30.5 C
Medan
Thursday, July 18, 2024

Ngogesa Belum Ajukan Mundur

HT Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), pasangan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu diterpa isu tak sedap. Ngogesa yang digadang-gadang mendampingi H T Erry Nuradi sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), malah mengundurkan diri.

Menyikapi masalah isu pengunduran dirinya, Ngogesa seolah tidak ingin ambil pusing dan ogah berkomentar banyak. “Waduh, aku nokomen aja dulu, nanti aja dulu untuk saat ini, aku nokomen,” kata Ngogesa, seolah buang badan saat ditemui disela-sela pembukaan Panti Rehab Narkoba di Kecamatan Selesai, Selasa (14/11).

Bahkan Ngogesa, menyuruh untuk mempertanyakan masalah pengunduran dirinya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Dan meminta untuk bersabar karena semua ada waktunya dalam konprensi pers nantinya.

“Kalau masalah itu, coba tanya ke DPP saja atau nanti pasti ada konferensi persnya. Apapun itu ceritanya, pastinya nanti kalian akan saya undang semuanya, terkhusus wartawan Langkat,” sebut ketua Partai Golkar Sumut ini sembari terus tersenyum.

Dirinya malah kembali bertanya, kalau sejauh ini surat pengunduran dirinya belum kelihatan. Jadi, kalau membahas masalah politik dan berbincang tentang politik, masalah isu pengunduran diri merupakan hal yang biasa. “Tapi surat pengunduran diri saya belum ada nampakkan, jadi kalau masalah bicara dalam politik itukan hal yang biasa, namanya bicara, kalau bicara itu sah-sah saja,” sebut Ngogesa, yang kembali disinggu telah membuat steadman di media elektronik.

Disinggung apakah dirinya sudah mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai Golkar. Ngogesa, secara tegas belum ada mengajukan surat pengunduran diri ke DPP. “Tapikan kalau tanpa suratkan pengunduran diri belum sah,” kata dia sembari mengaku belum ada mengirim surat pengunduran diri.

Intinya, sebut Ngogesa, sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumut, kalau seluruh kader Golkar, akan selalu solit untuk mendukung H T Erry Nuradi, sebagai Balon Gubernur Sumatera Utara.

“Yang pasti partai Golkar solidlah untuk mendukung pak Erry, nah itu yang perlu dibesarkan,” pinta Ngogesa.

Disinggung lagi kepastian dirinya mengundurkan diri. Ngogesa kembali mengelak, dan mengatakan kalau nantilah semuanya akan dibicarakan. Karena setiap keputusan harus diambil melalui sidang pleno. “Nantilah, semuakan harus ada pleno, nanti kita bicarakan lagi ya,” terang dia kembali sembari terus tertawa kecil.

Kembali ditanya niat untuk mendundurkan diri di bursa pencalonan Balon Wakil Gubsu mendampingi H T Erry, dirinya kembali tersenyum dan mengatakan nanti. “Pokoknya ginilah, itu pertanyaan terlalu dalam. Nantilah, politik itukan dinamis, jadi satu detik saja, semua keputusan akan bisa berubah, kita lihat saja nanti pada pleno DPP ya,” terangnya.

Bahkan diakuinya, kalau kondisi kesehatan memang belakangan menurun. Untuk itu, dirinya belum bisa mengambil keputusan akan maju atau tidak dan itu menunggu anjuran dokter. “Memang belakangan kondisi kesehatan saya kurang baik, nantilah saya lihat kondisi saya ke depan,” tandsa Ngogesa.

Sementara, Peneliti senior Institute for Political Analysis and Strategy (InPAS), Faisal Mahrawa meyakini bahwa Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) belum sepenuhnya setuju dengan keputusan Partai Golkar yang mengawinkan Erry-Ngogesa.

“Sepertinya Tengku Erry dan Nasdem belum klop dengan Ngogesa,”katanya, Selasa (14/11).

