25.6 C
Medan
Sunday, June 16, 2024

Anggaran Tes Kesehatan Balon Gubsu Rp1 Miliar

Foto: Andika/Sumut Pos
KPU Sumatera Utara saat menggelar pertemuan di Kantor KPU Sumut, Selasa (14/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Ungkapan sehat itu mahal sepertinya benar. Sebab, bukan hanya berobat butuh uang besar. Guna mengecek kesehatan juga butuh dana yang tidak sedikit.

Hal ini terbukti dari pengalokasian anggaran oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk tes kesehatan bagi calon gubernur dan calon wakil gubernur sumut yang akan bertarung di Pilgubsu 2018.

Tidak tanggung-tanggung, KPU bahkan mengalokasikan anggaran Rp1.051.7000.000 untuk tes kesehatan. Anggaran itu diproyeksikan untuk 10 pasangan calon. Artinya, setiap pasangan calon mendapatkan alokasi anggaran kesehatan lebih dari Rp100 juta.

“Rp1 miliar itu kan untuk 10 paslon. Itu kan pagu secara keseluruhan, nanti dipakai seperlunya. Kalau tidak terpakai maka akan dikembalikan ke kas daerah,”kata Komisioner KPU Sumut Divisi Hukum, Iskandar Zulkarnain, Senin (14/11).

Meski begitu, Iskandar tidak bisa merinci mengenai tes kesehatan yang akan memakan Rp100 juta lebih. Begitupun rumah sakit yang akan ditunjuk untuk mengetes kesehatan para bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Iskandar mengakui bahwa KPU Sumut tengah disorot karena alokasi anggaran yang dipergunakan untuk Pilgubsu 2018 mencapai Rp855 miliar dan itu menjadi yang terbesar dibandingkan instansi lainnya.

“Selain KPU ada Bawaslu, mereka mendapatkan alokasi anggaran Rp300 Miliar lebih. Ada lagi biaya pengamanan Rp300 miliar. Secara keseluruhan mencapai Rp1,4 triliun,” ungkapnya.

Khususnya untuk anggaran Pilgubsu, kata dia, mayoritas dihabiskan untuk membayar honor pantia adhock. “Kampanye Balon Gubsu juga diakomodir oleh KPU,” sebutnya.

Komisioner KPU Sumut Divisi SDM dan Parmas, Yulhasni mengatakan pihaknya menargetkan partisipasi pemilih pada Pilgubsu 2018 mencapai 95 persen. (dik/azw)

Foto: Andika/Sumut Pos
KPU Sumatera Utara saat menggelar pertemuan di Kantor KPU Sumut, Selasa (14/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Ungkapan sehat itu mahal sepertinya benar. Sebab, bukan hanya berobat butuh uang besar. Guna mengecek kesehatan juga butuh dana yang tidak sedikit.

Hal ini terbukti dari pengalokasian anggaran oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk tes kesehatan bagi calon gubernur dan calon wakil gubernur sumut yang akan bertarung di Pilgubsu 2018.

Tidak tanggung-tanggung, KPU bahkan mengalokasikan anggaran Rp1.051.7000.000 untuk tes kesehatan. Anggaran itu diproyeksikan untuk 10 pasangan calon. Artinya, setiap pasangan calon mendapatkan alokasi anggaran kesehatan lebih dari Rp100 juta.

“Rp1 miliar itu kan untuk 10 paslon. Itu kan pagu secara keseluruhan, nanti dipakai seperlunya. Kalau tidak terpakai maka akan dikembalikan ke kas daerah,”kata Komisioner KPU Sumut Divisi Hukum, Iskandar Zulkarnain, Senin (14/11).

Meski begitu, Iskandar tidak bisa merinci mengenai tes kesehatan yang akan memakan Rp100 juta lebih. Begitupun rumah sakit yang akan ditunjuk untuk mengetes kesehatan para bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Iskandar mengakui bahwa KPU Sumut tengah disorot karena alokasi anggaran yang dipergunakan untuk Pilgubsu 2018 mencapai Rp855 miliar dan itu menjadi yang terbesar dibandingkan instansi lainnya.

“Selain KPU ada Bawaslu, mereka mendapatkan alokasi anggaran Rp300 Miliar lebih. Ada lagi biaya pengamanan Rp300 miliar. Secara keseluruhan mencapai Rp1,4 triliun,” ungkapnya.

Khususnya untuk anggaran Pilgubsu, kata dia, mayoritas dihabiskan untuk membayar honor pantia adhock. “Kampanye Balon Gubsu juga diakomodir oleh KPU,” sebutnya.

Komisioner KPU Sumut Divisi SDM dan Parmas, Yulhasni mengatakan pihaknya menargetkan partisipasi pemilih pada Pilgubsu 2018 mencapai 95 persen. (dik/azw)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/