita harus memeriksakan kesehatan secara rutin, supaya kita tahu dan bisa mengontrolnya,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan yang akrab disapa Habib itu mengatakan, umumnya hipertensi dan diabetes paling sering ditemui pada orangtua. Namun begitu, saat ini cukup banyak masyarakat usia muda yang sudah terkena hipertensi ataupun diabetes.

“Dengan pola hidup anak muda saat ini yang sering begadang dan makan makanan fast food (cepat saji), maka tak jarang sekarang kita menemui banyak anak muda yang sudah terkena hipertensi dan diabetes,” ujarnya.

Tentunya, sambung Habib, masyarakat juga memerlukan pembinaan dari para tenaga kesehatan agar dapat menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Di puskesmas, kita tidak hanya bisa mendapatkan pelayanan berupa kontrol tekanan darah dan gula darah, tetapi juga bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk bisa menjadikan pola hidup sehat sebagai gaya hidup,” pungkasnya. (map)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Saat ini ada cukup banyak jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang diderita masyarakat Indonesia, tak terkecuali warga Kota Medan. Adapun jenis PTM yang paling sering ditemui, yakni tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes melitus.

Oleh sebab itu, warga Kota Medan diminta untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin ke Puskesmas. Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, puskesmas di Kota Medan dapat melayani masyarakat untuk memeriksakan tekanan darah dan kadar gula darahnya secara berkala.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, Habiburahman Sinuraya S.ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Perjuangan No46 Lingkungan 19, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (9/6/2024).

“Kita semua bisa mencegah dan mengatasi PTM, termasuk hipertensi dan diabetes. Untuk itu kita harus rutin memeriksakan kesehatan diri ke puskesmas. Dengan rutin memeriksakan diri, kita bisa sama-sama mengontrol penyakit-penyakit tersebut dan menghindari dampak fatal yang ditimbulkan,” ucap Habiburahman.

Sebagai contoh, jelas Habib, masyarakat seringkali tidak menyadari bahwa dirinya mengidap hipertensi. Sebab, tidak semua orang yang terkena hipertensi merasakan gejala dari penyakit tersebut. Sementara bila tidak dikontrol, hipertensi bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

“Misalnya, tidak jarang seseorang terkena stroke akibat tekanan darah tinggi yang lama tidak terkontrol. Itulah sebabnya kita harus memeriksakan kesehatan secara rutin, supaya kita tahu dan bisa mengontrolnya,” jelasnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan yang akrab disapa Habib itu mengatakan, umumnya hipertensi dan diabetes paling sering ditemui pada orangtua. Namun begitu, saat ini cukup banyak masyarakat usia muda yang sudah terkena hipertensi ataupun diabetes.

“Dengan pola hidup anak muda saat ini yang sering begadang dan makan makanan fast food (cepat saji), maka tak jarang sekarang kita menemui banyak anak muda yang sudah terkena hipertensi dan diabetes,” ujarnya.

Tentunya, sambung Habib, masyarakat juga memerlukan pembinaan dari para tenaga kesehatan agar dapat menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Di puskesmas, kita tidak hanya bisa mendapatkan pelayanan berupa kontrol tekanan darah dan gula darah, tetapi juga bisa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk bisa menjadikan pola hidup sehat sebagai gaya hidup,” pungkasnya. (map)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/