HT Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu), pasangan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu diterpa isu tak sedap. Ngogesa yang digadang-gadang mendampingi H T Erry Nuradi sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), malah mengundurkan diri.

Menyikapi masalah isu pengunduran dirinya, Ngogesa seolah tidak ingin ambil pusing dan ogah berkomentar banyak. “Waduh, aku nokomen aja dulu, nanti aja dulu untuk saat ini, aku nokomen,” kata Ngogesa, seolah buang badan saat ditemui disela-sela pembukaan Panti Rehab Narkoba di Kecamatan Selesai, Selasa (14/11).

Bahkan Ngogesa, menyuruh untuk mempertanyakan masalah pengunduran dirinya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Dan meminta untuk bersabar karena semua ada waktunya dalam konprensi pers nantinya.

“Kalau masalah itu, coba tanya ke DPP saja atau nanti pasti ada konferensi persnya. Apapun itu ceritanya, pastinya nanti kalian akan saya undang semuanya, terkhusus wartawan Langkat,” sebut ketua Partai Golkar Sumut ini sembari terus tersenyum.

Dirinya malah kembali bertanya, kalau sejauh ini surat pengunduran dirinya belum kelihatan. Jadi, kalau membahas masalah politik dan berbincang tentang politik, masalah isu pengunduran diri merupakan hal yang biasa. “Tapi surat pengunduran diri saya belum ada nampakkan, jadi kalau masalah bicara dalam politik itukan hal yang biasa, namanya bicara, kalau bicara itu sah-sah saja,” sebut Ngogesa, yang kembali disinggu telah membuat steadman di media elektronik.

Disinggung apakah dirinya sudah mengajukan surat pengunduran diri ke DPP Partai Golkar. Ngogesa, secara tegas belum ada mengajukan surat pengunduran diri ke DPP. “Tapikan kalau tanpa suratkan pengunduran diri belum sah,” kata dia sembari mengaku belum ada mengirim surat pengunduran diri.

Intinya, sebut Ngogesa, sebagai ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sumut, kalau seluruh kader Golkar, akan selalu solit untuk mendukung H T Erry Nuradi, sebagai Balon Gubernur Sumatera Utara.

“Yang pasti partai Golkar solidlah untuk mendukung pak Erry, nah itu yang perlu dibesarkan,” pinta Ngogesa.

Disinggung lagi kepastian dirinya mengundurkan diri. Ngogesa kembali mengelak, dan mengatakan kalau nantilah semuanya akan dibicarakan. Karena setiap keputusan harus diambil melalui sidang pleno. “Nantilah, semuakan harus ada pleno, nanti kita bicarakan lagi ya,” terang dia kembali sembari terus tertawa kecil.

Kembali ditanya niat untuk mendundurkan diri di bursa pencalonan Balon Wakil Gubsu mendampingi H T Erry, dirinya kembali tersenyum dan mengatakan nanti. “Pokoknya ginilah, itu pertanyaan terlalu dalam. Nantilah, politik itukan dinamis, jadi satu detik saja, semua keputusan akan bisa berubah, kita lihat saja nanti pada pleno DPP ya,” terangnya.

Bahkan diakuinya, kalau kondisi kesehatan memang belakangan menurun. Untuk itu, dirinya belum bisa mengambil keputusan akan maju atau tidak dan itu menunggu anjuran dokter. “Memang belakangan kondisi kesehatan saya kurang baik, nantilah saya lihat kondisi saya ke depan,” tandsa Ngogesa.

Sementara, Peneliti senior Institute for Political Analysis and Strategy (InPAS), Faisal Mahrawa meyakini bahwa Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) belum sepenuhnya setuju dengan keputusan Partai Golkar yang mengawinkan Erry-Ngogesa.

“Sepertinya Tengku Erry dan Nasdem belum klop dengan Ngogesa,”katanya, Selasa (14/11).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/